BIKIN LEADING YANG MENGGODA

drise-online.com – Salam kreatif, D’Riser semuanya…. To the point aja, ya. Kita mo lanjut ngebahas tahapan saat menulis, sekaligus nerusin jurus ampuh menumpas virus write’s block. Pada edisi sebelumnya, kita dah ngebahas soal nentuin judul. Nah, dalam edisi D’Rise yang sedang D’Riser baca ini, kita mo ngulik soal leading, intro atau bahasa mudahnya adalah kalimat pembuka dalam sebuah tulisan.

Dalam proses menulis, kalimat pertama dalam paragraf pembuka harus kita bikin semenarik mungkin. Kalo gak menarik, mana mau orang membaca tulisan kita, ya, gak? Kalo boleh diibaratkan, judul yang kita bahas di edisi yang lalu, layaknya etalase sebuah toko maka kalimat pembuka yang kita bahas sekarang seperti layaknya sebuah pintu. Sebuah pintu untuk memasuki toko yang kita kelola. So, disinilah pentingnya kita bikin leading yang menggoda alias membuat kalimat pembuka yang menarik orang untuk terus membaca tulisan kita. Lanjut, ya….BIKIN LEADING YANG MENGGODA - DRISE-ONLINE.COM

Sebagai contoh, saya pernah membaca leading yang menarik dalam novelet Pudarnya Pesona Cleopatra karya Habiburrahman el-Shirazy, kalimat pembukanya sungguh bagus untuk memikat hati pembacanya. Kang Abik membuka kisahannya dengan sebuah pertanyaan retoris, coba simak, deh?

Ini nikmat ataukah azab?

Sebulan setelah kepulanganku dari Mesir, aku dipaksa menikah oleh Ibuku.

Nah, lho, kira-kira tokoh protagonisnya ngejawab apa, ya? Sama kek kita, kalo kita dikasi pertanyaan yang sama, pasti jadi dilema juga, ya? Nikmat atau azab? Kalo jodoh yang dipaksakan itu sesuai dengan selera dan idealita kita, tentu hal itu merupakan kenikmatan. Namun, kalo sebaliknya, walah…, bisa jadi malah mendatangkan azab.

Nah, dalam noveletnya itu, Kang Abik berhasil memainkan imajinasi sekaligus membetot-betot emosi para pembacanya dengan keluh kesah tokoh protagonisnya hingga klimaksnya, Kang Abik berhasil menghadirkan sebuah ending yang menyentuh dan mengharukan, sebuah katarsis untuk para pembacanya! Penulis memberi jawaban tuntas atas pertanyaaan tadi, nikmat ataukah azab? Di sinilah, kita dapat melihat sebuah karya yang bagus dimulai dari leading yang bagus pula.

Trus…, saya juga mo ngasi contoh laen, masih soal leading yang menggoda juga. Sebuah kalimat pembuka yang mencuri perhatian, sekaligus mengusik keingintahuan kita sebagai pembaca. Simak, deh…

The simplest way to describe Sukarno is to say that he is a great lover. He loves his country, he loves his people, he loves women, he loves art, and, best of all, he loves himself.

Menarik, ya? Leading tadi saya kutip dari paragraf pertama buku Sukarno An Autobiography as told to Cindy Adams yang diterbitkan oleh The Bobbs Merrill Company, Inc. di Amrik taon 1965.

Kalimat pembuka dari buku yang dinilai oleh para sejarawan sebagai literatur paling otoritatif tentang sosok Bung Karno ini sungguh memikat. Bagaimana tidak, kalimat pembukanya sudah langsung mengajak para pembaca untuk mengenal secara dekat dengan founding father negeri ini. Kita diajak untuk langsung mengetahui bahwa Si Bung Besar adalah seorang maha-pencinta, ia mencintai negaranya, ia mencintai rakyatnya, ia mencintai wanita, ia mencintai seni, dan lebih daripada itu, Sukarno mencintai dirinya sendiri! Nah, lho! Menurut pengakuannya sendiri, ternyata presiden pertama Negeri Si Komo ini adalah seorang narsis! Sukarno loves himself.

