Assalamu ‘alaikum Wr.Wb.
Sy bingung, apa potensi diri saya …Gimana cara mengetahuinya?
(Tia, Medan)
Wa’alaikumussalam Wr.Wb.
Dik Tia yang baik,
Potensi merupakan kekuatan atau kemampuan yang ada dalam diri seseorang yang sedang menunggu untuk dimanfaatkan. Potensi akan berkembang baik pada orang yang mengetahui kemampuannya dan berkeinginan kuat untuk mengembangkannya. Sebaliknya, potensi akan terkubur jika pemiliknya berdiam diri dan tidak perduli dengan potensi yang dimilikinya. Setiap orang mempunyai potensi. Apakah berupa kecerdasan berpikir, fisik yang sehat, pandai berkomuni kasi , j i wa kepemimpinan, keuletan, kesabaran dan lain sebagainya. Hanya saja, banyak orang belum menyadari potensinya hingga menjadikan aktifitasnya berjalan tidak all out. Jika potensi tersembunyi seseorang sudah diketahui, tergali dan termanfaatkan secara maksimal, maka segala sesuatu yang dilakukannya akan berjalan dengan lebih efektif. Usaha dan energi diarahkan pada sesuatu yang benar-benar merupakan kelebihannya. Saat melakukan aktivitas atau pekerjaan tidak akan merasa berat atau malas, melainkan benar-benar merasa sedang menjalani hidup. Hidup yang ringan, seimbang dan menyenangkan.
Dik Tia yang baik
Agar mengetahui potensi kita, maka kita harus mengenal siapakah diri kita. Kita bisa menemukan potensi kita dengan mengenali apa yang kita sukai atau mencari tahu dari orang lain. Kenalilah aktivitas apa yang paling kita sukai. Aktivitas yang selalu ingin kita lakukan dalam keadaan lapang atau sempit. Kenalilah aktivitas apa yang paling membuat kita begitu asyik. Seolah tanpa bosan melakukan berlama-lama. Begitu enjoy dan tanpa beban ketika sedang mengerjakannya. Kenalilah aktivitas apa yang paling mudah dan cemerlang yang biasa kita lakukan. Biasanya jika kita melakukan aktivitas itu akan bersemangat dan merasa tidak kesulitan. Kenalilah aktivitas yang menjadi impian sejak lama. Sebuah potensi terkadang berasal dari impian masa kecil yang mendorong seseorang untuk mewujudkannya. Kenalilah aktivitas yang paling cepat kita pelajari atau lakukan. Misal suatu keterampilan yang mudah sekali kita mengerti setel ah di pel aj ari , kemudi an ki ta bi sa menekuninya sepenuh hati. Agar penilaian tentang diri kita lebih bersifat objektif, kita bisa juga bertanya pada orang lain tentang potensi yang sebenarnya kita miliki, sebab terkadang orang lain atau orang terdekat kita lebih mengetahui kemampuan kita ketimbang diri kita sendiri.
Dik Tia yang baik,
Potensi yang telah kita temukan harus dikembangkan. Pengembangan potensi diri sebagai tanda syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan potensi yang besar kepada Kita. Sungguh tidak baik jika kita mengabaikan dan justru malah mengeluhkan kekurangan. Padahal potensi diri kita sangat luar biasa, namun masih terpendam sebab tidak pernah kita gunakan. Mengembangkan potensi diri sebagai salah satu bentuk syukur atas nikmat yang Allah berikan. Barangsiapa yang bersyukur maka Allah SWT akan menambah nikmat padanya, dan barangsiapa yang tidak bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT, maka kemurkaan-Nya sangat pedih.
Dengan mengembangkan potensi diri, kita akan menggali potensi kita sehingga bisa digunakan untuk kepentingan dan kemajuan diri kita untuk melakukan hal luar biasa, bukan saja untuk diri sendiri tetapi memberikan manfaat yang besar bagi banyak orang. Dik Tia yang baik, semoga segera menemukan potensi diri dan mengembangkannya untuk menjadi pribadi yang banyak menebarkan manfaat. Bukankah sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain?(HR. Ahmad). Allahumma aamiin..[]
di muat di majalah remaja islam drise edisi 50