#MyMovement2015

MajalahDrise.com – Remaja sebagai pemegang estafet kebangkitan umat nggak bisa dibantah lagi. Ini bukan kutukan. Tapi sebuah keniscayaan. Udah sunatullah kalo kebangkitan bangsa-bangsa di dunia dari penjajahan diawali dari pergerakan pemuda. Termasuk di negeri kita tercinta.

Kalo kita ulik sejarah, keluar deh nama-nama Ir. Soekarno, Moh. Hatta, atau Bung Tomo yang menggawangi pergerakan pemuda di medan birokrasi politik dan medan jihad. Pernah suatu ketika, Presiden Pertama RI, Bung Karno berbicara pada golongan pemuda demi mempersiapkan kemerdakaan negeri ini. Sambil bergurau beliau berkata, “Berikan kepadaku 10 pemuda seperti Anda, hai Syahrir, maka akan kuubah jalannya sejarah dunia ini. Lain waktu, beliau juga mengatakan, “Seribu orang tua hanya dapat bermimpi, satu orang pemuda dapat mengubah dunia. “(Penyambung Lidah Rakyat Indonesia).

Sayangnya, ditengah keterpurukan Ibu Pertiwi dalam cengkeraman penjajahan kapitalis Barat, remaja dalam negeri banyak terhanyut oleh gelombang gaya hidup hedonis. Berlomba-lomba mengejar kesenangan dunia dalam hipnotisme pergaulan bebas, pesta pora, hingga narkoba. Miris!

Masih ada harapan selama remaja menyadari bahwa merekalah yang akan memimpin bangsa ini kelak. Kesadaran ini yang sejatinya memaksa mereka bergerak untuk menyalurkan ekpresi jiwa mudanya demi kebangkitan umat. Untuk itu, diperlukan sebuah gebrakan untuk ngumpulin remaja muslim nusantara dalam rangka menyamakan visi dan misi pergerakan. Agar geliat remaja nggak disalahgunakan untuk kepentingan politik praktis. Disinilah peran #MyMovement2015, sebuah event akbar remaja senusantara yang akan digelar di lebih dari 30 Kota Besar di Indonesia pada Februari Mendatang. Saatnya remaja mengambil peran sebagai pemimpin yang amanah dan ambil bagian dalam barisan perjuangan tegaknya syariah di Bumi kita tercinta. Ikut Yuk! [@Hafidz341]

di muat di Majalah Remaja Islam Drise Edisi #44

Manusia Hologram

Apa yang kamu pikirkan saat ketemu sosok dengan postur tubuhnya yang keliatan jelas, suaranya terdengar, kapi kalo dipegang seperti nangkep angin alias hampa. Nah lho… kalo kejadiannya malem-malem bisa jadi kita langsung ngibrit lantaran ketemu makhluk penampakan. Gimana kalo nemunya di sebuah bandara yang ramai, siang hari, dan banyak orang yang lihat udah gitu menyapa kita. Masih ngibrit?

Pastinya nggak dong. Lantaran bukan penampakan makhluk halus yang ada di depan mata. Tapi teknologi manusia hologram yang menakjubkan. Gimana nggak, manusia hologram yang bertugas sebagai petugas bandara di Paris Prancis ini akan melayani semua pengunjung dengan ramah. Bandara Orly, demikian nama bandara tersebut yang tengah melakukan proyek percobaan mengganti para petugas pintu gerbang bandara dengan proyeksi holograph yang tampak seperti manusia asli.

Manusia hologram akan mengerjakan tugas petugas bandara, yakni menyambut calon penumpang dan memberitahukan informasi tentang status penerbangan. Proyeksi ini yang ditampilkan akan menghadirkan manusia hologram yang berperilaku, memiliki gerak gerik dan suara yang sama dengan manusia sungguhan.

 

Asal Muasal Hologram

Pada tahun 1940-an, Dr. Dennis Gabor, seorang fisikawan Hongaria, menemukan teknik holografi. Berkat penemuannya tersebut, ia dianugerahi penghargaan Nobel pada tahun 1971. Hasil temuaannya menjadikan ia sebagai perintis, bapak, dan sekaligus pencipta holografi. Sayangnya, perkembangan bidang ini berjalan lambat hingga tahun 1960-an. Akhirnya, perkembangan holografi mulai bergerak lagi dengan adanya perkembangan teknologi laser.

