<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>LGBT Archives - Majalah Remaja Islam Drise</title>
	<atom:link href="https://majalahdrise.my.id/tag/lgbt/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://majalahdrise.my.id</link>
	<description>Majalah Remaja Islam Drise</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Mar 2016 16:47:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.10</generator>
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">142086167</site>	<item>
		<title>Logika LGBT</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/logika-lgbt/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/logika-lgbt/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Mar 2016 16:47:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[LGBT]]></category>
		<category><![CDATA[majalah drise]]></category>
		<category><![CDATA[majalah online]]></category>
		<category><![CDATA[MAJALAH REMAJA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=1346</guid>

					<description><![CDATA[<p>Majalahdrise.com &#8211; Memang sangat aneh kaum LGBT itu. Kecenderungan mereka untuk menyukai sesama jenis (secara seksual) memang tidaklah masuk akal. Bagaimana mungkin ada orang yang ‘mencintai’ sesama jenisnya dan meninggalkan lawan jenisnya? Ini benar-benar di luar logika. Tetapi seperti itulah yang terjadi saat ini, kaum Nabi Luth yang sekarang bertransformasi menjadi kaum LGBT wara-wiri meminta &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/logika-lgbt/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">Logika LGBT</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/logika-lgbt/">Logika LGBT</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Majalahdrise.com &#8211; Memang sangat aneh kaum <a href="http://majalahdrise.my.id/cowok-maho-jijaynya-kaum-gay/">LGBT</a> itu. Kecenderungan mereka untuk menyukai sesama jenis (secara seksual) memang tidaklah masuk akal. Bagaimana mungkin ada orang yang ‘mencintai’ sesama jenisnya dan meninggalkan lawan jenisnya? Ini benar-benar di luar logika. Tetapi seperti itulah yang terjadi saat ini, kaum Nabi Luth yang sekarang bertransformasi menjadi kaum LGBT wara-wiri meminta pengakuan dan legitimasi. Dengan menggunakan Hak Asasi Manusia dan wacana kebebasan sebagai senjata ampuh, mereka menuntut agar tingkah laku mereka yang abnormal itu dimaklumi.</p>
<p>Orang-orang yang sekian lama terkenal sebagai pembela HAM dan liberalisme pun bersuara mendukung LGBT. Padahal tindakan ini malah makin menunjukkan kedangkalan intelektualitas mereka. Ulil Abshar Abdala, seorang tokoh JIL yang amat terkenal, berkicau tentang LGBT di akun twitternya <a href="https://twitter.com/ulil">@ulil</a>, semuanya bernada dukungan.</p>
<p class="hide-if-no-js"><a id="set-post-thumbnail" class="thickbox" title="Set featured image" href="http://majalahdrise.my.id/wp-admin/media-upload.php?post_id=1346&amp;type=image&amp;TB_iframe=1"><img class="attachment-266x266 aligncenter" src="https://i0.wp.com/majalahdrise.my.id/wp-content/uploads/2016/03/Logika-LGBT-MAJALAHDRISE.COM_-272x300.jpg?resize=241%2C266" alt="Logika LGBT - MAJALAHDRISE.COM" width="241" height="266" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Lesbian, gay, biseksual, dan transgender itu bukan ancaman, setidaknya begitulah kata Ulil dalam salah satu <em>twit</em>-nya. “LGBT bukan ancaman. Sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Dan spesies manusia tak pernah punah karena mereka.”</p>
<p>Spesies manusia memang tidak punah karena mereka, untung saja Allah swt segera bertindak dengan memusnahkan kaum gay pertama (kaum Nabi Luth) sampai habis dan tidak bersisa. Kalau saja mereka dibiarkan, mungkin saja terjadi fenomena abnormal ini akan tersebar dan membawa kerusakan yang meluas. Saat ini pekerjaan kaum Luth diulangi lagi, apakah kita menunggu azab yang dulu pernah terjadi?</p>
