Majalahdrise.com – pada Kamis, 27 Agustus 2015, Majelis Cinta Qur’an (MCQ) kembali diadakan di masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia, jalan Budi Kemulyaan Jakarta Pusat. Kali ini, MCQ menghadirkan ust. fatih Karim dan Beery Al Fatah, seorang mualaf yang dikenal sebagai vokalis band Saint Loco.
Acara yang dimulai ba’da maghrib ini mengambil tema “Dengan Islam, Aku Kembali Fitrah”, dengan dipandu oleh Bang Zulkarnain dari Cinta Qur’an. Pada kesempatan ini mas Beery berbagi kisah hijrahnya menemukan hidayah.
Menurut mas Beery, walaupun ia sebagai rapper sudah biasa merangkai kata dan menulis lirik di bandnya, tapi untuk menggambarkan keindahan dan kenyamanan yang dia rasa dalam Islam, dia nggak bisa ungkapkan dengan kata-kata. Maasya Allah… Yuk kita doakan sama sama, semoga saudara kita mas Berry istiqamah dlm Islam,ikut juga aktif dawah dijalan Islam..[]
Majalahdrise.com – Banyuwangi, dalam rangka Halal bi Halal bulan Syawal 1436 H pelajar Banyuwangi Tim Sekolah Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia DPD II Banyuwangi mengadakan Liqo’ Syawal Pelajar dengan tema “Be a Leader of Change” pada hari ahad 9 Agustus 2015 di Kobe Fried Chicken Banyuwangi.
Acara ini sukses diselenggarakan dengan hadirnya sekitar 40 peserta pelajar dari sekolah negeri maupun swasta di daerah seluruh Banyuwangi seperti Purwoharjo, Genteng, Srono, Sempu, terlebih Banyuwangi sendiri. Liqo’ Syawal pelajar berbentuk training ini diisi oleh trainer tunggal Kak Lilis sebagai Koordinator Tim Sekolah MHTI DPD II Banyuwangi beliau memberikan penyadaran bahwa kita adalah seorang pemimpin sejati, dan layaknya menjadi pemimpin muslimah sejati, sehingga harus berubah dan menyadi pengubah seperti tema Liqo’ Syawal.
Pada kesempatan tersebut, Kak Lilis juga memberikan Tips untuk menjadi pemimpin sejati. Antusiasme peserta sangat tampak dengan keaktifan mereka pada awal acara hingga akhir acara. Sebagai penutup yang luar biasa, dihadirkannya Ketua MHTI DPD II Banyuwangi Ustadzah Zakiyah Ida Rosita yang memberikan semangat kepada peserta untuk segera action dan tidak takut untuk berubah dan dalam perubahan menuju lebih baik.[]
Majalahdrise.com – Novel terbaru salah seorang kru D’Rise, Sayf Muhammad Isa, kembali hadir, Ghazi seri ketiga. Kisah para Ghazi yang dipimpin Sultan Muhammad Alfatih berlanjut dengan terbitnya Ghazi seri ketiga: The Howling of Wolf, The Eyesight of Eagle.
Muhammad Alfatih sejak usianya masih sangat muda telah mempersiapkan berbagai hal dan melayakkan diri untuk menjadi seorang penakluk Konstantinopel. Dalam seri ketiga ini, Mehmed bersama sahabat-sahabatnya dan seorang gurunya berkelana ke Damaskus untuk menelusuri jejak keberadaan Pedang Damaskus, pedang terkuat yang pernah dibuat umat manusia.
Pedang ini dikabarkan pernah dipakai oleh Sultan Salahuddin al Ayubi untuk berjihad melawan musuh-musuh Islam. Mehmed mencari berbagai informasi untuk melacak jejak pedang terkuat ini. Dia memburu keturunan Sultan Salahuddin al Ayubi yang masih tersisa.
Di sisi lain, Vlad Dracula semakin hanyut dengan kesesatannya. Dia melarikan diri dari Mekteb-i Harbiye (Akademi Militer Turki Utsmani), dan tenggelam dalam obsesi-obsesi akan darah dan kematian. Vlad Dracula kemudian bertemu dengan seorang gadis kecil yang aneh yang membawanya menelusuri hutan yang gelap untuk menemukan kekuatan.