Hologram adalah produk dari teknologi holografi. Hologram terbentuk dari perpaduan dua sinar cahaya yang koheren dan dalam bentuk mikroskopik. Hologram bertindak sebagai gudang informasi optik. Informasi-informasi optik itu kemudian akan membentuk suatu gambar, pemandangan, atau adegan.

Hologram merupakan jelmaan dari gudang informasi (information storage) yang mutakhir. Kelebihan hologram ialah ia mampu menyimpan informasi, yang di dalamnya memuat objek-objek 3 dimensi (3D). Tidak hanya objek-objek yang biasa terdapat di foto atau gambar pada umumnya. Hal itu disebabkan prinsip kerja hologram tidak sesederhana lensa fotografi. Hologram menggunakan prinsip-prinsip difraksi dan interferensi, yang merupakan bagian dari fenomena gelombang.

 

Kehidupan Hologram

Teknologi hologram dengan segudang informasi yang mampu divisualisasikan ke dunia nyata memang sangat membantu kerjaan manusia. Udah nggak ada kendala lagi kalo harus hadir meeting sementara kita lagi terjebak macet atau ada keperluan lain. Seperti yang pernah dilakukan oleh oleh Pangeran Charles saat memberikan ceramah pada sebuah konferensi. Pangeran menghadirinya dengan menggunakan teknologi 3D Hologram. Visualisasi benda atau manusia yang dihadirkan teknologi hologram pun dalam bentuk 3D, sehingga terlihat nyata.

Gokilnya, Seorang miliarder muda Rusia mengungkapkan rencana kontroversial untuk membuat kehidupan ‘avatar‘ menjadi kenyataan, dan dia menyatakan akan meng-unggah otaknya menjadi hologram dan memperoleh keabadian pada tahun 2045.Dmitry Itskov, 32 tahun, percaya bahwa teknologi akan memungkinkan dia untuk hidup selamanya dalam tubuhhologram.

Yayasan yang didirikan Itskov telah merencanakan waktu untuk merubah seluruh manusia menjadi hologram, dan dia mengklaim bahwa siap untuk mengunggah otak ke dalam komputer pada tahun 2015.

Cara kerja dari proyek penelitian ini adalah dengan menciptakan robot yang dapat menggantikan tubuh fisik kita dan menyimpan kepribadian kita pada otak buatan. Tim Itskov ini berharap, ketika tahun 2020 tiba, mereka telah dapat menciptakan robot humanoid yang dapat dikendalikan dengan otak manusia. Sedang pada 2025, tim ini berencana akan mentransplantasikan otak manusia menjadi seperti robot. Setelah semuanya berjalan sesuai rencana, Tim ini percaya bahwa di tahun berikutnya avatar atau robot yang telah transplantasi otak akan berjalan layaknya manusia.

Itskov berkata :“Kami percaya bahwa adalah mungkin dan perlu untuk menghilangkan penuaan dan bahkan kematian. Manusia dalam bentuk baru (hologram) akan mendapatkan sejumlah kemampuan besar dan akan mampu menahan kondisi eksternal yang ekstrim dengan mudah, misalnya tekanan, kekurangan oksigen, suhu tinggi, radiasi, dan lainnya.”

Itskov membayangkan pembedahan ‘tanam’ kesadaran manusia ke dalam tubuh robot bisa diterapkan dalam waktu 10 tahun ke depan. Dia juga berharap untuk bisa mengupload pikiran manusia tanpa menjalani proses operasi.

Driser, kalo teknologi nggak dibarengi dengan keimanan emang kaya si Its kov itu kelakuannya. Bisa dipake untuk menyalahi kodrat. Pengen hidup abadi dalam bentuk manusia hologram. Kehidupan di dunia maya menjadi tempat pelarian saat di dunia nyata hadapi masalah. Buat kita, kecanggihan teknologi hologram sebatas alat bantu aja. Nggak lebih. Bukan kehidupan abadi yang kita cari, tapi ridho illahi. Udah, gitu aja. [@Hafidz341]

di muat di Majalah Remaja Islam Drise Edisi #44

KOK PUTUSIN GUE?

Majalahdrise.com – Adit sekali lagi membenamkan wajahnya ke bantal. Tami yang sedari tadi menertawainya menjadi tidak tega melihat sahabatnya frustasi.

