Majalahdrise.com – Kata orang, bingung juga kalau lagi ngincar gebetan. Kayaknya semua usaha sudah dilakukan, Tapi kok, doski masih kalem melempem, muka datar gitu ya kalau berpapasan. Kalau kamu ketemu sama konselor cinta gadungan, pengikut aliran sesat –dan menyesatkan-bernama pacaran, kamu pasti akan mendapatkan petuah cinta sambil mengatakan bahwa kamu enggak punya jiwa seni, gals. Jiwa seni buat flirting, sambil dianya nyambung
“let’s rock your flirting style, Noonah…!”. Hah? Flirting style? Apaan tuh?
Aih-aih… pura-pura gak tahu. Itu lho, gaya para cewek yang kudu bin wajib mengeluarkan senjatanya buat dapetin gebetannya. Jangan bayangin senjatanya pisau dapur ya? Maksudnya yang Nunjukin wajah ama body language yang digenit-genitin gitu lho say. Style ngomong yang digenit-genitin. Pura-pura jatuhin buku di koridor perpus padahal si dia cuek aja ngeliat buku kamu jatuh. Kamu acting lari kayak dipilem-pilem, niatnya nubruk gebetan sambil slow motion dan tiba-tiba aja entah darimana datangnya bunga-bunga berjatuhan.
Romantis pisaan. Yang sebelumnya aktif nyolek, komen plus stalking di medsos, lebih dinaikin tingkat keaktifannya menjadi hiperaktif. Yang tadinya mandi cuman senin kamis jadi pengen mandi tiap jam biar selalu fresh. Jerawat yang nongol dikiiit aja ampuh ngebuat sutress sampai ngumpet kalau ketemu gebetan.
Pokoknya kudu kelihatan perfect!. Itu semua buat apa? Buat narik perhatian sang gebetan. Nah kira-kira seperti itulah gambaran flirting style itu.
Flirting, penting gak sih?
Gak ada penting-pentingnya pemirsah! Beneran. Kalau ngulik dunia remaja, ternyata flirting ini menduduki salah satu peringkat teratas di dunia pergebetan cewek. Parahnya, dari sekian banyak jurus flirting itu, gak ada satupun yang gak malu-maluin. Semua jurusnya malu-maluin. Kalau mau ngulik lebih dalam jurus-jurus flirting itu, sebagai muslimah lumayan nurunin iffah (kehormatan) seorang cewek lho. Gak percaya??? Menurut sebuah penelitian, kita dapat menarik perhatian cowok dengan menatap matanya selama lima detik tanpa berkedip. Mata juga gak hanya sekedar memandang, tapi kudu dengan tatapan penuh perangkap. Deuh kebayang deh betapa memalukannya adegan tersebut.
Uniknya, ini dikatakan sebagai prestasi tersendiri jika kamu mampu melakukannya. Udah gituh, buat narik perhatian gebetan, kamu kudu rajin merhatiin dia sambil kamunya rajin juga nyari perhatiannya, pura-pura minta bantuan padahal kamu sendiri bisa mengerjakan sesuatu itu, sampai jurus jinak-jinak merpati yang sok jual mahal.
Yang ada, kamu justru disibukkan dengan hal-hal yang gak penting kayak gini dan bisa-bisa membuat nilai semua mata pelajaran kamu anjlok kayak rupiah di hantam dolar. Ups …!. Habis, sebagian waktu dan pikiran kamu bakal tersita cuman sekedar mikirin strategi apa lagi buat ngedapetin gebetan. Belum lagi, apa yang kamu lakukan itu semua palsu. Perhatiannya palsu, sok minta bantuan pake acara bo’ong segala, pengen keliatan fresh padahal aslinya gak se-fresh yang terlihat. Pokoknya palsu 24 karat!
Jadi, kudu gimana dong?
Gals, Cinta itu sebentuk rasa yang senantiasa menuntut dua hal : binar dan nyeri. Ketika menohok tepat jantung, seseorang gak akan melihat dua sisinya dengan jelas. Ketika indahnya datang, sisi gelapnya membutakan. Ketika sakitnya datang, sisi indahnya bikin meriang. Kalau lagi berbunga-bunga, energi kita bisa melesak ribuan watt. Tapi kalau dicuekin gebetan, dunia serasa runtuh!
Nah, untuk hal ini,Islam udah punya Rambu-rambu yang kudu bin wajib diperhatikan oleh pria dan wanita dalam berinteraksi. Tanpa kamu harus bermanuver dengan flirting style yang bikin mual. Apa aja tuh rambu-rambu yang ada dalam Islam?? Kamu kudu pantengin nih point-point berikut ini :
1 Islam telah memerintahkan pria dan wanita agar menundukkan pandangannya serta memelihara kemaluannya.
2 Dalam Islam, diperintahkan bagi mereka yang karena kondisi tertentu belum berkemungkinan untuk menikah –termasuk kamu-kamu nih-, agar mereka memiliki sifat ‘iffah (senantiasa menjaga kehormatan) dan mampu mengendalikan diri. Nah, ini dia nih… kalau emang belum siap nikah, gak usah menempuh jalan genit untuk menjalin hubungan ilegal bernama pacaran. Tetep jaga kehormatan kamu. Syara’ juga memerintahkan mereka yang belum mampu menikah ini agar berpuasa.
3 Islam memerintahkan kepada kaum wanita agar memiliki kesopanan dan mengenakan pakaian yang sempurna di kehidupan umum. Catet nih, gak hanya sikap kudu dijaga, pakaian juga nunjukin keiffahan kamu lho. Berperilaku genit itu udah jelas gak sopan.
4 Selain itu, Islam juga mengatur beberapa hal yakni: a. Islam melarang pria dan wanita untuk berkhalwat (berdua-duaan) satu sama lain. Inget, berduaan aja gak boleh yaa. Kalau tetep gigih buat dapetin gebetan, alamat kamu pengen ngajakin doski berduaan. Masak pacaran berombongan? Gak ada kan pacaran berombongan? Emang mau pengajian?
Islam melarang kaum wanita bertabarruj (berhias dihadapan lelaki asing). Kudu bin wajib gak tebar pesona baik dengan tatapan genit, body language sampai pakaian kamu. Nah, banyak bingitz kan rambu-rambu interaksi dengan lawan jenis dalam Islam?. Jauhhh banget dengan flirting style tadi. Pokoknya, Gak perlu kamu kotori dengan petuah yang bikin kamu berperilaku jijay nan genit ke lawan jenis. Bikin mual tau gak?. So, flirting style? Idihhh, amit-amit!. (Juanmartin)
di muat di majalah remaja islam drise edisi 51
