<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Majalah Islam Archives - Majalah Remaja Islam Drise</title>
	<atom:link href="https://majalahdrise.my.id/category/majalah-islam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://majalahdrise.my.id</link>
	<description>Majalah Remaja Islam Drise</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Mar 2020 05:32:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.10</generator>
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">142086167</site>	<item>
		<title>#AkudanDrise</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/akudandrise/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/akudandrise/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2020 05:32:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Majalah Islam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=4458</guid>

					<description><![CDATA[<p>Alhamdulillaah.. bulan April drise terbit untuk ke seratus kalinya. Ini amazing bagi kami bisa eksis mengawal remaja muslim untuk mengenal Islam lebih dalam. Karena itu kita pengen denger kesan dan pesan para pembaca drise yg selama ini betah baca drise. Kita kampanyekan dgn hastag #AkudanDrise. Buat kamu yg mau ikutan, berikut caranya: 1. Posting di &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/akudandrise/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">#AkudanDrise</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/akudandrise/">#AkudanDrise</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Alhamdulillaah.. bulan April drise terbit untuk ke seratus kalinya. Ini amazing bagi kami bisa eksis mengawal remaja muslim untuk mengenal Islam lebih dalam.</p>



<p>Karena itu kita pengen denger kesan dan pesan para pembaca drise yg selama ini betah baca drise. Kita kampanyekan dgn hastag #AkudanDrise.</p>



<p>Buat kamu yg mau ikutan, berikut caranya: 1. Posting di IG foto selfi #AkudanDrise boleh sendiri atau bareng teman sambil pegang atau baca majalah drise.</p>



<ol><li>Kasih caption, tulis pengalaman atau kesan positif kamu setelah baca majalah drise. Panjang 1000-2000 karakter. 3. Tag dan mention akun ig @majalahdrise dan 3 teman kamu</li><li>Cantumkan hastag #AkudanDrise #MajalahDrise #MajalahRemajaIslam #DriseEdisi100</li><li>Kampanye mulai 19 &#8211; 25 Maret  2020</li><li>Postingan yg terpilih akan tayang di majalah drise edisi 100 dan dapat bingkisan menarik dari majalah drise. 7. Kampanye ini boleh diikuti oleh siapa saja yg sudah pernah baca majalah drise. Entah itu pelajar, remaja mesjid, guru ngaji, tenaga pengajar, pengasuh remaja, orang tua, pengedar drise. siapa saja.</li></ol>



<p>Masukan driser sangat berarti bagi  kami untuk menjaga semangat dakwah via majalah. Selamat berpartisipasi! [@Hafidz341]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/akudandrise/">#AkudanDrise</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/akudandrise/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4458</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berita hari ini Mahasiswa bergerak</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/berita-hari-ini-mahasiswa-bergerak/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/berita-hari-ini-mahasiswa-bergerak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Sep 2019 22:51:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Akademi]]></category>
		<category><![CDATA[Majalah Islam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=3964</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lihat koran Radar bogor Mahasiswa mulai bergerak apa ini menjadi tanda-tanda mahasiswa Mulai mengunakan Akalnya atau pergerakan kosong, intinya tidak ada yang diam kalau di tindas jika diam saja kemungkinan sudah masuk istana</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/berita-hari-ini-mahasiswa-bergerak/">Berita hari ini Mahasiswa bergerak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Lihat koran Radar bogor Mahasiswa mulai bergerak apa ini menjadi tanda-tanda mahasiswa Mulai mengunakan Akalnya atau pergerakan kosong,</p>



<figure class="wp-block-image"><img width="482" height="427" src="https://i0.wp.com/majalahdrise.my.id/wp-content/uploads/2019/09/radarbogor.jpg?resize=482%2C427" alt="" class="wp-image-3965" srcset="https://i0.wp.com/majalahdrise.my.id/wp-content/uploads/2019/09/radarbogor.jpg?w=482&amp;ssl=1 482w, https://i0.wp.com/majalahdrise.my.id/wp-content/uploads/2019/09/radarbogor.jpg?resize=300%2C266&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 482px) 100vw, 482px" data-recalc-dims="1" /></figure>



<p>intinya tidak ada yang diam kalau di tindas jika diam saja kemungkinan sudah masuk istana </p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/berita-hari-ini-mahasiswa-bergerak/">Berita hari ini Mahasiswa bergerak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/berita-hari-ini-mahasiswa-bergerak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3964</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sebuah Penantian</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/sebuah-penantian-2/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/sebuah-penantian-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Jun 2019 00:12:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Majalah Islam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=3743</guid>

