My Hero My Inspiration

majalahdrise.com – Setiap bangsa pasti punya tokoh pahlawannya masing-masing. Mereka dipuja karena dianggap berjasa besar bagi bangsanya. Karena itu, gelar pahlawan sangat subjektif. Seseorang bisa dianggap sebagai pahlawan oleh satu bangsa, tapi bisa jadi dianggap biang kerok malapetaka oleh bangsa lain. Misalnya, sosok pangeran Diponegoro dianggap sebagai pahlawan besar oleh bangsa Indonesia, tapi bagi Belanda, Pangeran Diponegoro adalah pengacau yang wajib ditumpas. Atau Vlad si pemancang yang terkenal dengan kesadisannya itu, ternyata malah dianggap sebagai pahlawan dan inspirasi bagi bangsa Romania.

Manusia itu adalah mahluk yang butuh tokoh pujaan. Adanya orang yang dianggap ‘wah’ alias lebih hebat, adalah sebagai tumpuan harapan dan cara mengidentifikasi diri. Karena itu penting banget rasanya untuk mengkaji kembali, siapa yang layak digelari pahlawan dan kita jadikan panutan. Bagi seorang muslim, syari’at Islam adalah tolok ukur segala sesuatu. Termasuk dalam menentukan siapa yang pahlawan dan siapa yang bukan. Atas dasar itu, mereka yang memperjuangkan kalimatullah, memerangi kebatilan dan menyebarkan kema’rufan, mereka itulah yang pantas disebut pahlawan. Hanya mereka yang berjuang karena Allah saja yang patut kita jadikan teladan dan sumber inspirasi.Bukan mereka yang memperjuangkan fanatisme kebangsaan, apalagi pembela kemaksiatan. Amit-amit deh.

Tidak semua yang digelari pahlawan itu benar-benar pahlawan. Gampangnya, kalo mau lihat siapa pahlawan, lihat saja kiprahnya, sesuai tidak dengan perintah Allah dan Rasul-Nya. Kalau tidak, jangan sebut mereka pahlawan. []

di muat di amjalah drise edisi 17

Ayo Bersatulah!

majalahdrise.com – Upacara pembukaan SEA Games 2011 pada 11 November yang lalu berlangsung dengan megah. Selain dihiasi parade kembang api dan tatanan lighting serta efek komputer yang sangat luar biasa, ajang olahraga terbesar di Asia Tenggara itu juga diramaikan oleh para artis papan atas dari dalam dan luar negeri. Nggak heran, konon, dana yang dikucurkan pemerintah untuk event ini mencapai trilyunan  rupiah! Ck ck ck.

Pemerintah rela ngerogoh kocek sampe triliyunan rupiah lantaran event Sea Games 2011 menjadi obat paling tokcer untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan persatuan bangsa indonesia. Tak heran jika jutaan rakyat indonesia pun larut dalam euforia ajang dua tahunan ini. Padahal dibalik megahnya pelaksanaan Sea Games 2011 ternyata terdapat seabreg udang busuk. Yang paling mencolok yaitu kasus korupsi dan sengketa tanah wisma atlet yang belum jelas ujungnya bagaimana. Sejumlah warga yang tanahnya “disita”untuk pembangunan wisma atlet ternyata belum menerima kompensasi sama sekali. Wajar kalau sebagian warga cemas jika di masa mendatang akan ada proyek lainnya, sebab bukan mustahil itu akan terkait dengan lahan mereka. “Mudahan ke depan tidak ada lagi event seperti ini, event yang juga diikuti pembangunan, sebab takutnya tanah kami pula yang akan dipersoalkan,” kata Marni, warga Palembang yang memanfaatkan event SEA Games XXVI buat berdagang t-shirt.

Seusai acara bergengsi tersebut, cerita selanjutnya pun mudah ditebak. Nasionalisme kembali menyusut, kehidupan rakyat pun nggak banyak berubah. Biar kata negeri Titus Bonai dkk meraih juara umum dengan seabrek medali, kenyataannya yang miskin tetep miskin, yang sengsara tetep sengsara. Hal ini karena nasionalisme merupakan ikatan yang lemah, yang akan muncul hanya bila ada rangsangan emosional. Kalau rangsangan itu hilang, lenyap jugalah rasa nasionalisme itu. Klo bener cinta tanah air, mestinya melek bin nyadar juga dengan perampokan kekayaan emas yang berlimpah di freeport oleh investor asing!

Ini berbeda dengan Islam, yang menawarkan ikatan aqidah yang ideologis. Tak seperti ikatan nasionalisme yang temporal dan sempit, ikatan ideologi Islam akan tetap membara tanpa mempedulikan waktu, tempat, maupun suku bangsa. Ikatan aqidah inilah yang harusnya dipegang oleh setiap muslim, bukan nasionalisme yang gampang karatan. Rasulullah SAW bersabda “Sesungguhnya perumpamaan kaum muslimin, adalah seperti satu tubuh, jika ada bagian tubuhnya yang sakit, maka seluruh jasadnya turut merasakan.”(HR. Ahmad). Makanya mulai sekarang ganti sloganmu dengan: “Muslim bersatu tak bisa dikalahkan!” []

