<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>ICMS 2014 Archives - Majalah Remaja Islam Drise</title>
	<atom:link href="https://majalahdrise.my.id/tag/icms-2014/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://majalahdrise.my.id</link>
	<description>Majalah Remaja Islam Drise</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Mar 2016 12:52:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.10</generator>
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">142086167</site>	<item>
		<title>We Need Khilafah,Not Democrazy (reportase ICMS 2014)</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/we-need-khilafahnot-democrazy/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/we-need-khilafahnot-democrazy/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Mar 2016 12:52:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Drise Online]]></category>
		<category><![CDATA[Reportase]]></category>
		<category><![CDATA[ICMS 2014]]></category>
		<category><![CDATA[majalah drise]]></category>
		<category><![CDATA[majalah online]]></category>
		<category><![CDATA[MAJALAH REMAJA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=1336</guid>

					<description><![CDATA[<p>Majalahdrise.com &#8211; Pada ahad 2 November 2014 ada sebuah acara yang dihadiri oleh ribuan peserta mahasiswa yang datang dari berbagai penjuru negeri menyerukan seruan &#8220;Khilafah, Khilafah dan Khilafah, Tegakkan Khilafah Hancurkan Demokrasi&#8221;. (visimuslim.com). Acara puncak ICMS (Indonesia Congress of Muslim Student) yang digelar pada hari Ahad itu dimulai sejak pukul 08.00 pagi hingga pukul 13.00 &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/we-need-khilafahnot-democrazy/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">We Need Khilafah,Not Democrazy (reportase ICMS 2014)</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/we-need-khilafahnot-democrazy/">We Need Khilafah,Not Democrazy (reportase ICMS 2014)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Majalahdrise.com &#8211; Pada ahad 2 November 2014 ada sebuah acara yang dihadiri oleh ribuan peserta mahasiswa yang datang dari berbagai penjuru negeri menyerukan seruan &#8220;Khilafah, Khilafah dan Khilafah, Tegakkan Khilafah Hancurkan Demokrasi&#8221;. (visimuslim.com). Acara puncak ICMS (Indonesia Congress of Muslim Student) yang digelar pada hari Ahad itu dimulai sejak pukul 08.00 pagi hingga pukul 13.00 diikuti oleh sekitar 500 pergerakan dan dihadiri 10.000 peserta mahasiswa dari seluruh Indonesia. ICMS bertempat di depan gedung DPR/MPR RI, dan kemudian dilanjutkan di depan gedung Istana Negara. Acara ICMS di Jakarta ini merupakan puncak dari rangkaian acara serupa yang digelar di lebih dari 90 kota di seluruh Indonesiaa, alhamdulillah berlangsung sukses. ICMS yang merupakan kongres jalanan mahasiswa terbesar tersebut diselenggarakan oleh mahasiswa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Acara bertemakan “We Need Khilafah, Not Democrazy and Liberal Capitalism” (kami membutuhkan khilafah bukan demokrasi dan kapitalisme liberal) ini diadakan dalam rangka menyatukan arah tujuan pergerakan mahasiswa untuk menyelamatkan Indonesia dari kebobrokan demokrasi. Inilah pesan penting yang diserukan oleh mahasiswa Muslim seluruh indonesia dalam ICMS 2014.</p>
<p>Adalah bentuk pengkhianatan apabila mahasiswa yang merupakan agen perubahan ini diam saja ketika melihat ketidakadilan didepan mereka. &#8220;hidupnya mahasiswa adalah dengan pergerakan. Begitu juga dengan sejarah indonesia bercerita, berbagai perubahan pergerakan besar yang terjadi dinegeri ini senantiasa dipicu oleh siapa? Oleh mahasiswa! Jadi merupakan suatu bentuk pengkhianatan apabila mahasiswa ditengah negeri yang bobrok ini hanya diam saja!&#8221; pekik M Gustar salah satu mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang berkesempatan memberikan sambutan menjelaskan bahwa pergerakan-pergerakan besar yang terjadi dimotori oleh para mahasiswa.</p>
<p>Ketua Lajnah Fa&#8217;aliyah DPP HTI Muhammad Rahmat Kurnia dalam orasinya menyatakan, indonesia yang merupakan negara muslim terbesar di dunia ini tengah meluncur dengan cepat menuju jurang kehancuran. Oleh karena itu, beliau menyeru kepada para mahasiswa untuk mau mengawal perubahan di Indonesia menuju perubahan yang diberkahi Allah SWT.</p>
<p>&#8220;Wahai para mahasiswa pendobrak kejahiliyahan, saudara-saudara adalah anak cucu Shalahuddin Al Ayyubi, anak cucu Muhammad Al Fatih, anak cucu Pangeran Diponegoro yang berjuang untuk Islam, dan mati untuk Islam. Siapkah saudara-saudara berada dalam garda terdepan perjuangan ini? Siapkah saudara membimbing umat ini? Seru ustadz rahmat membakar semangat para peserta ICMS.</p>