					<description><![CDATA[<p>Horeeee&#8230;.!!!”&#160; Teriakan bergemuruh menggoyang stadion Delta Sidoarjo tatkala Evan Dimas Pramono and the gank berhasil menjadi juara tournament Asean Footbal Federation (AFF) U19 akhir September kemaren. Ini bukan kemenangan biasa, tapi sebuah tanda kebangkitan persepakbolaan nasional setelah lebih dari 22 tahun puasa gelar. Sebuah penantian yang dinanti banyak generasi. Cetaarr..! Kebahagiaan yang sama juga terpancar &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/sebuah-penantian-2/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">Sebuah Penantian</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/sebuah-penantian-2/">Sebuah Penantian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Horeeee&#8230;.!!!”&nbsp; Teriakan bergemuruh menggoyang stadion Delta Sidoarjo tatkala Evan Dimas Pramono and the gank berhasil menjadi juara tournament Asean Footbal Federation (AFF) U19 akhir September kemaren. Ini bukan kemenangan biasa, tapi sebuah tanda kebangkitan persepakbolaan nasional setelah lebih dari 22 tahun puasa gelar. Sebuah penantian yang dinanti banyak generasi. Cetaarr..!</p>
<p>Kebahagiaan yang sama juga terpancar dari umat Islam yang berpuasa Ramadhan lantas ketemu bedug maghrib atau lebaran. Rasul saw menggambarkan, Dari Abu Hurairah Radhiallahu &#8216;Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu &#8216;Alaihi wa Sallam: &#8220;<em>Bagi orang berpuasa ada dua kebahagiaan: yaitu kebahagiaan ketika berbuka, dan ketika berjumpa Rabbnya bahagia karena puasanya.”</em> (HR. Bukhari dan Muslim).</p>
<p>Kebayang dong gimana sumringahnya orang yang puasa seharian terus denger adzan maghrib. Serasa ketiban rejeki nomplok. Itulah indahnya sebuah penantian yang dinanti demi meraih ridho illahi. &nbsp;Indahnya sebuah penantian saat kita menunggu-nunggu sebuah kejutan. Bagi seorang muslim, hidup adalah sebuah &nbsp;penantian. Surga dan neraka adalah kejutan yang telah Allah swt siapkan dan pasti kita dapatkan. Tinggal kita aja yang harus memantaskan diri selama masa penantian, mau dapat kejutan yang mana.&nbsp; Mengisi masa penantian dengan ketakwaan atau justru sebaliknya mengumbar kemaksiatan. &nbsp;Padahal kita nggak harus pusing lagi cari tahu kejutan apa yang bisa kita dapatkan setelah kematian. Karena Allah udah ngasih bocoran.</p>
<p><em>“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal,”</em> <strong>(QS. Al Kahfi 107)</strong> dan “<em>Orang-orang kafir dan yang mendustakan ayat-ayat Kami adalah para penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya”</em> <strong>(TQS al-Baqarah [2]: 39).</strong></p>
<p>Konsistensi dan kesabaran yang akan memupus rasa bete dalam penantian. Sehingga kita layak mendapatkan kejutan yang didambakan. Kita harap, driser juga ngerasakan kebahagiaan indahnya sebuah penantian, saat menjumpai kita lagi. Ya, lebih dari 2 bulan drise sempet tiarap dan absen menyapa remaja di bumi nusantara. Bukan nggak cinta atau mogok kerja, cuman ada kendala yang Insya Allah sangat terbantu dengan doa dan donasi dari driser semua yang pantang menyerah menanyakan, kapan drise terbit lagi? Sekarang..! <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/13.1.0/72x72/1f600.png" alt="😀" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> [341]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/sebuah-penantian-2/">Sebuah Penantian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/sebuah-penantian-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3743</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Romadhan bulan Move ON</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/romadhan-bulan-move/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/romadhan-bulan-move/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jul 2018 07:18:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Majalah Islam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=3687</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perubahan ke arah yang lebih bail alias move on sejatinya lahir dari kesadaran diri sendiri bukan karena bawaaan teman atau kutukan setan kesadaran untukberbenah diri nggak lahir dengan sendirinya. Tapi perlu dikondisikan oleh lingkungan biar kesadaran muncul dalam hati, dibimbing oleh akal, dan diwujudkan dalam bentuk perilaku. Nah, bulan Romadhon paling pas bagi kita untuk &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/romadhan-bulan-move/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">Romadhan bulan Move ON</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/romadhan-bulan-move/">Romadhan bulan Move ON</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Perubahan ke arah yang lebih bail alias move on sejatinya lahir dari kesadaran diri sendiri bukan karena bawaaan teman atau kutukan setan kesadaran untukberbenah diri nggak lahir dengan sendirinya. Tapi perlu dikondisikan oleh lingkungan biar kesadaran muncul dalam hati, dibimbing oleh akal, dan diwujudkan dalam bentuk perilaku. Nah, bulan Romadhon paling pas bagi kita untuk Move On. Berikut beberapa hal yang bisa kita lakukan di bulan suci untuk teguhkan hati sebelum move on.</p>
<ol>
<li>Kenali Islam lebih Dalam. Dibulan suci ini, bagus bangetkalo kamu ikut sanlat minimal yang ada nginepnya aliasdauroh. Bener-bener dikarantina. Hati, pikiran, dan perilaku kita dikondisikan agar dekat dengan Allah. Dengan begitu, kita makinmengenal Islam lebih dalam dan bisa bikin kita jadi kuat. Kuat iman, kuat ilmu, kuat mental, dan kuat pendirian untuk segera move on. Dan pastinya, berlimpah pahala dong.</li>