Nah, leading dari buku autobiografinya Sukarno tadi secara kebahasaan emang menarik, mencuri perhatian, sekaligus menggoda. Secara bahasa, kalimat pembukanya tadi berhasil menarik perhatian para pembacanya untuk meneruskan bacaannya. Para pembaca akan terus bertanya-tanya; Emang ada apa dengan Si Bung? Emang kenapa kalo doi narsis? etc….

Ringkasnya, kalimat pembuka dalam sebuah tulisan harus dapat menarik perhatian, mencuri hati sekaligus menggoda para pembacanya untuk terus membaca tulisan kita. Para pembaca dibuat terus penasaran dengan kalimat demi kalimat yang kita rangkai….hingga tuntas dalam ending, epilog atau penutup tulisan. Percaya, deh, sebuah tulisan yang menarik selalu berawal dari leading yang menarik.

Nah, agar kita dapat mengawali tulisan dengan baik sekaligus memicu ketertarikan para pembaca akan tulisan-tulisan kita, berlatihlah dengan banyak membaca karya para pengarang beken, penyair terkenal ataupun sastrawan yang sudah malang melintang di jagat kepenulisan.

Selain itu, kita juga kudu rajin baca plus merhatiin berita-berita di koran, radio ataupun tv karena bahasa yang dipake media berita, biasanya lugas dan to the point untuk menarik perhatian pemirsa. Selanjutnya, berlatihlah terus untuk menghasilkan karya terbaik!

So, kalo kita dah biasa baca en merhatiin karya-karya besar para pesohor jagat kepenulisan tadi, plus menjaring style reporter berita dalam menarik perhatian para pemirsanya, kita pasti dapat belajar banyak dari mereka, kita pun gakan kaku untuk memulai leading tulisan dengan baik, sekaligus menumpas write’s block yang ”konon dan katanya” jadi hantu bagi para pemula itu.

Ok, deh, di edisi y.a.d, kita lanjut sama tahapan ketiga saat menulis, yaitu pembahasan. Jangan lupa, cegat di edisi berikutnya…. see you, next time!

di muat di Majalah Remaja Islam Drise Edisi#37

 

Sekolah Termahal

drise-online.com – Mendapatkan pendidikan yang terbaik dan belajar di sekolah terfavorit dengan fasilitas Sekolah Termahal - DRISE-ONLINE.COMterlengkap, pastinya jadi idaman setiap insan dong. Apalagi buat para remaja yang ingin menggali potensi diri sedalam-dalamnya, tentu pendidikan menjadi super penting. Sayangnya, di zaman kapitalis seperti sekarang ini, pendidikan yang berkualitas nggak bisa dinikmati oleh semua orang, karena harganya yang muahaall! Dalam dunia kapitalis dikenal slogan “There’s no such thing as a free lunch” artinya, nggak ada itu yang namanya makan siang gratis, apalagi sekolah gratis bro… ngimpii..!

Pendidikan dalam ideologi kapitalisme dianggap sebagai komoditas ekonomi, sehingga negara tidak boleh ikut campur terhadap operasional pelaksanaan pendidikan. Bahkan negara berlepas tangan dan membiarkan lembaga-lembaga pendidikan untuk membiayai segala kegiatan operasionalnya. Walhasil, biaya-biaya pendidikan pun dibebankan kepada rakyat. Makanya, semakin bermutu suatu sekolah dan semakin lengkap fasilitasnya, maka biayanya pun semakin mahal!

Di Indonesia, sekolah yang dikenal mematok biaya paling mahal adalah SMA Pelita Harapan Lippo Cikarang. Biaya sekolah yang didirikan tahun 1995 dibanderol sekitar US$ 9.000 per tahun, atau sekitar 100 juta rupiah! Peringkat kedua disusul oleh SMA Dwiwarna (Boarding School) di Bogor, dengan uang pangkal Rp 44.000.000 dan uang SPP-nya Rp 5.000.000 per bulan. Sekolah termahal ketiga adalah SMA Ciputra Surabaya, yang membanderol biaya sekolah sebesar Rp 40.000.000 dan SPP Rp 4.000.000 per bulan. Sementara itu kampus termahal di Indonesia diantaranya President University (Cikarang, Jawa Barat) dan Swiss German University (Tangerang, Banten), dengan rata-rata biaya per semester 25 juta rupiah, serta Universitas Pelita Harapan (Tangerang, Banten) dengan rata-rata biaya 9 – 15 juta rupiah tiap semester. Itu data tahun lalu, sekarang mungkin lebih mahal. Walah walah..

