GAYA HIDUP DIGITAL 4G LITE

Majalahdrise.com –  Kalo ngeliat film animas’ yang futuristik kaya Astroboy atau Wall-e, ngebet banget kayanya kita bisa ngerasain hidup yang didukung teknologi super canggih. Semuanya serba digital. Kerjaan jadi gampang dan cepat. Sayangnya ¡tu baru sebatas mimpi.

Makanya dibuat film animasi. Biar para pemimpi makin terbuai dan lupa nginjak bumi, Tapi teknologi nggak akan pernah berhenti berlari demi wujudkan mimpi. Seperti akses internet yang super duper cepat menembus ruang dan waktu. Tu ah yang kini tengah dirasakan masyarakat dengan kehadiran teknologi 4G/LTE Perlahan tapi pasti, terjadi perubahan gaya hidup dart konvensional menuju gaya hidup digital hidup berbasis teknologi informasi. Coba tengok perkembangan smartphone di negara kita. Belon beres ngulik hape yang baru dibeli, eh iklan gadget yang lebih barn dengan teknologi mumpuni udah nongol di layar kaca. Wajar kalo Indonesia termasuk salah satu negara konsumen smartphone terbesar.

GAYA HIDUP DIGITAL 4G LITE

Otornatis, sebagian besar masyarkat dipaksa untuk melek teknologi yang erat kaitannya dengan gaya hidup digital. Kebutuhan gaya hidup digital menuntut akses informasi yang serba cepat tentunya membutuhkan koneksi internet yang mumpuni. Makanya hadir layanan telekomunikasi seluler berbasis 4G LTE di Indonesia. Wuushj Generasi Ke-Empat Anti Lelet Teknologi seluler kini terus berkembang mulai dart 1G. 2G. 3G sampai akhimya kini 4G dan konon kabarnya telah sampai pada generasi SG.

4G merupakan teknologi generasi ke empat atau yang  blasa disebut dengan fourth-generation technology. Yang mulal diperkenalkan pada tahun 2009. Teknologi seluler ini disebut dengar 4G LTE, yang terdiri dan LTE (Long Term Evolution) dan LTE-A (Long Term Evolution Advonce). JiRa 4G LTE dlklalm manipu menyodorkan kecepatan sampai 150 M bps, maka 4G LTE Advanced disebut bisa menawarkan kecepatan hingga 300 Mbps.

Asyiknya pake koneksi Internet 4G LTE Dengan koneksi Internet 4G LTE kita tidak perlu khawatir lagi soal kecepatan. karena Rita dapat menikmati hal yang kita sukai sepuasnya tanpa ada lagi istilah lelet. Mulai dan stream dan download jutaan lagu lokal dan internacional dengan High Quality Sound Powered by Quakomm® dan Snapdragon sena upload tile berukuran besar dengan cepat Bagi kamu penyuka sepak bola, kini kamu dapat streoming pertandingan sepak bola kesayangan dengan kualitas HD tanpa delay. Ajiiib! Bagi para penikmat game online main game online beresolusi tinggi tidak perlu khawatir lagi koneksi yang hilang seca ra tiba-tlba.

jadi gak ada agi istilah kalah main game online karena koneksi lelet dan tidak stabil. Kemudian kita juga da pat mendengarkan suara yang jernih RetiRa menelpon dengan VoLTE (Voice Over LTE) RD Quality. Apa ‘tu VoLTE? VoLTE adalah komunikasi voice atau suara yang bisa dilakukan melalui jaringan LTE. Keunggulannya terletak dan suara yang dihasilkan jauh lebih baik karena tidak lagi dilakukan kompnesl secara signitikan. Dalam kehidupan sehari-hari kini internet cepat dan stabil sudah menjadi sebuah kebutuhan.

Diantaranya untuk bisnis, internet cepat dapat digunakan untuk media marketing (social media, berkirim pesan, website, llog, email, dIl). Begitupun bagi kamu yang berkarir dan mernpunyal mobilitas yang tinggi, InI penting sekali untuk mendapatkan inlorniasi supaya selalu up ta date. Ataupun hanya sekedar video call dengan onu atau keluanga yang nun jauh disana, Karena 4G LTE mendekatkan yang jauh dan semakin mengaknabkan yang dekat. Jadi, teknologi 4G LTE-Advanced sebagai layanan terbaru untuk mobile data pertama di Indonesia ini bukan sekedar bicana soal teknologi dan kecepatan tapi pemenuhan akan gaya hidup digital yang lebih baik di era Internet cepat Yang dapat mendukung segala aktitltas harlan kita supaya lebih produktif kapanpun dan dimanapun.