<li>Getol ngobyek ibadah &#8216;sampingan&#8217;. Tau dong kalo Allah swt royal banget ngasih pahala ibadah shalat di bulan suci ini. Itung aja, shalat sunnah pahalanya disamain dengan shalat fardhu. Dan shalat fardhu diganjar 70 kali lipat bo! Makanya, kalo bisa jangan sampe kelupaan untuk sempatkan diri shalat sunat. Mulai dari shalat rawatib (sebelum dan sesudah shalat fardhu), shalat dhuha, shalat tahiyatul masjid, shalat tarawih, shalat witir, atau shalat tahajud. Dengan getol shalat sunah, kita makin dekat dengan Allah. Sehingga bisa segera Move On dengan hati tenang dan anti galau.</li>
<li>Break dengan pacar. Godaan yang paling besar bagi remaja untuk move on datang dari pacar. Iya dong, karena tantangan pertama untuk move on adalah siap ambil keputusan untuk segera mengakhiri hubungan dengan pujaan hati. Beruntung kalo pacar sama-sama sadar dan saling support untuk move on. Tapi kalo pacar malah jadi hambatan, harus kita kondisikan agar bisa menerima keputusan. Kalo dia bener-bener cinta, pastinya ridho kita kembali ke jalan yang benar. Lets Move on together!</li>
<li>Tiada hari tanpa tadarrus. Baca Al-qur&#8217;an di bulan Ramadhan jadi ladang pahala berlimpah bagi kita. Nggak cuman baca, tapi juga dipahami maknanya. Nggak apa-apa baca quran terjemahan biar tahu arti ayat yang dibaca. Lebih bagus ikut kajian tafsir. Biar makin nyantol kecintaan kita pada al-Quran sebagai sumber hukum. Dengan begitu, makin tebal keimanan kita dan makin berani untuk hadapi segala resiko saat kita Move On. Nah, biar tambah ngejoss, kita targetkan khatam qur&#8217;an (30juzz lho bukan cuman juz 30) dalam satu bulan Ramadhan. Berani?!</li>
<li>Minta sama Allah biar dikuatkan. Rasul bilang, doa itusenjatanya umat Islam. Jadi jangan ngerasa buang waktu saat kita sempatkan diri untuk selalu berdoa pasca shalat fardhu. Minta sama Allah agar diri kita dikuatkan untuk bertobat. Mohon sama Allah agar kita dikuatkan untuk tetap istiqomah. Lebih bagus berdoa dalam kesunyian malam hari bada tahajud sampe nangis, ingat dosa, ingat akhirat, dan komitmen untuk move on.</li>
<li>Kikis sikap individualis. Di bulan suci ini, saatnya kita genjot kepedulian kita terhadap orang lain yang membutuhkan. Kepedulian akan melunakkan hati kita dan mempermudah masuknya hidayah untuk move on. Yuk,sisihkan uang jajan kita untuk bershadaqah. Lebih keren lagi kalo kita ngasih makanan/minuman untuk berbuka bagi yang berpuasa. Misal kalo rumah kita di pinggir jalan, sediakan aja di atas meja air mineral plus kurma atau makanan ringan menjelang berbuka. Kasih tulisan “Silahkan mengambil makanan ini untuk berbuka”. Rasul saw bersabda:</li>
</ol>
<p>“Barangsiapa memberikan makanan berbuka kepada seseorang yang berpuasa, niscaya dia memperoleh pahala sebagaimana pahala orang yang berpuasa itu tanpa mengurangsi sedikitpun pahala orang yang berpuasa.” (HR. Ahmad). Beeu….ajib banget tuh!</p>
<p>Aktif berdakwah. Ikut ngaji bukan cuman untuk konsumsi pribadi. Tapi jadi amunisi agar bisa berbagi inspirasi. Di bulan puasa, orang senang dikasih nasihat bin tausiyah. Jadi gak usah ragu untuk mengingatkan teman yang lalaikan shalat, yang pacaran, yang nggak puasa, yang gak nutup aurat, atau</p>
<p>yang bermaksiat. Aktif berdakwah semakin memupuk kesadara diri untuk move on.</p>
<p>Driser, Allah swt nggak akan lupa dengan hamba-hambanya yang ingin bertobat. So, mungpung masih bernapas dan dikasih kesempatan mencicipi bulan mulia penuh berkah berlimpah, gunakan untuk move on dari pribadi maksiat pribadi taat. Kalo ada yang cengin kita, bilang aja “Jika kau mengaku dan mau menyadari bahwa Islam adalah agamamu, aku rasa kau juga akan memilih jalan sepertiku. Itu jawabanku.” Jleb! [341]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/romadhan-bulan-move/">Romadhan bulan Move ON</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/romadhan-bulan-move/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3687</post-id>	</item>
		<item>
		<title>#HeForShe, Corong Emansipasi!</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/heforshe-corong-emansipasi/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/heforshe-corong-emansipasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Apr 2018 10:24:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Drise Online]]></category>
		<category><![CDATA[Majalah Islam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=3471</guid>

					<description><![CDATA[<p>#HeForShe, Corong Emansipasi! &#160; Masalah cewek, ngggak melulu soal jerawat, badan bertambah berat, atau kulit keriput yang mulai terlihat. Menurut Emma Watson alias pemeran Hermione Granger dalam film Harry Potter, ada yang lebih penting dari pada sekedar berpenampilan blink-blink. Yaitu, Kesetaraan Gender. Makanya dia aktif dalam kampanye global pemberdayaan wanita, HeForShe. &#160; Emang sih, di &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/heforshe-corong-emansipasi/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">#HeForShe, Corong Emansipasi!</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/heforshe-corong-emansipasi/">#HeForShe, Corong Emansipasi!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>#HeForShe, Corong Emansipasi!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Masalah cewek, ngggak melulu soal jerawat, badan bertambah berat, atau kulit keriput yang mulai terlihat. Menurut Emma Watson alias pemeran Hermione Granger dalam film Harry Potter, ada yang lebih penting dari pada sekedar berpenampilan blink-blink. Yaitu, Kesetaraan Gender. Makanya dia aktif dalam kampanye global pemberdayaan wanita, HeForShe.