<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>HTTP://MajalahDrise.Com Archives - Majalah Remaja Islam Drise</title>
	<atom:link href="https://majalahdrise.my.id/tag/httpmajalahdrise-com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://majalahdrise.my.id</link>
	<description>Majalah Remaja Islam Drise</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Jan 2020 22:47:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.10</generator>
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">142086167</site>	<item>
		<title>COWOK BAU KAKI</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/cowok-bau-kaki/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/cowok-bau-kaki/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Oct 2016 22:31:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Drise Online]]></category>
		<category><![CDATA[Majalah Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Male Corner]]></category>
		<category><![CDATA[HTTP://MajalahDrise.Com]]></category>
		<category><![CDATA[majalah drise]]></category>
		<category><![CDATA[majalah online]]></category>
		<category><![CDATA[MAJALAH REMAJA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=2007</guid>

					<description><![CDATA[<p>Majalahdrise.com &#8211; cowok normal terutama remaja,  umumnya gak perhatian dengan  penampilan. Emang gak semua sih.  But most of them. Apalagi untuk urusan  kaki yang letaknya di bawah. So pasti, gak  begitu menarik perhatian kalo gak  didandanin. Iya dong. Anak cewek biasanya  tajam penglihatan dari leher ke atas. Begitu  ada cowok cakep, radar ganjennya langsung  berbunyi. &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/cowok-bau-kaki/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">COWOK BAU KAKI</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/cowok-bau-kaki/">COWOK BAU KAKI</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Majalahdrise.com &#8211; cowok normal terutama remaja,  umumnya gak perhatian dengan  penampilan. Emang gak semua sih.  But most of them. Apalagi untuk urusan  kaki yang letaknya di bawah. So pasti, gak  begitu menarik perhatian kalo gak  didandanin. Iya dong.</p>
<p>Anak cewek biasanya  tajam penglihatan dari leher ke atas. Begitu  ada cowok cakep, radar ganjennya langsung  berbunyi. Lalu segera mendekat dan cari  perhatian.  Tapi lain ceritanya kalo ada cowok yang  kaos kakinya wangi semerbak gitu. Abis  direndem pewangi satu ember.</p>
<p>Tapi radar  ganjennya adem ayem aja. Gak kedeteksi  detak kegantengan cowoknya. Makanya,  wajar kalo kaum Adam cuek bebek dengan  urusan kaki. Sampe-sampe ada oknumnya  yang kebablasan menjadi sarang kuman  dan menebar bau tak sedap. Iih..jijay!</p>
<h3>Urusan Kaki, Harus Peduli?</h3>
<p>Biar kata kaki ada di bawah dan  seringnya ngumpet dibalik sepatu dan  balutan kaos kaki bukan berarti tak pernah  nongol ke permukaan. Bagi remaja muslim,  ada saatnya kita harus buka sepatu dan  membiarkan kaki melihat dunia. Saat itulah  tanpa disadari, ternyata aroma tak sedap  tiba-tiba keluar dan mengotori udara. Nah  lho!</p>
<p>Usut punya usut, ternyata sumber  polusinya berasal dari kaki. Tepatnya kaki  yang udah lama dibungkus kaos tanpa ganti  untuk beberapa hari. Inilah biang  masalahnya. Emang sih, wajar aja kalo  kelenjar keringat juga buang hajat pada  bagian kaki. Sayangnya, bakteri yang  mejeng di atas permukaan kaki mengolah  keringat menjadi bau yang tak sedap.  Berikut beberapa kondisi yang memancing  kehadiran bakteri Khaki. Cekidot!</p>