Tapi yang perlu diingat adalah teknologi itu sifatnya menunjang, bukan menghancurkan. BiJaklah dalam memanfaatkan teknologi bukan malah dimanfaatkan teknologi. Kejar nidho illahi, jangan sampai lupa did. Selamat menikmati layanan 4G! [@Hofidz34l, diolah darE berbogai sumber)

Di muat di majalah drise edisi 54

GAMPANGNYA BUAT LIVE STREAMING

Majalahdrise.com – Eranya sosial media kian menggila. Kicauan netizen di dunia maya tak hanya akta-kata atau suara. Udah dilenngkapi dengan gambar dan video. Semua panca indera kita dapat bagian di sosial media. Belon aja indera pengecap juga bisa nongol di sosial media. Biar aktivis wiskul alias wisata kuliner bisa dengan mudah nyicipin menu masakan baru yang nongol di timeline sebelum meluncur ke tkp. Bisa nggak ya?! Setelah text dan konten visual yang merajai sosial media, kini eranya kontent video berjaya.

Tren konten video di Internet telah diprediksi oleh perusahaan penyedia jaringan infrastruktur telekomunikasi Ericsson. Saat berkunjung ke Jakarta, CEO Ericsson Hans Vestberg berkata bahwa konten video akan mengambil setengah dari seluruh lalu lintas di jaringan seluler. “Lebih banyak orang akan menonton secara streaming, video on-demand dibandingkan siaran televisi di setiap pekannya,” ujar Vestberg.

Facebook seperti mengaminkan ucapan Vestberf. Kini beranda fb kita makin banyak diisi kontent video yang otomatis muter saat mouse kita ada di atasnya. Walhasil, tuh mouse yang udah gerak turun ke bawah, sempat ngerem dulu liat tayangan videonya. Facebooker makin betah berselancar. Meski kerjaannya cuman kepoin kontent video yang berseliweran.

Dari dunia Nyata ke dunia maya

Gak cukup berbagi rekaman kehidupan pribadinya, netizen pengen apa yang dilihat di dunia maya itu real. Gak cuman gambar, foto selfie, atau foto dokumentasi. Tapi real life kaya di dunia nyata. Rasa penasaran inilah yang dijawab oleh kehadiran aplikasi sosial media live streaming. Sebetulnya aplikasi live streaming ini bukan barang baru. Pada tahun 2010, startup yang berbasis di Tokyo, Moi Corporation merilis sebuah aplikasi yang mereka namakan Twitcasting yang bisa dikatakan aplikasi live streaming yang pertama. Namun kini, udah banyak aplikasi live video yang bertebaran di sosial media yang bisa kamu peroleh dari Play Store dan App Store secara gratis. Berikut diantaranya:

Periscope Aplikasi live streaming kepunyaan Twitter ini sepertinya harus ada di posisi teratas. Pasalnya, soal fitur aplikasi ini bisa dibilang yang paling lengkap dan lebih mudah terintegrasi dengan layanan Twitter. Jika pilihan kamu jatuh ke Periscope, nantinya kamu bisa menyiarkan kejadian penting atau acara tertentu secara live dimana follower Twitter kamu akan mendapat notifikasi dan bisa menonton dari tautan yang dibagikan. Uniknya, jika follower kamu ketinggalan, mereka tetap bisa menonton acara tersebut melalui fitur Replay yang akan bertahan selama 24 jam ke depan.

Meerkat Meerkat adalah pesaing terdekat Periscope. Aplikasi ini juga mempunyai kemampuan untuk terhubung ke akun Twitter pengguna. Sehingga ketika video siaran langsung kamu akan dimulai, aplikasi akan memberikan notifikasi melalui Twitter dan melalui aplikasi Meerkat. Kekurangan dari aplikasi ini, video akan langsung hilang ketika siaran langsung berhenti. Follower kamu nggak bisa menyaksikan kembali siaran tersebut sebagaimana Periscope.

Snapsnatch Berikutnya, Snapchat. Aplikasi chat ini memang nggak secara khusus menawarkan fitur live streaming. Tetapi jika kedua pengguna dalam kondisi terhubung maka keduanya bisa saling menayangkan video secara langsung. Keunikan Snapchat ada di periode pesan yang dikirim, dimana pengguna dapat mengatur berapa lama pesan akan terhapus setelah dibaca. Secara default, pesan video akan terhapus otomatis 10 detik setelah dibaca oleh penerima. Driser, enaknya kalo ada aplikasi video streaming yang nyantol di sosial media.