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Emang sih, di kalangan remaja isu kesetaraan gender nggak begitu santer. Lantaran biasanya isu yang dikampanyekan aktifis feminis ini berkaitan dengan masalah KDRT, pelecehan seksual, atau diskriminasi gender. Tapi bukan berarti nggak penting buat remaja. Justru harus tahu dan paham biar nggak keliru mengartikan kedudukan wanita karir, ibu rumah tangga, dan kemuliaan perempuan dalam Islam.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk itu, jangan lewatkan Majalah Drise terbaru yang terbit April 2018 dengan mengangkat tema &#8216;HeForShe, CORONG EMANGSIPASI!&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain bahasan seputar emansipasi for teens, kamu juga bisa nikmti obrolan redaksi dengan penulis buku The Power of Istri. Dan pembahasan skin hunger, ketika remaja kurang kasih sayang dalam rubrik parenting.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seru juga menikmati cerita liburan musim dingin di negeri Sakura sambil membaca tips bikin artikel remaja yang oke punya. Ditambah amazingnya Islam dengan nilai astitek seni pola Islam dan syakal pertama dalam mushaf Al-qur&#8217;an.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Oh ya, pantengin deh kelanjutan epik perempuan dan peluru, serta kiriman driser di rubrik share your mind dan monogatari. Asyik!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Buruan ambil gadget kamu, lalu hubungi para pengedar drise langganannya. Jangan sampai kehabisan lagi kaya yang udah-udah. Atau kami bisa order langsung via WA ke sini &gt;&gt; http://bit.ly/pesandrisedong mau satuan atau borongan untuk dikirim ke tempat lain, insya Allah kita bantu. Semoga makin banyak remaja yang terinspirasi dan tak jadi korban emansipasi!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sent by:</p>
<p>@hafidz341 | MajalahDrise.Com</p>
<p>Redaksi Majalah Remaja Islam Drise</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tak perlu minta izin untuk share info bermanfaat ini. semoga semakin banyak remaja muslim yang tercerahkan&#8230; ^_^</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>#MajalahDrise #MajalahRemaja #BacaanRemaja #PergaulanRemaja</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/heforshe-corong-emansipasi/">#HeForShe, Corong Emansipasi!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/heforshe-corong-emansipasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3471</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DI BALIK HARI AIDS SEDUNI</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/di-balik-hari-aids-seduni/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/di-balik-hari-aids-seduni/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Mar 2018 22:49:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Drise Online]]></category>
		<category><![CDATA[Majalah Islam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=3420</guid>

					<description><![CDATA[<p>DI BALIK HARI AIDS SEDUNI James W. Bunn dan Thomas Netter. Dua pejabat informasi masyarakat untuk  Program AIDS Global di Organisasi Kesehatan Sedunia (UNAIDS) di Geneva,  JSwiss inilah yang pertama kali mencetuskan peringatan hari AIDS sedunia pada  Agustus tahun 1987. Kenapa dipilih tanggal 1 Desember? Terserah mereka dong.  Emang itu masalah buat loe?! Hehehe&#8230; Yang &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/di-balik-hari-aids-seduni/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">DI BALIK HARI AIDS SEDUNI</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/di-balik-hari-aids-seduni/">DI BALIK HARI AIDS SEDUNI</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DI BALIK HARI AIDS SEDUNI</strong> James W. Bunn dan Thomas Netter. Dua pejabat informasi masyarakat untuk  Program AIDS Global di Organisasi Kesehatan Sedunia (UNAIDS) di Geneva,  JSwiss inilah yang pertama kali mencetuskan peringatan hari AIDS sedunia pada  Agustus tahun 1987.</p>
<p>Kenapa dipilih tanggal 1 Desember? Terserah mereka dong.  Emang itu masalah buat loe?! Hehehe&#8230; Yang pasti, pemilihan tanggal 1 Desember  ada kaitannya dengan suhu politik di negeri Paman Sam saat itu, tahun 1988, yang  lagi pemilu. Dan kebetulan tanggal itu adalah tanggal mati dalam kalender berita  jadinya pas buat Hari <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/AIDS">AIDS</a> Sedunia.</p>
<p>Gitchu! Sementara pita Merah (Red Ribbon) yang didaulat sebagai lambang  internasional untuk kepedulian terhadap HIV/AIDS dicetuskan pada April 1991 oleh  suatu kelompok dermawan kecil yang bernama Visual AIDS yang berpusat di New  York.</p>
<h2>DI BALIK HARI AIDS SEDUNI</h2>
<p>Di Inggris, Pita Merah pertama kali dipakai oleh 700.000 penggemar lagu pop  saat konser musik memperingati Freddy Mercury yang diselenggarakan di stadion  Wembley pada April 1992. Perpaduan tanggal 1 Desember dan pita merah melahirkan berbagai  kampanye anti AIDS di seluruh dunia. Awal desember dihiasi oleh pita merah  dengan berbagai bentuk dan variasi di berbagai tempat. Wabah AIDS sudah jadi  musuh bersama seluruh dunia.</p>
<p>Sehingga peringatan AIDS tak pernah luput dari  incaran media. Berbagai acara digelar mulai dari seminar, pawai, bakti sosial,  tayangan televisi, hingga konser musik kemanusiaan. Dengan satu tema yang sama,  hentikan AIDS! Namun dibalik hingar bingar perayaan hari AIDS sedunia, ada sejumlah  agenda yang coba disusupkan dalam benak masyarakat dunia. Agenda kapitalis  yang berlindung dibalik peringatan AIDS. Seiring bertambahnya  jumlah kasus  HIV/AIDS di setiap negara, UNAIDS dengan leluasa menjajakan ide-ide sesatnya  dalam penanggulangan AIDS. Mulai dari safe sex pake kondom, pembagian jarum  suntik steril pagi pecandu IDU, dan metode substitusi bagi pengkonsumsi narkoba.  </p>
