Mendulang Pahala di Dunia Maya

Makin berkembangnya teknologi informasi tak bisa dilepaskan dari koneksi internet dan keberadaan  sosial media. Apalagi bagi remaja, hidup mereka seolah tak punya nilai tambah kalo gak eksis di dunia maya.

Walhasil, setiap hari, setiap jam, setiap detik, kehidupan remaja tak hanya di dunia nyata. Tapi juga banyak bekeliaran di dunia maya.  Sayang banget kalo waktu remaja habis tanpa manfaat di dunia maya. Sampai lupa waktu dan lupa diri untuk tunaikan kewajibannya menuntut ilmu. Jangan sampe deh gara-gara asyik berkelana di dunia maya, masa depannya gak keurus.

Ilmu akademisnya jebol, akidahnya juga bobol. Ngeri! Biar remaja nggak kehilangan masa mudanya yang mulia, dakwah mesti sampai ke hadapan mereka. Apalagi dakwah adalah suatu kewajiban yang telah Allah pesankan pada seluruh manusia. Tanpa harus dibatasi oleh tempat dan waktu.  Dakwah juga tidak dibatasi oleh sarana yang digunakan untuk menyampaikan seruan Allah. Saat ini, berdakwah nggak cuman di mesjid atau majlis ta’lim saja.

Syiarnya juga nggak melulu ngandeli toa alias pengeras suara yang sering kedapatan nangkring di atas mesjid. Sekarang mah sarananya udah lebih modern seperti lewat audio-video dan yang paling ramai adalah internet dan turunannya seperti forum mailing list, forum diskusi, forum jejaring sosial, messenger, chatting, blog dan website dan cara-cara yang lainnya. Mau nggak mau, dakwah sebagai kewajiban bersama mesti bisa merangkul mereka yang hidupnya lebih banyak di dunia maya. Biar sama-sama bisa mendulang pahala.

Dari sinilah awal kemunculan beberapa komunitas yang getol menyebarkan kontent dakwah di dunia maya. Sehingga lebih banyak remaja yang terjangkau untuk mengenal islam. Meski hanya via update status, tapi pengaruh dakwah via sisoal media cukup signifikan. Konsep viral yang diusung sosial media, menjadikan kontent dakwah selalu mendapat banyak perhatian. Dari reweet, shre, hingga repost. Inilah warna baru dakwah viasiial media. Berikut beberapa komunitas dakwah online yang layak kamu kepo-in.  

1 Yuk Ngaji.

#YukNgaji  adalah Komunitas independen yang menghimpun potensi lintas generasi dan profesi untuk berbagi ilmu dan inspirasi kebaikan. Komunitas yang digawangi oleh Ust. Felix Siauw ini menjadi sebuah ikhtiar mengoptimalkan manfaat media online sekaligus menggalang perubahan nyata untuk kemajuan peradaban mulia.Komunitas #YukNgajiID hadir menjembatani kemajuan teknologi informasi dengan tidak meninggalkan kewajiban seorang muslim untuk menuntut ilmu. Komunitas #YukNgajiID mengajak netizen mengakrabkan diri dengan kajian ilmu-ilmu Islam, baik secara online maupun offline  

2 Dakwah Islam.

Dakwah Islam atau  Yayasan Majelis Dakwah Islam  Nusantara terbentuk dari 4 Anak Muda Islam yang memiliki semangat Islam  untuk mengembangkan  Dakwah. Website  DakwahIslam sendiri merupakan pengembangan dari Line Dakwah Islam atau LINE@ Dakwah Islam. Kemudian berkembang juga menuju instagram. @DakwahIslamID.Majelis Dakwah Islam sendiri fokus dalam pengembangan media Islam, Pendidikan berbasis islam dan Sosial Kemasyarakatan.