Siaran langsung acara penting nggak ribet lagi pake banyak peralatan dan biaya tinggi plus koneksi internet yang besar dan stabil. Tinggal siapin koneksi internet dan akun sosial media, klik ! on line deh. Kita bisa buat acara TV sendiri dan latihan jadi reporter saat acara berlangsung. Keren kan. Cuman, jangan sampai deh, kamu tayangin secara live kegiatan yang sangat pribadi. Nggak pantas dan nggak banget. Banyakbanyakin manfaatkan teknologi, untuk berburu ridho illahi. Yuk! [@Hafidz341]

di buat di Majalah remaja islam Drise edisi 53

Balon Internet Google

Majalahdrise.com – Koneksi internet sudah jadi kebutuhan primer di era digital saat ini. Gimana nggak, hampir semua aktifitas keseharian kita digiring untuk selalu terhubung dengan dunia maya. Mulai dari pertemanan, kerjaan kantor, tugas sekolah, sampe pesan makanan juga bisa online. Kita tinggal klik, diam di rumah, tunggu kurir datang, bayar, beres. Gak pake macet dan buang waktu. Asyik guys! Nggak heran kalo orang rela nggak makan yang penting bisa ngenet.

Segitunya… tapi memang faktanya banyak yang bete bin uring-uringan kaya kaum hawa lagi dapet kalo ketinggalan ponsel atau kehilangan sinyal. Serasa kehilangan separuh jiwa gitu. Apalagi penyebabnya sepele, blank spot! Tahu kan blank spot? Itu lho tempat pembuangan air kecil. Ups, itu mah pispot atuh. Hehehe..blank spot itu titik kosong alias daerah yang nggak kebagian sinyal internet. Biasanya di tempat yang banyak gedung tinggi, nggak ada tower BTS, atau malah di wilayah yang masih berhutan. Handphone keren, tapi nggak ada sinyal. Ngenes!

Solusi Blank Spot

Demi menjawab masalah blank spot, raksasa search engine dunia bikin balon internet google yang dikenal dengan nama Project Loon. Mulai diuji coba pada tahun 2013 di New Zealand, Project Loon sejatinya berawal dari program incubator Google X di mana terlibat sejumlah ahli riset terbaik yang dimiliki Google. Konsep awal dari Project Loon terbilang sederhana, yakni menerbangkan router wireless untuk mencari tahu apakah dengan jarak setinggi apakah sinyal yang dipancarkan dari router masih bisa diterima. Ini bukan balon biasa yang mudah menyusut atau diledakan hanya dengan tusukan jarum.

Baloon buatan Google ini memiliki bagian yang mampu menampung udara alias bisa ditiup yang bernama balloon envelope (sampul balon). Bagian sampul ini terbuat dari lembaran plastik polyethylene yang ringan dan fleksibel namun kuat. Dari publikasi resmi Google, jika dalam keadaan digembungkan, ukuran lebar sampul balon Loon mencapai 15 meter dengan tinggi 12 meter. Sampul ini sifatnya kritis, sebab ia yang membuat balon bisa bertahan selama 100 hari di stratosfer. Pada versi pertama, balon udara internet tersebut memiliki diameter 15 meter, di mana setiap balon memerlukan sekitar 12 tangki helium.

Pada tahap awal pengujian, balon yang siap memancarkan Wi-Fi tersebut diterbangkan dengan ketinggian sekitar 10 km dari atas laut. Untuk dapat menerima sinyal Wi-Fi yang dipancarkan maka dipasang sebuah antenna khusus pada rumah-rumah penduduk. Adapun jika dibanding dengan cara kerja ponsel dalam menerima sinyal dari BTS atau menara pemancar selular, maka konsep dari Project Loon berkebalikan dari itu. Yup, jika ponsel yang kita miliki akan menerima sinyal dari satu menara ke menara lain ketika dalam keadaan bergerak sehingga ponsel tetap terhubung. Lewat Project Loon, Google mengganti router wireless yang memancarkan Wi-Fi menjadi jaringan 4G LTE.

