Dari mulai jerawat, perubahan organ badan, hingga datang bulan seringkali dijadikan petunjuk masa Dpubertas. Gak masalah sih. Cuman banyak remaji yang ngeliat masa puber sebatas transisi dari usia anak-anak menuju dewasa. Padahal lebih dari itu artinya.
Nah, biar nggak salah kaprah, DRISE kali ini ngebahas serba-serbi pubertas. Cekidot! Pubertas adalah masa ketika seorang anak mengalami perubahan fisik, psikis, dan pematangan fungsi seksual. Masa pubertas dalam kehidupan kita biasanya dimulai saat berumur delapan hingga sepuluh tahun dan berakhir lebih kurang di usia 15 hingga 16 tahun.
Pada masa ini memang pertumbuhan dan perkembangan berlangsung dengan cepat. Pada wanita pubertas ditandai dengan menstruasi pertama (menarche), sedangkan pada laki-laki ditandai dengan mimpi basah. Kini, dikenal adanya pubertas dini pada remaja. Penyebab pubertas dini ialah bahwa bahan kimia DDT sendiri, DDE, mempunyai efek yang mirip dengan hormon estrogen. Hormon ini diketahui sangat berperan dalam mengatur perkembangan seks wanita.
Dalam Islam, klasifikasi tumbuh kembang manusia dibagi menjadi dua yaitu : Anak-anak dan dewasa (baligh). Baligh merupakan istilah dalam hukum Islam yang menunjukkan seseorang telah mencapai kedewasaan. “Baligh” diambil dari kata bahasa Arab yang secara bahasa memiliki arti “sampai”, maksudnya “telah sampainya usia seseorang pada tahap kedewasaan”. Seseorang yang sudah baligh bertanggung jawab atas apapun yang ia kerjakan, baik maupun buruk. Dianggap layak dan mampu menentukan arah hidup.
Nahh….. biasanya, orang yang sudah mengalami pubertas, menjadi tanda baligh/dewasa bagi dirinya. Hayooo…. DRISEr udah ngalamin menstruasi pertama kan?? Itu tandanya udah dewasa loh. Alhamdulillah. Eits, tidak sampai disitu. Kalau sudah dewasa, berarti kebaikan maupun keburukan yang dikerjakan bakal ditanggung sendiri. Dosa dan pahala sudah menanti. Tiap detik aktivitas kita akan dimintai pertanggung jawaban oleh Allah SWT kelak di yaumil akhir.
Islam punya aturan hidup dalam setiap aktifitas manusia yang akan memuliakannya dunia akhirat. Mulai dari bangun tidur sampai bangun negara. Islam mengatur hubungan kita dengan Allah (hablum minallah), yang meliputi aktivitas shalat, zakat, haji dan lainnya. Shalat wajib ada 5 waktu. Ngga sedikit dari kita yang masih shalat di sela-sela waktu alias kapan sempat aja. Islam mengatur urusan dengan diri sendiri. Contoh dalam berpakaian.
Kenapa sebagian teman-teman muslimah belum berpakaian islami ?? Kadang-kadang alasannya karena ‘belum siap’ dan ‘belum mendapat hidayah’. Padahal kesiapan itu tergantung pada diri sendiri sekaligus memohon kemudahan dari Allah SWT. Masa sih Allah SWT membiarkan kita kesusahan padahal itu dalam rangka kepatuhan kita pada-Nya?? Dan Islam juga mengatur urusan kita dengan manusia lain (hablum minannas).
Banyak hukum Allah yang tak terterapkan seperti aspek ekonomi, sosial dan politik. Sistem ala Rasulullah SAW yakni Khilafah Islamyah sudah lama terlupakan oleh kaumnya sendiri. Nah sobat DRISEr….. mumpung nyawa masih di kandung badan, yuk kita islamkan segenap kehidupan kita. Kita adalah orang dewasa. Maka tunjukkanlah kedewasaan kita yang sebenarnya dengan menjaga aktifitas kita agar tetep stay tune dengan aturan Islam. Yuk! [Alga Biru]
“sesuatu” Di masa Puber
Buat kamu yang baru mengalami masa pubertas, jangan aneh bin panik jika ada ‘hal-hal berbeda’ dari Borgan/fisik maupun psikis kamu. Itu normal dan dialami tiap orang ketika beranjak dewasa. Berikut ini hal-hal yang biasa ‘nongol’ di masa pubertas.
- Perubahan primer : Semua organ reproduksi wanita tumbuh selama masa puber, meskipun dalam tingkat kecepatan yang berbeda. Berat uterus anak usia 11 atau 12 tahun berkisar 5,3 gram, pada usia 16 rata-rata beratnya 43 gram. Tuba falopi, telur-telur, dan vagina juga tumbuh pesat pada saat ini. Petunjuk pertama bahwa mekanisme reproduksi anak perempuan menjadi matang adalah datangnya menstruasi.
- Perubahan sekunder: lengan dan tungkai kaki bertambah panjang; pertumbuhan payudara; tumbuh bulu-bulu halus disekitar ketiak dan vagina; panggul mulai melebar; tangan dan kaki bertambah besar; tulang-tulang wajah mulai memanjang dan membesar; vagina mengeluarkan cairan; keringat bertambah banyak; kulit dan rambut mulai berminyak; pantat bertambah lebih besar.
- Perubahan psikis : Seolah-olah ada “badai dan tekanan”, masa stress full karena ada perubahan fisik dan biologis serta perubahan tuntutan dari lingkungan, sehingga diperlukan suatu proses penyesuaian diri dari remaja.
Walau tidak semua namun sebagian besar mengalami ketidakstabilan dari waktu ke waktu sebagai konsekuensi dari usaha penyesuaian diri pada pola perilaku baru dan harapan sosial yang baru. (Dikutip dari berbagai sumber)
