Cut Nyak Dien Ratu Perang

MajalahDrise.com – Wanita perkasa ini telah menggetarkan singgasana penjajahan Belanda di Aceh. Dia menjadi begitu dikenal bahkan hingga ke negeri Belanda. Dialah Cut Nyak Dien. Seorang mantan prajurit Belanda, bernama Zentgraff, yang pernah turut berperang di Aceh menuliskan pengalaman-pengalamannya pada perang di Aceh ke dalam sebuah memoar yang berjudul Atjeh. Selama berbulan-bulan dan bahkan bertahun-tahun, Cut Nyak Dien memimpin perang gerilya melawan Belanda. Dia menjadi amat renta dan bahkan menjadi buta. Dia menjalani semua ujian hidup dalam perjuangan dengan amat sabar dan ikhlas. Dia cuma makan umbut pisang liar, dan bahkan lebih sering menahan laparnya.

Karena pengkhianatan prajuritnya sendiri, yang merasa iba dengan keadaannya, Cut Nyak Dien ditangkap Belanda dan kemudian dibuang ke Sumedang. Kisah hidup dan perjuangan Cut Nyak Dien inilah yang menjadi inspirasi penulisan Dwilogi Sabil dan Cut Nyak Dien karya salah seorang kru D’Rise, Sayf Muhammad Isa.

Mengambil latar sejak masa awal penyerangan Belanda ke Aceh, dwilogi Cut Nyak Dien merangkaikan kisahnya dengan amat luwes tetapi kuat. Selain sosok Cut Nyak Dien sendiri yang digambarkan dengan sangat unik, novel ini juga memperlihatkan berbagai sisi tentang Aceh secara luas. Banyak lagi tokoh-tokoh lain yang mengiringi perjuangannya, seperti Teuku Ibrahim Lamnga (suami pertama Cut Nyak Dien), Teuku Umar (suami kedua Cut Nyak Dien), Teungku Cik di Tiro, Teuku Nanta Seutia (ayah Cut Nyak Dien), dan banyak lagi.

Gaya penuturannya mengingatkan kita dengan gaya sastra Melayu klasik yang bertabur perumpamaan. Selain itu dialog-dialognya yang kuat dan amat emosional akan membuat pembaca terhanyut dengan jalan cerita dan merasa seolah-olah berada di dalamnya. Bukan cuma hikayat peperangan yang akan menyayat hati, tetapi juga ada cerita cinta yang berbunga-bunga. Semuanya dirangkai dengan semangat perjuangan membela negeri ini dari tangan-tangan penjajah dan melaksanakan perintah Allah untuk berjihad fi sabilillah.[]

Identitas buku.13775900_10202099496044812_3610443077361423592_n

Judul: Cut Nyak Dien,

Penulis: Sayf Muhammad Isa

Penerbit: Qanita

Tebal: 770 halaman

Genre: Fiksi-sejarah

Pemesanan: 0898 2700 920 (Dian).

di maut di Majalah Remaja Islam Drise Edisi 48

Memancing Azab

Majalahdrise.com – Pernah dengar kaum Nabi Luth? Itu lho kaum penyuka sesama jenis yang kisahnya diabadikan dalam Al-Quran. Tentunya bukan untuk nambah cerita masa lalu. Tapi justru jadi pelajaran buat kita-kita yang mengimani Al-Quran sebagai petunjuk bagi umat manusia.

Dikisahkan, pada mas Nabi Luth masyarakatnya itu mayoritas kaum LGBT alias Lesbian dan Gay. Mereka doyan mengumbar nafsu syahwat kepada sesama jenis. Jeruk makan jeruk gitu deh. Karena itulah Nabi Luth gencar mengingatkan kaumnya bahwa perbuatan mereka itu keliru dan jijay banget. Belum pernah dilakukan oleh kaum-kaum sebelumnya. Eh, bukannya pada nyadar mereka malah nantangin Nabi Luth.

