Who Am I?!

Only people who have an understanding & awareness of the syari’a of ISLAM alone is capable of looking problems with a deep & brilliant. Hmm!”

drise-online.com – Semua orang memang unik. Ketika kita terlahir di dunia, Allah swt udah ngasih kelebihan dan kekurangan masing-masing yang menjadikan kita punya karakter khas. Otomatis, seiring bertambahnya usia, tiap orang dituntut secara alamiah untuk mengenali jati dirinya. Who am i?!

Tak jarang, remaja en remaji bilang; “Aku nggak tau siapa diriku!”, “Aku juga nggak ngerti aku mau apa setelah lulus nanti?” atau “Sepertinya aku memang masih dalam tahap pencarian jati diri?” en ungkapan-ungkapan lainnya yang ikut mengekor di belakang, mempertanyakan jati dirinya yang tercecer entah ada dimana.

Bagi manusia yang pengen hidup bahagia, menemukan jati diri adalah harga mati. Coz, jati diri bisa diibaratkan bahan bakar yang memaksanya untuk bergerak meraih kebahagiaan hidup. Kita akan sanggup merengkuh upaya dengan mantap, jika jati diri kita pun mantap, sejati. So, kebutuhan pokok bagi kita selaku manusia menemukan jati diri.

Hmm! Pastinya D’RISEr sering berkelana di dalam angan yang berwujud rancangan gerak or target-target. Punya agenda harian, bulanan, tahunan, en seterusnya. Pengen jadi apa kita sekian tahun ke depan. Lulus sekolah, berpenghasilan demi menopang hidup plus dakwah, membahagiakan en membanggakan orangtua, menikah, punya anak en keturunan yang banyak untuk kita didik dengan cara Islam, punya keluarga dakwah yang nantinya bisa menjadi jantung revolusi! Kemudian kita mati, en berharap masuk ke dalam surgaNYA. Lolos dari jilatan api neraka.

Kita nggak main-main memperlakukan diri kita demi meraih kesuksesan hidup! Coz, kita berharap kita adalah mawar ideologis layaknya khadijah binti khuwailid, sumayyah binti khubath, asma’ binti abu bakar ash-shiddiq, asma’ binti yazid al-anshariyah, khaulah binti malik bin tsa’labah, ummu sulaym binti milhan, fathimah az-zahra binti rasulullah, nusaibah ummu imarah, en shahabiyat-shahabiyat lainnya. Apakah ukhtii sudah membaca semua kisah-kisah inspiring mereka? Mereka mampu juga jadi tangguh, jadi ‘alim, jadi shalehah, en pemberani. Berarti kita juga bisa kawan!

Kuncinya, pahami akan hakikat hidup kita. Kita berasal dari ALLAH, kita hidup hanya untuk beribadah kepada ALLAH, en akan kembali kepada ALLAH. Normalnya, pemahaman ini akan menghasilkan karakter en jati diri yang selalu takut kepada ALLAH. That’s d’True Identity!

Ngeri kalau telat shalat, ngeri kalau nggak jujur, ngeri kalau pacaran, ngeri kalau ikut-ikutan teman menyontek, en serenceng perbuatan maksiat lainnya. Kita jadi diri sendiri. Jadi muslimah yang selalu pede karena tolok ukur kita adalah syariat. Kita bakal mikir berjuta kali kalau diajak mabal (bolos), diajak nongkrong di mall nggak karu-karuan, atau diajak cowok cakep nge-date. Semua bakal dibayar lunas sama ALLAH kalau kita tetap TEGUH membela ISLAM! Sama SURGA! Original! So, mari kita tekadkan bersama, en membenturkan do’a permohonan kepada ALLAH. Angkat kedua tanganmu kawan, Hmm!;