3 Aku Cinta Islam (ACI).

Komunitas ACI adalah wadah persatuan, koordinasi,  sinergi, dan saling dukung antar akun-akun media sosial dakwah islam di Indonesia.ACI akan menjadi sebuah backbone bersama dalam pergerakan dakwah Islam di dunia sosmed yang dimulai dari twitterland, lalu facebook, path, LINE, WA, dll. Tak hanya di dunia maya, ACI juga aktif ngadain kegiatankegiatan offline mulai dari kegiatan-kegiatan  edukasi, sosial, program- program remaja, pemuda, bapak-bapak., umi-umi,  optimasi diri, seminar, sharing rutin mingguan bulanan, bahkan kelas-kelas semi-kurikulumis (aduh bahasa apa ini, tapi ngerti kan ya? ^^) yang tentunya akan membuat diri lebih berkualitas, keluarga yang berkualitas, dan bahkan menjadi bagian untuk bermanfaat lebih banyak kepada masyarakat, bangsa dan negera.

4 Salingsap Komunit as bernama ‘Salingsapa’ hadir di tengah masyarakat untuk menjadi alternatif pilihan bersosial media melalui dunia maya dengan menyelipkan konten-konten Islam melalui tulisan, audio, video, dan lainnya. Mereka pun mengembangkan sebuah situs jejaring sosial seperti facebook untuk memudahkan para membernya bersaling-sapa satu sama lain. Situs ini pun semakin berkembang  dengan konten dan juga kerjasama dengan berbagai pihak. Alhasil Salingsapa pun menjadi sebuah komunitas di dunia maya yang terkenal di banyak kajian Islam tanah air yang menyajikan alternatif mengaji jarak jauh.

 Jika tak bisa hadir langsung di tempat acara, Salingsapa bisa menayangkan video live streaming acara tersebut atau bisa juga mendengarkannya saja melalui fasilitas fitur audio. Driser, hari gini udah banyak penampakan komunitas  dakwah online di dunia maya. Jadi, udah semestinya kita makin kenal dengan Islam. Biar pribadi bener dan nggak lupa sampein dakwah ke masyarakat biar sama-sama hidup bener dalam naungan  Islam. Hari gini masih ogah ngaji? Apa kata dunia akhirat! [@Hafidz341]  

The Miracle of Badr

Perang Badr adalah sebuah perang besar pertama yang terjadi dalam sejarah perjuangan Islam. Perang  ini terjadi pada 13 Maret 624 Masehi, bertepatan dengan 17 Ramadhan 2 Hijriyah. Sebagaimana yang sudah samasama kita ketahui, pasukan Islam berjumlah jauh lebih sedikit daripada pasukan kafir Quraisy.

Pasukan Islam sekitar tiga ratusan orang, sementara  pasukan Quraisy berjumlah seribuan orang. Jelas saja, secara matematis, pasukan Islam pasti akan dengan mudah dikalahkan. Rasulullah Saw. sendiri, dikisahkan dalam berbagai riwayat, merasa khawatir kepada pasukan Islam berhubung jumlah pasukan Islam yang jauh lebih sedikit.

Beliau tidak hentihentinya berdoa kepada Allah di dalam tendanya, memohon kemudahan,  pertolongan, dan kemenangan. Bahkan saat itu, beliau menyampaikan doa yang terkesan ‘agak maksa’ kepada Allah.

Begini doa beliau: “Ya Allah, tunaikanlah apa yang telah Engkau janjikan kepadaku. Ya Allah, seandainya sekelompok umat Islam ini musnah, maka Engkau tidak akan lagi disembah di muka bumi selamanya.” Maka Allah Swt. memenuhi janjiNya, dengan mengirimkan angkatan perang dari langit, pasukan malaikat berjumlah seribu personel dan bersenjata lengkap. Di dalam Alquran,  18 d’rise

Allah berfirman: “(Ingatlah) ketika kalian meminta pertolongan kepada Tuhan kalian, lalu diperkenankannya bagi kalian, ‘Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kalian dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut,’” (Al-Anfal: 9). Berbagai riwayat yang dikisahkan oleh para veteran Perang Badr ini memperlihatkan bagaimana pasukan malaikat turut bertempur bersama pasukan Islam.