Di luar negeri, biaya pendidikan malah lebih gila lagi sob. Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh National Association of Independent Schools di Amerika Serikat (AS), biaya rata-rata pendidikan anak di sekolah swasta mahal di AS adalah sekitar US$ 45.000 (Rp 500 juta)! Sementara itu Huffington Post melaporkan biaya tahunan untuk day school — sekolah reguler tanpa asrama — adalah sekitar US$ 20.000 (Rp. 220 juta). Lebih fantastis lagi biaya sekolah per tahun di Institut Le Rosey di Swiss yang mencapai US$ 99.566 (Rp 1 milyar).

Sedangkan menurut penelitian HSBC Group (lembaga jasa keuangan dan perbankan asal Hong Kong) tahun 2013, negara dengan biaya sekolah paling mahal bagi siswa internasional adalah Australia. Di negeri kanguru tersebut biaya sekolah rata-rata per tahun plus biaya hidup mencapai US$ 38,516 (Rp. 424 juta). Amerika serikat menempati urutan kedua termahal dengan biaya tahunan mencapai US$ 35,705 (Rp. 393 juta), disusul oleh Inggris, Uni Emirat Arab, Kanada, Singapura dan Hongkong, dengan biaya tahunan lebih dari 250 juta rupiah. Mahalnya….

Driser, sekolah termahal cuman ada di negara yang diatur oleh sistem pemerintahan kapitalis sekuler. Kalo di dalam negara Islam, kekhilafahan bakal menggratiskan biaya pendidikan yang ditunjang dengan sarana dan prasaran lengkap bin komplit. Nggak heran kalo sistem pendidikan Islam mampu melahirkan banyak ilmuwan jempolan yang mengguncang dunia. Mantabs! [Ishaak]

 

(BOX) Biaya Pendidikan ditanggung Negara!

Ketika terjadi perang Badar, kaum Muslimin berhasil mengalahkan pasukan Quraisy, bahkan menawan sekitar 70 orang dari pasukan musuh. Rasulullah SAW kemudian memutuskan untuk membebaskan para tawanan tersebut dengan tebusan 1000 – 4000 dirham. Menariknya, beberapa tawanan yang tidak mampu membayar tebusan, tapi bisa baca-tulis, diperintahkan untuk mengajari 10 orang anak Madinah sebagai tebusan dirinya. Diantara yang diajari baca tulis oleh tawanan perang adalah Zaid bin Tsabit RA. Padahal, barang tebusan adalah hak Baitul Mal (Kas Negara), dengan kata lain, Rasulullah SAW menggunakan aset Baitul Mal untuk pendidikan anak-anak Madinah. Apa yang Rasul lakukan selaku kepala negara dalam soal pendidikan menunjukkan bahwa biaya pendidikan ditanggung oleh negara. Bukan dibebankan ama rakyat. Catat!

Hal ini juga ditegaskan dengan ijma’ shahabat, yaitu persetujuan atas kebijakan Khalifah Umar R
A dan Utsman RA yang memberikan gaji kepada para guru, muazin, dan imam shalat jamaah. Khalifah Umar memberikan gaji tersebut dari Baitul Mal yang berasal dari jizyah, kharaj (pajak tanah), dan usyur (pungutan atas harta non-Muslim yang melintasi tapal batas negara).[]

di Muat di Majalah Remaja Islam Drise Edisi #37

Selfie: Eksis atau Kurang Percaya diri?