“Wahai ALLAH, bagikanlah kepadaku rasa takut kepadaMu yang bisa menghalangi antara kami dan maksiat kepadaMu. Bagikanlah kepada kami ketaatan yang bisa menyampaikan kami ke surgaMu. Bagikanlah kepada kami keyakinan yang bisa meringankan musibah dunia bagi kami. Berikanlah kenikmatan kepada kami dengan pendengaran, penglihatan, dan kekuatan kami, selama kami hidup di dunia ini. Jadikanlah semua itu menjadi warisan bagi kami. Jadikanlah pembalasan kami menimpa orang yang berbuat zhalim kepada kami. Tolonglah kami atas orang yang memusuhi kami. Jangan jadikan musibah bagi kami dalam agama kami. Jangan Engkau jadikan dunia menjadi kebingunagn kami yang paling besar dan tujuan dari ilmu kami. Jangan Engkau kuasakan kepada kami orang-orang yang tidak menyayangi kami.” (diriwayatkan oleh Tirmidzi dari Ibn Umar ra.). Aamiin. So, Tetap SEMANGAT berjati diri MUSLIM! Yeahhh! [Hikari Inqilabi]

STAY IN THE LINE!

(Hidupku HANYA Untuk DAKWAH!)

Khusus buat D’RISEr yang D’RISE cintai karena ALLAH:

Jadilah pribadi-pribadi yang selalu takut kepada ALLAH SWT. Jadilah mawar ideologis! Pribadi-pribadi yang harum karena ideologi ISLAM yang mentajasad (mendarah daging) dalam diri.

Jangan kau alihkan dirimu dari perjuangan. Jangan kau tetapkan hatimu pada kekalahan. Karena semua pasti mutlak terbayarkan. Maka selesaikan!

Bersama kami rombongan para pembela ISLAM. Yang bergerak serempak dan terus melaju tanpa karam. Meski keram, namun geram kami pada kekufuran lebih seram. Didihkan ‘azzam!

Dan biarkan ia bergolak menggelegak menantang malam. O no bara… hitobito wa, anata ga shitte iru matte iru no ka? Kore ijou no fuman, naite, daun o jikkou mashiteya! Anata wa yogen-sha nou souzoku-jindesu. Jiman no sensou bara! Hmm!

(Wahai MAWAR! Umat menunggumu kau tahu? Jangan lagi menangis, mengeluh, lari, apalagi jatuh! Kau adalah PEWARIS NABI! Sekumtum MAWAR ideologis yang membanggakan! Hmm!)”

Domo arigato gozaimas n_n [Hikari Inqilabi]

 

Di Muat Di Majalah Remaja Islam Drise Edisi #11

ARTIS BIKIN HISTERIS

drise-online.com –  Suatu kali Alga bikin jajak pendapat di status facebook Alga. Bunyinya gini: ”Siapa sih artis/tokoh/profil idola kamu? Apa hal paling ‘gila’ yang pernah kamu lakuin demi idola tersebut?”. Dalam beberapa menit status Alga dibanjiri dengan lusinan komentar. Ada yang ngakunya mantan fans Beyonce Knowlese. Buktinya? Semua lagu-lagu Beyonce hapal luar kepala. Mulai album bareng Destiny Child sampe solo karirnya Beyonce. Kebayang di benak saya suara seksi dan body Beyonce. Namanya juga penyayi barat sono, ya exploitasi suara, exploitasi aurat juga. Nahh, yang lucunya, ada yang ngaku demen abis sama Harry Potter. Walau Harry Potter tokoh fiktif belaka, terbukti menyihir banyak orang. Sampe ada yang bela-belain tongkat imitasi ala Harry Potter karena pengen berbakat menyihir seperti keluarga Potter. Welehh!!

Kelakuan facebooker di akun saya belum seberapa kalo dibandingin sampe fans gila-gilaan yang bisa kita liat di situs super fans artis-artis. Taylor Lautner yang nimbrung peran di Twilight sempat dibuat kelimpungan penggemarnya saat syuting di Brazil. Ratusan fans menyerbu hotel tempatnya dan Kristen Stewart menginap. Ia harus bersembunyi di sebuah ruangan kecil selama 45 menit menunggu tim SWAT datang. Fans-nya Justin Bieber juga lucu. Saat Kim Kardashian memajang di twitter foto mesra dirinya dengan Bieber di sebuah pantai. Kontan fans Bieber kesal dan marah-marah saking cemburunya. Dan masih banyak hal-hal aneh dari fans artis lainnya. Mulai dari menjambak, mencium bahkan rela ditiduri. Na’udzubillah.