<p>Memang benar bahwa LGBT sudah ada ribuan tahun yang lalu, tetapi apakah kelakuan buruk mesti kita ikuti kembali? Apakah karena LGBT sudah ada sejak ribuan tahun lalu, lantas kita memakluminya hari ini? Fitrah makhluk hidup saja menolak keberadaan LGBT, apalagi kalau ia sampai berkembang dan dirayakan di mana-mana! Makhluk paling rendah saja tertarik secara seksual dengan lawan jenisnya, bukan sesama jenisnya. Yang ada, mereka akan bertarung jika bertemu dengan makhluk sesama jenisnya, bukan saling mencintai. LGBT memang absurd. [Sayf Muhammad Isa]</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/logika-lgbt/">Logika LGBT</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/logika-lgbt/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1346</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Virus Paling Ganas</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/virus-paling-ganas/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/virus-paling-ganas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Feb 2016 11:11:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Drise Online]]></category>
		<category><![CDATA[The Most]]></category>
		<category><![CDATA[HTTP://MajalahDrise.Com]]></category>
		<category><![CDATA[LGBT]]></category>
		<category><![CDATA[majalah drise]]></category>
		<category><![CDATA[majalah online]]></category>
		<category><![CDATA[MAJALAH REMAJA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=1293</guid>

					<description><![CDATA[<p>Majalahdrise.com &#8211; D&#8217;Riser tau nggak sih, tanggal 1 Desember diperingati sebagai World AIDS Day alias Hari AIDS Sedunia. Yup, walaupun baru-baru ini dunia digalaukan dengan virus Ebola yang nggak kalah dahsyat dari AIDS, bukan berarti dunia sudah aman dari serangan negara api, eh, virus HIV. Penyakit AIDS merupakan wabah yang sangat berbuahaya D&#8217;Riser, sehingga digolongkan &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/virus-paling-ganas/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">Virus Paling Ganas</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/virus-paling-ganas/">Virus Paling Ganas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Majalahdrise.com &#8211; D&#8217;Riser tau nggak sih, tanggal 1 Desember diperingati sebagai World AIDS Day alias Hari AIDS Sedunia. Yup, walaupun baru-baru ini dunia digalaukan dengan virus Ebola yang nggak kalah dahsyat dari AIDS, bukan berarti dunia sudah aman dari serangan negara api, eh, virus HIV. Penyakit AIDS merupakan wabah yang sangat berbuahaya D&#8217;Riser, sehingga digolongkan ke dalam 8 masalah Kesehatan Global (<em>Global Health Issues</em>).</p>
<h2>AIDS (<em>Acquired Immunodeficiency Syndrome</em>)</h2>
<p>adalah penyakit yang disebabkan oleh virus HIV (<em>Human Immunodeficiency Virus</em>), yaitu virus yang menghancurkan atau mengganggu fungsi dari sel-sel sistem kekebalan tubuh manusia. Bedanya dengan Ebola yang akan menular hanya dengan kontak cairan tubuh secara langsung dengan penderita yang menunjukkan gejala-gejala sakit parah, penularan HIV seringkali tak disadari karena bisa jadi orang yang terinfeksi HIV tidak menunjukkan gejala sakit sama sekali! Ngeriii!</p>
<p>Virus ini bisa menyebar melalui penyaluran cairan reproduksi, darah, dan air susu ibu (ASI). Tapi, seorang yang terinfeksi virus HIV tidak akan langsung menderita AIDS. Virus HIV akan menggerogoti sistem kekebalan tubuh rata-rata dalam waktu 10 tahun atau kurang. Ketika sistem imun tubuhnya sudah sangat rusak, barulah orang itu akan menderita AIDS. Penderita AIDS (biasa disebut ODHA) akan rentan dari berbagai penyakit ganas yang biasanya tidak menjangkiti orang-orang dengan sistem imun yang sehat. Bila tidak dirawat, rata-rata ODHA hanya bisa bertahan hidup 3 tahun saja. Sereem!</p>
<h2>Virus Ebola</h2>