“eh,jerawat tuh di ilangin non, bukan didiemin. Hayu kemas-kemas. Ntar digonggong Pak Somad tau rasa lu. Lagian, Andre tu ga Cuma satu-satunya cowok di dunia ini” sekali lagi Tami membujuk Adit. Kali ini malah disertai lemparan bantal tepat kepala yang membuat Adit berteriak tergagap.

Detik berikutnya Adit bangkit. Menyambar handuk dan setengah berlari menuju kamar mandi. Begitu melewati cermin Ia kembali mematung. Memperhatikan Bayangannya yang beberapa hari ini terlihat kumal. Cermin dihadapannyamemantulkan mata sembabnya dan … ah, tentu saja jerawatnya yang tumbuh tepat di jidat. Sedetik lagi Ia akan menonjok bayangannya sendiri jika tidak dikagetkan dengan teriakan Tami. Dengan sebel Ia bergeming meninggalkan emosinya yang meruap oleh suara magis Tami. Ah, Andre,lu kok putusin gue sih???!. Sebel!

 

***

 

“galau terus sih status lu?’ Tami sibuk memainkan jari di atas keypad HP nya

“kok tau sih?”

“ya taulah,Dit. Lu mah kalau lagi galau manusia sedunia pasti tau”, Tami masih memainkan jarinya di atas keypad

“oya? Kok bisa?” Adit terlihat bloon banget, kali ini Tami menghentikan aktivitasnya menekan keypad , memandang Adit dengan sedikit melotot

“ckckck….Adit, emang bener deh smartphone make you stupid”

“maksud lu?”

“Oh My God…, udahlah emang lu udah dibikin stupid. Bukan Cuma lu sih, emang semua orang kayaknya lebih enak curhat di jejaring social. Lu tau? Pasti ga. Salah satu indikasi  kegagalan orangtua mendidik anak adalah ketika anaknya memilih curhat di jejaring social daripada ke orangtuanya sendiri” Tami berapi-api menjelaskan

“kok bisa?gue ga ngerti kok bisa bawa-bawa orangtua ke kasus jejaring social?”,ujar Adit polos

“udahlah. Klo lu ga ngerti ya udah. Gue emang ga bisa maksa dengan penjelasan yang ga sesuai dengan kapasitas otak lu”, Tami menjawab dengan nada memelas.

“lu tau ga Mi, gue ga habis pikir kok bisa ya si Andre putusin gue begitu aja?”, Adit bertopang dagu mengarahkan pandangan Tami yang sekarang kembali khusyu dengan keypadnya

“uhm…kayaknya tu anak ikut Rohis deh”

Adit melotot, Tami cuek aja

“kok lu tau?”

“ya dari status dialah”

“maksudnya?”

“ya, begitulah Dit, kayaknya semua orang kembali ke dunia maya. Back to virtual. Tak terkecuali si Andre”

“tapi setau gue Andre ga doyan-doyan amat di dunia maya”

“untuk dakwah”, Tami menjawab dengan kalem

“kok lu tau?”

“ya gue Tanya si Andre jawabnya gituh”

“maksud lu? Lu Tanya si Andre?”

“iya”

“kapan?”

“baru aja, sepersekian detik gue transfer pertanyaan lu ke dia barusan”

“Andre lagi online?”

“nggak! Ya iyalah!!!”

“untuk apa??”

“kan gue udah bilang kata si Andre mau dakwah!”

“Whatt???dia putusin gue semata-mata untuk dakwah?”

“ya meneketehe, tadi kan lu nanyanya kenapa si Andre belakangan rajin online, ya jawabnya untuk dakwah. Bukan Karena dia mau dakwah sampai mutusin ellu. Klo itu mah alasannyague ga tau. Tapi mungkin salah satu alasannya sih menurut gue karena anak ngaji mah mana ada yang pacaran” Tami mulai gondok. Adit sepertinya benar-benar bego. Ternyata efek lain dari cinta itu selain bikin kita ga waras, bisa juga bikin kita bego. Buktinya? Hedeuh, ya si Adit pilun ini.

“gue ga percaya Andre putusin gue karena alas an itu”

“ya meneketehe”

“gue harus cari tau!” Adit bergegas meninggalkan Tami yang masih terpaku memandang kegilaan sahabatnya.