Suci Sri Yundari

drise-online.com – Selfie (foto narsis) adalah jenis foto potret diri yang diambil sendiri dengan menggunakan kamera digital atau telepon kamera. Foto narsisis sering dikaitkan dengan narsisisme, terutama dalam jejaring sosial. Pose yang digunakan umumnya bersifat kasual, dan diambil dengan menggunakan kamera yang diarahkan ke diri sendiri, atau bisa juga melalui cermin (www. WikipSelfie Eksis atau Kurang Percaya diri - DRISE-ONLINE.COMedia.com)

Sobat, Istilah Selfie sendiri sebenarnya sudah sejak lama, akan tetapi kata selfie sendiri nge-trend akhir-akhir ini, karena seiring dengan perkembangan jaringan sosial seperti facebook, twitter ataupun instagram yang memudahkan seseorang untuk upload foto berbagi dengan lain sehingga mendapatkan pujian atas foto tersebut. Semakin bagus foto sobat maka akan semakin banyak komentar pujian dari teman2 sobat dan semakin terkenal sobat didunia jaga raya dunia maya karena kecantikan atau ketampanan sobat.

Berbagai macam trik-trik agar mendapatkan foto selfie yang bagus dimulai dari berpose lucu dengan wajah bebek, menggunakan cermin, mencari background bagus, pengaturan pencahayaan, dll. Foto selfie sendiri bisa dilakukan dimanapun dan yang paling sering dilakukan dengan latar belakang di dalam mobil. Foto selfie juga bisa dilakukan kapanpun dari bangun tidur ampe tidur lagi, kalau gak selfie gak keren deh. Akhirnya selfie bikin ketagihan untuk diupload di sosial media.

Sobat tau gak, ada beberapa kejadian loh kisah seorang cwek suka mengupload foto cantiknya disosmed lalu diajak ketemuan oleh seorang cowok dan akhirnya cowoknya kecewa karena foto nya tidak sama dengan aslinya. Ternyata seperti kotak ajaib aja, foto selfie itu terkesan“lebih cantik/tampan” dari pada aslinya sehingga banyak yang suka berselfie ria. Ada juga karena ingin pujian cantik/tampan gak didapat didunia nyata akhirnya dengan selfie bisa mendapat pujian cantik/tampan dan bisa membangun rasa percaya diri. Jadi didunia nyata kurang percaya diri dengan fisiknya dengan berselfie dengan pengaturan sana sini akhirnya jadi cantik/tampan dan mendapat pujian.

Sobat tau gak, mesin pencari Yahoo memperkirakan bahwa pada 2014 ada sekitar 880 miliar foto akan diupload. Itu berarti ada 123 foto untuk setiap orang pria, wanita dan anak-anak, kebanyakan foto tersebut adalah selfie. Wow ….fantastis. Di Inggris, sebuah survei untuk Samsung menemukan bahwa 17 persen laki-laki dan 10 persen perempuan, mengambil selfies karena mereka menikmati ketampanan atau kecantikan diri mereka sendiri. (http://teknorc.blogspot.com).

Sebenarnya, kalau diliat-liat apa kebanyakan alasan sobat muda untuk selfie dan mengupload foto di sosmed? Jika tujuan untuk mendapat pujian kecantikan atau ketampanan, sebaiknya sobat muda mengurungkan niat tersebut karena siapa yang berhak mendapatkan pujian tersebut selain dari Sang Pencipta, Allah swt. kita hanya makhluk ciptaan-Nya diciptakan Allah swt dengan bentuk sempurna dan hanya Dia-lah yang berhak mendapat pujian atas ciptaan Nya.

Sobat, jika suka akan pujian berlebihan apapun itu ingatlah pesan Rasulullah saw sangat mewanti-wanti bahwa pujian bisa mematikan iman.

“Menyukai sanjungan dan pujian membuat orang buta dan tuli.” (HR. Ad-Dailami).

Tidaklah kecantikan atau ketampanan yang dinilai orang lain “lebih” bisa membuat sobat sombong dan ini tentu bahaya sobat. Ingat gak sobat, selendang kesombongan itu hanya milik Allah swt.