<h3>Jarang Ganti Kaos Kaki</h3>
<p>Cowok punya kebiasaan jarang  mengganti kaos kaki. Hal ini dilakukan  karena kebanyakan dari mereka  menganggap kalau kaos kaki yang dipakai  belum cukup kotor. Tetapi, pemakaian kaos  kaki dalam jangka waktu yang lama  membuat bakteri lebih mudah berkembang  biak sehingga membuat kaki lebih mudah  bau</p>
<h3>Kaos Kaki Basah</h3>
<p>Kebanyakan cowok sangat malas untuk  menunggu kaos kaki menjadi kering  sehingga mereka memilih untuk  menggunakan kaos kaki yang masih basah  dan membiarkan bakteri berkembang biak  dalam keadaan lembab akibat keringat.  Oleh sebab itulah kaki cowok lebih mudah  bau.</p>
<h3>Pakai Sepatu Basah</h3>
<p>Saat musim hujan, cowok malas sekali  untuk mengeringkan sepatu sehingga  mereka lebih memilih untuk tetap  menggunakan sepatu basah atau setengah  basah</p>
<h3>Jarang Cuci Sepatu</h3>
<p>Minimalnya sepatu dicuci 2 kali dalam  seminggu, apalagi setelah terkena hujan.  Tapi, kemalasan cowok justru membuat  mereka memilih untuk tidak mencuci  sepatu dan membiarkan kuman di kaki  berkembang biak hingga akhirnya  memunculkan bau khaki</p>
<h3>Cuma Punya Satu</h3>
<p>Sepatu Dari sekian banyak alasan bau kaki  pada cowok, alasan yang satu inilah yang  mungkin paling bisa diterima. Bukan karena  malas atau jorok, tapi karena memang gak  punya sepatu lagi. Kasian banget deh!</p>
<p>Driser, kaki adalah penopang hidup kita.  Jadi, perlakukanlah dengan baik  sebagaimana mestinya. Walau jarang jadi  pusat perhatian, bukan berarti  membolehkan kita untuk bersikap  diskriminatif. Rawatlah agar tidak menjadi  sumber polusi. Jangan sampai deh kejadian  saat tidur kaki digigit tikus yang merasa  terganggu penciumannya oleh bau yang  menyengat dari kaki kita. So, sayangi kaki,  jauhkan dari bakteri, biar tikus got nggak  jatuh hati. Yuk mari! [@hafidz341]</p>
<p>di muat di majalah remaja islam drise edisi 50</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/cowok-bau-kaki/">COWOK BAU KAKI</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/cowok-bau-kaki/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2007</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cowok Pake Parfum?</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/cowok-pake-parfum/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/cowok-pake-parfum/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Mar 2016 01:54:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Drise Online]]></category>
		<category><![CDATA[Female Corner]]></category>
		<category><![CDATA[Majalah Islam]]></category>
		<category><![CDATA[HTTP://MajalahDrise.Com]]></category>
		<category><![CDATA[majalah drise]]></category>
		<category><![CDATA[majalah online]]></category>
		<category><![CDATA[MAJALAH REMAJA]]></category>
		<category><![CDATA[MUDA]]></category>
		<category><![CDATA[Muslim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=1443</guid>