Nah, balon-balon tadi justru bergerak secara bergilir untuk terhubung dengan ponsel yang kita gunakan. Bicara mengenai kemampuannya, setiap balon internet tersebut mampu mengudara selama lebih dari 100 hari dengan wilayah cakupan yang mencapai 5000 km per segi. Sementara untuk kecepatan 4G LTE yang bisa diterima oleh pengguna ponsel bisa mencapai hingga 15Mbps. Untuk perangkat Wi-Fi, balonbalon internet tersebut bisa memberikan kecepatan akses yang disebut bisa menyentuh angka 40Mbps. Bila pada tahap awal balon Project Loon diterbangkan dengan ketinggian 10 km dari permukaan laut. Namun, untuk menghindari balon tersebut menggangu lalu lintas pesawat di udara, maka Google menyatakan bahwa balon-balon tadi akan diterbangkan dengan ketinggian 60.000 kaki atau sekitar 20 km dari atas permukaan laut atau dua kali dari ketinggian maksimal pesawat komersial. Mengudara di ketinggian 20 km, balon Project Loon berada di lapisan stratosfer. Mengapa stratosfer?

Dari publikasi resmi di blog Google, angin di stratosfer sifatnya berlapis-lapis, di mana tiap lapisannya memiliki variasi kecepatan dan arah. Nah, dengan bergerak bersama angin, balon Loon dirancang agar bisa membentuk satu jaringan komunikasi yang besar. Tiap balon akan memancarkan koneksi internet 4G LTE ke permukaan dengan jangkauan 40 kilometer dari tempat balon tersebut berada. Balon itu akan mengantar teknologi Long Term Evolution (LTE) dari perusahaan telekomunikasi yang telah bermitra dengan Google Project Loon, yaitu Telkomsel, Indosat, dan XL Axiata. Rencananya Project Loon akan memasukan masa percobaan pada tahun 2016 dengan pelaksanaan komersial akan memakan waktu 2-3 tahun selanjutnya.

Uji coba Project Loon ini akan melalui 4G LTE di frekuensi 900 Mhz. Google dan para operator akan berbagi spektrum seluler agar masyarakat bisa mengakses internet melalui perangkat ponsel pintar dan perangkat yang sudah mendukung teknologi LTE. Balon Loon menggilirkan trafik nirkabel dari perangkat mobile kembali ke internet global menggunakan link berkecepatan tinggi. Yang jelas, jika satu balon sudah mulai terbang ke luar jalur, maka balon Loon lainnya akan bergerak menggantikan posisinya. Selamat tinggal blank spot! [@Hafidz341]

Macam Macam Ojek Online | JEMPUT BOLA DI DUNIA MAYA

Majalahdrise.com – Macam Macam Ojek Online “Udah hujan, becek, gak ada ojek..”!  gerutu Cinta Laura pas musim hujan tiba.  Jadwal dah mepet, jalanan macet, udah gitu  hujan lagi. Lengkap sudah penderitaan yang  sering dialami penduduk ibukota seperti  Cinta Laura. Tapi itu duluu… Sekarang, udah era digital. Informasi  ada dalam genggaman tangan. Seolah  menjawab masalah kemacetan dan  minimnya moda (jenis) transportasi yang  gampang dicari, hadirlah layanan ojek  online. Di mana saja, kapan saja, tukang  ojek bisa dipanggil dan antar kita ke tempat  tujuan. Tinggal pesan via aplikasi mobile.  Cepat, mudah, murah. Mantabs!

Berbagai Jenis Layanan ‘Jemput Bola

Ketinggalan jaman kalo hari gini  jalanin bisnis tunggu konsumen datang.  Lantaran persaingan bisnis semakin ketat.  Saatnya cari terobosan biar usaha selalu  ada pemasukan. Salah satunya dengan  layanan menjemput bola. Para pengusaha  berlomba-lomba mendatangi konsumen.  Nggak nunggu order datang, tapi dijemput.  Apalagi dengan bantuan aplikasi gadget,  layanan jemput bola makin oke punya. Jadi  lebih joss omzetnya. Berikut beberapa  layanan ‘jemput bola’ berbasis aplikasi.

TRASPORTASI

a.Go-jek

Perusahaan ojek online bernama PT Go-Jek  Indonesia ini sudah didirikan sejak 2010 di  Jakarta. Saat ini, CEO dijabat oleh Nadiem  Makarim, pemuda Indonesia jebolan Harvard  Business School, Universitas Harvard,  Amerika Serikat. Go-Jek menawarkan layanan  transportasi ojek, kirim makanan dan, atau  kurir dengan tarif berbasis kilometer yang  terjangkau. Sejauh ini perusahaan lokal ini  memiliki 10.000 mitra pengendara ojek.  Semua pengendara itu tersebar di  Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Bali dan  Makassar.

