Yaayy…LAHIRNYA SANG TIRANI DAN SANG PENAKLUK Akhirnya serial The Chronicles of Draculesti hadir lagi di tengah-tengah kita. Yang terbit kali ini Yadalah seri ketiga. Secara fisik, Draculesti tampil gothic (kehitaman), ukuran lebih besar, walau jumlah halaman jadi lebih tipis.
Desain lebih artistik dah! Insyaallah ngga ngecewain setelah penungguan sekian lama. Yang terbit kali ini adalah seri ketiga. Nggak kaya’ di seri pertama dan kedua, pada seri ketiga ini Mehmet al Fatih sudah muncul, yang akan segera berkonfrontasi dengan Vlad Dracula. Pada seri ini berbagai latarbelakang peristiwa terjadi ketika mengiringi lahirnya Vlad Dracula dan Mehmet al Fatih.
Kelahiran Dracula diiringi dengan tragedi, airmata, dan darah, sementara kelahiran Mehmet al Fatih diiringi oleh keimanan dan keagungan. Berbagai peristiwa ini akan membentuk citra diri mereka ketika mereka dewasa nanti. Berbagai pola didikan dan pengarahan pun akan sangat menentukan siapa mereka. Berbagai konspirasi dan perebutan tahta Wallachia pun terus berlanjut.
LAHIRNYA SANG TIRANI DAN SANG PENAKLUK
Kalo kita teliti lagi sejarah, maka kita akan menemukan bahwa Mehmet al Fatih dan Vlad Dracula hidup sezaman. Usia mereka hanya terpaut setahun, Mehmet dilahirkan pada tahun 1432, sementara Vlad dilahirkan pada tahun 1431.
Pasukan mereka pernah bertemu di medan pertempuran, dan kemungkinan besar mereka pernah bertemu muka, karena ketika masih kecil, Vlad Dracula pernah berada di dalam pengawasan dan didikan Kesultanan Utsmani. Nah, karena Draculesti mengangkat tema sejarah ini menjadi sebuah kisah fiksi, makanya kebayang dong gimana serunya.
Selain berfokus pada kisah persaingan antara Mehmet al Fatih dengan Vlad Dracula, rangkaian serial Draculesti pun akan mengisahkan bagaimana heroik dan dramatisnya Mehmet al Fatih ketika menaklukkan Konstantinopel.
Nggak ketinggalan juga berbagai kisah tentang kekejaman Vlad Dracula yang nggak ketulungan. Semuanya ditujukan untuk memberikan gambaran betapa indahnya Islam dan betapa bengis serta sadisnya kekufuran, sekaligus merangsang generasi Islam agar terus menelusuri sejarah yang sebenarnya tentang kedua tokoh ini sekaligus berbagai pertempuran yang terjadi antara mereka berdua untuk membela segala sesuatu yang mereka bela.
Membaca serial Draculesti ini, bikin kita tambah cinta pada islam, bikin greget sama sejarah kegemilangannya. Apalagi sejarah yang biasanya njelimet, dikisahkan dalam fiksi yang penuh emosional dan berseni. Fiksi yang terinspirasi dari sejarah ini memotivasi kita untuk cek ricek ke sumber sejarahnya langsung. So, jadi melek sejarah dong! [Alga Biru]
Judul : the Cronicles of Draculesti the birth
Pengarang : Sayf Muhammad Isa
Ukuran : 95 halaman, 15 x 21 cm
Penerbit : Khilafah Press feat Drise PublishinG