<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>cowok Archives - Majalah Remaja Islam Drise</title>
	<atom:link href="https://majalahdrise.my.id/tag/cowok/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://majalahdrise.my.id</link>
	<description>Majalah Remaja Islam Drise</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 Jan 2016 11:20:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.10</generator>
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">142086167</site>	<item>
		<title>Cowok Bigos!</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/cowok-bigos/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/cowok-bigos/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2016 11:20:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Drise Online]]></category>
		<category><![CDATA[Female Corner]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[majalah drise]]></category>
		<category><![CDATA[majalah online]]></category>
		<category><![CDATA[MAJALAH REMAJA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=1155</guid>

					<description><![CDATA[<p>Cowok Bigos! drise-online.com Biasanya, yang jadi bigos alias “biang gosip” itu cewek. Bisanya kalo para cewek udah pada ngumpul, masing-masing langsung bongkar belanjaan gosipnya. Tapi di jaman sekarang-mungkin karena pengaruh emansipasi- cowok juga pada hobi ngerumpi.Ya ngobrol ngalor ngidul wetan gitu deh. Ngaku aja! Secara bahasa, gosip bisadiartikan sebagai sebuah perbuatan membicarakan orang lain ketika &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/cowok-bigos/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">Cowok Bigos!</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/cowok-bigos/">Cowok Bigos!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h1>Cowok Bigos!</h1>
<p>drise-online.com Biasanya, yang jadi bigos alias “biang gosip” itu cewek. Bisanya kalo para cewek udah pada ngumpul, masing-masing langsung bongkar belanjaan gosipnya. Tapi di jaman sekarang-mungkin karena pengaruh emansipasi- cowok juga pada hobi ngerumpi.Ya ngobrol ngalor ngidul wetan gitu deh. Ngaku aja!</p>
<p>Secara bahasa, gosip bisadiartikan sebagai sebuah perbuatan membicarakan orang lain ketika orang yang dibicarakan itu tidak hadir di tengah-tengah pembicaraan. Hal-hal yang dibicarakan biasanya adalah hal buruk tentang orang itu.Karena cuman keburukan yang makin di gosik makin sip. Makanya dinamakan gosip. Untuk urusan yang satu ini, kaum hawa emang jagonya.</p>
<p>Hal ini diungkapkan oleh Eko A. Meinarno, S.Psi., MSi., dosen di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dalam penelitiannya tentang gosip. Pada tahun 2010, Eko meneliti sebanyak 250 remaja tentang gosip. Para pesertanya adalah mahasiswa universitas negeri maupun swasta dari berbagai kota di Indonesia, dengan komposisi 125 orang perempuan dan 125 orang laki-laki. Hasilnya menunjukkan bahwa perempuan memang lebih suka bergosip daripada laki-laki.</p>
<p>Tapi tetaplah walaupun secara statistik<a href="http://majalahdrise.my.id/cewek-pecicilan/"> cewek</a> lebih unggul, karena sekarang ini gosip sudah jadi gaya hidup, pasti akan banyak kita temukan cowok yang doyan gosip. Laurent Begue, psikolog asal Prancis, mengatakan bahwa bergosip adalah ‘guilty pleasure’. Banyak orang yang tahu bahwa ngegosip itu nggak semestinya dilakukan, tapi justru banyak orang yang melakukannya, termasuk para <a href="http://majalahdrise.my.id/cowok-sok-pahlawan/">cowok</a>.</p>
<p>Ngegosip juga ternyata bisa bikin orang kecanduan lho! Seperti yang diungkapkan oleh jurnalis dan kritikus senior Inggris, Nicholas Lezard. Dia mengatakan bahwa bergosip itu menghadirkan hasrat berperilaku yang tidak akan dapat memuaskan. Itulah sebabnya orang akan terus bergosip karena mereka tidak akan puas jika hanya bergosip sekali. Nah lho!</p>
<p>Lebih lanjut lagi, Laurent Begue menjelaskan bahwa bergosip itu memang sesuatu yang seharusnya tidak dilakukan. “Sebuah penelitian menunjukkan bahwa hal itu (bergosip) bisa berisiko menciptakan rasa ketidakpercayaan,” ujar Begue seperti dikutip dari detikhealth.</p>
<p>Sayangnya, kalau dulu orang bakal malu banget kalau mendapat gelar “bigos”, tapi sekarang ngegosip udah jadi bagian dari gaya hidup. Berbagai infotainment yang ditayangkan di tivi telah membuat pergeseran nilai. Sekarang orang malah berlomba-lomba bergosip, bahkan para cowok. Memalukan!!</p>
<p>Apa yang disampaikan oleh Allah di dalam Alquran jelas banget melarang kita untuk bergosipa alias ngomongin kejelekan orang lain. Di dalam surat Alhujurat bahkan disebutkan orang yang membicarakan aib saudaranya itu sama saja sedang memakan bangkai saudaranya. Jijay bajay. Allah swt berfirman,</p>