 

***

 

Pernahkah engkau merasa marah, benci tapi juga rindu kepada seseorang??? Huekkkssss….jangan muntah. Yang mau ngaku nggak papa kok.Jawab aja, Pernah ga? Rasanya pasti nano-nano kaaan? Benci tapi rindu, rindu tapi benci.

Daaan…itulah yang dirasakan Adit. Terlebih Andre masih satu sekolah sama doi. Rasanya pengen nonjok Andre pas ngeliat dia yang tiba-tiba melintas dengan wajah datar kayak spongebob. Mendingan spongebob malah. Tapiiiii sayangnya di saat yang bersamaan Adit kangeeen banget dengan sapaan dan senyum Andre. Idiiihhhh Andre menjengkolkaaannn eh menjengkelkan. Sebel sebel sebel…

Sejak Andre berubah secara tiba-tiba, jaga jarak aman dengan Adit secara sepihak, sejak itu juga Andre ga pernah terlihat menyapa makhluk yang bernama perempuan. Emang sih, Adit sendiri mengakui klo Andre anak yang sopan, ga seperti teman cowok lainnya yang kadang pecicilan banged. Andre beda. Dan itu point yang bisa bikin Adit sebagai cewek yang susah ditaklukkan justru klepek-klepek sama Andre. No something special sih, aneh ajah sih menurut Adit kok bisa-bisanya jadian dengan Andre? Harusnya kaan, dulu ga gituh. Harusnya kaan, Adit bisa tetap pada prinsip ga pacaran dulu sebelum sweet seventeen. Harusnya kaan, Adit bisa nepatin janji ke Bonyok untuk ga ikut-ikutan pacaran. Huwaaa…kok makin dipikirin makin nyesel gini? Makin benci Andre tapi kok benci ke diri sendiri lebih mendominasi? Bête ah

Adit bergegas memesan makanan lalu mengambil sendiri minuman di lemari es (bilang aja kulkas). Sedikit aneh sih karena Tami ga ada. Biasa anak itu rame sendiri menyapa temannya kesana dimari. Hari ini Tami ga masuk. Alasannya sih sakit. Sakit apa Adit juga ga dapat keterangan yang jelas. Beberapamenit kemudian makanan yang dipesannya datang. Iamenyeruput sekali lagi minumannya. Tepat saat ekor matanya menangkap bayangan Andre dan Galih yang kerap disebut Tami sebagai dedengkot Rohis, berjalan menuju kantin sekolah. Langkah keduanya terhenti ketika Ika, yang sering disebut Tami dedengkot keputrian Rohis, mendekati keduanya. Entah apa yang mereka bicarakan. Adit deg-degan melihat kesemuanya. Biasa saja sih sebenarnya. Tapi menjadi luar biasa dalam pandangan Adit ketika itu dilakukan oleh Andre. Berbicara dengan cewek berhijab, Andre dan Galih hanya sesekali memandang Ika. Banyakan nunduk mengangguk-angguk sambil bernyanyi trilili…lililili… sebbel.

Adit jadi manyun sendiri. Tapi sedikit rasa kagum merasukinya. Entahlah. Unik aja gituh. Interaksi yang save meski dalam hati siapa yang tau? Hah? Adit tersentak. Ih, bener. Dalamnya laut bisa ditau. Nyemplung aja sambil bawa meteran. Tapi dalamnya hati?? Who knows? Jangan…jangan… Ika ngebet sama si Andre. Atau Galih? Atau? Wadaw, Adit seperti tenggelam dalam pemikiran-pemikiran aneh yang diciptakannnya sendiri. Selera makannya hilang. Buru-buru Ia menyeruput tuntas minumannya. Bergegas membayar makan minumnya kemudian beranjak keluar. Ia berpapasan dengan Andre dan Galih. Andre memandangnya biasa. Adit sendiri jadinya salah tingkah antara masang wajah cerah sambil senyum tapi enggan menyapa Andre. Posisi kayak gini tuh seperti apa ya? Pengen nyari pacul dan tiba-tiba sim salabim, paculnya ada yang ngasih kemudian ngegali tanah buat dijadiin tempat sembunyi. Pacul, mana pacul??? Ih, Malu…lho, kok Adit malu? Andre biasa-biasa aja. Slow motion langsung aja mesen makanan bareng Galih. Tinggal si Adit yang masih bengong. Aduh…Tami, gue butuh ellu.

