THE BEAUTY OF HIJRAH

MAJALAHDRISE.COM – Secara khusus, hijrah diartikan sebagai  peristiwa pindahnya Rasul dan para  shahabat dari Mekkah ke Madinah  demi menjaga iman dan Islam serta  menyebarkan Islam ke seluruh alam.  Saat  Rasul berhijrah kondisi Mekkah masih sarat  dengan kehidupan jahiliyah yang penuh  kemaksiatan.

Sementara di Madinah, mulai  lahir kehidupan islami berkat usaha Mush’ab  bin ‘Umair yang di utus oleh Rasulullah saw  untuk menyampaikan Islam pada penduduk  Yatsrib (nama kota Madinah saat itu).  Setelah hijrah, syiar Islam  makin  bersinar. Rasulullah saw mendirikan negara  Islam di Madinah yang menjadi tonggak  kebangkitan umat Islam.

Dalam kurun waktu  10 tahun kepemimpinan Rasulullah SAW di  Madinah, Islam telah tersebar di seluruh  jazirah Arab. Diikuti masa Khulafaur Rasyidin  yang menyebarkan Islam hingga merambah  ke luar jazirah Arab. Pada masa Kekhalifahan  Umayah, Abasiyah, dan Utsmaniyah yang  terakhir, penyebaran Islam hampir meliputi  2/3 dunia. Keren!

Namun secara umum, hijrah juga  diartikan sebagai upaya meninggalkan  segala macam bentuk kemaksiatan dan  kemungkaran, baik dalam perasaan (hati),  perkataan dan perbuatan. Itulah yang kini  dilakukan oleh beberapa artis setelah  mendapat hidayah. Berani ambil  keputusan, meninggalkan kemaksiatan  demi menjemput ampunan.

From Glamour to Religius

Kisah hijrahnya selebriti selalu diwarnai  titik balik yang bikin mereka sadar kalo  kehidupannya dekat dengan kemaksiatan.  Sehingga saat hidayah menghampiri,  mereka komitmen untuk segera move on  from glamour to religius. Berikut beberapa  di antaranya:

a.Berry Saint Loco

Pria bertato ini mengaku  mulai memeluk Islam pada 20  Maret 2015. Mengikuti  sahabatnya, Essa  Muhammad yang sudah  terlebih dahulu menjadi  mualaf. Sebagai pemeluk  Islam, Berry resmi mengganti  namanya menjadi Muhammad Beery  Al Fattah.  Ia mengaku sangat tersentuh saat  untuk memeluk Islam saat belajar tentang  dzikir. Saat belajar, ia mengaku gemetar dan  akhirnya menangis. Ia teringat akan dosa-dosa yang telah diperbuatnya dan ingat  kalau ada yang lebih besar dari padanya.  Kisahnya bisa dibaca di rubrik wawancara  drise edisi Septembe 2015.

  1. Caisar YKS

Awalnya Caisar masih  warawiri stasiun TV dengan  goyangannya yang khas.  Namun, sang istri (Mbak  Indadari) merasa tak  tenang dengan sikap Caisar  tersebut. Akhirnya atas desakan sang istri, Caisar disuruh ikut  kajian. Saat ikut kajian itulah yang menjadi  titik balik perubahan Caisar. Kajian dengan  tema “Aku Ingin Berubah” oleh Ust. Syafiq  Basalamah, begitu menggugah hati Caisar  untuk dapat berubah demi memenuhi  permintaan istrinya.  “Aku ga akan minta rumah baru, mobil  baru atau apalah sama kamu. Tapi, cuma  satu yang aku minta sama kamu, tolong  mulai dari sekarang cicil rumah untukku di  surga nanti. Karena kita di dunia ini cuma  sebentar, kita pasti bakal mati nanti. Aku  pengennya tetep bisa kumpul di surga  bareng-bareng sama kamu dan anak-anak  kita. Nah, karena itu kamu harus tau  bagainana cara agar bisa bangun rumah di  surga! Caranya belajar agama, pelajari dari  Al-Qur’an dan Hadits. Hidup itu adalah  proses belajar. Makanya kita harus tetap  belajar, belajar, dan belajar lagi.”