Dari Ibnu Abbas RA ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Allah Jalla wa ‘Alaa berfirman : Sombong itu adalah selendang-Ku dan kebesaran itu adalah pakaian-Ku, maka barangsiapa mencabut salah satunya dari-Ku, Aku akan melemparkan orang itu ke neraka”. [HR. Ibnu Majah,dlm Targhib wat Tarhib juz 3,hal.563]

Nah sobat, kalau ada yang bilang “selfie tujuan buat mengexplor diri” ya bisa jadi tujuan seperti itu, tetapi kalau diupload disosmed tujuan buat apa ya? Sobat, setiap aktifitas kita dinilai dari dua hal yaitu niat dan caranya sesuai dengan Aturan Nya. Sebenarnya gak masalah sobat, kalau selfie sesekali terus disimpan dihandphone untuk mengabdikan bersama sahabat orang terdekat-ingat ya sebatas mahram- tetapi tidak diupload disosmed cukup disimpan sebagai kenang-kenangan dengan sobat. Keseringan upload di sosmed alih-alih ingin mendokumentasi malah ketagihan pujian, gak mau dikritik, merasa lebih dari lain, jiwa yang rapuh, dll. Sudah ada beberapa tulisan yang sering mengatakan terlalu sering selfie bisa mengakibatkan gangguan mental.

Sobat muda, di era modern ini dengan lingkungan era teknologi canggih, baiknya kita memilah memilih mana yang baik dan buruk untuk diri kita dan masa depan kita. Tentu standarnya adalah hukum syara’. Hukum asal benda adalah mubah, selama tidak ada dalil mengharamkan. Berfoto adalah benda dan itu adalah mubah. Akan tetapi diliat lagi aktifitasnya yaitu objek fotonya misalnya foto campur baur laki dan perempuan, tentu hal ini tidak boleh alias haram dalam islam apalagi foto berdua dengan pacaran yang jelas keharamanya. Sebagai seorang muslim/muslimah sejati marilah kita mengikuti tata cara

di muat di Majalah Remaja islam Drise #37

Novel Ghazi: Kisah Para Penakluk

drise-online.com – Kembali D’Rise pengen merekomendasikan sebuah karya dari seorang kru D’Rise, Sayf Muhammad Isa. Karya kali ini adalah sebuah novel berjudul: The Chronicles of Ghazi. Karya ini digarap berdua oleh Sayf bersama Ust. Felix Siauw.

Sejak halaman pertama novel ini, aroma penaklukannya sudah mulai terasa. Kisah diawali dengan potongan-potongan peristiwa besar yang sepertinya akan diangkat lagi pada rangkaian kisah selanjutnya. Karena novel ini baru seri pertama, berarti akan ada lanjutannya. Pada halaman-halaman selanjutnya kisah akan ditarik ke belakang, dari masa sultan Muhammad al Fatih menuju masa sultan Murad I kemudian ke masa sultan Bayazid I.

Kisah pertempuran Kosovo yang pecah di Kosovo Polje dikupas dengan amat dramatis dan sentimentil. Di sini, sultan Murad I gugur sebagai syahid. Setelah gugurnya sultan Murad, naiklah sultan Bayazid sebagai pemimpin. Ia melanjutkan cita-cita penaklukan ayahnya untuk menembus Eropa. Pada pertempuran Rovine dan pertempuran Nicopolis, kaum muslim harus menghadapi koalisi pasukan kaum kafir dalam jumlah yang amat besar. Di bagian ini amat terlihat betapa pentingnya umat Islam memiliki seorang pemimpin yang akan melindungi setiap jengkal tanah dan setiap tetes darah umat Islam. Di sanalah pentingnya Khilafah Islamiyah.

Dari bocoran yang disampaikan kedua penulisnya pada launching novel ini di IBF 2014, terungkap bahwa penaklukan Konstantinopel akan dikupas dengan dramatis dan emosional. Akan dikisahkan pula bagaimana sultan Muhammad al Fatih mempersiapkan penaklukan besarnya itu. Tak ketinggalan pula kisah perseteruan antara dia dengan Vlad Dracula. Semua ini menjadikan novel Ghazi amat sayang sekali untuk dilewatkan. Segera lengkapi koleksimu.

Judul : The Chronicles of GhaziGhazi Kisah Para Penakluk - DRISE-ONLINE.COM

Penulis : Sayf Muhammad Isa dan Felix Siauw

Penerbit : Mizania

Tebal : 305 halaman

Harga : IDR 69.000,-

 

di muat di Majalah Remaja islam Drise Edisi #37