di muat di amjalah drise edisi 17

MAJALAH REMAJA ISLAM DRISE EDISI #8

Yoooo…yooo..yooo..!! pa kabar driser?! Semoga sehat dan selalu dalam lindungan Allah swt. Eh, tau gak sih loe, Drise terbaru dah nongol lho. Dengan bahasan yang agak gimana… gitchu. Edisi kali ini kita kupas “Media Porno Bikin Parno” terkait makin merajalelanya content porno yang mengisi media remaja. Langsung deh cekidot daftar isinya:
– Bukamata: bahas media yang berbau esek-esek plus bahaya media porno untuk kesehatan jiwa dan mental. Jangan sampe ketinggan inpohnya.
– Support: Gaya Hidup Mesum Oriented. Maraknya media porno yang mudah dan murah diakses remaja, bikin isi kepala remaja en remaji dicekoki fantasi mesum!
– Interview: ngobrol bareng Mbak Asri, penulis remaja yang cukup populer. Salah satu bukunya berjudul, ‘Indonesia dalam Dekapan Syahwat’. Pas banget!
– The Most: The Youngest Doctor. Kecil-kecil udah jadi manten, eh doctor. Simak kisah Doktor Kecil Husein asal Iran yang inspiring. Kueren bo!
– Girly I: Cinta putih Abu-abu. Serunya masa SMA bikin dunia terasa penuh warna. Dari jaman kuda ngigit besi sampe kuda maen facebook, cerita cinta SMA gak ada abisnya. Sttt….di sini Alga ngingetin kita soal cinta remaja. Langsung aja yaa..
– Girly I: I Lup You Mom. Hmmm…di bulan Desember terselip satu hari yang bisa bikin kita mengharu biru. Gak terkecuali Hikari yang ‘curhat’ untuk kita tentang Ibu. Kalo cinta Ibu, kamu mesti baca rubrik ini!
– Info Tekno: Ngintip ‘Jendela’ Ponsel. Rubrik baru yang bakal nambah info kamu soal teknologi informasi. Kali ini kita sodorkan macam-macam ‘program’ yang bikin ponsel kita powerfull.
– Melek Media: Bencana Obama. Yup, selain bencana alam, bencana Obama juga patut kita waspadai. Kedatangannya yang disambut euforia, ternyata mesti dibayar mahal dengan kebijakan swastanisasi pabrik baja Krakatau Steel. Oh ladalah…!
– Reportase: Diakonia Saat Bencana. Ternyata, selain bantuan logistik ada juga misi pemurtadan yang diusung para misionaris yang berlagak jadi volunteer. Simak reporatse Pak Nurbowo di Mentawai dan Jogja.
– Help Center: bahasa tips shalat khusyu dan gimana ngadepin virus merah jambu.
– Recommended: Novel Kemi karya pak Adian Husaini. Menelanjangi ide-ide liberal yang dikemas dalam cerita unik dan menarik plus sarat makna yang mudah dipahami. Asli keren.!
– Sehat Ala Nabi: Minyak Zaitun. Banyak manfaatnya lho. Apalagi untuk kaum hawa. Bejibun manfaatnya.
– Tafakkoor: Sungai di Dalam Laut. Allah nunjukkin kebesaranNya dalam sebuah fenomena keberadaan sungai dalam laut. Penasaran? Go!
– Jangan ketinggalan juga kisah inspiratif kirimin driser dalam rubrik Share Your Mind plus Monogatari. Lengkapi sambungan epik Mawar perangnya di edisi Desember ini.

Wokeh deh, moga inpoh ini cukup menggelitik driser en para pengedar untuk segera berburu Drise Edisi Desember 2010. JANGAN SAMPE KEHABISAN!!

di muat di majalah drise edisi 08

MAJALAH REMAJA ISLAM DRISE EDISI #9

Ekspresi remaja gak ada matinya. Media yang getol membidik fenomena unik dalam dunia gaul remaja sangat berperan Menggelindingkan bola tren anak muda yang terus membesar dan memancing komentar. Kini, generasi ‘ALAY’ lagi banyak menyita perhatian remaja. Pengen tahu kupasannya, buruan hunting D’Rise! Terbaru edisi Januari 2011 bertajuk ‘Gaya Jijay Generasi Alay’. Kita intip yuk beberapa dalemannya:
– Bukamata: kupas asal-usul dan geliat alay yang unik di tengah pergaulan remaja. Simak juga beberapa komunitas dan ciri-ciri mereka.
– Reportase: Ngulik beragam ekskul yang ada di sekolah. dari yang unik sampe yang gaul. Seru!
– Girly I: pengen tahu buku apa aja yang dibaca akhwat? Disini tempatnya. Kutu buku on the track!
– Girly II: virus feminis gencar disebar para aktivisnya dibalik kampanye kesetaraan gender. Biar gak kena wabahnya, simak uraiannya. Kesetaraan Gender yang Keblinger!
– Melek Media: sengsaranya hidup di bawah naungan kapitalisme. Apa-apa kena pajak. Emang bener Orang Bijak (mesti) Taat Pajak?
– Tekno Info: hari gini dunia maya bisa diakses dimana aja, kapan aja. Pengen tahu caranya? Simak beberapa jalan menuju dunia maya. Ngenet dimana aja!
– Muslimpreneur: jadi pengusaha muslim gak boleh setengah-setengah. Biar usahanya berkah. Makanya, resapi Muhasabah Mini Untuk Para Pebisnis Muslim disini!
– Share Your Mind: curhat remaja yang doyan ngelahap novel islami. Tapi kata doi, novel islmia kok isinya bikin keki. Hmm…ada apa ya? Simak deh uraiannya.
– Monogatari: sebuah pertarungan keyakinan yang dibawakan dengan apik dan sangat menginspirasi. Jangan sampe gak baca!
– Help Center: pengen tahu hukum nonton bola di stadion atau cara menghilangkan rasa malas? Disini tempatnya!

Dan masih banyak rubrik lain yang gak kalah menariknya. Pokoknya, jangan ampe ketinggalan. Met hunting en buying![341]

DI MUAT DI MAJALAH DRISE EDISI 09