Cowok Bigos!

Cowok Bigos!

drise-online.com Biasanya, yang jadi bigos alias “biang gosip” itu cewek. Bisanya kalo para cewek udah pada ngumpul, masing-masing langsung bongkar belanjaan gosipnya. Tapi di jaman sekarang-mungkin karena pengaruh emansipasi- cowok juga pada hobi ngerumpi.Ya ngobrol ngalor ngidul wetan gitu deh. Ngaku aja!

Secara bahasa, gosip bisadiartikan sebagai sebuah perbuatan membicarakan orang lain ketika orang yang dibicarakan itu tidak hadir di tengah-tengah pembicaraan. Hal-hal yang dibicarakan biasanya adalah hal buruk tentang orang itu.Karena cuman keburukan yang makin di gosik makin sip. Makanya dinamakan gosip. Untuk urusan yang satu ini, kaum hawa emang jagonya.

Hal ini diungkapkan oleh Eko A. Meinarno, S.Psi., MSi., dosen di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dalam penelitiannya tentang gosip. Pada tahun 2010, Eko meneliti sebanyak 250 remaja tentang gosip. Para pesertanya adalah mahasiswa universitas negeri maupun swasta dari berbagai kota di Indonesia, dengan komposisi 125 orang perempuan dan 125 orang laki-laki. Hasilnya menunjukkan bahwa perempuan memang lebih suka bergosip daripada laki-laki.

Tapi tetaplah walaupun secara statistik cewek lebih unggul, karena sekarang ini gosip sudah jadi gaya hidup, pasti akan banyak kita temukan cowok yang doyan gosip. Laurent Begue, psikolog asal Prancis, mengatakan bahwa bergosip adalah ‘guilty pleasure’. Banyak orang yang tahu bahwa ngegosip itu nggak semestinya dilakukan, tapi justru banyak orang yang melakukannya, termasuk para cowok.

Ngegosip juga ternyata bisa bikin orang kecanduan lho! Seperti yang diungkapkan oleh jurnalis dan kritikus senior Inggris, Nicholas Lezard. Dia mengatakan bahwa bergosip itu menghadirkan hasrat berperilaku yang tidak akan dapat memuaskan. Itulah sebabnya orang akan terus bergosip karena mereka tidak akan puas jika hanya bergosip sekali. Nah lho!

Lebih lanjut lagi, Laurent Begue menjelaskan bahwa bergosip itu memang sesuatu yang seharusnya tidak dilakukan. “Sebuah penelitian menunjukkan bahwa hal itu (bergosip) bisa berisiko menciptakan rasa ketidakpercayaan,” ujar Begue seperti dikutip dari detikhealth.

Sayangnya, kalau dulu orang bakal malu banget kalau mendapat gelar “bigos”, tapi sekarang ngegosip udah jadi bagian dari gaya hidup. Berbagai infotainment yang ditayangkan di tivi telah membuat pergeseran nilai. Sekarang orang malah berlomba-lomba bergosip, bahkan para cowok. Memalukan!!

Apa yang disampaikan oleh Allah di dalam Alquran jelas banget melarang kita untuk bergosipa alias ngomongin kejelekan orang lain. Di dalam surat Alhujurat bahkan disebutkan orang yang membicarakan aib saudaranya itu sama saja sedang memakan bangkai saudaranya. Jijay bajay. Allah swt berfirman,

““Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah imandan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.” (Q.S. Al-Hujurat ayat 11).

Cowok Bigos! drise-online.com

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka (kecurigaan), karena sebagian dari prasangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (Q. S. Al-Hujurat ayat 12).

Driser, masih banyak aktifitas lain yang lebih bermanfaat daripada ngomongin orang lain. Apalagi buat cowok, nggak banget deh. Mending waktu dan energinya dipake buat mengasah potensi diri. Biar bisa banyak memberikan manfaat untuk orang lain dan berkontribusi untuk kebangkitan Islam dan kaum Muslimin. Yuk! [@SayfMuhammadIsa]

di muat di MAJALAH REMAJA ISLAM DRISE EDISI #40

Leave a Reply

Your email address will not be published.