Memancing Azab

Majalahdrise.com – Pernah dengar kaum Nabi Luth? Itu lho kaum penyuka sesama jenis yang kisahnya diabadikan dalam Al-Quran. Tentunya bukan untuk nambah cerita masa lalu. Tapi justru jadi pelajaran buat kita-kita yang mengimani Al-Quran sebagai petunjuk bagi umat manusia.

Dikisahkan, pada mas Nabi Luth masyarakatnya itu mayoritas kaum LGBT alias Lesbian dan Gay. Mereka doyan mengumbar nafsu syahwat kepada sesama jenis. Jeruk makan jeruk gitu deh. Karena itulah Nabi Luth gencar mengingatkan kaumnya bahwa perbuatan mereka itu keliru dan jijay banget. Belum pernah dilakukan oleh kaum-kaum sebelumnya. Eh, bukannya pada nyadar mereka malah nantangin Nabi Luth.

“Dan (ingatlah) ketika Luth berkata kepada kaumnya: “Sesungguh-nya kamu benar-benar mengerjakan perbuatan yang amat keji yang sebelumnya belum pernah dikerjakan oleh seorang pun dari umat-umat sebelum kamu”. Apakah sesungguhnya kamu mendatangi laki-laki, menyamun, dan mengerjakan kemungkaran di tempat-tempat pertemuanmu?” Maka jawaban kaumnya tidak lain hanya menga-takan: “Datangkanlah kepada kami azab Allah, jika kamu termasuk orang-orang yang benar.” ( QS. Al ‘Ankabuut, 29: 28-29) !

Akibatnya, Allah pun menunjukkan kekuasaannya.

“Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan (batu belerang) tanah yang terbakar secara bertubi-tubi, yang diberi tanda oleh Tuhanmu, dan siksaan itu tiadalah jauh dari orang-orang yang zalim.” (QS. Huud, 11: 82-83) !

Ngerinya, sekarang kaum Nabi Luth sedang dapat angin untuk nongol lagi di permukaan. Sangsi sosial yang selama ini bisa ‘menahan’ perilaku bejat mereka, seolah mendapatkan pengakukan dengan dilegalisasikannya pernikahan sesama jenis di seluruh negara bagian kampiun demokrasi. Kebayang kalo kondisi ini didiamkan, bakal menular ke negeri-negeri lainnya dengan dalih hak asasi manusia. Itu artinya, mereka tengah memancing Azab Allah sebagaimana yang terjadi pada kaum Sodom Nabi Luth. Dan sialnya, azab Allah itu bisa jadi akan merembet ke negeri kita kalo kita berdiam diri.

Karena itu, hanya ada satu pilihan bagi kita untuk menghindari azab Allah. Seperti dilakukan oleh Nabi Luth, berdakwah dan terus berjuang demi tegaknya institusi yang bisa melawan arogansi negeri paman Sam yang mengkampanyekan gaya hidup hewani. #YukNgaji! [@Hafidz341]

di maut di Majalah Remaja Islam Drise Edisi 48

Leave a Reply

Your email address will not be published.