Dari sana, dia menjalani berbagai ritual berdarah dan mematikan demi meraih kekuatan dan kekuasaan. Dia bersahabat dengan setan-setan dan menyangka dari merekalah dia akan mendapatkan kekuatan dan kemenangan.
Ghazi adalah novel serial bergenre fiksi-sejarah yang mengangkat perjuangan Sultan Muhammad al Fatih dalam menaklukkan Konstantinopel dan perseteruannya dengan Vlad Dracula. Novel ini memiliki alur yang cepat dan mendebarkan, dan akan membawa kita terhanyut pada penaklukan yang digelarkan para Ghazi di abad ke-15 M.[]
Passion, yaitu hal-hal yang kita sangat suka sekali mengerjakannya, keahlian kita yang menjadi pembeda kita dengan orang lain.
Achievement, yaitu capaian-capaian luar biasa terkait dengan passion atau keahlian kita tadi. Semacam prestasi
Best Experience, yaitu pengalaman-pengalaman paling berhasil yang bisa mendukung personal branding yang ingin kita bangun. Misalnya pernah sukses jualan online sampe omzet puluah juta per bulan. Kita juga bisa kreatif dalam menuliskan hal-hal lain yang mendukung di summary kita. Manfaatkan!
Progressive Experience Di bagian Experience, kita bisa menuliskan berbagai macam pengalaman kita baik saat di organisasi ataupun kelak dalam berkarir. Biar personal branding kita kuat, tuliskan hanya pengalaman-pengalaman yang terbaik dan sesuai keahlian. Boleh juga tuh dituliskan prestasinya kalo ada. Buat ngasih nilai tambah personal branding.
Professional Website Bagus juga kita cantum kan blog probadi kalo punya. Blog yang isinya so pasti relevan alias berhubungan dengan keahlian yang kita tekuni. Lebih keren lagi jika web atau blog kita menggunakan domain berbayar dengan akhiran .com, .co.id, atau .net. Selain lebih mudah diingat,kesannya lebih profesional gitu.
Export to PDF Salah satu fitur unggulan LinkedIn adalah kemampuannya untuk mengubah public profile kita menjadi PDF. Persis seperti sebuah CV. Jadi kalo suatu saat kita mau ngelamar kerja atau ada yang minta CV kita, tinggal unduh dari LinkedIn terus ubah formatnya ke pdf. Gampang kok.
Ask for Recommendation Sebagus apapun kita membangun personal branding, prinsip WOM alias Word of Mouth masih jangan sampe kelupaan. Orang lebih percaya apa yang dikatakan orang terhadap kita dibandingkan kita sendiri yang berkata. Mirip dengan testimoni. Maka dari itu, mintalah rekomendasi dari sahabat, teman seprofesi yang sangat mengerti tentang kelebihan-kelebihan kita. Sebagai imbalannya, isikan juga rekomendasi untuk mereka di LinkedIn.
Tulislah dengan Jujur Nggak usah lebay nulisin profil kita di LinkedIn. Apa adanya aja. Biar orang lain nyaman tahu potensi keahlian kita sesuai kenyataannya. Kitanya juga nyaman berinteraksi kalo orang udah percaya sama keahlian kita.
Perbanyak Koneksi Berhubung pengguna LinkedIn masih kalah jumlah dibanding Twitter dan Facebook, makanya, bangunlan hubungan dengan orang-orang dekat dan mereka yang udah berpengalaman dibidang yang kita tekuni. Sambil belajar bisa juga someday minta mereka kasih rekomendasi.
Kan keren tuh! Driser, segitu dulu ya perkenalan LinkedIn. Sosial media yang bisa kita pakai untuk membingkai masa depan. Bagi yang belum punya akunnya, segera deh buat. Mulai belajar membangun personal branding. Kalo diseriusin, insya Allah masa depan kita lebih terang benderang. Menjadi orang bermanfaat bagi yang lain. Yuk kita main LinkedIn?! [@Hafidz341]