					<description><![CDATA[<p>MajalahDrise.com &#8211; Cowok pake parfum udah nggak tabu lagi. Terutama buat mereka yang begitu peduli dengan penampilannya. Selain meningkatkan rasa pede, pake parfum juga diklaim dunia fashion pria sebagai bagian dari kepribadian yang mesti dijaga. Nggak boleh asal semprot, tapi aromanya harus pas dengan karakternya. Makanya nggak heran kalo ada cowok yang bolak-balik ke counter &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/cowok-pake-parfum/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">Cowok Pake Parfum?</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/cowok-pake-parfum/">Cowok Pake Parfum?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>MajalahDrise.com &#8211; Cowok pake parfum udah nggak<a href="http://majalahdrise.my.id/cowok-nangis-tabu/"> tabu</a> lagi. Terutama buat mereka yang begitu peduli dengan penampilannya. Selain meningkatkan rasa pede, pake parfum juga diklaim dunia fashion pria sebagai bagian dari kepribadian yang mesti dijaga. Nggak boleh asal semprot, tapi aromanya harus pas dengan karakternya. Makanya nggak heran kalo ada cowok yang bolak-balik ke counter parfum buat nyobain testernya sampe nemu yang cocok. Hadeuh…segitunya!</p>
<p>Padahal secara umum, aroma dasar parfum tradisional itu nggak jauh wangi bunga-bungaan (<em>florals</em>), <em>amber</em>, dan kayu-kayuan (<em>woody</em>). Tak sekedar wangi, aroma parfum bagi pemerhati penampilan dikaitkan dengan karakteristrik pribadi pemakainya. Wewangian yang beraroma bunga-bungaan memiliki karakteristik <a href="http://majalahdrise.my.id/cowok-nangis-tabu/">feminis</a>, manis, dan natural. Parfum dari jenis bunga-bungaan seperti lili, mawar, lavender, gardenia ini umumnya disukai wanita. Selain jenis wewangian bebungaan, ada juga aroma amber dengan karakteristik manis sekaligus eksotis. Aroma kayu-kayuan (<em>woody</em>) biasanya didominasi oleh bau sandalwood dan cedar. Karakteristik aroma <em>woody</em> ini berarama khas kepulauan selatan, hangat, maskulin, dan dewasa.</p>
<p>Selain tiga jenis aroma tradisional di atas. Wewangian modern juga dikembangkan menjadi aroma<em>citrus/fruits</em> (ekstrak buah terutama jeruk). Karakteristik aroma <em>citrus/fruits</em> ini segar sekaligus ringan. Kemudian ada aroma <em>aquatic</em> yang segar dan lembut. Terakhir ada aroma <em>green</em> yang berkarakteristik sejuk, ringan, dan berasosiasi dengan nuansa rerumputan. Aroma-aroma dengan karakter maskulin yang dominan biasanya beraroma dasar madu dan tembakau. Selain itu ada aroma <em>fougere</em>, aroma dasar modern ciptaan seniman parfum asal prancis Paul Parquet.<em>Fougere</em>adalah aroma dengan latar lumut-lumutan yang disisipi nuansa lavender ketika dihirup.</p>
<p>Keren banget ya, parfum bisa nunjukkin kepribadian. Tapi itu belum seberapa, pake parfum bagi cowok udah jadi gaya hidup. Walhasil, harganya juga bisa bikin isi dompet redup. Dari yang ratusan ribu sampe jutaan per botol. Baca box untuk info lengkapnya.</p>
<p><strong> </strong></p>
<h2><strong>Cowok pake Parfum, boleh aja asal…</strong></h2>
<p>Dalam Islam, parfum gak ada kaitannya dengan kepribadian. Yang pasti, pake parfum alias wewangian dianjurkan bagi cowok seperti dicontohkan Rasul.</p>
<p><em>“Diberi kecintaan kepadaku daripada (urusan) dunia kamu, ialah : wanita, harum-haruman/wangi-wangian dan dijadikan kesejukan dimataku di dalam sholat.” </em>(Shahih riwayat ahmad, Nasa’i, Hakim dan Baihaqi dari jalan Anas bin Malik)</p>
<p><em>“Sebaik-baik harum-haruman (buat kamu) ialah : misk/kasturi.” </em>(Shahih riwayat Ahmad, Muslim, Abu Dawud, Nasa’i dari jalan Abi Sa’id al Khudriy)</p>
<p>Dari Abi Hurairah ra, &#8220;Parfum laki-laki adalah yang aromanya kuat tapi warnanya tersembunyi. Parfum wanita adalah yang aromanya lembut tapi warnanya kelihatan jelas. (HR. At-Tirmizi dan Nasa&#8217;i)</p>