 

***

 

Kalau lagi galau, sakitnya tu ga Cuma disini. Disini, disini,juga disini! Idih… pokoknya efeknya sakit semua. Meriang seluruh tubuh.serba salah mau ngapain. Curhat ke sosmed, sepertinya dan emang ga akan menyelesaikan masalah. Buat ngilangin bete, baca status orang agaknya bisa jadi hiburan tersendiri. Adit jelalatan meihat status-status temannya.hingga stuck di status Ika.

“ilegal itu bernama pacaran. Yang legal tuh bernama nikah”

#nikahatauputusin

Jjiah… statusnya si Ika, emang gampang nikah? Adit bergegas menekan keyboard memberi koment.

“apa maksudnya tuh?”. Ia menyeruput minuman sembari menunggu balasan koment Ika. Ga berapa lama,Ika memberi koment berupa sebuah gambar. Adit memperbesar gambar tersebut. Ternyata sebuah poster acara. Bedah buku yang oleh Ika disertai koment “untuk kalian yang percayabahwa cinta itu suci” dengan hastag nikah atau putusin. Adit mengerutkan dahi lalu menulis

“tempatnya dimana tuh? Kayaknya gue belum pernah kesana”

“besok saya ke kelas kamu ya, Dit. Sekalian ngasih undangan kelas J”, Ika hanya menulis pesan itu. Adit bergegas men-scroll ponsel-nya, kembali khusyu’ membaca status alay teman-temannya. Puas berselancar di dumay, Ia bergegas mematikan lampu kamar. Melelapkan diri dalam balutan malam.

 

***

 

“Adit!”

Adit membalikkan tubuh ke arah suara yang memanggil namanya. Ika?  Ia teringat obrolan di dumay semalam.

“Dit, gue mau ngasih ini”, Ika menyodorkan amplop serta sebuah pamflet. Adit bergegas membukanya sembari mendengar Ika menjelaskan kegiatan tersebut

“itu undangan kelas. Yang pamfletnya sih sekedar lampiran”, ujar ika sambil tersenyum

“Ka, uhm…emang pacaran ga boleh ya? Kok bisa ya?” tanya Adit sedikit ragu. Ika melirik jam di ponselnya mungkin memastikan waktu sebelum apel pagi dimulai.

“Ka, gue kemarin ke toko Buku. Trus lihat buku ini”, Adit menyodorkan sebuah buku dengan cover hijau “di situ tertulis, ga papa pacaran asal, niatnya baik untuk dapet cinta yang baik,motivasinya bukan hawa nafsu. Trus niatnya untuk ta’aruf sebagai proses menuju pernikahan. Udah gitu pacaran untuk ngembangin keilmuan sampai keimanan. Trus lagi pacaran kudu disertai niat baik untuk memelihara diri dan pasangan dari berdua-duaan, trus jangan berdua-duaan yang tujuannya untuk zina”

Ika mengernyitkan dahi. Ni buku apaan coba kok ngajarin pacaran? Ika menatap adit “Dit, duduk di sana yuk”, Ucapnya sambil berjalan ke gazebo terdekat di ikuti Adit

“gue ga mau asal ngomong boleh ga boleh tanpa dalil, Dit. Lu pernah dengar kalau cowok sama cewek yang dua-duaan itu ada pihak ketiga yaitu Syethan?”, tanya Ika setelah keduanya duduk

“lantas?”

“menurut lu pacaran itu gimana? Ada ga yang pacaran sambil bawa orang sekampung?”

“ya, ga ada kali. Emang mau pengajian?tapi gimana kalau pacarannya ga ketemu, Ka. Kan ga dua-duaan”, ujar Adit

“itu sih ngeles aja. Emang ada yang ga melibatkan perasaan meski ga ketemuan?. Ngomongin sesuatu yang hanya mereka berdua yang tau?”, Adit tidak menjawab

‘pacaran kan ada sisi positifnya juga, Ka. Nambah semangat belajar. Kita juga bisa jadi lebih rajin”

“oke, sisi positif yang sebenarnya hanya buat ngeles dari sisi negatifnya kan? Semangat belajar tuh akan lebih bagus jika motivasinya dari dirikita. Berapa banyak temen kita yang putus sekolah justru karena pacaran? MBA, aborsi, ga punya akhlak ke yang lebih tua? Banyak, Dit. Jujur aja dengan fakta. Di sisi lain, kita sebagai muslim kudu kembali kehukum pencipta kita. Pacaran diharomkan dalam Islam, Dit. Allah sayang hamba-Nya sampai-sampai membuat aturan yang menjauhkan hamba-Nya dari kemaksiatan. Mendekati Zina”

“kata buku tadi kan boleh pacaran asal ga zina”

“aktivitas apa dalam pacaran yang ga mendekati zina? Kalau dua-duaan ada jaminan ga,yang pacaran ga ngelakuin hal-hal yang mendekati zina? Ga masuk akal deh. Gimana juga mau nambah keimanan lewat aktivitas pacaran?”

