Menyontek, siapa yang gak kenal dengan kegiatan yang satu ini? MMungkinkah Anda salah satu pecandunya?? Atau mungkin mantan?? Ho.ho.. atau malah mungkin pernah menjadi bulan-bulanan se-isi kelas gara-gara gak mau ngasih contekan? Atau mungkin justru anda yang marah-marah sendiri karena gagal nyontek waktu ujian, NAUDZUBILLAH saya harap tidak ya…
menurut kamus besar bahasa Indonesia, menyontek diartikan sebagai sebuah perilaku curang pada saat ujian sekolah, and menurut Wikipedia Encyclopedia menyontek merupakan sebagai suatu tindakan tidak jujur yang dilakukan secara sadar untuk menciptakan keuntungan yang mengabaikan prinsip keadilan.nah loh.. apa bedanya sama nyolong, ya gak??
Dalam sebuah hadist dikatakan bahwa Rasulullah saw bersabda : “Barangsiapa mencurangi kami maka bukan dari golongan kami”(HR. Muslim) Dari hadist di atas jelas tergambar bagaimana kedudukan orang yang berbuat curang. Dalam hal ini, mencontek dan bahkan memberika contekan kepada teman dengan membiarkan teman lain membaca jawaban kita, adalah termasuk kecurangan dan hal ini merupakan hal yang jelas-jelas dilarang dalam Islam, plus gak di anggap sebagai golongannya..
naudzubillah Mungkin masih banyak dari saudara/i kita semuslim yang tidak segan mencontek untuk mendapatkan hasil yang sempurna. Cara apapun dilakukan, asalkan tidak ketahuan. Padahal Allah berfirman : “Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ghaib di langit dan di bumi, Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan” (Q.S. Al-Hujuraat:18).
so.. perlu dicamkan bahwa Allah maha melihat. Hm… sekarang kan lagi musim ujian neh, saya jadi ingat sebuah peristiwa yang saya alami beberapa minggu yang lalu saat mengikuti ujian tengah semester di SMA tercinta saya, saat ujian hari pertama selesai, saya sempat terlibat dalam sebuah percakapan kecil dengan seorang teman saya, Saya : gimana ujiannya tadi?? Teman : sukses sob, untung aja tadi aku duduk paling belakang so semua terkendali (nyontek maksudnya) tapi aku prihatin sama kamu hari ini, tadi kamu duduk paling depan kan? Sabar ya sob… (sambil nepuk2 bahuku buat aku terbatuk-batuk)
Saya : maksud loe? Sorry nih aku udah tobat udah jadi aktifis kejujuran anti nyontek.. sambil tersenyum pahit, plus kecut agak manis dikit kayak jeruk nipis di campurin kecap, (lumayan buat ngobatin batuk yang tadi) dia pergi meninggalkan aku.. Ckckck sungguh tragis percakapan tadi D’riser kita malah disuruh sabar cuma karena gak bisa nyontek, seolah-olah gagal nyontek itu adalah sebuah musibah besar, nah loh pemahaman yang salah nih, keblinger emang menjadikan nyontek sebagai sebuah ritual wajib untuk bisa mendapatkan nilai bagus.
Ditambah lagi sebuah peristiwa yang tak asing lagi untuk kita, “kebocoran soal” UN tiap tahunnya udah jadi rahasia umum bro, suatu bukti bahwa pihak sekolah mendukung transaksi terlarang ini. “biar lulus 100%” alasannya sih getoe… nah kalau gitu siswa-siswinya gak usah di sekolahin aja sekalian trus pas ujian tinggal dibagiiin kunci jawaban aja kan rebess. Ckckck ini mah namanya pembodohan siswa secara massal, pantas Indonesia gak maju-maju generasi yang dicetak dari dunia pendidikan adalah generasi pencontek semua.