“Dan (ingatlah) ketika Luth berkata kepada kaumnya: “Sesungguh-nya kamu benar-benar mengerjakan perbuatan yang amat keji yang sebelumnya belum pernah dikerjakan oleh seorang pun dari umat-umat sebelum kamu”. Apakah sesungguhnya kamu mendatangi laki-laki, menyamun, dan mengerjakan kemungkaran di tempat-tempat pertemuanmu?” Maka jawaban kaumnya tidak lain hanya menga-takan: “Datangkanlah kepada kami azab Allah, jika kamu termasuk orang-orang yang benar.” ( QS. Al ‘Ankabuut, 29: 28-29) !

Akibatnya, Allah pun menunjukkan kekuasaannya.

“Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan (batu belerang) tanah yang terbakar secara bertubi-tubi, yang diberi tanda oleh Tuhanmu, dan siksaan itu tiadalah jauh dari orang-orang yang zalim.” (QS. Huud, 11: 82-83) !

Ngerinya, sekarang kaum Nabi Luth sedang dapat angin untuk nongol lagi di permukaan. Sangsi sosial yang selama ini bisa ‘menahan’ perilaku bejat mereka, seolah mendapatkan pengakukan dengan dilegalisasikannya pernikahan sesama jenis di seluruh negara bagian kampiun demokrasi. Kebayang kalo kondisi ini didiamkan, bakal menular ke negeri-negeri lainnya dengan dalih hak asasi manusia. Itu artinya, mereka tengah memancing Azab Allah sebagaimana yang terjadi pada kaum Sodom Nabi Luth. Dan sialnya, azab Allah itu bisa jadi akan merembet ke negeri kita kalo kita berdiam diri.

Karena itu, hanya ada satu pilihan bagi kita untuk menghindari azab Allah. Seperti dilakukan oleh Nabi Luth, berdakwah dan terus berjuang demi tegaknya institusi yang bisa melawan arogansi negeri paman Sam yang mengkampanyekan gaya hidup hewani. #YukNgaji! [@Hafidz341]

di maut di Majalah Remaja Islam Drise Edisi 48

Windows 10

Era sistem operasi jendela alias windows kini kehadiran versi terbarunya. Setelah sukses denga versi Windows 7, lalu Windows 8, perhatian penggian teknologi informasi dibetot dengan launching Window 10. Lho, kok langsung 10. Windows 9-nya manna?

Itu dia yang belum ketahuan rimbanya. Konon kabarnya, memang tidak ada windows 9. Jadi setelah versi 8 langsung loncat ke 10. Eh, gak bisa gitu dong. Kan harus berurutan! Sabar bang, bosnya windows kan bukan kita. Kita cuman pengguna. Jadi, terima aja kalo windows gak ngeluarin versi 9-nya. Gitu aja kok repot!

Tapi…kalo mau pengen tahu misteri ketidakhadiran windows 9, berikut jawaban resmi yang dirilis oleh microsoft. Jawaban ini di utarakan oleh wakil presiden pemasaran dari pihak Windows yakni Tony Propet perihal kenapa tidak ada windows 9. Berikut pengakuan Tony Propet.

“Sudah ada dan telah pergi” tutur Tony, saat dalam acara Dreamforce Conference di San Francisco seperti di kutip dari winpoin.com. Maksudnyadalam masa pemakaian sistem operasi windows 8 yang lalu, kemudian dalam pemakaian tersebut terjadi update. Nah, update itu sudah masuk sebagai windows 9. Gitchu!

Buat kamu yang doyan coba-coba install windows terbaru, ada baiknya kenali dulu daleman windows 10. Biar nggak ngabisin waktu buat install ulang kalo ternyata gak cocok. Berikut kelebihan yang tersemat pada Windows 10. Cekidot!