“kalau pacaran dijadiin ajang ta’aruf gimana?”, tanya Adit

“pacaran jelas tujuannya buat main doang.Ta’aruf tujuannya untuk nikah. Aktivitasnya juga beda dan ada batasan. Kalau mau ngukur keseriusannya, suruh aja langsung ke ortu”

“wah,nikah muda dong”

“nah, makanya.kalau belum siap, jangan main api. Justru aneh, udah ngelarang nikah muda tapikok disuruh pacaran di usia muda dengan tujuan nikah. Berapa lama ditungguin tuh kalau pacarannya sejak SMP? Disitu letak ga masuk akalnya”

“iya sih”

“udah deh, apapun alasannya, para aktivis pacaran dan pendukungnya kayak yang nyetak buku ini nih, bakal ngelakuin apapun buat ngeles dari aktivitasnya yang melanggar aturan Allah. Yuk ah udah mau apel tuh. Jangan lupa,datang ke acara Rohis ya” ujar Ika

Keduanya bergegas ke kelas masing-masing. Begitu berpisah dengan Ika, Adit berpikir “emang sih secara fakta pacaran emang ga ada sisi positifnya. Udah ah Emang kudu putus dengan yang namanya pacaran” . Kalau kamu? J.[Juan]

di muat di Majalah Remaja islam drise Edisi #44

Darurat Moral Remaja

MajalahDrise.com – Ada berita super miris (lagi):NA (13), seorang siswi kelas VIII SMP warga Jalan Pangeran Antasari Kelurahan 14 Ilir Kecamatan IT I, Palembang, diperkosa oleh 12 pelajar yang merupakan adik kelasnya sendiri. Kejadian di kawasan 15 Ilir itu berlangsung di rumah kosong, pukul 11.00, saat sekolah sedang clasmeeting (sriwijawapost,10/1/15).

Itu hanya satu contoh kasus tragedi remaja. Jauh sebelum peristiwa itu, ada juga yang bikin geleng-geleng kepala: seorang pelajar putri berseragam abu-abu putih, melahirkan bayi di sebuah kebun di pinggir jalan di Kelurahan Cimone Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Siswi –yang tentu belum bersuami itu– melahirkan bayi laki-laki (detik.com, 26/11/14).

Dua berita itu aja udah menggambarkan betapa bobroknya profil (sebagian) remaja kita. Remaja putri kalau tidak dizinahi pacar atau lelaki mana saja yang ia suka, eh…dimangsa pemerkosa.Risiko selanjutnya: hamil. Solusi yang dipilih: mengaborsi janin atau membuang bayi setelah dilahirkan. Na’uzubillahi minzalik.

Sementara itu, profil remaja putra berarti juga nggak kalah bobroknya: suka menzinahi gadis-gadis dan atau memperkosa. Remaja putra ini rata-rata juga dekat dengan rokok, miras, narkoba, tawuran dan kriminalitas. Duh, mau jadi apa kalo udah besar ya?

 

URUSAN SIAPA?

Moral remaja sedang dalam kemerosotan sangat parah. Anehnya, nggak ada upaya apapun dari pemerintah sebagai pelindung warga negaranya buat mengatasi ini. Duh, ke mana pemimpin negara ini? Empati pemimpin nggak ada sama sekali terhadap korban-korban tragedi moral yang berjatuhan. Yah, paling tidak ngasih komentar, kek! Atau, jangan-jangan ini nggak dianggap #bukanurusansaya? Parah!

Pantas saja kalo peristiwa miris itu terjadi lagi dan lagi. Apalagi, kalo kita perhatikan, kebijakan pemerintah emang menjurus ke arah liberalisasi yang makin tak terkendali. Proses liberalisasi di segala lini kehidupan ini, justru menambah parah dampak buruknya pada remaja (bahkan orang dewasa).