  1. Sakti Sheilla On7

Sakti hengkang dari Sheilla  On7 tahun 2006. Pria bernama  lengkap Sakti Ari Seno  memiliki alasan untuk  memperdalam agama. Ia  merasa disadarkan untuk  taat beragama setelah  melihat sebuah buku  berjudul Menjemput Sakaratul  Maut Bersama Rasulullah.

Tak lama ia  mendapati ibunya sakit keras semakin  membuat ia ingin mendekatkan diri kepada  Allah. Setelah keluar dari Sheilla On7, Sakti  berangkat ke India, Bangladesh, dan  Pakistan untuk mendalami Islam. Belajar  bersama dengan muslim dari berbagai  bangsa. Kepulangannya kembali ke  Indonesia ditandai dengan perubahan  penampilannya 180 derajat. Jika pada  awalnya ia berpakaian ala rocker dengan  rambut panjang dan celana jeans serta baju  kaos, ia kembali dengan mengenakan baju  gamis, rambut dipotong pendek dan jenggot  yang tebal. Ia juga mengganti namanya  menjadi Salman Al Jugjawy.

  1. Hari MoektiMAJALAH REMAJA ISLAM DRISE EDISI 51

Pria kelahiran Cimahi yang bernama asli Hariadi Wibowo, memulai karir keartisannya sebagai penyayny

i Rock ( Rocker ) tahun 1987. Sejak saat itu kehidupan Hari Moekti  berubah, dari seorang  remaja biasa menjadi  artis yang tenar, dan  terkenal di seluruh  penjuru tanah air. Yah memang kehidupan  menjadi artis itu penuh kekayaan,  gelamor, mewah. Namun Hari Moekti  pelantun lagu “hanya satu kata “ tidak  merasa bahagia sedikitpun, seluruh harta  kekayaannya tidak membuatnya hidup  tenang, walaupun dia sudah  menyekolahkan banyak anak yatim,  menyumbangkan hartanya bagi panti  asuhan, namun tetaplah dia tidak bahagia.

Di tahun 1995 dia bertemu dengan  seorang Ustad dan berdiskusi tetang agama  dengannya, dia terkagum-kagum dengan  argumen Ustad itu yang cerdas,  berwawasan, dan sangat masuk akal. Dia  pun akhirnya mengaji dengan sang ustad  lalu memutuskan untuk keluar dari dunia  keartisan dan fokus berdakwah. Bagi Hari  Moekti dunia artis saat itu dan saat ini  adalah dunia yang menyebarkan  kemaksiatan, artis adalah sarana dari  musuh-musuh Islam untuk  menghancurkan generasi mudanya. Masih banyak lagi selebriti yang dapat  hidayah lalu hijrah dan aktif dalam kegiatan  dakwah. Semoga bisa menular ke yang lain  ya. Sehingga makin banyak dakwah Islam  tersampaikan melalui perantaraan selebriti.  Setuju? Pasti! ^_^

Save

Save

Save

Save

Save

Jomlo Tobat (sentilan sehat jomlo galau)

majalahdrise.com – alhamdulillah, telah lahir satu karya  baru yang menusuk para jomblo  sejagat raya. Ngga bermaksud  mematikan justru buku yang ditulis Rizqi  Awal El Palembani ini menyemangati para  jomblo galau agar menjadi jomblo mulia  dunia dan khirat. Eits,,,, jika merasa udah  pernah baca dengan tema sejenis, bukan  berarti ini dipandang sebelah mata loh.  Sebab ini lebih dari sekedar buku.

Visual Abu  Ammar di buku ini yang penuh gambar full  colour and desain yang cantik, bikin betah  bacanya dan ngga terasa hati para jomblo  akan meleleh. Persis kaya piscok lumer.

Sedaap! Terdiri dari 6 bab pilihan yang dikemas  gaul dan unik dari diksi-diksi pilihan mas  Rizqi yang sudah malang melintang di social  media (baik Facebook, Twitter dan Line). Kita  akan mengenal jenis-jenis jomblo. Mulai dari  jomblo sniper, jomblo error, jomblo negative,  sampai jomblo ngayal. Semua jenis jomblo ini  bisa dipastikan akan berujung galau.  Misalnya : jomblo ngayal. Namanya  juga ngayal, jadi isi pikirannya penuh dengan harapan palsu tanpa makna. Ngayal, andai  Aliando jadi pacarnya, atau mau jadi  pengantin cowoknya. Waduh…. Emang siapa?