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas Ra., dia mengatakan: “Ketika seseorang dari kaum Muslimin melawan seseorang dari kaum musyrikin di depannya, tiba-tiba dia mendengar pukulan dengan cambuk dari atasnya dan suara pasukan berkuda yang mengatakan, ‘Majulah Hayazum.’ Kemudian dia melihat orang musyrik di depannya ternyata sudah tergeletak.

Dia kemudian menceritakan kejadian itu kepada Rasulullah Saw. dan beliau bersabda: ‘Engkau benar, itu adalah bantuan dari langit ketiga.’” Selain pasukan malaikat, Allah swt juga menurunkan pertolongannya dalam bentuk rasa Kantuk dan Turunnya Hujan. Allah telah mengaruniakan rasa kantuk kepada pasukan mukminin sebelum pertempuran, sehingga mata mereka tertidur, fisik mereka beristirahat, dan jiwa mereka menjadi tenang.

Ketika bangun seolah-olah mereka baru diciptakan dengan kejiwaan yang baru,mantap,tenang dan bersemangat  menyala-nyala. Tentang nikmat rasa kantuk ini Allah berfirman mengingatkan karuniaNya kepada kaum mukminin “(Ingatlah) ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penentraman dariNya” (QS Al Anfal ayat 11) Sedangkan musuh mereka telah menghabiskan waktu mereka sebelum peperangan dengan senantiasa berjaga, letih dan lesu, sehingga mereka menjadi tegang, lemas, labil, loyo fisik dan tidak tenang. Hal ini semua menyebabkan kemampuan berperang mereka menjadi lemah.  

Saat perang Badar, pasukan mukminin tidak memiliki persediaan air padahal mereka sangat memerlukannya untuk berwudhu dan menunaikan shalat yang diwajibkan atas mereka. Kebutuhan mereka terhadap air semakin terasa ketika sebagian mereka bangun dalam keadaan junub dan tidak mendapatkan air untuk bersuci.

Kemudian syaitan pun mulai membisikkan kepada sebagian mereka, bagaimana kamu akan shalat dalam keadaan junub tanpa mandi? Tetapi Allah memuliakan para hambaNya yang beriman dan berjihad, dengan menghapuskan bisikan keraguan dari jiwa mereka lalu Allah menurunkan hujan kepada mereka sehingga mereka bisa wudhu, mandi, minum, dan memenuhi tempat-tempat air mereka.

Dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk mensucikan kamu dengan  hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan syaitan dan untuk menguatkan hatimu dan memperteguh dengannya telapak kaki(mu) (QS Al Anfal ayat 11).

 Allah menurunkan hujan dalam ukuran sedang kepada kaum mukminin lalu membuat tanah semakin rekat dan gerak langkah mereka menjadi lebih mudah dan cepat, sehingga mereka bisa sampai ke Badar mendahului kaum musyrikin lalu memilih posisi yang cocok dan mengatur pertahanan di tempat tersebut.

Sedangkan hujan yang turun pada pihak Musyrikin sangat lebat lalu membuat tanah becek sehingga gerak langkah mereka menjadi lamban dan sulit. Hal ini menimbulkan pengaruh pada jiwa pasukan yang berperang. Karena pada saat ia kesulitn untuk bergerak ketempat yang di inginkan, ia melihat musuhnya bergerak dengan mudah dan cepat lalu memilih posisi yang diinginkannya. Allah memang berkehendak atas segala sesuatu, dan kepada Dia kita serahkan segala-galanya.

Sepanjang sejarah perjuangan Islam, pasti telah banyak pasukan langit yang langsung diterjunkan untuk membantu kaum Muslimin. Semoga pertolongan itu turun juga kepada aktifitas dakwah kita demi tegaknya hukum syariah di bumi Allah ini. []

The Most Amazing Journey

Setiap tanggal 27 Rajab, kaum Muslimin di seluruh dunia memperingati sebuah peristiwa yang  super duper bersejarah banget. Yup, itulah hari Isra’ dan Mi’raj. Hari dimana Rasulullah SAW diperjalankan oleh Allah dari Makkah ke Baitul Maqdis di Palestina (Isra’), serta menanjaki langit hingga Sidratul Muntaha (Mi’raj), dan kemudian kembali lagi ke Makkah, semua dalam waktu kurang dari 1 malam! MasyaAllah!  