<p>Seperti halnya Ebola, HIV/AIDS juga belum ada obat penyembuhnya lho, yang baru ada sekarang hanyalah terapi dan perawatan untuk memperlambat penyebaran virus HIV. Padahal, sudah puluhan tahun berlalu sejak penyakit ini pertama kali ditemukan. Menurut pelacakan tim peneliti dari universitas Oxford, Virus yang sudah menginfeksi hampir 75 juta orang di dunia ini berasal dari kota Kinshasa (Republik Demokratik Kongo) pada tahun 1920.</p>
<p>HIV diyakini merupakan mutasi dari SIV (<em>simian immunodeficiency virus</em>) yang menjangkiti simpanse, yang menular kepada manusia karena proses berburu. Virus ini kemudian semakin menyebar akibat merajalelanya pelacuran dan penggunaan jarum suntik yang tidak steril di kota yang sedang tumbuh tersebut. Seiring dengan berkembangnya sarana transportasi masuk dan keluar Kinshasa, virus HIV pun menyebar di wilayah Afrika dan akhirnya ke seluruh dunia.</p>
<p>Virus HIV memasuki Amerika di kisaran tahun 1980an, dan menyebar terutama di kalangan homoseksual (<a href="http://majalahdrise.my.id/cowok-maho-jijaynya-kaum-gay/">gay</a>) dan pecandu narkoba yang menggunakan jarum suntik. Sebelumnya di tahun 1960, Amerika mengalami apa yang disebut &#8220;revolusi seksual&#8221; (<em>sexual revolution</em>) atau &#8220;pembebasan seksual&#8221; (<em>sexual liberation</em>), yang menggugat dan menjungkirbalikkan norma-norma sosial dan tata krama seksualitas. Yang semula tertutup menjadi terbuka. Yang semula terbatas menjadi bebas. Yang semula sembunyi-sembunyi, menjadi perayaan. Bahkan film porno pun ditayangkan untuk umum di bioskop. Hororr!</p>
<p>Maka dari itu, nggak heran bila di Amerika virus mematikan ini menyebar lebih cepat dibanding di negara lain. Bahkan karena banyak menjangkiti kaum gay, Pemerintahan Reagan pun menganggap AIDS sebagai &#8220;azab&#8221; dari Tuhan. Di Indonesia, kasus AIDS pertama ditemukan di Bali, yang diderita oleh seorang wisatawan asal Belanda. Dari tahun ke tahun, jumlah ODHA di Indonesia terus meningkat. Data Kemenkes, jumlah kasus HIV/AIDS yang tercatat sejak 1987 hingga Juni 2014 di Indonesia sebanyak 198.584 orang, dimana kasus HIV sebanyak 142.961 orang dan AIDS 55.623 orang. Naudzubillah&#8230;</p>
<p>Penderita AIDS di dunia maupun di Indonesia, mayoritas diakibatkan karena perilaku yang menyimpang, baik homoseksual, biseksual maupun seks bebas dan pelacuran. Dari para pelaku maksiat ini, AIDS bisa menyebar kepada &#8220;orang tak berdosa&#8221; melalui transfusi darah, pernikahan bahkan pada janin yang masih dalam kandungan.</p>
<p>Karena itu, solusi terbaik untuk mengatasi masalah AIDS ini adalah solusi preventif, alias mencegah penyebaran virus HIV sampai ke akar masalah diantaranya yaitu menghilangkan praktek seks bebas dan homoseksual. Islam, sejak 14 abad yang lalu sudah mengharamkan zina dan <em>liwath </em>(homoseksual) dengan tegas dan keras. Bukan cuma itu, celah-celah yang bisa mengantarkan terhadap zina dan <em>liwath </em>pun ditutup sedemikian rupa, misalnya melarang lelaki &amp; perempuan ber<em>khalwat </em>(berduaan), melarang pacaran, melarang untuk tidur dalam satu selimut baik antara laki-laki maupun perempuan, sampai pada larangan untuk melihat aurat.</p>
<p>Inilah salah satu hikmah dari ketatnya aturan Islam dalam urusan seksual, tidak lain untuk melindungi manusia dari kehancuran akibat perbuatan manusia sendiri. Padahal ketika kerusakan itu terjadi, yang kena bukan hanya para pelaku kebejatan itu, tapi termasuk juga orang-orang lain di sekitar mereka. Makanya D’Riser, daripada maksiat, mendingan taat, InsyaAlloh selamat dunia akhirat.[]</p>
<p>di muat di Majalah Remaja Islam Drise Edisi #42</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/virus-paling-ganas/">Virus Paling Ganas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/virus-paling-ganas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1293</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