Tetangganya atau adik sepupu kali ya?   Gimana ngga galau kalau yang dipikirin  sesuatu yang ngga jelas dan ngga real. Yahh,  cape deh. Ujung-ujungnya malah menyiksa  diri. Karena lain di khayalan dengan  kenyataan, alias nyesek!! Ada istilah-istilah menggelitik di buku  ini seperti seperti HIV (Hati Ini Verih), BBM  (Berapa Biaya Mencintaimu), CDMA (Ceorang  Diri Makin Asyik) dan banyak lagi lainnya  yang bikin senyum. Dijamin para jomblo  bukan Cuma kebat-kebit tapi kesentil abis.

Dan ngga Cuma sampe disitu dong. Dalam  dua bab terakhir, penulis mencoba  menggiring para jomblo galau ke habitat  aslinya. Yaitu jomblo mulia. Yaitu jomblo yang  ngga doyan ngayal tapi berkarya, ngga  update status alay gantinya selalu berbagi  penuh makna. Masih banyak yang harus  dipikirin, ngga hanya seputar dunia jomblo.  Makanya, jomblo mulia, dikenalkan dengan  wahana dakwah. Yaitu berbagi manfaat,  menyeru pada kebenaran dan mencegah  kemungkaran.

Jadi hidup jomblo lebih  bernilai gitu loh.  Yakinlah, jomblo baik-baik akan  mendapat pasangan yang baik-baik juga  suatu hari nanti, sesuai kepantasannya. Nah,  silakan bayangin sendiri gimana gokilnya  visual di buku ini. Nah, daripada panasaran,  dapatkan dan lahap sampai habis ya! Top!  [Alga Biru]

buku-jomlo-tobat-majalah-drise

PROFIL BUKU

Judul    : Jomblo Tobat

Penulis   : Rizqi Awal El Palembani

Penerbit   : Cairo Press

Harga    : Rp.60.000

di muat di majalh drise edisi 50

MENGENAL SOCIAL MEDIA LOKAL

majalahdrise.com – Jumlah pengguna sosial media tiap hari  terus membengkak. Seiring kemudahan  akses internet dan terjangkaunya harga  gadget. Bersosialisasi kini begitu mudah  dilakukan dalam genggaman tangan.  Apalagi dengan berjibunnya aplikasi sosial  media. Bikin pengguna betah berkelana di  dunia maya.  Kamu pasti udah familier dengan  aplikasi jejaring sosial semacam facebook,  twitter, instagram, path, pinterest, atau  google plus. Semuanya produk ekspor yang  aktif menyasar pasar dalam negeri.

Gimana  dengan aplikasi sosmed hasil kreasi anak  bangsa? Ada yang kamu pakai? Kok geleng  kepala. Jangan-jangan, emang pada nggak  tahu kalo ada sosial media produk lokal.  Hmm…kasian banget sih. Ini bocorannya  biar nggak gaptek. Cekidot!

Daftar Jejaring Sosial dari Indonesia

Apa-apa saja situs yang didesain sebagai jejaring sosial tersebut? Berikut daftarnya:

  1. Fupei

Fupei merupakan singkatan dari Friend Uniting Program Especially Indonesia bisa dikatakan salah satu jejaring sosial tertua di  Indonesia. Situs ini merpakan website  komunitas berisi jurnal kesehatan dan juga  kreativitas. Terdapat beragam fasilitas yang  tidak kalah dari website-website luar. Fupei  punya sekitar 80.000 pengguna.

  1. Koprol

Koprol adalah salah satu jejaring sosial dari  Indonesia yang cukup populer sebenarnya  yang akhirnya diakuisisi oleh Yahoo!.  Koprol.com adalah social media berbasis  lokasi, dengan memberi tahu lokasi sesama  user Koprol dan menghubungkan sesama  user-nya. Terdapat beragam pilihan fitur  termasuk fitur check-in dan melihat user  lainya yang ada di lokasi yang sama.