<p>Keliatannya mulia, padahal bikin merana. Karena yang diembat bukan akar masalah  penyebaran HIV, tapi malah gejalanya yang terus dipelihara. Akibatnya fatal.  Bukannya turun, angka kasus HIV/AIDS terus menanjak dari tahun ke tahun. Kata  Bang Rhoma, Ter&#8230;la..lu&#8230;![]</p>

<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a href="https://majalahdrise.my.id/cara-menenangkan-hati/">Cara Menenangkan Hati</a></li>
<li><a href="https://majalahdrise.my.id/plus-minus-generasi-milenial/">Majalah Remaja Islam Drise edisi 61 : Plus Minus Generasi Milenial</a></li>
<li><a href="https://majalahdrise.my.id/tolakpemimpinkafir-dianggap-sara/">#TolakPemimpinKafir dianggap SARA?</a></li>
<li><a href="https://majalahdrise.my.id/pernikahan-dua-negara/">Pernikahan Dua Negara</a></li>
<li><a href="https://majalahdrise.my.id/menjadi-muslimah-negarawan/">Menjadi Muslimah Negarawan</a></li>
</ul><p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/di-balik-hari-aids-seduni/">DI BALIK HARI AIDS SEDUNI</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/di-balik-hari-aids-seduni/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3420</post-id>	</item>
		<item>
		<title>NASYID, SEBUAH ALTERNATIF HIBURAN</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/nasyid-sebuah-alternatif-hiburan/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/nasyid-sebuah-alternatif-hiburan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Feb 2018 23:02:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Majalah Islam]]></category>
		<category><![CDATA[majalah drise]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=3321</guid>

					<description><![CDATA[<p>point penting yang patut kita perhatikan kalo lagi asyik &#160;dengerin musik adalah liriknya. Yup, secara gitu lho, lirik &#160;musik mainstream sejenis pop dan konco-konconya &#160;nggak jauh berisi seputar cinta dan permasalahannya. Kalo &#160;nggak sadar diri, bisa kebawa-bawa tuh jadi pemuja cinta dan &#160;melupakan Allah sebagai pemilik segala rasa cinta. &#160;Makanya, kita udah harus bisa memilah &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/nasyid-sebuah-alternatif-hiburan/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">NASYID, SEBUAH ALTERNATIF HIBURAN</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/nasyid-sebuah-alternatif-hiburan/">NASYID, SEBUAH ALTERNATIF HIBURAN</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>point penting yang patut kita perhatikan kalo lagi asyik &nbsp;dengerin musik adalah liriknya. Yup, secara gitu lho, lirik &nbsp;musik mainstream sejenis pop dan konco-konconya &nbsp;nggak jauh berisi seputar cinta dan permasalahannya. Kalo &nbsp;nggak sadar diri, bisa kebawa-bawa tuh jadi pemuja cinta dan &nbsp;melupakan Allah sebagai pemilik segala rasa cinta. &nbsp;Makanya, kita udah harus bisa memilah dan memilih &nbsp;jenis hiburan nyanyian yang pas. Biar nggak bikin kita terlena &nbsp;dan melupakan kewajiban.</p>
<p>Salah satu alternatif yang pas buat &nbsp;manjain telinga kita dengan musik, adalah nasyid. Eit, bukan &nbsp;nasyid rames atau nasyid padang ya? Hehehe&#8230;maksa dot kom. &nbsp;Nasyid berasal dari bahasa Arab, ansyada-yunsyidu, &nbsp;artinya “bersenandung”.</p>
<p>Definisi nasyid sebagai format &nbsp;kesenian adalah senandung yang berisi syair-syair keagamaan. &nbsp;Orang yang menyanyikan nasyid biasanya disebut munsyid. &nbsp;Nasyid tidak hanya sekedar lagu, tapi juga memiliki nilai &nbsp;spiritual yang tinggi baik dari segi syairnya maupun munsyid-nya. Syair atau lirik nasyid harus memiliki pesan rohani atau &nbsp;pesan islami yang kuat</p>
<p><strong>SEJARAH NASYID DI INDONESIA </strong></p>
<p>Musik nasyid sendiri mulai hadir di Indonesia sekitar &nbsp;tahun 1980-an. Saat itu nasyid hanya dilantunkan di forum-forum terbatas oleh aktivis muslim di beberapa kampus dan &nbsp;sekolah. Oleh mereka, nasyid digunakan sebagai media &nbsp;pengobar semangat para aktivis dakwah dengan syair-syair &nbsp;yang bernuansa perjuangan fisabilillah (di jalan Allah SWT.) &nbsp;yang menggelora.</p>
<p>Lalu, memasuki era tahun 1990-an, nasyid &nbsp;mulai dikenal masyarakat luas dengan syair yang berisi nasihat, &nbsp;kisah-kisah para nabi, dan pujian kepada Allah SWT. Geliat dunia musik nasyid juga melahirkan grup-grup &nbsp;domestik, seperti Qatrunnada, Senandung Nasyid, dan Snada. &nbsp;Lirik-liriknya tetap religius namun dibawakan dengan nuansa &nbsp;pop yang membuat nasyid kian berkibar. Pada Ramadhan tahun 2005, musik nasyid semakin akrab &nbsp;di telinga masyarakat Indonesia. Salah satu stasiun televisi &nbsp;swasta menyelenggarakan Festival Nasyid Indonesia dan &nbsp;Festival NTQ (Nasyid, Tausyiah, dan Qiroah), layaknya &nbsp;perhelatan Indonesian Idol atau Akademi Fantasi yang tengah &nbsp;digandrungi masyarakat. &nbsp;Nasyid nggak sekedar nyanyian.</p>
<p>Tapi udah jadi salah satu &nbsp;uslub dakwah yang pas banget buat para musik mania. Apalagi &nbsp;nasyid hadir dengan genre yang beraneka ragam. Gak kalah &nbsp;dengan dengan aliran musik sekuler lainnya. Mulai dari irama &nbsp;tanpa musik alias acapella; dengan iringan musik musik yang &nbsp;minimalis (drum saja); berirama mars dengan karakter &nbsp;semangat menyeru;&nbsp; dibawakan dengan alat musik perkusi; atau &nbsp;dengan alat musik lengkap modern. Lengkap deh pokoknya! Soal lirik, nasyid emang paling poll buat kita. Lantaran isinya &nbsp;mengajak kita untuk makin cinta Allah, cinta Rasul, cinta Islam, dan &nbsp;cinta Dakwah.</p>