Ditemani oleh malaikat Jibril dan Mikail, Rasulullah SAW melakukan Isra’ dengan mengendarai Buraaq, yaitu makhluk yang ukurannya lebih besar dari keledai namun lebih kecil dari bagal (hewan blasteran kuda betina-keledai jantan) tapi sekali melangkah mampu menempuh jarak sejauh mata memandang. Berdasarkan riwayat dari imam Nasa’i, sebelum menuju Baitul Maqdis Rasulullah juga singgah dan melaksanakan shalat di Thaibah (Madinah), Thursina (Gunung Sinai), tempat nabi Musa AS menerima wahyu, dan Bethlehem (Baitul Lahm), tempat kelahiran nabi Isa AS.  

Sesampainya di Baitul Maqdis, ternyata Masjid al Aqsha dipenuhi oleh para Nabi dan Rasul. Kemudian Rasulullah SAW pun shalat 2 rakaat mengimami orang-orang pilihan Allah tersebut. Setelah itu baru Rasulullah Mi’raj menaiki lapis demi lapis langit hingga ke Baitul Ma’mur  yang ada di langit ke 7. Di Baitul Ma’mur yang menjadi kiblat para penduduk langit, Rasulullah SAW berjumpa dengan Nabi Ibrahim AS khalilullah.  

Dari Baitul Ma’mur kemudian kedua kekasih Allah itu menuju Sidratul Muntaha. Disinilah Rasulullah SAW menerima perintah shalat 5 waktu, dan kemudian beliau diantar kembali ke Makkah. Selama perjalanan Isra’ dan Mi’raj, Rasulullah SAW berjumpa dengan para Nabi dan Rasul, para Malaikat, bahkan melihat surga dan neraka. Sungguh luar biasa.  Peristiwa Isra’ dan Mi’raj, walaupun benar-benar terjadi, namun karena akal dan pengetahuan manusia yang terbatas menyebabkan fakta ini sulit dicerna dan diterima orang, terutama peristiwa Mi’raj.

Ketika penduduk Makkah mendengar penuturan dari Rasulullah SAW tentang perjalanannya, mereka malah menertawakan dan menganggapnya gila. Sebagian mualaf bahkan berbalik menjadi murtad setelah dikompori kaum kafir. Tapi bagi mereka yang mantap dalam berakidah, kisah perjalanan Rasulullah SAW justru semakin memperkuat keimanan mereka. Misalnya Abu Bakar RA yang langsung membenarkan semua apa yang diceritakan Rasulullah tanpa ragu.  Memang, bagi orang di masa itu yang transportasinya hanya mengandalkan kuda, peristiwa Isra’ sangat sulit diterima akal, apalagi peristiwa Mi’raj.

Hingga zaman rocket-science seperti sekarang pun, mukjizat Mi’raj belum bisa sepenuhnya dijelaskan oleh IPTEK. Sebenarnya memang tidak perlu juga sih mengait-ngaitkan sains dengan mukjizat, sebab mukjizat sendiri merupakan suatu peristiwa yang di luar kewajaran alias menyalahi sains & “hukum alam”, semata untuk menunjukkan kekuasaan Alloh.

Jadi, mempertentangkan mukjizat dengan sains yang sejak awal gak berkaitan, sama saja ibarat Jaka Sembung naek gojek, gak nyambung gitu bro & sis!  Agar kita menyadari betapa besarnya kekuasaan Alloh, yuk, kita renungkan. Bayangkan, jika langit pertama (dunia) dipahami sebagai ruang angkasa yang diisi dengan milyaran planet, bintang dan galaksi, maka jarak dari bumi hingga ujung terjauh yang bisa diamati manusia adalah 46.5 milyar tahun cahaya. Sementara, 1 tahun cahaya sebanding dengan jarak 9 triliun kilometer!