  1. Indoface

Indoface.com adalah salah satu jejaring  sosial dari Indonesia juga yang hampir  mirip dengan Facebook dan Twitter dalam  hal fitur. Terdapat beragam fitur, mulai dari  update status, check-in, upload foto dan  ada pula blog, vote dan my voice dan ingin  dikembangkan agar bisa melakukan video  chat. Pendirinya adalah Muhammad Fajar  Putranto yang sebenarnya bukanlah  berlatar belakang IT  pada awalnya.

  1. Kombes

Situs ini hampir mirip  dengan Twitter pada  tampilan depannya,  pengguna situs  Kombes kebanyakan  adalah dari  Indonesia saja. Kombes.com merupakan perpaduan  berbagai situs jejaring sosial yang ada.

  1. Kwikku Kwikku adalah situs jejaring sosial buatan mahasiswa Indonesia jurusan Teknik Informatika di suatu perguruan tinggi negeri  di Malang. Situs ini sempat santer tahun lalu  karena beragam fitur yang ditawarkan,  mulai dari kwikku e-learning yang  memfasilitasi kelas online, mall kwikku  sebagai marketplace dan juga blogging serta  cloud computing. Tahun 2013 lalu,  Kwikku.com memenangkan penghargaan  dari Research Expo on Computing 2013.
  2. MindTalk MindTalk.com dipelopori oleh Robin Marufi dan juga Danny Oei Wirianto yang awalnya mendirikan situs jejaring sosial Digaku.com  tapi kemudian sepakat untuk membangun  MindTalk. Situs jejaring sosial dari Indonesia  ini berfokus pada saluran minat. Pengguna  dapat mengiuti beragam saluran minat,  mulai dari fotografi, teknologi, selebriti,  kesehatan, fesyen, bisnis,  pemasaran dan otomotif. Pengguna dapat berbagi video,  foto sampai dengan artikel.

Tahukah kamu bahwa MindTalk  mempunyai 180.000 pengguna,  melebihi dari target pendirinya  yakni 100.000 pengguna.  MindTalk juga membuka API agar  pengembang bisa membuat  aplikasi ataupun game untuk  MindTalk. Rencananya MindTalk  ingin mengekspansi negara-negara lainnya di Asia Tenggara  dan India.

  1. Sebangsa Sebangsa.com adalah salah satu jejaring sosial dari Indonesia yang teranyar! Didirikan pada tahun 2014  sehingga bisa terbilang masih baru.  Namun, social media Sebangsa ini  punya keunikan yakni KONTEN LOKAL  yang terasa ‘Indonesia Banget’. Social  media ini bisa dibilang mirip Path dan  Twitter dengan fitur linimasa dan bisa  juga meng-update status dan foto dan  kegiatan lainnya. Tidak hanya itu, fitur menarik  Sebangsa adalah menghubungkan  pengguna dengan berbagai layanan  publik seperti kepolisian dan pemadam  kebakaran.

Selain itu, terdapat pula fitur  Pesan Panik yang berfungsi mengirimkan  pesan kepada 5 orang terdekat apabila  dalam keadaan darurat. Fitur Pesan Jaga-jaga yang memungkinkan posisi pengguna  bisa diketahui oleh 5 orang terdekatnya  dengan mengaktifkan GPS.

Itulah beberapa aplikasi sosial media  tanah air yang bisa kamu coba. Rasain  manfaatnya. Boleh jadi, nggak kalah keren  dengan produk ekspor. Apalagi kian banyak  pengembang aplikasi dalam negeri yang tak  kenal lelah unjuk gigi. Berbagi manfaat  dengan menunjukkan solusi. Oh ya, kalo  udah coba dan dapet manfaatnya, bagikan  di sosial media. Kalo ada masukan, jangan  sungkan infokan ke pengembangnya. Kalo  kita nggak bisa bikin sosial media lokal,  jadilah pengguna yang setia. Yuk!  [@Hafidz341]

di muat di majalah drise edisi 50

DERAP RANTAI EDISI 21

majalahdrise.com – “Kita diperintahkan untuk segera  menyerang Persia,” kata Khalid bin Walid.

Tatapan matanya yang tegas menimpa  wajah Mutsana bin Harits. Kedua kesatria  Islam itu sedang berada di sebuah tenda  di Yamamah. Mereka berada di tengah-tengah pasukan kaum muslim yang baru  saja selesai menjalankan tugas  menumpas pasukan nabi palsu  Musailamah al Kadzab.