<p>&nbsp;Ada yang dibawain dengan beat slow bin &nbsp;melankolis, rock, atau pop. Semuanya easy linstening. Nggak heran &nbsp;beberapa kelompok nasyid nusantara kian beredar di jagad musik &nbsp;dalam negeri. Sebut saja Snada, Suara Persaudaraan, Izatul Islam, &nbsp;Asyabab, Harmoni Voice, Sam Abdullah, Bijak, dan lain-lain. Driser, pas banget kalo kita bilang nasyid sebagai pilihan &nbsp;terbaik buat kita para musik mania. Selain terpenuhi kehausan kita &nbsp;akan hiburan vokal suara, hati dan pikiran kita juga keep in touch &nbsp;dengan Islam dan Allah. Malah nasyid bisa juga mengobarkan &nbsp;semangat dakwah. Ya udah, segera deh jadikan nasyid bagian dari &nbsp;koleksi MP3-mu dan tetep, ngaji dan dakwah jangan ampe &nbsp;kelupaan. Berangkaat![341]</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Lima style nasyid yang cukup eksis di blantika musik nusantara :</strong></p>
<ol>
<li>Nasyid yang dibawakan dengan ACAPELLA (Tanpa alat musik, untuk sound effectnya hanya memakai suara mulut saya menyerupai bunyi alat musik).</li>
</ol>
<p>Contoh Grup Nasyidnya : Gradasi , Justice Voice, Fatih, Snada Dll</p>
<ol start="2">
<li>Nasyid yang dibawakan dengan ACAPELLA dengan musik minimalis (Drum atau Gitar saja) yang berirama haroki(mars/bersemangat) dan juga seperti lagu pop.Contoh Grup Nasyidnya : Izzatul Islam, Shoutul Harakah , Edcoustic Dll</li>
<li>Nasyid yang dibawakan dengan PERKUSI (kebanyakan berisi puji pujian kepada allah SWT</li>
</ol>
<p>atau nabi muhammad SAW. Contoh Grup Nasyidnya : Snada (kadang-kadang), Raihan,Qatrunnada, The Fikr Dll</p>
<ol start="4">
<li>Nasyid yang dibawakan dengan BEATBOX (Musik mulut hampir menyerupai Accapella tetapi ini butuh</li>
</ol>
<p>keterampilan khusus untuk mempraktekkannya)Contoh Grup Nasyidnya : Sintesa Vocal Play (Pendatang baru), Fatih (Kadang-kadang) Dll</p>
<ol start="5">
<li>Nasyid yang dibawakan dengan ALAT MUSIK LENGKAP.</li>
</ol>
<p>Contohnya : In Team, Hijjaz, Saujana, De Hearty Dll</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/nasyid-sebuah-alternatif-hiburan/">NASYID, SEBUAH ALTERNATIF HIBURAN</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/nasyid-sebuah-alternatif-hiburan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3321</post-id>	</item>
		<item>
		<title>CINTA ITU HOAX!</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/cinta-itu-hoax/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/cinta-itu-hoax/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Feb 2018 01:27:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Majalah Islam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=3291</guid>

					<description><![CDATA[<p>HOAX lagi ngehitz. Di sosial media merajalela. Dalam whatsapp kita juga berseliweran. Berita musibah dikasih bumbu hoax biar dramatis. Panggung politik dipanasin kampanye hitam yang sarat degan berita hoax. Tak terkecuali dalam urusan cinta, hoax juga ikut ngeramein. Semua sepakat kalo hoax itu artinya berkaitan dengan kebohongan. Nggak mesti berita, bisa jadi ucapan dusta, mitos &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/cinta-itu-hoax/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">CINTA ITU HOAX!</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/cinta-itu-hoax/">CINTA ITU HOAX!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>HOAX lagi ngehitz. Di sosial media merajalela. Dalam whatsapp kita juga berseliweran. Berita musibah dikasih bumbu hoax biar dramatis. Panggung politik dipanasin kampanye hitam yang sarat degan berita hoax. Tak terkecuali dalam urusan cinta, hoax juga ikut ngeramein.</p>
<p>Semua sepakat kalo hoax itu artinya berkaitan dengan kebohongan. Nggak mesti berita, bisa jadi ucapan dusta, mitos minim fakta, atau janji surga tanpa realita. Kalo udah begini, kayanya kita nggak bisa menolak kalo dalam urusan cinta banyak sekali hoax alias kebohongan. Mulai dari rayuan gombal, bujuk rayu romantis, hingga janji-janji manis yang tidak realistis. Nggak heran kalo ada yang bilang:</p>
<p>CINTA ITU HOAX!<br />
Eits, yang nggak setuju jangan sewot ya. Mending baca tuntas bahasannya di majalah drise terbaru edisi Februari 2018. Seru!<br />
Selain tema utama, bahasan di rubrik lain juga nggak kalah asyiknya. Ada asal-usul kaum GAY yang kelakuaannya jijay, asyiknya belajar di ruangguru, keunggulan bahasa Arab yang diakui dunia, atau kisah Shahabiyah Zinirah teladan muslimah istiqomah.<br />
Jangan ketinggalan untuk ngintip kiriman driser yang dimuat di rubrik share your miand dan monogatari. Simak juga catatan media tentang hoax yang membangun plus perilaku cewek smartphone. Eh hampir ketinggalan inspirasi muslimah yang tinggal di negeri kangguru.</p>
<p>Biasanya, driser harap-harap cemas nunggu kehadiran drise terbaru. Takut nggak kebagian. Makanya, segera hubungi pengedar terdekat yang udah jadi langganan untuk order atau kirim pesan via WA ke 085814771511. Kamu bisa pesan satuan atau borongan untuk dikirim ke tempat lain. Jangan sampai kehabisan kaya yang udah-udah. Yuk pesan sekarang!</p>
<p>@hafidz341 | MajalahDrise.Com<br />
Redaksi Majalah Remaja Islam Drise<br />
Tak perlu minta izin untuk share info bermanfaat ini. semoga semakin banyak remaja muslim yang tercerahkan&#8230; ^_^</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/cinta-itu-hoax/">CINTA ITU HOAX!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/cinta-itu-hoax/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3291</post-id>	</item>
		<item>
		<title>JADI MUSLIM FULL TIME</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/jadi-muslim-full-time-2/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/jadi-muslim-full-time-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jan 2018 23:22:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Drise Online]]></category>
