Assalamu ‘alaikum Wr.Wb.
Sy takut berdakwah. Ilmu Islam sy masih sangat sedikit dan saya takut dengan resiko ditolak dan dicap fanatik. (Citra, Surabaya)
Wa’alaikumussalam Wr.Wb.
Dik Citra yang baik,
Rasa takut adalah perasaan yang fitrah dalam diri manusia. Setiap orang memiliki rasa takut karena ia termasuk potensi manusia, yaitu naluri. Menghilangkan rasa takut dari diri manusia adalah hal yang tidak mungkin, yang mungkin dilakukan adalah menyalurkannya atau meminimalisir rasa takut, serta menempatkannya secara tepat. Malu dan takut itu harusnya muncul ketika kita melanggar hukum-hukum Allah SWT yaitu ketika kita sedang mengerjakan kemaksiatan.
Dalam mengerjakan perintah Allah SWT harusnya tidak boleh merasa malu atau takut, karena kita melaksanakan perintah pencipta kita, pencipta segala yang ada di alam semesta dan segala keteraturannya. Dik Citra yang baik, Aktifitas dakwah adalah aktifitas yang mulia. Mengajak kebaikan adalah sebaik-baik perkataan. Melalui dakwah kebenaran akan tersampaikan. Kebatilan akan terkalahkan. Melakukan amar ma’ruf nahi mungkar (dakwah) merupakan kewajiban yang diperintahkan Allah SWT pada semua hamba-Nya sesuai dengan kemampuannya.
Jika kita baru sedikit tahu akan Islam, maka apa yang kita ketahui itulah yang kita sampaikan. Sampaikanlah walaupun hanya satu ayat (HR Bukhari). Dengan menyampaikan apa yang telah kita ketahui, insyaAllah akan mendorong kita untuk semakin menambah ilmu Islam yang kita miliki. Keberkahan Ilmu kita jika apa yang kita ketahui, kita laksanakan sekaligus kita sampaikan pada orang lain agar menjadi ladang amal yang mengalirkan pahala tidak terkita.
Barangsiapa memberi petunjuk kebaikan pada seseorang, maka ia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengikuti ajakannya tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun juga (HR Muslim).
Dik Citra yang baik, Setiap orang yang ingin melakukan amar ma’ruf nahi mungkar pastilah mendapat rintangan. Kesabaran adalah kunci dalam menghadapi rintangan yang muncul dalam melakukan aktifitas dakwah. “Dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah) .” (QS. Luqman :17).
Lawanlah rasa takut terhadap rintangan yang akan muncul di jalan dakwah, baik celaan atau cap negatif lainnya dengan membulatkan keyakinan bahwa Islam pasti benar dan kebenaran hanyalah milik Islam semata. Pahami sungguh-sungguh bahwa dakwah adalah kewajiban dari Allah SWT, dan aktifitas yang mulia. Niatkanlah melakukan aktifitas dakwah ikhlas karena Allah SWT, bukan karena yang lain. Jadikan ridho Allah SWT sebagai tujuannya. Yakinlah, segala macam usaha kita, asal niat dan caranya benar, berhasil atau tidak aktivitas itu, sukses atau gagalnya akan mendapatkan nilai di mata Allah SWT.
Dan tidak lupa, senantiasa berdo’a memohon kepada Allah SWT dijauhkan dari rasa takut dalam berdakwah dan meminta agar lisan kita dimudahkan dalam meyampaikan kebaikan. Robbisy rohlii shodri wa yassyirlii amrii wahlul uqdatammilisaanii yafqohuu qoulii. Ya Tuhan,
lapangkanlah dadaku, mudahkanlah segala urusanku, dan lepaskanlah kekakuan lidahku, agar mereka mengerti perkataanku. Semoga dengan aktifitas dakwah yang kita lakukan akan menjadi salah satu pembuka pintu surga bagi kita. Allahumma aamiin…[]
di muat di majalah remaja islam drise edisi 51
