Assalamu’alaikum… Sobahul Khoir, ^^, Mbak Rina gimana cara’y supaya qt semangat kembali dalam mengkaji islam? Syukron Qobla Mbak, 😀 (Hilda_SMI)
Wa’alaikumussalam Wr.Wb
Dik Hilda yang baik Mengembalikan atau merefresh semangat memang harus selalu kita lakukan. Dalam mengkaji Islam, kita terkadang sangat bersemangat. Namun, tidak jarang pula suatu saat semangat menurun. Semangat yang melemah jika dibiarkan akan menyebabkan futur berkelanjutan. Di bawah ini, cara yang bisa dicoba untuk menumbuhkan semangat mengkaji Islam. Pertama, miliki motivasi kuat belajar Islam.
Motivasi akan mendorong seseorang semangat mengkaji Islam. Seseorang akan termotivasi jika ia paham alasan kenapa harus belajar Islam, tujuannya apa, serta apa yang akan diperolehnya. Bagi seorang muslim belajar Islam merupakan kewajiban yang harus dilakukan. Ia akan mendapat pahala jika melakukannya, sebaliknya dosa jika sengaja meninggalkannya. Ilmu adalah cahaya. Seseorang yang paham Islam akan menjalani kehidupan ini menelusuri jalan terang. Ia tidak akan tersesat, karena bisa membedakan perbuatan benar dan salah, halal dan haram dilandasi ilmu yang dimilikinya. Ia tahu apa saja yang mendatangkan keridhoan Allah, dan apa yang mendatangkan kemurkaan Allah.
Kedua, pahami keutamaan orang yang memiliki ilmu Islam, serta orang yang senang mendatangi majelis ilmu. Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat ( TQS 58:11). Rasulullah juga menyatakan “Barangsiapa menempuh jalan untuk mendapatkan ilmu, Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga” (HR. Muslim). Majelis ilmu merupakan taman-taman surga, Rasulullah menyuruh kita berhenti jika melewatinya dan ikut bergabung di dalamnya.
Jika kita berjalan menuju majelis ilmu, maka seluruh penduduk langit dan bumi termasuk ikan-ikan di lautan akan mendo’akan dan memintakan ampunan bagi kita. Subhanallah bukan dik, tentunya kita ingin memperoleh derajat mulia, dido’akan seluruh penghuni langit dan bumi, serta masuk surga. Ketiga, rasakan belajar Islam sebagai sebuah kebutuhan untuk memperbaiki diri. Sesegera mungkin amalkan ilmu yang didapat.
Berusahalah seiring bertambah ilmu, semakin menjadi pribadi lebih baik. Selain itu, bagikan ilmu kita ke orang lain dengan menyampaikannya. Ilmu yang bermanfaat yaitu ilmu yang diamalkan, serta dibagikan. Dengan berbagi ilmu, dan berdiskusi dengan orang lain akan mendorong kita semakin semangat belajar Islam. Keempat, jadikan belajar Islam sebagai kebiasaan. Seseorang yang terbiasa, ia akan merasa senang, dan ringan belajar Islam.
Dalam membentuk kebiasaan, di awal mungkin masih ada rasa malas. Mintalah perlindungan Allah dari rasa malas. Paksakan diri untuk mengkaji Islam, insyaAllah nanti akan menjadi kebiasaan jika berulang dilakukan. Seringlah berkumpul dengan para pencinta ilmu agar semangat mereka mengalir kepada kita. Semoga dik Hilda selalu semangat melakukan tafaqquh fiddin dengan tips di atas.[]