  • Teknologi pratinjau pada Start Menu.Yang pernah pake windows 8 pasti ngerasain betenya gak ada start menu kaya windows 7. Nah, kini Microsoft tak mau lagi kecolongan, dengan menyematkan start menu dengan menampilkan pratinjau (preview)yang lebih canggih dan tentu akan sangat membantu pengguna Windows 10 nantinya.
  • Tambahan aplikasi Commands(Perintah).Aplikasi tersebut ditampilkan dalam format yang sama dengan aplikasi pada desktop, selain itu tampilan yang dinamis dengan kemampuan untuk diubah ukurannya dan dapat bergerak.
  • Kemampuan untuk menampilkan beberapa aplikasi dalam 1 layar (Snap enchancement).Kelebihan ini dapat memudahkan anda dalam memantau dan melihat aplikasi yang berjalan pada saat menjalankan beberapa (multi) aplikasi pada Windows 10.
  • Penambahan teknologi Virtual Desktop. Kemampuan untuk membuat beberapa desktopuntuk tujuan ataupun tema yang berbeda, sekaligus kemudahan untuk berpindah desktopdengan lebih mudah dan cepat. Selain itu kemudahan yang anda akan dapatkan dengan menggunakan Windows 10 nantinya adalah, dapat dengan cepat dalam melakukan pencarian
  • Satu Os Semua Perangkat.Pengguna bisa menginstal Windows 10 tidak hanya di PC maupun notebook, tetapi juga di tablet PC dan smartphone. Untuk sinronisasi datanya, bisa memanfaatkan teknologi cloud yang tersemat pada windows 10.

Biar infonya lengkap, berikut kekurangan yang ada pada windows 10.

  • Windows 10 Ditujukan Untuk Pc Expert dan EnthusiastWindows Technical Preview sebenarnya dibuat untuk para expert dan enthusiast yang sudah familiar dengan berbagai troubleshooting Windows. Hal ini karena Windows 10 Preview ini bukan software final yang siap pakai, jadi masih mungkin ada bug disana-sini. Kalo kamu paling bete nemu masalah dengan windows, sebaiknya mikir ulang untuk pakai windows 10.
  • Tidak Untuk Keperluan Sehari – hari. Windows Technical Preview ini bukanlah OS Final yang sudah matang dan siap digunakan untuk kegiatan sehari-hari (meskipun bisa). Versi Preview ini lebih ditujukan untuk keperluan testing dan feedback.
  • Belum Final Secara Desain, Fitur dan Performa. Windows Technical Preview masih dalam proses pengerjaan. Jadi bisa dibilang ini masih scracth dari segala planning yang ingin ditanamkan Microsoft di Windows 10 Final. Jadi jangan heran jika kamu mendapati performa yang belum optimal, desain yang masih mirip dengan Windows 8.x, dan fitur yang belum lengkap. Seperti yang sudah kita beritakan sebelumnya, Cortana dan IE 12 bahkan belum disertakan di versi technical preview ini.
  • Masih Ada Banyak Fitur dan Perubahan. fitur dan tampilan Windows 10 tidak berarti sama persis dengan Windows Technical Preview. Masih ada banyak beberapa fitur baru yang ditambahkan dan diperbaiki, serta tampilan yang dipercantik sebelum Windows 10 Final dirilis pertengahan tahun depan.

 

Satu hal lagi yang mesti driser inget, windows 10 ini teknologinya udah lekat dengan dunia maya. Itu artinya, kalo gak koneksi internet kinerja windows 10 nggak kerasa canggihnya. Tanpa internet, windows 10 tak bisa update windows sewaktu-waktu, tak bisa sinkronisasi data setiap saat dengan device lainnya, security lemah lantaran updatenya barengan windows, tak bisa backup data ke cloud, dan tak bisa download berbagai aplikasi keren dari windows store.