<p>Dari Ibni Abbas ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,’Hari ini adalah hari besar yang dijadikan Allah untuk muslimin. Siapa di antara kamu yang datang shalat Jumat hendaklah mandi dan bila punya parfum hendaklah dipakainya. Dan hendaklah kalian bersiwak.”</p>
<p>Yang perlu digarisbawahai, pake parfum itu ngikutin sunnah Rasul. Terutama pas mau shalat jumát atau shalat Id. Gak perlu dikaitkan dengan kepribadian. Misal cowok macho, bagusnya pake parfum yang wanginya seperti oli mobil. Nggak mesti gitu. Cukup pake sewajarnya dengan disemprot. Bukan diguyur. Biar wanginya semerbak, dan orang yang mencium aromanya nyaman. Bukan malah muntah karena over dosis.</p>
<p>Oh ya, saking banyaknya parfum modern jangan sampai kita lalai. Perhatikan kandungannya. Yang kita pakai mesti bebas dari alkohol yang sifatnya najis. Biar kalo kita shalat, tetap dalam keadaan suci. Pakai aja parfum yang dijual di toko herbal. Biasanya lebih terjaga kandungannya. Pilih aromanya yang bikin enjoy. Hmmm.. haruum..! [@Hafidz341]</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>BOX:</p>
<h2><strong>Parfum Pria Klasik Yang Banyak Dikoleksi</strong></h2>
<p>Parfum bagi cowok tak sekedar pewangi, tapi udah jadi gaya hidup. Harganya juga ikut ‘hidup’. Berikut beberapa jenis parfum klasik yang harganya bener-bener ‘hidup’. Buat kamu yang kantongnya hidup segan mati tak mau, daftar berikut <em>just for your information</em> aja. Cekidot!</p>
<ul>
<li><strong>Christian Dior Eau Sauvage. </strong>Eau Sauvage adalah parfum untuk pria pertama yang dibuat oleh Dior <em>fashion house</em>. Pertama kali diciptakan oleh seniman pembuat parfum Edmond Roudnitska pada tahun 1966. Perkiraan harga : 50 ml = IDR. 822.500,-  100ml = IDR 1.129.000,-</li>
<li><strong>Aramis Classic. </strong>Diperkenalkan pada tahun 1964 dengan maskulinitas yang dibalut oleh aroma campuran <em>citrus, bergamot, sage,</em><em>sandalwood, </em>dan <em>kulit</em>. Perkiraan harga : 110ml = IDR 950.786,-</li>
<li><strong>Guerlain Vetiver. </strong>Vetiver adalah parfum beraroma dasar <em>woody</em>yang kuat. Jean Paul Guerlain menciptakan wewangian ini dan memperkenalkannya pada dunia di tahun 1961. Perkiraan harga : 200ml = IDR 1.286.357,-</li>
<li><strong>Acqua di Parma Colonia. </strong>Parfum yang pertama kali dibuat di Parma, Italia pada tahun 1916 ini belum ada saingannya. Saat pertama kali menyemprotkan parfum ini wangi <em>citrus</em>khas Sisilia akan menyeruak keluar lalu dengan cepat berganti aroma herbal serta inti bebungaan yang matang menciptakan kesan hangat di indra penciuman. Perkiraan harga : 50ml = IDR 1.073.82,-  180ml = IDR 1.789.714,-</li>
<li><strong>Penhaligon’s Blenheim Bouquet. </strong>Parfum ini diciptakan pada tahun 1902 untuk <em>Duke of Marlborough. </em>Aroma dasar parfum para bangsawan ini adalah campuran antara aroma <em>citrus, woody, </em>dan<em>black pepper</em>. Perkiraan harga : 50ml =IDR 950.786,-  100ml = IDR 1.398.214,-</li>
</ul>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/cowok-pake-parfum/">Cowok Pake Parfum?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/cowok-pake-parfum/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1443</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Virus Paling Ganas</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/virus-paling-ganas/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/virus-paling-ganas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Feb 2016 11:11:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Drise Online]]></category>