“Apakah Khalifah memerintahkan  kita masuk lewat Ubullah?” Tanya  Mutsana. Dia menduga-duga apa isi dari  surat perintah rahasia untuk Khalid yang  diantarkannya. Walau pun dia yang  membawa surat itu, tetapi dia tak pernah  tahu apa isinya.

“Benar!” Sahut Khalid.

“Alhamdulillah! Beberapa waktu  yang lalu aku dan Jabal menjalankan misi  ke Ubullah. Sudah ada orang kita yang  mempersiapkan keadaan di sana. Jika kita  masuk lewat sana insya Allah akan lebih  mudah.” “Ada informasi apa tentang  Ubullah?” “Informasi ini memang sangat  rahasia,

” kata Mutsana. Dia melirik ke luar  tenda untuk memastikan tidak ada orang  yang mencuri dengar apa yang hendak  dikatakannya. Dia juga memelankan  suaranya.

“Aku sendiri baru saja  mengetahui informasi ini ketika misi ini  diserahkan kepadaku dan Jabal. Ternyata  tak lama setelah Rasulullah shalallahu  ‘alayhi wasallam bersabda bahwa Persia  akan dicabik-cabik oleh kekuasaan Islam,  beliau menanam sekelompok agen rahasia di Ubullah. Pemimpin kelompok  ini bernama Aswad bin Asadi. Aku sempat  bertemu dengannya saat menjalankan  misi di Ubullah.”

“Subhanallah walhamdulillah.  Lantas hasil apa saja yang sudah dicapai  Aswad?”

“Kami sudah membawa seluruh  laporan Aswad sejak pertama kali dia  diberi misi oleh Rasulullah hingga  kedatangan kami. Seluruh laporan itu  sudah kami serahkan kepada Khalifah. Dia  sudah memersiapkan segala hal yang  dibutuhkan agar penaklukan Ubullah  menjadi lebih mudah. Salah satu yang  membuatku takjub adalah, dia berhasil  memimpin timnya untuk membangun  jaringan pintu rahasia di sepanjang kota  Ubullah yang dihubungkan dengan  terowongan. Pintu-pintu rahasia itu  tersebar di hampir seluruh kota, dan kita  bisa bebas muncul dan menghilang lewat  pintu rahasia itu.”

“Kerja bagus! Aku mengucapkan  selamat kepada Aswad dan tim kita di  sana,” terhamparlah senyum tegas di  wajah Khalid.

Kemudian dia bangkit dan  menghampiri lampu minyak yang ada di  pinggir tenda. Dibakarnya surat Khalifah  itu hingga jadi abu. “Ada banyak hal yang  harus kita lakukan sambil memersiapkan  serangan.

000

Tikar pelepah kurma menjadi alas kesederhanaan. Khalid jenderal besar, kalau dia mau, dia bisa mengumpulkan seluruh harta kekayaan dari negeri-negeri yang telah ditaklukkannya. Tetapi dia tidaklah begitu, bagaimana mungkin dia  tidur di atas dipan dari beludru,  sementara Rasulullah tidur di atas tikar  dari bekas pelepah kurma. Justru di atas  tikar pelepah kurma itulah dia merasa  lebih nyaman untuk merumuskan  strateginya dalam mengalahkan musuh-musuh Allah. Di hadapan Khalid duduklah  Mutsana bin Harits dan Rabiah bin Amir.

Sebagaimana diperintahkan, hanya dalam  beberapa menit, Mutsana segera  menghadirkan Rabiah di tenda komandan  pasukan Khilafah Islamiyah itu. Mutsana  tak perlu susah-susah mencari Rabiah  karena dia adalah salah satu komandan  kavaleri pasukan Khilafah.

“Syukur alhamdulillah kalian  berdua sudah hadir,” Khalid membuka  pembicaraan.

Dia mengambil kantung air  dari kulit kambing yang ada di dekatnya.  Membuka sumbatnya, lalu meminumnya  setelah membaca basmalah. Kemudian  dia menyodorkan kantung air itu kepada  Mutsana dan Rabiah. Kedua prajurit  muslim itu pun minum bergantian.