Banyaknya siswa yang gak lulus pada saat ujian bukan berarti mencerminkan kegagalan sekolah tersebut dalam membina siswanya apalagi kalau hasilnya emang murni tanpa nyontek, salut nih bro… justru hal ini bisa jadi pembangkit semangat pihak sekolah untuk memunculkan ide2 baru dalam proses pembelajaran supaya siswanya bisa sukses saat ujian, kan hebat tuh…
Masih ngebahas soal nyontek-menyontek beberapa masyarakat dan orang tua juga ngedukung aktifitas haram ini tentu masih tersimpan rapi dalam memori kita tentang peristiwa beberapa waktu yang lalu dimana seorang anak mencoba menjunjung tinggi nilai kejujuran sebut saja Alif, dia dipaksa seorang wali kelas untuk memberi contekan kepada teman-temannya saat mengikuti ujian nasional, jelas saja orang tuanya langsung marah dan melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib, tapi gak tau deh kayaknya kejujuran udah di anggap hal negatif bukannya malah mendapat respon positif, orang tua murid malah mendemo keluarga Alif, bahkan mengancam akan membakar rumahnya..
Naudzubillah Kegiatan menyontek inipun gak pernah mengalami penurunan peserta bahkan terus bertambah, ibarat penyakit menular yang berbahaya dan belum di ketahui apa obatnya, perilaku ini telah menggerogoti pribadi setiap manusia yang telah terinfeksi, semakin dinikmatinya penyakit ini maka semakin betahlah dia bertahan dalam diri kita bahkan akan berkembang biak dan siap untuk menularkannya kepada orang lain, gak percaya??
Tanya aja sama aktifis nyontek, dia belajar nyontek dari mana? Trus perhatikan teman2 sekelas kamu saat ujian, nyontek gak dilakukan oleh satu orang saja bahkan akan terus bertambah. Beberapa aktivis nyontek memang berhasil mendapatkan nilai bagus saat ujian, tapi perhatikan apa yang terjadi pada diri mereka, jiwa2 pemalas telah tumbuh dan tak dapat diragukan lagi, kebodohan pun menyertainya. Mereka tidak akan mampu berfikir aktif, dan malas untuk belajar, sebab apa?
Mereka hanya mampu menggantungkan harapan mereka kepada contekkan mereka, iya kalau berhasil nyontek kalau gagal? Wah akibatnya bisa lebih fatal. Dan perhatikan juga akibat dari seringnya menyontek, selain dosa yang kita dapat, masa depan suram bro… dunia gak membutuhkan seorang pembohong yang malas plus bodoh.
Ibarat ketika kita ingin membuat kue, tentu kita akan mencampurkan bahan-bahan yang berkualitas tinggi dan bermutu baik untuk menghasilkan kue yang memiliki cita rasa super dan bernilai jual tinggi, begitu juga dalam beraktifitas sob, sesuatu akan menghasilkan sesuatu yang baik jika kita melakukannya dengan cara yang baik sesuai perintah Allah tentunya dan sebaliknya, kalo prosesnya aja dilakukan dengan jalan kesesatan, udah dijamin deh hasilnya bakal hancur lebur berantakan… oleh karena itu, selalu ingat sob, Allah tidak pernah menilai hasil yang diperoleh seseorang, melainkan proses yang dilakukannya untuk mendapatkan hasil tersebut dan tentu saja, hukum Allah berlaku di dalamnya.
So buat kamu aktivis nyontek, monggo dihilangkan deh kebiasaan buruknya, dan buat kamu yang baru mau nyoba jadi aktivis nyontek, STOP !! jangan di lanjutkan, dan tak lupa untuk yang sering ngasih contekkan, dengan alasan solidaritas atau perikemanusiaan sudahilah, justru kita malah akan memperburuk keadaan, membantu teman kita menjadi generasi pemalas bin bodoh. Jangan ragu lagi untuk membebaskan diri dari aktifitas buruk ini, dan nyatakan diri kamu sebagai aktifis kejujuran anti nyontek. KEREEN..[]
