drise-online.com – Driser, apa yang ada dalam benak kamu saat mendengar kata monster? Hmm… pastinya sesuatu yang menyeramkan dong. Ngaku aja deh. Pasti langsung muncul bayangan makhluk besar, bertanduk, menyeringai dengan memamerkan gigi taringnya yang berlumuran darah, lalu bersuara… boom! Hehehe….ini mah monster ink atuh 😀
Secara umum, kata monster identik dengan sesuatu yang menyeramkan dan menakutkan. Gimana kalo kata monster itu disandingkan dengan kemuliaan ajaran islam sehingga melahirkan opini monsterisasi syariah. Nah lho!
Dua bulan ke belakang, opini media yang mengusung tema besar monsterisasi syariah gencar digulirkan dalam pemberitaan media massa. Terutama setelah deklarasi berdirinya khilafah oleh gerakan bersenjata di Irak dan Suriah menyita perhatian dunia. Kemuliaan ajaran khilafah sebagai model pemerintahan Islam yang dicontohkan para shahabat tercoreng nama baiknya oleh perilaku kekerasan oknum angkatan bersenjata ISIS.
Perlahan, islamophobia kembali memanas di negeri-negeri Islam. Hingga pemerintah kita menyatakan larangan masuk gerakan ISIS ke dalam negeri. Malah dengan gegabah, aparat mau membakar bendera ISIS yang notabene bendera Islam. Bendera tauhid. Ngajakin perang itu mah!
Sejatinya, kita sebagai muslim udah wajib ain melek media dan aktif mengenal Islam lebih dalam. Biar gak kena tipu opini sesat opini barat yang mau menghambat laju dakwah Islam. Sebaliknya, ikut ambil bagian dalam barisan pengemban dakwah Islam untuk mengembalikan kejayaan Islam dan kaum Muslimin. Yuk! [@Hafidz341]
di muat di Majalah Remaja Islam Drise Edisi #39