<p>Beliau menjelaskan, penyebab kemunduran umat Islam diberbagai bidang seperti bidang politik, ekonomi, sosial, pendidikan, dan lain sebagainya adalah dikarenakan diterapkan sistem politik demokrasi, diterapkannya hukum buatan manusia, dan diterapkan hukum ekonomi liberal. Tentu saja ini menghilangkan keberkahan di negeri ini. &#8220;boleh saja kita melihat gedung pencakar langit dimana-mana, tapi untuk apa kalau pergaulan bebas menghancurkan remaja kita. Untuk apa jalan tol bertambah ribuan kilometer kalau kemaksiatan dibiarkan, kalau pemuda-pemudanya dijauhkan dari kecintaan kepada Allah!&#8221; tegasnya.</p>
<p class="hide-if-no-js"><a id="set-post-thumbnail" class="thickbox" title="Set featured image" href="http://majalahdrise.my.id/wp-admin/media-upload.php?post_id=1336&amp;type=image&amp;TB_iframe=1"><img class="attachment-266x266 alignright" src="https://i0.wp.com/majalahdrise.my.id/wp-content/uploads/2016/03/We-Need-KhilafahNot-Democrazy-MAJALAHDRISE-16-290x300.jpg?resize=257%2C266" alt="We Need Khilafah,Not Democrazy - MAJALAHDRISE (16)" width="257" height="266" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Beliau juga menjelaskan bahwa khilafah yang saat ini tengah diperjuangkan merupakan sebuh kewajiban dan kebutuhan. &#8220;Khilafah adalah kewajiban. Lebih dari 39 hadist rasulullah berbicara tentang khilafah. Disamping itu, khilafah juga kebutuhan. Secara keimanan khilafah adalah sebuah kewajiban kepada Allah SWT. Secara sejarah, 12 abad khilafah menguasai dunia. Dan secara kebutuhan, sekarang ini tatanan dunia sedang berada dalam kebobrokan dan kita membutuhkan solusi Khilafah itu. Maka siapa pun yang memiliki pikiran sehat dan keimanan yang bersih, siapa pun yang memiliki rasa cinta dan tanggung jawab kepada umat, tentu dia akan mengatakan bahwa sekarang lah saatnya untuk menegakkan syariah dan khilafah demi kebaikan umat islam dan seluruh umat manusia dibumi&#8221;.</p>
<p>Ricky Fatamazzaya, ketua panitia ICMS, mengatakan, “dari tema di awal itu, kita ingin menunjukkan bahwa kita masih komitmen dan konsisten untuk membuang demokrasi dan harus mengambil khilafah sebagai solusi tuntas untuk berbagai permasalahan di Indonesia dan di seluruh dunia. ”Di samping itu, para mahasiswa yang mengikuti ICMS juga menyampaikan resolusi kepada rezim Jokowi-JK. Resolusi tersebut memuat lima poin.</p>
<p>Pertama, berisi kerusakan dalam semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara akibat diterapkannya sistem sekuler, khususnya sistem politik demokrasi dan sistem ekonomi kapitalisme liberal. Rezim Jokowi-JK dituntut untuk segera menghentikan sistem itu dan menggantikannya dengan sistem Islam, dengan cara menerapkan syariah Islam secara kaffah dalam bingkai Khilafah sebagaimana dijelaskan dalam al-Qur&#8217;an dan As-Sunnah.</p>
<p>Kedua, berisi seruan untuk menghentikan dominasi asing dalam berbagai bidang, khususnya dalam pengelolaan SDA. Kembalikan tambang emas Papua, Blok Migas Cepu, Blok Mahakam, Blok Natuna, dan kekayaan alam lainnya yang saat ini dikuasai oleh pihak asing kepada rakyat, dan dikelola sepenuhnya oleh negara demi kesejahteraan rakyat.</p>
<p>Ketiga, berisi tuntutan untuk menghentikan pinjaman luar negeri dan hutang ribawi. Sebagai gantinya, wujudkan Rp. 3000 Trilyun APBN yang berasal dari pengelolaan kekayaan alam, zakat, fa’i dan jizyah untuk memberikan jaminan kebutuhan sandang, papan dan pangan, serta kesehatan, pendidikan dan keamanan yang berkualitas dan gratis untuk seluruh rakyat.</p>
<p>Keempat, berisi seruan untuk mengalihkan investasi di sektor non riil kepada sektor riil sehingga akan membuka lapangan kerja seluas-luasnya untuk menyelesaikan 7,24 juta pengangguran dan 47 juta rakyat Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan.</p>
<p>Kelima, berisi tuntutan untuk mewujudkan sistem pendidikan dan budaya yang Islami, serta hentikan segala pergaulan bebas, pornografi, dan pornoaksi yang telah menyebabkan kemudharatan yang sangat mengerikan bagi generasi muda, seperti aborsi, narkoba, dan berbagai kejahatan remaja.</p>
<p>Di akhir aksi, beberapa perwakilan mahasiswa kemudian menyerahkan surat berisi resolusi yang ditujukan kepada ketua MPR dan DPR, serta ditujukan pula kepada presiden Jokowi.</p>
<p>ICMS hadir sebagai sebuah pergerakan “anti-demokrasi” dari mahasiswa Muslim di Indonesia yang berani melawan arus – menolak demokrasi dan kapitalisme liberal. ICMS diinisiasi oleh sejumlah aktivis Mahasiswa dari Hizbut Tahrir Indonesia, selama bulan Oktober bergerak di puluhan kota besar di Indonesia demi agenda untuk mengkritik ide demokrasi secara substansial danmemaparkan dampaknya yang destruktif terhadap masyarakat Muslim dan juga kalangan mahasiswa sendiri.Hayo siapa yang kemarin ikutan? Lanjutkan perjuangan! [Siti Maryam &amp; Alga Biru]</p>
<p>di muat di Majalah Remaja Islam Drise Edisi #42</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/we-need-khilafahnot-democrazy/">We Need Khilafah,Not Democrazy (reportase ICMS 2014)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/we-need-khilafahnot-democrazy/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1336</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
