#HeForShe, Corong Emansipasi!

#HeForShe, Corong Emansipasi!

 

Masalah cewek, ngggak melulu soal jerawat, badan bertambah berat, atau kulit keriput yang mulai terlihat. Menurut Emma Watson alias pemeran Hermione Granger dalam film Harry Potter, ada yang lebih penting dari pada sekedar berpenampilan blink-blink. Yaitu, Kesetaraan Gender. Makanya dia aktif dalam kampanye global pemberdayaan wanita, HeForShe.

 

Emang sih, di kalangan remaja isu kesetaraan gender nggak begitu santer. Lantaran biasanya isu yang dikampanyekan aktifis feminis ini berkaitan dengan masalah KDRT, pelecehan seksual, atau diskriminasi gender. Tapi bukan berarti nggak penting buat remaja. Justru harus tahu dan paham biar nggak keliru mengartikan kedudukan wanita karir, ibu rumah tangga, dan kemuliaan perempuan dalam Islam.

 

Untuk itu, jangan lewatkan Majalah Drise terbaru yang terbit April 2018 dengan mengangkat tema ‘HeForShe, CORONG EMANGSIPASI!”

 

Selain bahasan seputar emansipasi for teens, kamu juga bisa nikmti obrolan redaksi dengan penulis buku The Power of Istri. Dan pembahasan skin hunger, ketika remaja kurang kasih sayang dalam rubrik parenting.

 

Seru juga menikmati cerita liburan musim dingin di negeri Sakura sambil membaca tips bikin artikel remaja yang oke punya. Ditambah amazingnya Islam dengan nilai astitek seni pola Islam dan syakal pertama dalam mushaf Al-qur’an.

 

Oh ya, pantengin deh kelanjutan epik perempuan dan peluru, serta kiriman driser di rubrik share your mind dan monogatari. Asyik!

 

Buruan ambil gadget kamu, lalu hubungi para pengedar drise langganannya. Jangan sampai kehabisan lagi kaya yang udah-udah. Atau kami bisa order langsung via WA ke sini >> http://bit.ly/pesandrisedong mau satuan atau borongan untuk dikirim ke tempat lain, insya Allah kita bantu. Semoga makin banyak remaja yang terinspirasi dan tak jadi korban emansipasi!

 

Sent by:

@hafidz341 | MajalahDrise.Com

Redaksi Majalah Remaja Islam Drise

 

Tak perlu minta izin untuk share info bermanfaat ini. semoga semakin banyak remaja muslim yang tercerahkan… ^_^

 

#MajalahDrise #MajalahRemaja #BacaanRemaja #PergaulanRemaja

DI BALIK HARI AIDS SEDUNI

DI BALIK HARI AIDS SEDUNI James W. Bunn dan Thomas Netter. Dua pejabat informasi masyarakat untuk  Program AIDS Global di Organisasi Kesehatan Sedunia (UNAIDS) di Geneva,  JSwiss inilah yang pertama kali mencetuskan peringatan hari AIDS sedunia pada  Agustus tahun 1987.

Kenapa dipilih tanggal 1 Desember? Terserah mereka dong.  Emang itu masalah buat loe?! Hehehe… Yang pasti, pemilihan tanggal 1 Desember  ada kaitannya dengan suhu politik di negeri Paman Sam saat itu, tahun 1988, yang  lagi pemilu. Dan kebetulan tanggal itu adalah tanggal mati dalam kalender berita  jadinya pas buat Hari AIDS Sedunia.

Gitchu! Sementara pita Merah (Red Ribbon) yang didaulat sebagai lambang  internasional untuk kepedulian terhadap HIV/AIDS dicetuskan pada April 1991 oleh  suatu kelompok dermawan kecil yang bernama Visual AIDS yang berpusat di New  York.

DI BALIK HARI AIDS SEDUNI

Di Inggris, Pita Merah pertama kali dipakai oleh 700.000 penggemar lagu pop  saat konser musik memperingati Freddy Mercury yang diselenggarakan di stadion  Wembley pada April 1992. Perpaduan tanggal 1 Desember dan pita merah melahirkan berbagai  kampanye anti AIDS di seluruh dunia. Awal desember dihiasi oleh pita merah  dengan berbagai bentuk dan variasi di berbagai tempat. Wabah AIDS sudah jadi  musuh bersama seluruh dunia.