<p><em>““Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah imandan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.”</em><strong> (Q.S. Al-Hujurat ayat 11).</strong></p>
<p class="hide-if-no-js"><a id="set-post-thumbnail" class="thickbox" title="Set featured image" href="http://majalahdrise.my.id/wp-admin/media-upload.php?post_id=1155&amp;type=image&amp;TB_iframe=1"><img class="attachment-266x266 alignright" src="https://i0.wp.com/majalahdrise.my.id/wp-content/uploads/2016/01/Cowok-Bigos-drise-online.com--271x300.png?resize=240%2C266" alt="Cowok Bigos! drise-online.com" width="240" height="266" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p><em>“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka (kecurigaan), karena sebagian dari prasangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.”</em><strong> (Q. S. Al-Hujurat ayat 12).</strong></p>
<p>Driser, masih banyak aktifitas lain yang lebih bermanfaat daripada ngomongin orang lain. Apalagi buat cowok, nggak banget deh. Mending waktu dan energinya dipake buat mengasah potensi diri. Biar bisa banyak memberikan manfaat untuk orang lain dan berkontribusi untuk kebangkitan Islam dan kaum Muslimin. Yuk! [@SayfMuhammadIsa]</p>
<p>di muat di MAJALAH REMAJA ISLAM DRISE EDISI #40</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/cowok-bigos/">Cowok Bigos!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/cowok-bigos/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1155</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cowok Nangis, Tabu?</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/cowok-nangis-tabu/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/cowok-nangis-tabu/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Apr 2013 14:03:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Boyli]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[banci]]></category>
		<category><![CDATA[boyli]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[drise]]></category>
		<category><![CDATA[nangis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=218</guid>

					<description><![CDATA[<p>[D&#8217;Rise-#029] Cowok pada umumnya terkesan maskulin bin gentle gitu, jadi kalo cowok nangis itu kesannya feminis binti cemen gitu. Apalagi, di kehidupan umum, nangis itu dianggap hanya jadi hak paten kaum hawa, yang terkenal sensitive. Wajar kalo cowok jadi tengsin kalo ketahuan nangis. Boys, nangis itu bahasa universal bin manusiawi sebagai salah satu bentuk pengungkapan &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/cowok-nangis-tabu/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">Cowok Nangis, Tabu?</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/cowok-nangis-tabu/">Cowok Nangis, Tabu?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;" align="center"><a href="https://i0.wp.com/majalahdrise.my.id/wp-content/uploads/2013/04/air-mata-pria1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-220" alt="Cowok nangis" src="https://i0.wp.com/majalahdrise.my.id/wp-content/uploads/2013/04/air-mata-pria1-300x203.jpg?resize=300%2C203" width="300" height="203" data-recalc-dims="1" /></a><strong>[D&#8217;Rise-#029]</strong> Cowok pada umumnya terkesan maskulin bin gentle gitu, jadi kalo cowok nangis itu kesannya feminis binti cemen gitu. Apalagi, di kehidupan umum, nangis itu dianggap hanya jadi hak paten kaum hawa, yang terkenal sensitive. Wajar kalo cowok jadi tengsin kalo ketahuan nangis.</p>
<p><span id="more-218"></span>Boys, nangis itu bahasa universal bin manusiawi sebagai salah satu bentuk pengungkapan perasaan. Berhubung cowok juga manusia, pastinya gak bisa dicegah tuh airmata jatuh kalo udah mendung di pelupuk mata. Apalagi saat ditinggalkan oleh orang-orang yang dicintainya. Wajar banget kalo cowok menangis sebagai bentuk ungkapan perasaannya.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Pemicu cowok</span> menangis bisa macem-macem. Bisa karena terinjak roda kereta api yang melintas di depan mata, kelilipan sepatu, tertipu bisnis online, atau ditinggal orang-orang tercinta. Tapi dari semua keadaan yang membuat kita menangis, menangis karena Allah itu yang paling joss! Nah, apa yang terkategori menangis karena Allah itu?</p>
<p><i>1. Menangis karena ingat dosa</i></p>
<p>Putus dari pacar atau berniat memutuskan untuk tidak pacaran lagi, dan kemudian tobat, itu menangis yang manis. Dalam islam, dosa bagaimanapun bentuknya besar atau kecil banyak ataupun sedikit selagi yang mengerjakan dosa memiliki kemauan untuk bertaubat Insya Allah akan diampuni.</p>
<p><i>2. Menangis karena ingat akhirat</i></p>