Kalo dulu, tuhan-tuhan sesembahan bentuknya berupa batu, pohon, matahari serta hal lain yang dianggap tinggi dan super! Di era millenium ini, udah ngga jamannya lagi orang semedi di pohon atau bawa-bawa jimat. Sebagai gantinya jimat, ada foto artis di dompet, poster artis di dinding, model rambut mirip penyanyi, bahkan ngikutin tren seragam sekolah dibuka tiga kancing atas bajunya. Tingkah polah kaya gitu seolah jadi syari’at buat yang ngaku demen ama artis dan ngikutin tren. Oii, tobat neng!

Belum tentu artis yang hidup dalam lingkungan sekuler, bergelimang gaya hidup materialis, dan gaul cewek-cowok tanpa batas ngasih faedah dan teladan yang baik buat kita. Kalau kita kenapa-kenapa atau ‘makin rusak’ karena copy paste tingkah sang idola, rugiii dunia akhirat kan? Makanya, kalau mau mengidolakan seseorang, pilih yang membawa kebaikan.

Michael Heart dalam bukunya 100 tokoh paling berpengaruh, menjatuhkan Rasulullah SAW sebagai tokoh nomor wahid paling berpengaruh sedunia cuy. Rasul ‘artis top’ sepanjang masa gitu loh. Mana sih dari diri Rasulullah yang cacat dan cela ? Sabar, tiada banding. Lemah lembut sekaligus tegas. Rasulullah itu panutan dalam kepemimpinan keluarga, bahkan memimpin negara. Perilaku Rasul layak dicontoh mulai bangun tidur sampe tidur lagi. Rasul memang telah tiada di jaman ini. Namun jejak-jejaknya bisa terus kita lacak dengan rajin mengkaji Islam. So, daripada waktu dihabiskan untuk ngejar-ngejar artis, mending mengejar pesona rasul untuk dilekatkan ke diri kita. Dijamin bertabur pesona. Baik di dunia, juga di surga. Amiin. Hap ! [Alga Biru]

 

BOX

SANG LELAKI SEJATI

Siapa sih yang ngga suka sama lelaki tampan, wangi, kaya pula? Justin Beiber atau gerombolan SM*SH mah lewat. Lelaki itu bernama Mus’ab bin Umair. Sesuai namanya ‘umair’, artinya ‘seseorang yang baik’. Hidupnya berkecukupan dan sering ‘disuit-suitin’ alias digandrungi gadis-gadis di jaman Rasulullah dulu. Lelaki ini sangat istimewa. Bukan saja di masa hidupnya, tapi juga di akhir hayat. Simak ya!

 

  • PENYAYANG DAN SABAR

Mus’ab lelaki penyayang. Sifat itu tampak dalam rasa sayangnya pada ibunya. Cuma berhubung ibunya ngga suka Mus’ab masuk islam, ehh si ibu malah mogok makan. Mus’ab yang penyayang ini hanya berkata dengan lirih: “Wahai ibu, telah ananda sampaikan pada ibunda. Andai nyawa ibu keluar satu persatu, niscaya ananda tidak akan keluar dari agama ini (Islam)

  • DIPLOMAT ULUNG

Siapakah orang yang paling berjasa dalam mengembangkan cahaya islam di madinah? Orang itu adalah Mus’ab bin Umair. Pernah suatu kali Mus’ab didatangi pemuka kabilah yang mengacungkan tombak ke arah dadanya (mau marah-marah). Nah,, bukannya lari, Mus’ab dengan tenang berkata:”Duduklah tuan, jika tuan suka dan mendapat kebaikan dari apa yang saya sampaikan maka ambillah, jika tidak maka tinggalkan

  • MULIA SAMPAI AKHIR HAYAT

Akhir hidup Mus’ab penuh kemuliaan. Perang uhud memperjumpakan Mus’ab dengan Tuhannya dalam keadaan syahid. Mus’ab sang pemegang panji, tertebas tangan kanannya oleh musuh. Cukup sampai disitu? Tidak! Lalu Mus’ab berusaha mempertahankan panji tersebut dengan tangan kiri, lantas tangan itu pun tertebas pula. Hingga akhirnya syahid di medan laga. Ahh,… Mus’ab, teladan bagi jiwa pemberani. [Alga Biru]

 

Di Muat Di Majalah Remaja Islam Drise Edisi #11

Ukhti, Don’t give up !