“Telah sampai perintah dari  Khalifah bahwa kita akan segera  mengadakan penaklukan ke Persia.  Khalifah memerintahkan kita masuk dari  kota Ubullah. Sebagaimana informasi  yang telah kudapatkan, telah ada tim kita  yang memersiapkan keadaan agar  Ubullah bisa ditaklukkan. Kemudian kota  itulah yang akan menjadi basis  penyerangan kita ke wilayah-wilayah  Persia selanjutnya,” Khalid menjelaskan.

Mutsana dan Rabiah  memerhatikan kata-kata Khalid dengan  saksama. Mulut mereka mengatup rapat.  Mutsana akan mengerutkan dahinya  kalau dia sedang berkonsentrasi.  Sementara Rabiah mengelus-elus pelan  punggung tangannya. Rabiah bin Amir adalah seorang  prajurit muslim yang tangguh.

Wajahnya  tampan dengan janggut yang tercukur  rapi dan hitam. Janggut itu tidak terputus  dari kedua jambangnya, terus tersambung  di dagu dan di atas bibirnya.

Perawakannya sedang, tidak jangkung dan tidak pendek. Tubuhnya kekar, otot-ototnya bertonjolan di lengan, perut dan  dadanya. Bahunya bidang dan  kekuatannya luarbiasa. Dia adalah tipe  lelaki yang amat disukai wanita. Sebilah pedang tergeletak di  pangkuan Rabiah sementara kedua  telapak tangannya saling bertumpuk. Dia  mengusap-usap punggung tangan  kanannya, begitulah tingkahnya jika  sedang berkonsentrasi. Khalid  melanjutkan instruksinya kepada anak  buahnya.

“Kalian akan menjadi satu tim  dalam pelaksanaan misi ini. Aku  perintahkan kepada Rabiah untuk  menghadap Badzan, Jenderal Persia yang  memimpin Ubullah. Sampaikanlah surat  dariku ini kepada Badzan.” Khalid berhenti sejenak dan  meraih segulung perkamen yang  dimasukkannya ke dalam sebuah tabung  kayu.

Tabung itu kemudian diserahkannya  kepada Rabiah. Dengan penuh keyakinan,  dia mengambil surat itu. Dia tahu persis  apa yang biasanya terjadi pada para  pengantar surat untuk para raja. Biasanya  para pengantar surat itulah yang dijadikan  pelapiasan jika raja yang dituju itu tidak  menyukai isi suratnya. Dia tahu benar  bahwa apa yang sedang dipegangnya bisa  jadi adalah palu godam kematiannya.  Sebab surat yang dia bawa itu adalah  surat dakwah. Sepucuk surat yang isinya  belum tentu disenangi semua orang.

Namun tugas itu diambilnya juga. Kalau  untuk menyampaikan kebenaran, apa pun  akan dia pertaruhkan. Khalid  mengacungkan telunjuknya kepada  Rabiah. Dia berusaha menekankan misi  penting untuk anakbuahnya.

“Serahkan surat dakwah ini  kepada Badzan di Ubullah. Jika kelak kita  akan mengambilalih Ubullah berarti kita  akan berhadapan dengannya. Jika  dibutuhkan, mintalah jawaban tertulis.  Ketika memasuki Ubullah, kalian berdua  haruslah berjalan terpisah. Untuk  Mutsana, hubungilah orang-orang kita di  Ubullah sebelum Rabiah menghadap  Badzan. Mintalah bantuan sepenuh-penuhnya dari mereka agar Badzan bisa  keluar dengan selamat jika terjadi hal-hal  yang tidak diinginkan. Kalian pasti tahu  bagaimana biasanya sikap para penguasa  ketika menghadapi surat dakwah.

Setelah  pelaksanaan misi ini, Mutsana kembalilah  kepada pasukanmu, tunggu perintah  selanjutnya. Rabiah berjalanlah terus  menuju Kazima. Temuai aku di sana dan  laporkan segala perkembangan yang  terjadi!”

“Siap!” sahut mereka.

Setelah  mendapatkan perintah, mereka segera  bangkit dan segera bergerak  melaksanakannya.

bersambung,,,

di muat di majalah remaja islam drise edisi 50