<p>Pada saat sendirian di malam hari pas saat sholat tahajud, kemudian ingat akhirat, trus ditambah belum banyak amal sholih yang kita lakukan, saat itulah menangis yang dianjurkan. Dari Abu Hurairah, di berkata, Rasulullah bersabda, “Tujuh macam orang yang akan dinaungi Allah pada hari yang tiada naungan kecuali naungannya … dan seorang yang mengingat Allah dalam kesendiriannya, lalu kedua matanya berlinangan air mata.” (HR. Bukhari dan Muslim)</p>
<p><i>3. Menangis karena amanah yang khawatir tidak tertunaikan</i></p>
<p>Ketika kita dapat amanah apalagi yang terkait dengan jabatan, maka kebanyakan dari kita bersuka ria, tapi tidak dengan yang sadar kalo amanah itu pertanggujawaban, pasti akan menangis karenanya. Seperti yang terjadi ketika Umar bin Abdul Aziz diangkat menjadi khalifah.</p>
<p><i>4. Menangis karena dibacakan ayat-ayat Allah</i></p>
<p>Seringlah banyak membaca Alquran, apalagi jika mau memahami arti dan maknanya, karena itu yang bisa bikin kita nangis. Seperti layaknya para sahabat Rasulullah Saw. “Wahai Rasulullah Saw, sesungguhnya Abu Bakar adalah laki-laki yang mudah luluh hatinya. Apabila ia membaca al-Qur’an, maka ia tidak akan bisa menahan air matanya.” (Mutafaq ‘alaih).</p>
<p><i>5. Menangis karena khawatir ‘terjebak’ dunia</i></p>
<p>Abdurrahman bin Auf menangis karena kekayaannya, ia iri dengan Mushab begitu miskinnya hingga kain kafan Mush&#8217;ab tak cukup menutupi seluruh tubuhnya. Salman al Farisi menangis jelang wafatnya, ia takut tak bisa penuhi nasehat Nabi untuk zuhud padahal harta Salman saat itu hanya ember untuk mencuci dan mandi.</p>
<p><i>6. Menangis karena bersedih atas nasib kaum muslimin</i></p>
<p>Dan yang cukup membuat kita harusnya juga menangis adalah ketika melihat nasib kaum muslimin yang terpuruk bin terzhalimi saat ini. Umat muslim di Palestina, Rohingnya, Syiria dan sebagainya saat ini mengalami pembantaian yang tiada henti. Belum permasalahan negeri kita sendiri yang notabene negeri muslim terbesar, tapi kemaksiatan macam pornografi, seks bebas, prostitusi masih marak di negeri ini.</p>
<p>Jadi boys, <strong>sebagai cowok</strong> silahkan menangis sebelum menangis itu dilarang. Menangis koq dilarang? Iya, nanti ketika sudah mati, maka menangis tentu tidak bisa dan tidak ada gunanya. Perawakan boleh gagah layaknya gatotkaca, tapi hati kalo bisa seperti arjuna J. Menangislah selagi bisa dan menangis hanya untuk Allah. Jangan nangis bombay cuman karena ditinggal pacar yang aduhai. Yuk berlindung kepada Allah dari hati yang mengeras, agar kita dibisakan menangis karena Allah. Yuuk! <b>[LBR]</b></p>
<p><b> </b></p>
<p><b>BOX:</b></p>
<p>Menangis itu manusiawi sekali. Malah banyak manfaatnya. Mau tahu<strong>? Silahkan nangis! Hehehe….Cekidot:</strong></p>
<p><strong><i>1. </i></strong><strong><i>Membantu Penglihatan</i></strong><strong><i></i></strong></p>
<p>Setelah menangis biasanya penglihatan kita justru akan lebih jernih. Hal ini dikarenakan air mata yang keluar saat menangis mencegah dehidrasi pada membran mata yang dapat menyebabkan pengelihatan mata menjadi kabur (bukan diculik yaa hehehe..).</p>
<p><strong><i>2. Pereda</i></strong><strong><i> Stress</i></strong><strong><i></i></strong></p>
<p>Menangis juga efektik mengurangi stress. Air mata yang keluar ternyata mengandung hormon stress yang terdapat dalam tubuh yaitu <i>endorphin leucine</i>&#8211; <i>enkaphalin</i> dan <i>prolactin</i>. Dengan begitu, datangnya beberapa penyakit yang disebabkan karena stress seperti darah tinggi pun bisa diminimalisir.</p>
<p><strong><i>3. Pemicu</i></strong><strong><i> Mood</i></strong><strong><i></i></strong></p>
<p>Saat kita sedang sedih, mungkin sedang tidak mood, biasanya menangis menjadi luapan emosi kita. Dan setelahnya, apa yang kita rasakan? Sedikit lega? Yupz, pantas memang, hal ini dikarenakan menangis dapat memicu mood seseorang. Sebab air mata yang keluar karena emosi mengandung 24% protein albumin yang berfungsi untuk meregulasi sistem metabolisme tubuh dibandingkan dengan air mata yang dihasilkan karena iristasi mata.</p>
<p><strong><i>4. </i></strong><strong><i>Penghilang Bakteri</i></strong><strong><i></i></strong></p>
<p>Menangis juga bisa membunuh bakteri? Bener bangt, karena air mata memiliki antibakteri alami. Adalah <i>lisozom</i>, antibakteri alami yang berguna membunuh bakteri 90-95% hanya dalam kurun waktu 5 menit saja.[]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/cowok-nangis-tabu/">Cowok Nangis, Tabu?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/cowok-nangis-tabu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>3</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