Remaja dikepung dengan hal-hal berbau liberal yang disetir kekuatan adidaya melalui berbagai produknya. Di sekolah, kurikulum pendidikan makin jauh dari agama. Pergaulan di lingkup sekolah juga demikian bebasnya. Profil pendidik, sebagian juga sudah sangat liberal.

Di rumah, orangtua –yang notabene juga telah dicuci otak dengan ideologi sekuler– akhirnya juga menanamkan nilai-nilai liberal. Orangtua yang cenderung memberi kebebasan pada anaknya. Contohnya, membolehkan anaknya pacaran. Tidak mengajarkan etika, moral dan pendidikan budi pekerja. Apalagi menanamkan nilai-nilai agama yang benar-benar bisa membekali anak dengan pemahaman Islam yang mendarah daging.

Apalagi, di rumah sarana dan prasarana liberalisasi sangat masif. Lihat saja tayangan di televisi, sarat gaya hidup liberal. Sinetron, film, musik, talk show dan bahkan acara lawakan, selalu menampilkan filosofi hidup liberal yang serba bebas, serba permisif dan hedonis. Semua tak jauh-jauh dari fun, food, fashion, seks, party dan matre. Nggak ada tuh tayangan yang menanamkan nilai-nilai moral, inspiratif dan inovatif kecuali sangaaat sedikit.

Lalu di lingkungan, remaja juga dikepung liberalisasi. Mulai pergaulan yang sudah bebas tanpa batas. Cowok-cewek nggak ada sekat, bahkan intim. Lalu cara berpakaian yang makin irit bahan. Ditambah masyarakat yang individualis dengan ego masing-masing. Nggak peduli dengan urusan orang lain. Ogah “mengurusi” orang lain meski itu berupa kemaksiatan di depan mata.

 

KAMU BERHARGA

D’Riser, kamu, ya, kamu yang masih remaja, adalah aset sangat berharga. Jangan rusak duniamu dengan kehidupan yang tidak berguna. Jaga diri baik-baik, jangan sampai terjerumus jadi remaja rusak. Saatnya untuk terus memperbaiki diri.

Kamu harus berbeda dengan remaja kebanyakan yang tidak memikirkan hal-hal yang positif, tapi juga harus menjadi pejuang bagi perubahan di dunia kamu. Jangan biarkan remaja di luar sana terus mengalami nestapa. Kalau mereka tidak mampu mengubah dirinya, bisa jadi di tanganmulah perubahan mereka bisa terwujud.

Ingat, di tangan-tangan kamulah kelak masa depan kepemimpinan danperadaban bangsa dan dunia ini berada. Remaja adalah masa depan. Kalau remaja sudah rusak, ke depan mereka tidak akan bisa menjadi pemimpin yang benar. Akhirnya negeri ini akan terus disetir dan dijajah kekuatan adidaya yakni ideologi sekuler. Mau bobrok terus?

Makanya, butuh kerja keras dan peran besar kamu-kamu untuk mengenyahkan sumber malapetaka remaja: ideologi sekuler-liberal. Ganti dengan ideologi Islam. Iya dong, nggak ada solusi lain. Inilah way of life yang bakal menyelamatkan moral remaja.

Muslim harusnya menjadi umat terbaik, terdepan dan tercanggih. Harus jadi leader, pioner dan visioner. Jangan mau tertipu dengan silaunya gaya hidup liberal yang seolah-olah menawarkan kesenangan. Itu semu. Makanya, remaja harus berpegang teguh pada Islam.

Kalo islam dipahami secara mendalam oleh remaja, lalu dipraktikkan dan didakwahkan kepada teman-teman remaja pula, tragedi moral seperti di atas tak akan terus terulang. Dan, kamulah yang wajib ikut berperan. Ingat Sobat, mengutip ungkapan orang bijak, kelak ketika kalian udah tua, fisik udah loyo dan nggak bisa lagi ngapa-ngapain, hanya ada dua kemungkinan yang bakal kamu kenang: apakah kamu akan membanggakan masa mudamu, atau sebaliknya, menyesali masa mudamu. Tentunya, jangan jadi golongan yang menyesal, ya. Makanya, yuk bangkit sejak sekarang! (*)

di muat di Majalah remaja Islam Drise Edisi #44