Tinggal dikalikan aja tuh. Itu baru jarak observable  universe (alam semesta yang bisa diamati) aja lho, padahal para ilmuwan meyakini  bahwa alam semesta jauh lebih luas. Lantas bagaimana dengan langit ke 2,  ke 3 dan seterusnya? Wah, hanya Allah yang tahu…   

Selain itu, ada juga yang berpendapat bahwa perjalanan Mi’raj adalah perpindahan ke dimensi yang lebih tinggi, dari alam dimensi  3 (langit ke 1) yang kita tempati ke alam dimensi 4 (langit ke 2) dan seterusnya. Wah, jangankan berpindah antar dimensi, berpindah tempat dalam dimensi yang sama saja, manusia masih keteteran. For your information, rekor kecepatan yang ditempuh manusia adalah ketika pesawat Apollo 10 kembali dari bulan, yaitu 11 km/detik. Sedangkan rekor kecepatan pesawat tanpa awak adalah 70 km/detik.

Sangat jauh dibandingkan dengan kecepatan cahaya yang mencapai 300.000 km/detik, yang sampai sekarang pun para ilmuwan masih kebingungan bagaimana cara mencapainya. Allahu akbar.  Maka tak heran dalam riwayat Imam Muslim Rasulullah SAW memberi perumpamaan luasnya alam akhirat dibanding alam dunia ini adalah ibarat samudera dengan setetes air yang menempel di ujung jari. Makanya jadi manusia gak pantas untuk sombong.

Apalagi sampai pede bikin aturan sendiri untuk ngatur manusia seperti dalam sistem demokrasi. Tunduk aja ama aturan Allah. Terapkan syariah. Hidup jadi berkah. Gitu aja kok repot![]

Scooter Fanatic

Di negeri spagheti, Vespa sudah mengakar sebagai ikon budaya. Bahkan keberadaannya dianggap  mewakili style, taste, dan fashion. Di sana, tak ada batas gender, cewek-cowok udah biasa memakainya sebagai kendaraan sehari-hari.

Namun, lain ceritanya di negeri komodo.  Meski vespa sudah menjadi ikon sepeda motor klasik dan cukup mengakar di Indonesia, namun penggunanya masih didominasi kaum adam. Wajar kalo vespa identik dengan tunggangan pria.  

Sejarah vespa Sejarah vespa dimulai lebih dari  seabad silam, tepatnya 1884. Perusahaan Piaggio didirikan di Genoa, Italia pada tahun 1884 oleh Rinaldo Piaggio. Pada tahun 1917 Piaggio membeli pabrik baru di Pisa dan 4 tahun kemudian Rinaldo mengambil alih sebuah pabrik kecil di Pontedera di daerah Tuscany Italia. Pabrik di Pontedera inilah yang menjadi Pusat produksi pesawat terbang beserta komponen-komponennya.

Pabrik Piagio ini lalu diteruskan oleh anaknya Enrico Piagio yang mulai fokus pada kendaran simpel. Maka pada tahun 1947 diproduksi Scooter pertama dengan sebutan Vespa Super Piagio. Setelah itu produksi Vespa Piagio mulai marak tahun 1949 -1950-an.  

Di Indonesia sendiri, Vespa baru dikenal sejak tahun 1960-an yaitu Vespa Congo. Kendaraan ini diberikan oleh pemerintah Indonesia kepada Pasukan Penjaga Perdamaian TNI (Garuda) yang pulang dari misis PBB di Congo, Afrika.  Menurut beberapa narasumber, setelah banyak Vespa Congo berkeliaran di jalanan, mulailah Vespa menjadi salah satu pilihan kendaraan roda dua di Indonesia. Importir lokal turut mendukung perkembangan Vespa di tanah air.

