Majalahdrise.com – Sosial media yang secara resmi diluncurkan pada 5 Mei 2003 ini, nggak populer dikalangan remaja. Namanya LinkedIn.Ya, dibandingkan dengan Facebook atau Twitter, sosmed yang didirikan oleh Reid Hoffman tahun 2002 ini masih kalah pamor.
Orang lebih mengenal ‘F’ atau ‘T’, daripada ‘In’. Kalo pun kenal dan udah punya akunnya, mungkin kesasar google. ^_^ Bagi yang belon tahu, LinkedIn itu salah satu sosial media yang menyasar kalangan profesional alias pekerja.
Pengnuninya kebanyakan karyawan yang udah kerja, pengangguran yang nyari kerja, atau perusahaan yang cari pekerja. Ada rantai supply demand alias permintaan dan penyediaan tenaga kerja di LinkedIn. Karena LinkedIn menghubungkan orang sesuai dengan latar belakang profesinya.
Fungsi LinkedIn sangat mirip dengan sebuah CV Online. Tempat orang menjual diri. Ups, jangan salah tafsir ya. Jual diri yang dimaksud menawarkan skill bin kemampuan diri. Makanya wajar kalo banyak trainer yang dapat order dari LinkedIn. Atau penyedia jasa online marketing yang kebanjiran proyek setelah aktif di LinkedIn. Kagak ada salahnya kita selaku remaja, melek sosial media LinkedIn biar dalam urusan kerjaan udah ada yang bantuin. Caranya, dengan mulai manfaatkan LinkedIn buat membangun personal branding. Apaan tuh?
Ya mirip-mirip rebounding gitu deh.. 😛 Personal Branding bisa dibilang sebuah identitas. Bukan sekedar nama, tapi promosi skill alias kemampuan yang ditekuni sampe jadi ahli. Orang bule kate, FOCUS alias Follow One Course Until Success. Lumayan, kalo kita mulai membangun personal branding, visi hidup kian tergambar jelas. jangan lupa cek yang punya drise ya di sini
Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan setelah membuat akun LinkedIn:
- Manfaatkan Kata Kunci Untuk membangun personal branding, awali dengan memilih kata kunci untuk menjawab pertanyaan: sebenarnya kita ingin dikenal sebagai apa atau siapa? Kata kunci ini nantinya yang akan dimasukkan ke profil di bawah nama kita persis.
- Buatlah Summary yang Menjual Fitur summary menerangkan tentang siapa kita dan keahlian apa yang bisa kita tawarkan untuk membantu orang lain.
di muat di majalah remaja islam drise edisi 49