Jika hati sudah meleleh/Pikiran buntu tak temukan jalan/

Maka tubuh pun seolah remuk tak berbentuk

******

drise-online.com – Driser, pernah ngga ngerasain pikiran mumet banget? Berasa di pundak ini memikul berkilo-kilo beban penderitaan. Penyebabnya macem-macem. Nilai jeblok, kehilangan sahabat sampai putus ama kekasih hati. Di akhir tahun ajaran atau semester, korban ‘frustasi’ biasanya banyak menimpa kita-kita loh. Terutana saat nilai ujian akhir diumumkan dan ternyata tak sesuai harapan, ya ampyuuunnn…. Cilaka dua belas! Dunia serasa mau runtuh. Ada yang nangis-nangis, teriak-teriak sampai kejang-kejang. Kegagalan itu menyakitkan, kawan!

Hemmm…. Iyah, kegagalan memang menyakitkan. Sesak dan nusuk banget. Ngomong-ngomong soal kegagalan, Alga jadi inget sama Rasulullah SAW, sebagai teladan yang agung juga sosok yang sabar dalam segala dera. Dalam dakwahnya, berkali-kali rasul ditolak oleh para pemuka kabilah. Semua mencemooh dan termakan dengan hasutan para penghasut. Bahkan ketika rasul datang ke bani thaif untuk meminta nusroh (pertolongan), pemuka bani thaif malah menyuruh orang-orang bodoh dan anak-anak untuk melempari rasul layaknya orang gila yang masuk ke kampung orang. Masya Allah! tega bener tuh orang-orang. Meski sudah diperlakukan dengan sadis, ngga pernah rasul berputus asa. Orang-orang jahil tersebut malah didoakan supaya cepat sadar dan rasul bangkit dengan strategi berikutnya, walau hati rasul sempat sedih mendapat penolakan yang sedemikian rupa. Begitulah orang-orang besar. Mereka hidup dengan jiwa yang besar, tidak keok ditimpa ‘kegagalan’.

Sebenarnya kegagalan itu tidak perlu ditakuti. Angkatlah ia menjadi teman, sebab tidak ada orang yang bisa mengelak sepenuhnya dari kegagalan. Lalu, seperti apakah mengangkat kegagalan sebagai teman? (Baca teroossss ya…)

****

FAILURE QUOTIENT FOR UKHTI FILLAH

Failure Quotient, Apaan tuh? Failure Quotient alias kecerdasan kegagalan adalah kemampuan seseorang dalam mengelola rasa takut, ketidaknyamanan, depresi akibat kegagalan yang menimpanya sehingga berubah menjadi energi positif yang membangkitkan. Kegagalan yang biasanya menjadi momok bagi banyak orang, secara ‘simsalabim’ bisa diubah menjadi semangat dengan menghadirkan failure quotient dalam diri kita. Tangis berubah menjadi senyum. Energi negatif diubah menjadi energi positif (Duehh… berasa lagi belajar fisika nih, hehe). Woi, walaupun kita ini cewe-cewe yang identik dengan sisi melankolis…. tapi bukan berarti boleh cengeng. Apalagi berujung pada putus asa. Wehh… alamat sesat, sist!