Sehingga peringatan AIDS tak pernah luput dari  incaran media. Berbagai acara digelar mulai dari seminar, pawai, bakti sosial,  tayangan televisi, hingga konser musik kemanusiaan. Dengan satu tema yang sama,  hentikan AIDS! Namun dibalik hingar bingar perayaan hari AIDS sedunia, ada sejumlah  agenda yang coba disusupkan dalam benak masyarakat dunia. Agenda kapitalis  yang berlindung dibalik peringatan AIDS. Seiring bertambahnya  jumlah kasus  HIV/AIDS di setiap negara, UNAIDS dengan leluasa menjajakan ide-ide sesatnya  dalam penanggulangan AIDS. Mulai dari safe sex pake kondom, pembagian jarum  suntik steril pagi pecandu IDU, dan metode substitusi bagi pengkonsumsi narkoba.  

Keliatannya mulia, padahal bikin merana. Karena yang diembat bukan akar masalah  penyebaran HIV, tapi malah gejalanya yang terus dipelihara. Akibatnya fatal.  Bukannya turun, angka kasus HIV/AIDS terus menanjak dari tahun ke tahun. Kata  Bang Rhoma, Ter…la..lu…![]

NASYID, SEBUAH ALTERNATIF HIBURAN

point penting yang patut kita perhatikan kalo lagi asyik  dengerin musik adalah liriknya. Yup, secara gitu lho, lirik  musik mainstream sejenis pop dan konco-konconya  nggak jauh berisi seputar cinta dan permasalahannya. Kalo  nggak sadar diri, bisa kebawa-bawa tuh jadi pemuja cinta dan  melupakan Allah sebagai pemilik segala rasa cinta.  Makanya, kita udah harus bisa memilah dan memilih  jenis hiburan nyanyian yang pas. Biar nggak bikin kita terlena  dan melupakan kewajiban.

Salah satu alternatif yang pas buat  manjain telinga kita dengan musik, adalah nasyid. Eit, bukan  nasyid rames atau nasyid padang ya? Hehehe…maksa dot kom.  Nasyid berasal dari bahasa Arab, ansyada-yunsyidu,  artinya “bersenandung”.

Definisi nasyid sebagai format  kesenian adalah senandung yang berisi syair-syair keagamaan.  Orang yang menyanyikan nasyid biasanya disebut munsyid.  Nasyid tidak hanya sekedar lagu, tapi juga memiliki nilai  spiritual yang tinggi baik dari segi syairnya maupun munsyid-nya. Syair atau lirik nasyid harus memiliki pesan rohani atau  pesan islami yang kuat

SEJARAH NASYID DI INDONESIA

Musik nasyid sendiri mulai hadir di Indonesia sekitar  tahun 1980-an. Saat itu nasyid hanya dilantunkan di forum-forum terbatas oleh aktivis muslim di beberapa kampus dan  sekolah. Oleh mereka, nasyid digunakan sebagai media  pengobar semangat para aktivis dakwah dengan syair-syair  yang bernuansa perjuangan fisabilillah (di jalan Allah SWT.)  yang menggelora.

Lalu, memasuki era tahun 1990-an, nasyid  mulai dikenal masyarakat luas dengan syair yang berisi nasihat,  kisah-kisah para nabi, dan pujian kepada Allah SWT. Geliat dunia musik nasyid juga melahirkan grup-grup  domestik, seperti Qatrunnada, Senandung Nasyid, dan Snada.  Lirik-liriknya tetap religius namun dibawakan dengan nuansa  pop yang membuat nasyid kian berkibar. Pada Ramadhan tahun 2005, musik nasyid semakin akrab  di telinga masyarakat Indonesia. Salah satu stasiun televisi  swasta menyelenggarakan Festival Nasyid Indonesia dan  Festival NTQ (Nasyid, Tausyiah, dan Qiroah), layaknya  perhelatan Indonesian Idol atau Akademi Fantasi yang tengah  digandrungi masyarakat.  Nasyid nggak sekedar nyanyian.

Tapi udah jadi salah satu  uslub dakwah yang pas banget buat para musik mania. Apalagi  nasyid hadir dengan genre yang beraneka ragam. Gak kalah  dengan dengan aliran musik sekuler lainnya. Mulai dari irama  tanpa musik alias acapella; dengan iringan musik musik yang  minimalis (drum saja); berirama mars dengan karakter  semangat menyeru;  dibawakan dengan alat musik perkusi; atau  dengan alat musik lengkap modern. Lengkap deh pokoknya! Soal lirik, nasyid emang paling poll buat kita. Lantaran isinya  mengajak kita untuk makin cinta Allah, cinta Rasul, cinta Islam, dan  cinta Dakwah.