  1. Grabtaxi

Layanan pesan taksi asal Malaysia ini mulai  masuk ke Indonesia sejak Juni 2014. Dalam  operasinya, GrabTaxi menggandeng  beberapa mitra sopir dan perusahaan taksi  yang sudah beroperasi di Jakarta dan  sekitarnya.

  1. Ojek syari

Didirikan oleh dua mahasiswa asal Surabaya  Evilita Adriani dan Reza Zamir, ojek syar’i  merupakan layanan ojek berbasis aplikasi di  ponsel pintar Android. Ojek Syar’i merupakan  layanan ojek yang dikendarai perempuan  dan konsumennya adalah perempuan  muslim.

  1. Bajaj

App Ini merupakan aplikasi layanan transportasi  baru yang hadir di Jakarta. Bajaj App lahir  berkat inisiasi dari Organisasi Angkutan Darat  (Organda) DKI Jakarta. Bajaj App  menawarkan konsep sama dengan layanan  pemesanan angkutan transportasi online  lainnya. Calon penumpang bisa memesan  bajaj biru berbahan bakar gas (BBG) melalui  aplikasi tersebut.

 

Ekspedisi(jasa antar barang)

a.Go-Box

GO-JEK menambahkan aplikasi baru pada  layanan antar jemputnya yang diberinama  GO-BOX, untuk menjawab kebutuhan  masyarakat dalam jasa layanan angkut dan  antar barang dalam jumlah yang lebih  besar.

  1. Wheel Line Jakarta

Adalah layanan personal kurir. Menangani  pengiriman barang dengan motor Soopy.  Resminya sudah beroperasi sejak tahun  2012 lalu.  Layanan pengiriman barang ini  dari sistem cargo delivery box, motor box,  cooler box, sampai barang yang bisa  dibawah dengan ransel.

  1. Handy Mantis Jakarta

Handy Mantis adalah layanan pengambilan  barang. Layanan pengiriman barang  ditangani oleh motor, pengambilan barang  oleh kurir dari toko online bisa diantar ke  rumah pada hari yang sama. Uniknya, ada  layanan jasa antri misalnya malas antri di  bioskop bisa meminta jasa mereka  mengantikan anda.

Pesan Belanja

  1. Kulineran.com Kulineran.com merupakan bisnis pengiriman makanan khas Yogyakarta yang  digagas oleh Ferry Wiharsasto dan Mariana  Ros Afianti. Bisnis yang mulai dijalankan  sejak 4 Maret 2014 ini awalnya dibentuk  karena banyak sekali tempat-tempat kuliner  di Yogyakarta yang belum menyediakan  layanan pesan antar. Hal ini kemudian  memunculkan ide segar untuk membuka  bisnis layanan antar khusus makanan dan  oleh-oleh khas Yogyakarta.
  2. Go-Mart Go-Mart, sebuah layanan yang memungkinkan pengguna untuk membeli barang seperti kebutuhan sehari-hari  melalui smartphone mereka. Go-Mart  menyediakan sekitar 25.000 produk yang  siap dipesan dari 20 lebih toko di seluruh  Jabodetabek, termasuk minimarket,  supermarket, dan toko alat tulis.

Growing or Dying! Beberapa layanan jemput bola di atas  menunjukkan bahwa layanan bisnis harus  terus berkembang ngikutin perkembangan  zaman. Kalo tetap bertahan dengan cara  jualan yang minim inovasi, siap-siaplah  tersingkir. Seperti yang dialami Nokia yang  keluar dari gelanggang persaingan  produsen gadget dunia dan setuju  diakuisisi Microsoft. CEO Nokia, Jorma Ollila  mengatakan sebuah kalimat terakhir: “Kami  tidak melakukan sesuatu kesalahan, tapi saya  tidak tahu mengapa kami kalah.” Nokia memang perusahaan yang  keren abis. Tumbangnya Nokia bukan  karena telah melakukan kesalahan, tapi  dunia berubah terlampau cepat. Nokia pun  terlena, terlewatkan belajar, terlewatkan  perubahan, hingga akhirnya kehilangan  kesempatan! Nokia bukan saja melewatkan  kesempatan untuk menghasilkan  keuntungan, tetapi juga kesempatan untuk  bertahan hidup.

Drise, acungi jempol untuk para  pengusaha pemula yang komitmen  menggandeng teknologi demi  meningkatkan layanan pada pembeli.  Growing or dying! [@Hafidz341]

di muat di majalah remaja islam drise edisi 45