MERDEKA!

majalahdrise.com – Udah bawaan orok kayanya kalo orang-orang kafir dan para pembenci Islam selalu ngasih label Islam sebagai agama kolot yang setiap ajarannya mengekang dan memenjara para pemeluknya. Mengekang dari apakah gerangan? Kebebasan tentunya. Kebebasan untuk melakukan apapun yang diinginkan, memakai apapun yang disukai, memiliki segala hal yang dimaui, dan sebagainya.

Dari pengertian kebebasan di atas kecium banget ada udang di balik rempeyek. Kebebasan yang mereka dambakan nggak jauh dari keinginan untuk menuruti hawa nafsunya tanpa batas. Karena hawa nafsu adalah Tuhan mereka. Dan upaya untuk memenuhi hawa nafsu dengan cepat dan mudah adalah tujuan hidupnya. Sehingga wajar kalo dalam kesehariannya mereka getol meraih kesenangan duniawi sebagai bentuk kebahagiaan tertinggi.

Pertanyaannya sekarang, benarkah mereka sudah bebas bin merdeka? Ooo…tidak bisa! Justru mereka sebenarnya diperbudak dan dijajah oleh hawa nafsu mereka sendiri yang berujung pada kerusakan-kerusakan di muka bumi. Allah swt mengingatkan dalam firman-Nya: “Andaikata kebenaran itu menuruti hawa nafsu manusia, maka pasti binasalah langit dan bumi serta semua yang ada di dalamnya” (QS al-Mu’minuun:71).

Driser, merdeka bukanlah hidup bebas tanpa aturan. Itu mah bukan bebas tapi bablas, ujungnya nyungsep. Justru bebas berarti kita terlepas dari belenggu hawa nafsu itu sendiri. Dan hanya aturan Islamlah yang terbukti tokcer mampu membebaskan dan mengangkat manusia dari keterpurukan. Dari gelap menuju cahaya. Buktinya, bangsa Arab yang tadinya katrok, kuper, terkucil dari peradaban dunia dan tenggelam dalam kejahiliyahan, mampu bangkit menjadi kekuatan yang diperhitungkan di mata dunia, bahkan mengalahkan 2 negara adidaya yang ada yaitu Bizantium dan Persia setelah mengenal Islam.

Islam memberikan kemerdekaan hakiki, yaitu kebebasan dari semua belenggu penghambaan diri kepada makhluk yang tidak punya kemampuan untuk memberikan manfaat maupun bahaya kepada dirinya, untuk menuju kepada penghambaan diri kepada Allah Ta’ala, yang di tangan-Nyalah segala kebaikan, dan Dialah satu-satunya pencipta, pemberi rezki dan pengatur alam semesta ini.

Inilah makna ucapan sahabat yang mulia Rib’iy bin ‘Amir ketika ditanya oleh salah seorang pembesar kafir, “(Seruan dakwah) apakah yang kalian bawa?”. Maka beliau menjawab: “Allah yang mengutus kami untuk mengeluarkan (membebaskan) siapa yang dikehendaki-Nya dari penghambaan diri kepada makhluk kepada penghambaan diri kepada-Nya (semata), dan dari kesempitan (belenggu) dunia kepada kelapangannya, serta dari kezhaliman (aturan) agama-agama (lain) kepada keadilan Islam”. So, kalo bener pengen merdeka, jangan cuman sloga. Buktikan dengan menjadikan Islam sebagai aturan hidup. Itu baru mak nyos. Merdeka![Ishaak]]

di muat di majalah remaja islam drise edisi 15

Leave a Reply

Your email address will not be published.