 

Mereka menjawab,’Kami menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan benar, maka janganlah kamu termasuk orang-orang yang berputus asa’. Ibrahim berkata,’Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmad Tuhannya, kecuali orang-orang yang sesat’ (TQS. Al-Hijr: 55-56)

Hii… syerem euy. Kalo udah kena virus ‘putus asa’, dunia berasa gelap. Harapan-harapan bisa pupus. Wuss.. Lihat aja kasus bunuh diri yang menimpa kalangan remaja. Biasanya karena hilangnya harapan dan berharap pada mimpi kosong. Syaithan menggembosi kita untuk kalut dan ragu menghadapi hari esok. Maka mulailah kita berburuk sangka pada segala sesuatu. Nah, yang paling parah, kita berburuk sangka pada Allah ta’ala. Jangan sampe deh sist!

Ukhti yang Alga sayangi, Masa sih kita buruk sangka pada Allah yang sudah demikian baik? Semua udah DIA beri. Kehidupan, usia, rizqi dan buanyaaakk lagi. Nafas gratis, paru-paru gratis, ginjal gratis, coba kalo bayar?? Hehehe. So,…. Never Give Up! Kita pasti bisa hadapi setiap kegagalan. Karena Allah bersama kita, yup! [Alga Biru]

 

BOX

TANGGA KESUKESAN

Tangga kesuksesan itu ngga panjang kok. Ini urutannya: gagal – introspeksi -bangkit lagi. Setiap anak tangga ini kita yang memilih. Saat gagal, pilih meratapi atau introspeksi. Setelah introspeksi pilih bangkit lagi atau berdiam diri. Setelah bangkit, mau belajar dari kegagalan atau mengulanginya. Berikut ini kiat-kiat bangkit dari kegagalan demi meraih kesuksesan:

Pertama, Cintai dirimu.

Terimalah diri kita, baik kelebihan maupun kekurangan. Siapa lagi yang bisa menghargai kita selain diri kita sendiri? Nah, darisanalah harapan akan terbit. Optimisme akan melahrikan kekuatan tiada banding.

Kedua, Aktualisasi kegagalan.

Gagal bukanlah aib. Orang yang gagal dalam banyak usaha untuk sukses lebih baik ketimbang orang yang ngga pernah gagal karena takut mencoba. So, jangan minder karena pernah gagal. Pilihan ada di tangan kita: berjuang dan menang atau menyerah dan kalah.

Ketiga, Ambil Hikmahnya.

Kegagalan adalah ajang pembelajaran. Kita baru tahu manisnya perjuangan ketika ada ‘action’, bukan cuma konsep. Dari ‘action’ tadilah kita mendapat pelajaran mental, psikis dan spiritual. Dari aksi nyata, kita akan bercermin dan langkah berikutnya akan lebih mawas dan tampil memukau. [Alga Biru]

di Muat Di majalah Remaja ISlam Drise edisi #10

CEWE’ BIGOS ?!

 

drise-online.com – Kalau cewe-cewe lagi ngumpul, makan bareng, atau belajar bareng, biasanya adaaaaa aja yang diomongin. Entah ngomongin artis sampe ngomongin kecengan baru. Bahkan guru killer pun jadi bahan obrolan yang ngga ketinggalan. Ihh…. Dasar cewe! Emang paling pinter nyerocosss. Walhasil, cewe selalu diidentikkan dengan tukang gosip. Emang bener?

Heumm,… sampai ada sebuah ungkapan nyindir yang bilang: ”Kalo mulut seorang laki-laki cuma satu, perempuan punya empat mulut dalam hidupnya”. Itu menggambarkan betapa ramainya ‘sang mulut’ beraksi. Ngga masalah kalo isi percakapannya berbobot, tapi kalau bisanya cuma ngomongin kejelekan dan aib orang lain, kayanya perlu di-rem tuh.

GOSIP = GHIBAH !

