Duhai Remaja en Remaji, Jaga Perilakumu..

drise-online.com – Driser, aborsi yang dilakukan remaja kebanyakan karena faktor kesengajaan. Pemicunya, apalagi kalo bukan pacaran yang kebablasan. Kita selaku remaja muslim yang imut dan perindu surga, pastinya nggak mau dong jadi salah satu pelakunya. Ruginya itu lho nggak tanggung-tanggung. Dunia akhirat bo! Untuk itu, penting bagi kita untuk menjaga pergaulan agar dijauhkan dari kemaksiatan. Di antara yang bisa kita lakukan adalah sebagai berikut:

  1. Menutup aurat.

Ini penting. Bagaimanapun juga bagi orang yang sudah akhil balig sudah wajib menutup diri dengan pakaian yang sopan, yakni menutup aurat. Soalnya, pandangan itu adalah kunci awal terjadinya pelecehan seksual. Untuk remaji, bungkus deh auratmu dengan khimar (kerudung) dan jilbab (baju terusan yang longgar dan tidak transparan) ketika keluar rumah.

 

  1. Tidak pacaran.

Yang satu ini adalah gerbang utama menuju perbuatan-perbuatan lain yang lebih ‘berat.’ Kalau hati anda sudah tertambat pada si doi, rasanya apapun akan anda berikan, termasuk urusan yang ‘satu’ itu. Pacaran cuman jadi ajang baku syahwat. Pelakunya bakal digiring jadi aktivis maksiat. Nah, daripada terjebak lebih dalam, mendingan hindari sama sekali.

  1. Jangan berdua-duaan.

Pacaran sih mungkin nggak, tapi kalau kamu sering berdua-duaan dengan cowok, atau sama teman cewek lain tapi jumlah cowoknya lebih banyak, lebih baik hindari tempat-tempat sepi. Banyak lho kejadian seorang cowok yang tega memperkosa teman sendiri. Apalagi hari gini pornografi dan pornoaksi dijual bebas kaya pulsa elektrik. Bias jadi pemicu tindakan pelecehan hingga perkosaan. Hati-hati!

 

  1. Menjauhkan diri dari media pornografi.

Bacaan, tontonan, dan obrolan-obrolan ngeres sudah selayaknya dijauhkan. Biar pikiran kita nggak tercemari dengan informasi yang tidak sehat. Lantaran makin banyak info mesum yang bersemayam di kepala kita, bisa memancing perilaku seksual yang menyimpang. Ngeri!

 

  1. Banyak ingat dosa dan kematian.

Dengan ingat mati, insya Allah kita akan takut untuk melakukan perbuatan dosa sekecil apapun. Begitu pula dengan ingat dosa, kita tidak akan mau menambah lagi. Rasul bersabda, “Sesungguhnya seorang Mukmin itu melihat dosa-dosanya seolah-olah dia berada di kaki sebuah gunung, dia khawatir gunung itu akan menimpanya. Sebaliknya, orang yang durhaka melihat dosa-dosanya seperti seekor lalat yang hinggap di atas hidungnya, dia mengusirnya dengan tangannya –begini–, maka lalat itu terbang”.(HR. at-Tirmidzi)

Nah driser, ayo sama-sama jaga perilaku kita dari pergaulan mall praktek yang menyalahi hukum syara. Ingat, masa depan di dunia dan akhirat sangat bergantung dari perilaku kita. Semoga Allah swt menguatkan hati kita untuk selalu istiqomah. #YukNgaji! [@Hafidz341]

di muat di Majalah Remaja Islam Drise Edisi #40

 

MUSLIM BUNGLON

Oleh: Oksa Aputra

Muslim gaul[DRise-#)29] Hai sobat drise? Kenal si Bunglon gak? Yang jurusan IPA pasti kenal donk? Eh, kayaknya gak ada hubungan dengan jurusan deh. Dari SD kayaknya kita sudah dikenalin sama si Bunglon. Ya sudah daripada pusing-pusing mending kita langsung kenalan saja. Bunglon adalah hewan  reptile yang terkenal dengan pintarnya dia mengubah warna kulitnya. Jika si Bunglon hinggap di daun, warnanya berubah jadi hijau. Jika si Bunglon hinggap di pohon berwarna hitam, warnanya pun hitam. Wah, keren ya? Keren kan? Keren dong?

Continue reading MUSLIM BUNGLON