Cerita Vespa

Nggak seperti kendaraan roda  dua lainnya, vespa punya banyak cerita. Dari yang miris hingga yang romantis. Ini yang bikin orang kepincut untuk jadi scooterist. Berikut beberapa alasan yang bikin orang jatuh cinta pada vespa:

1 Vespa Itu Tak Peduli Kasta Ketika kamu naik vespa, tak perlu  khawatir dengan seberapa kaya/miskin dirimu, apa profesimu, cakep atau tidak. Di kampung, di gang-gang kecil, di perumahan mewah, mudah sekali dijumpai vespa. Bahkan, saat bergabung dengan komunitas vespa di manapun, selalu ada ruang untuk menampung segala jenis vespa, dari yang klasik ori, klasik modif maupun keluaran terbaru. Semua sama, tak ada perbedaan level sosial.

2 Punya banyak saudara. Pengendara vespa tak segan-segan membantu  sesama sekuteris saat vespanya bermasalah. Tak jarang ada yang memberi tumpangan tidur, ngasih rokok, nraktir makan, ngopi dan ngasih onderdil yang mereka butuhkan. Moto satu vespa sejuta saudara, itu nyata. Mereka bilang, karena vespa aku bersaudara. Karena vespa, saudaraku ada di mana-mana. Ajiib!

3 Murah Tapi Ga Murahan. Poin ini ga ngomongin vespa baru, tapi vespa  klasik yang harganya jauh lebih menjangkau dibanding motor Jepang dan dijamin bandel. Jika kamu beruntung, dengan duit di bawah Rp. 5jutaan bisa dapat vespa dengan kualitas terbaik. Jumlah vespa klasik itu terbatas, tak  diproduksi lagi, dan kepemilikannya selalu berputar saja dari sekuteris satu ke sekuteris lain. Dijamin harga yang ditawarkan cukup bersahabat dan pastinya ga murahan.

4 Desainnya Istimewa. Tak ada yang membantah desain vespa adalah  masterpiece, baik itu vespa klasik atau modern, desainnya tak lekang zaman. Apapun modelnya, dari yang biasa sampai yang nyleneh, vespa selalu mencuri perhatian di jalanan.

5 Bikin Lebih Kreatif. Beda dengan motor keluaran Jepang, yang rewel sedikit  harus pergi ke bengkel. Mayoritas pengendara vespa bisa memperbaiki vespa dengan kerusakan ringan. Selain itu, buat pengendara vespa klasik, mogok adalah hal yang biasa, justru memaksa mereka cari tahu gimana caranya biar vespa bisa jalan lagi. Harga suku cadang yang relatif mahal pun membuat mereka lebih kreatif mencari solusi termurah dan terbaik untuk si skuter.

6 Layak Koleksi. Suka vespa bukan hanya untuk dikendarai, tapi untuk dikoleksi,  terutama vespa klasik yang tak lagi diproduksi. Jumlahnya yang terbatas, hubungan emosi dan kenangannya, membuat vespa jadi motor layak koleksi dan harganya dijamin makin mahal.

7 Gaya Hidup. Selain musik, sekuter (Vespa & Lambreta) menjadi salah satu  kendaraan yang membentuk gaya hidup dan dianut jutaan orang di dunia, terutama di era subculture Mods. Lebih dari 40thn, mods mengubah cara pandang tentang hidup, sosial circle dan fashion. Driser, sebagai sebuah kendaraan, vespa layak dapat tempat spesial di tengah masyarakat.

Bukan karena suara knalpotnya yang berisik, tampilan modifikasinya yang ciamik, atau komunitasnya yang asyik. Tapi karena solidaritasnya yang tak lekang ditelan jaman. Tapi, lebih keren lagi kalo skutersis terutama yang muslim tak hanya aktif ikut touring, ngadain bakti sosial, atau ngumpul bareng vespapora, tapi juga terjun dalam kegiatan dakwah. Karena Vespa, juga bisa jadi kendaraan menuju surga. Josh! [@Hafidz341]