 Ada yang dibawain dengan beat slow bin  melankolis, rock, atau pop. Semuanya easy linstening. Nggak heran  beberapa kelompok nasyid nusantara kian beredar di jagad musik  dalam negeri. Sebut saja Snada, Suara Persaudaraan, Izatul Islam,  Asyabab, Harmoni Voice, Sam Abdullah, Bijak, dan lain-lain. Driser, pas banget kalo kita bilang nasyid sebagai pilihan  terbaik buat kita para musik mania. Selain terpenuhi kehausan kita  akan hiburan vokal suara, hati dan pikiran kita juga keep in touch  dengan Islam dan Allah. Malah nasyid bisa juga mengobarkan  semangat dakwah. Ya udah, segera deh jadikan nasyid bagian dari  koleksi MP3-mu dan tetep, ngaji dan dakwah jangan ampe  kelupaan. Berangkaat![341]

 

Lima style nasyid yang cukup eksis di blantika musik nusantara :

  1. Nasyid yang dibawakan dengan ACAPELLA (Tanpa alat musik, untuk sound effectnya hanya memakai suara mulut saya menyerupai bunyi alat musik).

Contoh Grup Nasyidnya : Gradasi , Justice Voice, Fatih, Snada Dll

  1. Nasyid yang dibawakan dengan ACAPELLA dengan musik minimalis (Drum atau Gitar saja) yang berirama haroki(mars/bersemangat) dan juga seperti lagu pop.Contoh Grup Nasyidnya : Izzatul Islam, Shoutul Harakah , Edcoustic Dll
  2. Nasyid yang dibawakan dengan PERKUSI (kebanyakan berisi puji pujian kepada allah SWT

atau nabi muhammad SAW. Contoh Grup Nasyidnya : Snada (kadang-kadang), Raihan,Qatrunnada, The Fikr Dll

  1. Nasyid yang dibawakan dengan BEATBOX (Musik mulut hampir menyerupai Accapella tetapi ini butuh

keterampilan khusus untuk mempraktekkannya)Contoh Grup Nasyidnya : Sintesa Vocal Play (Pendatang baru), Fatih (Kadang-kadang) Dll

  1. Nasyid yang dibawakan dengan ALAT MUSIK LENGKAP.

Contohnya : In Team, Hijjaz, Saujana, De Hearty Dll

CINTA ITU HOAX!

HOAX lagi ngehitz. Di sosial media merajalela. Dalam whatsapp kita juga berseliweran. Berita musibah dikasih bumbu hoax biar dramatis. Panggung politik dipanasin kampanye hitam yang sarat degan berita hoax. Tak terkecuali dalam urusan cinta, hoax juga ikut ngeramein.

Semua sepakat kalo hoax itu artinya berkaitan dengan kebohongan. Nggak mesti berita, bisa jadi ucapan dusta, mitos minim fakta, atau janji surga tanpa realita. Kalo udah begini, kayanya kita nggak bisa menolak kalo dalam urusan cinta banyak sekali hoax alias kebohongan. Mulai dari rayuan gombal, bujuk rayu romantis, hingga janji-janji manis yang tidak realistis. Nggak heran kalo ada yang bilang:

CINTA ITU HOAX!
Eits, yang nggak setuju jangan sewot ya. Mending baca tuntas bahasannya di majalah drise terbaru edisi Februari 2018. Seru!
Selain tema utama, bahasan di rubrik lain juga nggak kalah asyiknya. Ada asal-usul kaum GAY yang kelakuaannya jijay, asyiknya belajar di ruangguru, keunggulan bahasa Arab yang diakui dunia, atau kisah Shahabiyah Zinirah teladan muslimah istiqomah.
Jangan ketinggalan untuk ngintip kiriman driser yang dimuat di rubrik share your miand dan monogatari. Simak juga catatan media tentang hoax yang membangun plus perilaku cewek smartphone. Eh hampir ketinggalan inspirasi muslimah yang tinggal di negeri kangguru.

Biasanya, driser harap-harap cemas nunggu kehadiran drise terbaru. Takut nggak kebagian. Makanya, segera hubungi pengedar terdekat yang udah jadi langganan untuk order atau kirim pesan via WA ke 085814771511. Kamu bisa pesan satuan atau borongan untuk dikirim ke tempat lain. Jangan sampai kehabisan kaya yang udah-udah. Yuk pesan sekarang!

@hafidz341 | MajalahDrise.Com
Redaksi Majalah Remaja Islam Drise
Tak perlu minta izin untuk share info bermanfaat ini. semoga semakin banyak remaja muslim yang tercerahkan… ^_^