		<category><![CDATA[Majalah Islam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=3253</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ramadhan telah berlalu. Ada yang berduka, tak sedikit &#160;yang bersukacita. Mereka yang bersedih, nggak rela &#160;Rputus hubungan dengan nyamuk, eh Ramadhan. Persis &#160;kaya remaja kasmaran yang ditinggal pergi pujaan hatinya. &#160; Duh…kerasa banget sedihnya. Gimana nggak, cuman di bulan &#160;Ramadhan Allah swt ngobral pahala nggak ada abisnya. Cuman &#160;di bulan Ramadhan juga Allah swt buka &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/jadi-muslim-full-time-2/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">JADI MUSLIM FULL TIME</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/jadi-muslim-full-time-2/">JADI MUSLIM FULL TIME</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ramadhan telah berlalu. Ada yang berduka, tak sedikit &nbsp;yang bersukacita. Mereka yang bersedih, nggak rela &nbsp;Rputus hubungan dengan nyamuk, eh Ramadhan. Persis &nbsp;kaya remaja kasmaran yang ditinggal pergi pujaan hatinya. &nbsp;</p>
<p>Duh…kerasa banget sedihnya. Gimana nggak, cuman di bulan &nbsp;Ramadhan Allah swt ngobral pahala nggak ada abisnya. Cuman &nbsp;di bulan Ramadhan juga Allah swt buka pintu ampunan dan &nbsp;hidayah selebar-lebarnya. Jarang-jarang kita dapetin &nbsp;kesempatan langka itu di bulan laen. Apalagi tahun depan &nbsp;belum tentu kita masih bisa &#8216;ngedate&#8217; bareng bulan mulia ini. &nbsp;</p>
<p>Who knows. &nbsp;Pasca Ramadhan, lingkungan sekitar kita kembali &nbsp;menunjukkan identitas aslinya yang jauh dari nuansa &nbsp;kehidupan Islam. Tontonan religius yang sebelumnya gencar &nbsp;memadati jam tayang premium perlahan mulai hilang ditelan &nbsp;hiburan yang mengumbar gaya hidup hedonis. Kegiatan &nbsp;pengajian yang biasa mengisi hari-hari ramadhan baik di &nbsp;sekolah atau di tempat kerja udah nggak keliatan lagi. &nbsp;Lantunan ayat suci atau nada dering islami yang sering &nbsp;terdengar pun mulai digeser popularitasnya oleh irama lagu-lagu pop.</p>
<p>Yup, nadi kehidupan sekular di sekitar kita kembali &nbsp;berdenyut. Pengaruh lingkungan sekuler emang dahsyat. &nbsp;Terutama terhadap diri remaja yang gampang gonta-ganti &nbsp;kulit, eh sikap. Prinsipnya dalam berbuat masih sering ngeliat &nbsp;kanan-kiri, depan-belakang, atas-bawah. Yang lagi trendy, itu &nbsp;yang suka dijadiin pegangan.</p>
<p>Perkara pantas atau enggak, itu &nbsp;urusan belakangan. Yang penting nggak ketinggalan jaman dan &nbsp;nggak terkucil dari pergaulan. Makanya nggak heran kalo &nbsp;puasa banyak yang mendadak insyaf dan perhatian ama &nbsp;kegiatan Islam. Karena temen-temennya juga banyak yang &nbsp;mendadak alim. Mulai dari yang getol ikut pengajian sampe &nbsp;busana muslimah yang nggak pernah ketinggalan. Sayangnya &nbsp;setelah lebaran, mayoritas remaja pada sibuk balik ke alamnya &nbsp;masing-masing. &nbsp;</p>
<p>Rupanya, praktek hidup sekular yang udah &nbsp;menghapus jejak-jejak Ramadhan dalam diri mayoritas &nbsp;remaja muslim. Apalagi lingkungan sekitar udah nggak &nbsp;nyetel lagi dengan nuansa ibadah. Sebulan penuh latihan &nbsp;mengendalikan hawa nafsu seolah tak berbekas. Kaya gitu &nbsp;deh jadinya kalo Ramadhan hanya sekedar tren tahunan. &nbsp;Bulan suci disambut dengan sukacita lantaran ada udang &nbsp;dibalik bakwan. Pihak media berlomba-lomba mendulang &nbsp;rupiah di bulan berkah. Setelah berkahnya abis, amalan &nbsp;ramadhan boro-boro dilirik di bulan laen.</p>
<p>Dah nggak &nbsp;trendy. Gaya hidup sekuler inilah salah satu bentuk &nbsp;penjajahan budaya barat yang sering luput dari perhatian &nbsp;kita. Remaja muslim dijauhkan dari aturan Islam. Dan &nbsp;kondisi umat Islampun makin terpuruk. &nbsp;Driser, Islam nggak pernah kenal yang namanya &nbsp;kehidupan sekuler. Jangankan kenalan, dicombalingin aja &nbsp;ogah. Sumpeh lho.</p>
<p>Lantaran nggak ada sedikitpun &nbsp;kebaikan yang ditelorkan dari gaya hidup sekuler bagi &nbsp;umat Islam. Yang ada justru kemuliaan Islam bakal &nbsp;diinjak-injak kalo Islam disamain dengan agama lain yang &nbsp;cuman ngatur ibadah ritual semata. Allah swt &nbsp;berfirman:&nbsp; “Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu &nbsp;agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan &nbsp;telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu”. (QS. Al-Maidah [5]: 3)</p>
<p>Ayat di atas menjelaskan pada kita kalo ajaran &nbsp;Islam itu udah sempurna. Tanpa cacat bin cela. Ajaran Islam &nbsp;punya aturan komplit tentang ekonomi, pemerintahan, &nbsp;sosial, pendidikan, militer, atau politik sebagaimana &nbsp;kelengkapan aturan ibadah dalam Islam. Semua aturan ini &nbsp;ngasih kebaikan pada manusia di dunia juga di akhirat. &nbsp;</p>
<p>Makanya Allah swt memerintahkan umat Islam untuk jadi &nbsp;muslim full time. Terikat dengan aturan Islam dimana saja, &nbsp;kapan saja, dan lagi ngapain aja. &nbsp;Kenapa kita mesti ngotot pake aturan hidup Islam? &nbsp;Lantaran setiap amal sholeh yang berbuah pahala maupun &nbsp;amal salah yang berbuah dosa selama hidup di dunia, bakal ada &nbsp;itung-itungannya di akhirat&nbsp; kelak. Kalo saldonya surplus &nbsp;pahala, tiket surga di tangan kita. Sebaliknya, kalo surplus dosa, &nbsp;ya IDL alias Itu Derita Loe di neraka.</p>