Driser,  ternyata selama ini banyak dari kita yang tanpa sadar sudah menyantap bangkai yang menjijikkan dari saudara kita sendiri. Bukan cuma sekali, dua kali bahkan udah jadi hobi alias kebiasaan sehari-hari. Kok bisa?! Allah swt berfirman:

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka , karena sebagian dari prasangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya.”  (QS Al-Hujurat:12)

Iya, karena banyak dari kita yang doyan ngebicarain aib-aib, kelemahan dan kejelekan sodara kita. Thats ghibah sist! Ghibah alias menggunjing udah diterangkan dalam hadist rasulullah. Rasul SAW bersabda :

Tahukah kamu apa ghibah itu ?” Jawab sahabat : Allahu warasuluhu a’lam (Allah dan Rasulullah yang lebih tahu). Kemudian Nabi SAW bersabda: “Menceritakan hal saudaramu yang ia tidak suka diceritakan pada orang lain”. Lalu Sahabat bertanya: Bagaimana jika memang benar sedemikian keadaan saudaraku itu ? Jawab Nabi SAW lagi : “Jika benar yang kau ceritakan itu, maka itulah ghibah, tetapi jika tidak benar ceritamu itu, maka itu disebut buhtan (tuduhan palsu, fitnah) dan itu lebih besar dosanya“.

Hii…. Bahaya banget kan. Orang lain yang kita omongin bisa sakit hati dan ngerasa terganggu lahir-batin. Bayangin deh ngga enaknya kalo kekurangan kita diumbar-umbar ke khalayak. Malu dan batin bo! Nahh… Lebih bahaya lagi jika ternyata yang kita gunjingkan itu adalah dusta, bisa berbuah fitnah. Ingat, fitnah lebih kejam dari pembunuhan. Sakit tubuh bisa diobati, sakit hati dibawa sampai mati. (brrrr…..). Wajar, kalau ghibah disebut juga dosa ganda. Kenapa? Karena bukan saja bersalah kepada Allah tapi juga manusia. Maka, selain meminta ampunan pada Allah, kita minta maaf kepada manusia yang sudah dipergunjingkan. Disinilah indahnya islam dalam menjaga kehormatan dan kemuliaan.

Ghibah terlanjur jadi hobi, pasti sulit untuk mengubah kebiasaan yang satu ini. Susah, tapi bisa kok!! Tiap kali godaan untuk gossip datang, ingat-ingatlah ‘ngga enak’-nya. Baik di dunia maupun di akhirat. Ada kabar baik bagi kita yang mampu menahan diri dari ghibah, Rasul saw bersabda: “Barang siapa yang mencegah terbukanya aib saudaranya niscaya Allah akan mencegah wajahnya dari api neraka pada hari kiamat nanti.(HR. At Tirmidzi)

Kita udah nahan-nahan supaya ngga ngegosip, tapi biang gosip tetap aja membawa kabar gosipnya kepada kita. Katakan tidak! Kalau sekiranya kita belum sanggup, mending jauhi aja deh. Daripada kita kecipratan dosanya. Betul kaga??  Semoga kita mampu menjaga lisan dan hati kita ya. Say no to ghibah, sist ! Kita rintis gaya hidup minus ghibah.  Yukkk…. ! [Alga Biru]

BOX:

*Ghibah Yang Diperbolehkan*

  1. Mencari solusi agar orang lain terbebas dari kesalahan. Diceritakannya kejelekan dalam rangka amar ma’ruf nahi mungkar. Misal: Ada temen nyebeliiiiiinnn banget, udah dibilangin tapi tetap ngeyel. So, boleh meminta bantuan kepada kakak atau teman terdekat orang tersebut agar sifat nyebelinnya bisa diatasi. Beres deh!
  2. Menceritakan kejelekan dalam rangka mencegah beredarnya kejahatan atau keburukan yang lebih luas. Misal: Kita punya guru di sekolah, trus si guru suka ngajarin hal-hal yang salah dan aneh-aneh. Maka, boleh menceritakan hal tersebut dan menasehatinya agar tidak menjadi kefasikan yang merajalela.
  3. Mengkritisi penguasa yang dzholim. Di era kapitalis saat ini, dimana hukum-hukum Allah dilecehkan dan kekufuran justru ditegakkan oleh kroni-kroninya. Maka menegur penguasa dengan menjelaskan kepalsuan dan kedzholimannya adalah diperbolehkan. Diungkapkan dengan cara yang baik dan tanpa menambah-nambahi perkara, agar terlihat mana yang haq dan batil. Gitu lohhh….[]

Di Muat di Majalah Remaja Islam Drise Edisi#10