Nah, sebelum coba-coba install windows 10, pelajari dulu kelebihan dan kekurangan di atas ya. Kecuali, kamu termasuk petualangan yang doyan ngoprek sistem operasi, window 10 cocok banget. Karena bermain dengan Windows Technical Preview sangat menyenangkan. Apalagi ada bahan obrolan bersama dengan teman-teman lainnya. Dijamin seru![@Hafidz341]

di muat di Majalah remaja Islam Drise Edisi 48

 

Dua cangkir kopi bagian 2

Majalahdrise.com – Nuri, satu nama yang selalu hinggap bertahun-tahun di masa kecilnya, serta satu nama yang selalu terlupa bertahun-tahun sekarang.Thoriq sering bertabrak pandang dengan gadis itu, hanya saling memberi seutas senyum, berlalu, tanpa ada sepatah-katapun mengucur dari mulut. Gadis berambut cepak,yang selalu mengenakan baju terfavorit kaos bergambar batman, bersama merayap naik ke atap rumah.

Segera Thoriq mengambil buku catatan, lembaran yang kosong, merobeknya, meremas hingga membentuk seperti bola. Bidikan tajam.. Pluk!

“Yes, kena!”

Kaca jendela itu terbentur bola kertas yang besar, menyisakan bunyi berdebam. Siluet perempuan hadir, berdiri tegak, dalam kaca jendela dengan cahaya yang temaram. Jendela itu membuka. Wajah Nuri melongok.

“Hai, Nur. Lama nggak jumpa. Lama nggak ngobrol. Kamu bisa keluar sebentar, nggak? Ke depan pagar rumahmu.” Sapa Thoriq agak kikuk.

Nuri mengangguk.

Gadis cilik itu sudah besar. Tak terlihat lagi rambut cepak, terbalut jilbab yang menjulur sampai ke perut. Tak ada lagi kaos bergambar batman, terganti jaket tebal dan rok panjang sampai ke tumit, serta kaos kaki.Mata Nuri menatap ke jalan, sepi. Sedang Thoriq tak berani menatap pada gadis yang duduk mematung berjarak tiga meter dari tempat ia duduk matanya terbang ke langit. Hembusan napasnya bergelung-gelung, lautan bintang yang indah.

Demi langit yang mempunyai gugusan bintang..”2Thoriq berucap lirih, kagum.

Nuri melakukan hal yang sama, menatap dan berucap ke arah langit. “Dan hari yang dijanjikan.”3

Thoriq tersenyum, menyambung potongan-potongan ayat yang indah. “Dan yang menyaksikan dan yang disaksikan..”4

“Subhanallah,” Komentar Nuri. Mata indah itu berkaca-kaca.

“Baru pertama kali lihat?” Tanya Thoriq mengusap tengkuknya yang sakit, karena terlalu lama menataplangit.

“Iya. Antum?” Nuri melempar balik tanya.

“Sama sih. Oh iya, mau kopi?” Thoriq mengangkat dua cangkir kopi, yang dibawanya dari dapur.

“Boleh..,” Nuri mengambil secangkir, memegang telinga cangkir berwarna putih tulang. “.., jadi.. Bagaimana kabar antum?Rekan panjat atap dan lompat jendela kamar?” Tanyanya mengulum tawa.

Thoriq tertawa, menegak kopi. “Alhamdulillah, baik. Lebih baik. Masa-masa jahiliyah udah lewat, Ukhti.” Ia menatap lautan bintang, “Walaupun kemiskinan ilmu terus-terusan ada.”

“Ana suka liat teman seperti ini, kok. Ciyee.. Sekarang lebih alim, ya?” Ejek Nuri, juga menegak kopi. “Ana sering lihat antum berjamaah di mesjid. Bener-bener sholat ‘kan? Nggak jadi agen nyolong sendal?”

Thoriq membelalakkan mata, “Oi! Jangan su’udzon! Tapi.. Kok anti tau? Hahaha.. Pengalaman jangan dibagi, dong!”

“Hihi. Seneng deh, kumpul-kumpul lagi.” Kata Nuri membuang pandang. “Sayangnya, kita nggak bisa sedekat dulu.”