<p>Nggak deh! Nah driser, buang jauh-jauh deh mental sekuler &nbsp;dalam diri kita. Kalo ramadhan kemaren ibadahnya getol, &nbsp;giatin juga di bulan laen. Kalo puasa kemaren sukses &nbsp;menjinakkan hawa nafsu, terusin di bulan berikutnya. Kalo &nbsp;sebelum syawal kita aktif ikut kajian Islam, sekarang jangan &nbsp;ampe kendor. Semuanya kudu dipertahankan terus biar jadi &nbsp;muslim full time yang disayang Allah swt. mau kan? Terus &nbsp;kalo iman kita kedodoran dihantam gaya hidup sekuler di &nbsp;sekitar kita, perkuat benteng akidah dengan mengenal Islam &nbsp;lebih dalam. Ikut ngaji, Insya Allah gak akan rugi. Yuk! [341</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/jadi-muslim-full-time-2/">JADI MUSLIM FULL TIME</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/jadi-muslim-full-time-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3253</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hukum Mengarang Novel</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/hukum-mengarang-novel/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/hukum-mengarang-novel/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Dec 2017 04:16:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konsul Syarie]]></category>
		<category><![CDATA[Majalah Islam]]></category>
		<category><![CDATA[MAJALAH REMAJA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=2958</guid>

					<description><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum D&#8217;Rise  tolong bahas tentang hukum  mengarang/novel n kisah2 fiktif  dong! cz q pernah baca2 artikel, klo  mmbuat cerita2 fiktif itu sama dg  mnyebarkan khurafat n  pembuat/penulisny dkategorikan sbg  ahlul bid&#8217;ah.. Wach,q jd ngeri jg tuh  mau nulis2 novel. Thanks..  (Nuruddin Zanky al-Jambari,Bumi  Allah) Akhi Nuruddin Zanky Barakallahu  fika Hukum asal bohong adalah  haram. Tetapi &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/hukum-mengarang-novel/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">Hukum Mengarang Novel</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/hukum-mengarang-novel/">Hukum Mengarang Novel</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum D&#8217;Rise  tolong bahas tentang hukum  mengarang/novel n kisah2 fiktif  dong! cz q pernah baca2 artikel, klo  mmbuat cerita2 fiktif itu sama dg  mnyebarkan khurafat n  pembuat/penulisny dkategorikan sbg  ahlul bid&#8217;ah.. Wach,q jd ngeri jg tuh  mau nulis2 novel. Thanks..  (Nuruddin Zanky al-Jambari,Bumi  Allah)</p>
<p>Akhi Nuruddin Zanky Barakallahu  fika Hukum asal bohong adalah  haram.</p>
<p>Tetapi ada beberapa hadis yang  menjelaskan tentang kebolehan  bohong sebagaimana sabda Rasulullah  saw. Yang datang dari ummu kultsum:  “Bukanlah pendusta orang yang  mendamaikan antara manusia (yang  bertikai) kemudian dia melebih-lebihkan kebaikan atau berkata baik”.  [Muttafaqun &#8216;Alaih]</p>
<p>Novel atau kisah-kisah fiktif adalah  sesuatu yang tidak ada realitasnya dengan  kata lain mengada-ada. Tapi apakah ini  masuk kategori bid&#8217;ah atau khurafat (cerita  dusta)? Tentu kita harus dalami dulu faktanya  (tahqiq almanath).</p>
<p>Akan disebut bid&#8217;ah  apabila cerita yang dibuatnya ada kaitannya  dengan ibadah atau fadhilah-fadhilah ibadah  yang tidak ada keterangannya dari rasulullah  saw.</p>
<p>Sebagaimana sabda beliau “Barang  siapa berdusta atas nama kami (mengada-adakan hadis) maka bersiap-siaplah dia  duduk diatas api neraka”. (Muttafaq alaih).</p>
<p>Memang hukum mengarang novel atau  kisah-kisah fiktif tidak dijelaskan langsung  hukumnya sebagiamana hukum  menggambar binatang. Maka jika melihat  pada ketiadaan syariat memberikan hukum  jelas terhadap sesuatu, bisa jadi menulis  novel itu termasuk Mubah; namun karena  faktor tertentu, ia bisa jadi juga haram,atau   makruh.</p>
<p>Kalau kita mengamati kitab-kitab  yang digunakan di pesantren-pesantren ada  diantaranya kitab yang berisi cerita-cerita  fiktif seperti kitab al-Qira&#8217;tur rasyidah atau  biasa disebut kitab muthala&#8217;ah yang disusun  oleh Abdul Fattah shabry dan Ali Umar.</p>
<p>Di  dalamnya terdapat kisah-kisah yang memberi  motivasi, pelajaran hidup, dan kehidupan  binatang. Seperti kisah al-Asad wal Fa&#8217;rah,  at-Tahawun, sur&#8217;atul Khathir, at-taqlidul  a&#8217;ma dll.yang semuanya berisi tentang hal-hal yan baik dan memberikan pelajaran  kapada para pembacanya agar senantisa  berbuat baik. Kalau demikian adanya maka  cerita-cerita fiktif itu hukumnya mubah.  Apalagi disana terdapat pelajaran bahasa  atau tarkib allughah.</p>
<p>Tetapi ada juga  ulama  muta&#8217;akhirin yang menyatakan “Apabila  kegiatan membaca atau menulis kisah fiksi  ini membuat seseorang lalai dari perkara  yang hukumnya wajib, maka kegiatan ini  hukumnya haram. Dan apabila kegiatan ini  melalaikan seseorang dari perkara yang  hukumnya sunnah maka kegiatan ini  hukumnya makruh. Dalam setiap kondisi,  waktu seorang muslim sangat berharga, jadi  tidak boleh bagi dirinya untuk menghabiskan  waktunya untuk perkara yang tidak ada  manfaatnya.( Syaikh Shalih bin Fauzan Al  Fauzan)</p>
<p>Wal hashil seorang muslim harus  pandai-pandai menimbang perbuatannya.  Kalau perbuatannya hanya menghasilkan  kesia-siaan maka lebih baik ditinggalkan. Dan  apabila perbuatannya akan menadatangkan  manfaat bagi dirinya dan orang lain  maka  hendaklah ia melakukannya. Sebagiamana  ungkapan yang sering kita dengar “sebaik-baik manusia adalah orang yang memberi  manfaat bagi orang lain”. Wallahu a&#8217;lam[]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/hukum-mengarang-novel/">Hukum Mengarang Novel</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/hukum-mengarang-novel/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2958</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
