Assalamu ‘alaikum Wr.Wb Mbak Rina, setelah ada tayangan TV menyebutkan Rohis sarang teroris, Ortu melarang saya ikut Rohis? Gimana menghadapi sikap Ortu? Syukron. (Ita, Malang)
Wa’alaikumussalam Wr.Wb. Dik Ita yang shalehah Beberapa waktu lalu memang ada ada tayangan salah satu media yang menjadikan siswa, guru dan para orang tua resah. Tayangan yang menstigma negatif rohis sebagai sarang teroris.
Saat menerima berita, maka semestinya kita mengecek kebenarannya dan tidak boleh bersikap pasif. Allah memerintahkan umat Islam untuk mengecek berita yang datang dari orang fasik apalagi kafir (lihat QS. Al-Hujurat : 6). Dik Ita yang shalehah Saat ini, media memiliki pengaruh besar dalam membentuk persepsi masyarakat, termasuk orang tua kita. Karenanya penting bagi kita untuk bisa membedakan mana fakta dan mana propaganda yang terkandung di dalam setiap pemberitaan.
Seharusnya yang dijadikan pegangan adalah fakta, bukan propaganda. Selama Dik Ita aktif di Rohis tentu sudah mengenal bagaimana sejatinya Rohis. Rohis merupakan kegiatan ekstrakurikuler positif di sekolah. Sebagai lingkungan kondusif yang aman, nyaman dan tepat untuk belajar ilmu Islam secara benar. Rohis jauh dari terorisme. Justru dengan pembinaan di rohis, menjadikan para remaja semakin shalihah, dan berprestasi.
Jauh dari gambaran remaja sekarang yang gemar nyontek, bolos, tawuran, pakai narkoba, dll. Adanya opini negatif tentang Rohis, sebenarnya merupakan upaya musuh-musuh Islam untuk menjauhkan remaja dari mendalami Islam di sekolah. Tujuannya agar generasi muslim menjauhi agamanya, sehingga Islam tidak akan bangkit.
Dik Ita yang shalihah Kita harus menjelaskan kepada orang tua tentang rohis yang sebenarnya. Sampaikan juga bahwa tayangan di media tidak selamanya benar. Banyak berita yang disajikan media tidak berdasarkan fakta, karena hanya bertujuan mencari keuntungan materi. Termasuk tayangan yang menyatakan bahwa rohis sarang teroris merupakan opini negatif yang tidak berdasarkan pada fakta. Untuk semakin meyakinkan orang tua,
Dik Ita bisa juga memberikan kepada orang tua tanggapan berbagai pihak yang sudah meluruskan opini tentang rohis yang bisa diambil dari media cetak ataupun internet. Pilihlah saat yang tepat untuk menjelaskan kepada orang tua. Gunakan bahasa yang santun, dan tidak terkesan menggurui orang tua. Tidak kalah pentingnya tunjukkan bukti pada orang tua bahwa dengan mengikuti Rohis selama ini, dik Ita semakin shalihah dan berprestasi.
Semoga Allah SWT memberi kemudahan dik Ita untuk bisa memahamkan orang tua, sehingga orang tua mendukung aktifitas Adik di Rohis. Allahumma Amiin… []