“He-eh. Serasa reunian, walaupun rumah kita berdekatan dan sering ketemu. Cuma nggak ngobrol, lima tahun..”

Bintang berkedip samar, tak tampak. Semilir angin mendesah lirih.

“Iya, ya. Lima tahun..” Nuri mencoba mengulang kata-kata. Menancapkannya dalam hati. Lima tahun? Selama itu nggak ngobrol sama sahabat yang udah sama-sama dari lahir..

“Ana juga suka liat Nuri si rambut cepakdan kaos gambar batman berubah jadi seorang akhwat yang rapi menutup aurat.Keep istiqomah, yaa..”

“Doakan terus aja. Antum juga. Tetap istiqomah berjamaah di mesjid. Pahala dua puluh tujuh derajat, lumayan menambah amal di timbangan sewaktu di yaumi mizan..”

“Na’am, Kakak Ketua Akhwat..” Thoriq memberi hormat seperti seorang jenderal.

Nuri tertawa, “Siiiip deh, Kakak Ketua Umum..”

Mereka tertawa bersama.

“Apa kabar, ya? Langit sore yang dulu sering kita pandangin sama-sama. Liat matahari terbenam, terus buru-buru turun pake kesandung dan lompat ke tangga di dapur anticepat-cepat mengambil wudhu, dan lomba lari sampai ke mesjid buat sholat maghrib..” Celetuk Thoriq, setelah jeda diam sehabis tawa.

“Antum lupa? Genteng ana sering di ganti, karena kita yang jingkrak-jingkrak di atap rumah.” Kata Nuri membayangkan gentengnya yang kebanyakan penyok dan jadi bocor.

Thoriq terkekeh. “Yah, curhat lagi doi. Hmm, udah dulu, ya. Bentar lagi shubuh. Cuma kita berdua, nanti ketiganya?–”

“–Setaannnnnn!!!”

Langkah mereka berhamburan, berlari ke halaman rumah masing-masing. Di depan pintu, mereka saling pandang dari kejauhan, dalam remang-remang lampu jalan.

“Jangan lupa qiyamul lail-nya.” Nuri mengingatkan, yang disambut dengan dua jempol dari Thoriq.

Mereka masuk ke dalam rumah, dengan dada yang berdebar.

“Dia makin sholehah.” Ucap Thoriq, memegang jantungnya yang berdetak lebih laju.

“Ngapain, Bro? Jam segini diluar.” TanyaBang Umar, mata tajam itu tak lepas dari televisi.

“Nyari angin segar aja, Bang.” Jawab Thoriq.

“Kakak nyari angin? Aku mau kentut, nih. Mau? Nggak usah lagi nyari anginnya diluar.” Suara cempreng si bungsu Jamal langsung dibekap mulut mungil itu oleh Abi.

“Dia makin sholeh.” Tutur Nuri menggelar sajadah. Sedang dengkuran dua adik dan dua orang tuanya mengiringinya untuk memilinkan doa ke atas langit.

Keran terbuka, air deras mengalir. Sealiran dengan air yang berdesir di dadanya, Thoriq tertegun sejenak. Meluruskan niat, pembuktian cinta seorang hamba. Bukan karena satu akhwat yang membuat dada berdebar mengingatkannya sepuluh menit lalu. Aliran air keran menyentuh lantai keramik, melompat-melompat berkecipak. Thoriq mulai berwudhu.

Teriakan keras mengguncang rumah itu: “GOL!!!!!”

Dua cangkir kopi itu terlupa, masih tergeletak sunyi di pinggir jalan. Isi yang tandas.Berampas hitam. Warna seputih tulang. Angin malam membuat dua cangkir kopi berembun, seperti embun yang menyatu dengan bola mata Nuri. (*)

Keterangan:

1:Al-Insaan ayat 26

2-4: Al-Buruj 1-3

di muat di majalah remaja islam drise edisi 48