		<category><![CDATA[The Most]]></category>
		<category><![CDATA[HTTP://MajalahDrise.Com]]></category>
		<category><![CDATA[LGBT]]></category>
		<category><![CDATA[majalah drise]]></category>
		<category><![CDATA[majalah online]]></category>
		<category><![CDATA[MAJALAH REMAJA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=1293</guid>

					<description><![CDATA[<p>Majalahdrise.com &#8211; D&#8217;Riser tau nggak sih, tanggal 1 Desember diperingati sebagai World AIDS Day alias Hari AIDS Sedunia. Yup, walaupun baru-baru ini dunia digalaukan dengan virus Ebola yang nggak kalah dahsyat dari AIDS, bukan berarti dunia sudah aman dari serangan negara api, eh, virus HIV. Penyakit AIDS merupakan wabah yang sangat berbuahaya D&#8217;Riser, sehingga digolongkan &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/virus-paling-ganas/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">Virus Paling Ganas</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/virus-paling-ganas/">Virus Paling Ganas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Majalahdrise.com &#8211; D&#8217;Riser tau nggak sih, tanggal 1 Desember diperingati sebagai World AIDS Day alias Hari AIDS Sedunia. Yup, walaupun baru-baru ini dunia digalaukan dengan virus Ebola yang nggak kalah dahsyat dari AIDS, bukan berarti dunia sudah aman dari serangan negara api, eh, virus HIV. Penyakit AIDS merupakan wabah yang sangat berbuahaya D&#8217;Riser, sehingga digolongkan ke dalam 8 masalah Kesehatan Global (<em>Global Health Issues</em>).</p>
<h2>AIDS (<em>Acquired Immunodeficiency Syndrome</em>)</h2>
<p>adalah penyakit yang disebabkan oleh virus HIV (<em>Human Immunodeficiency Virus</em>), yaitu virus yang menghancurkan atau mengganggu fungsi dari sel-sel sistem kekebalan tubuh manusia. Bedanya dengan Ebola yang akan menular hanya dengan kontak cairan tubuh secara langsung dengan penderita yang menunjukkan gejala-gejala sakit parah, penularan HIV seringkali tak disadari karena bisa jadi orang yang terinfeksi HIV tidak menunjukkan gejala sakit sama sekali! Ngeriii!</p>
<p>Virus ini bisa menyebar melalui penyaluran cairan reproduksi, darah, dan air susu ibu (ASI). Tapi, seorang yang terinfeksi virus HIV tidak akan langsung menderita AIDS. Virus HIV akan menggerogoti sistem kekebalan tubuh rata-rata dalam waktu 10 tahun atau kurang. Ketika sistem imun tubuhnya sudah sangat rusak, barulah orang itu akan menderita AIDS. Penderita AIDS (biasa disebut ODHA) akan rentan dari berbagai penyakit ganas yang biasanya tidak menjangkiti orang-orang dengan sistem imun yang sehat. Bila tidak dirawat, rata-rata ODHA hanya bisa bertahan hidup 3 tahun saja. Sereem!</p>
<h2>Virus Ebola</h2>
<p>Seperti halnya Ebola, HIV/AIDS juga belum ada obat penyembuhnya lho, yang baru ada sekarang hanyalah terapi dan perawatan untuk memperlambat penyebaran virus HIV. Padahal, sudah puluhan tahun berlalu sejak penyakit ini pertama kali ditemukan. Menurut pelacakan tim peneliti dari universitas Oxford, Virus yang sudah menginfeksi hampir 75 juta orang di dunia ini berasal dari kota Kinshasa (Republik Demokratik Kongo) pada tahun 1920.</p>
<p>HIV diyakini merupakan mutasi dari SIV (<em>simian immunodeficiency virus</em>) yang menjangkiti simpanse, yang menular kepada manusia karena proses berburu. Virus ini kemudian semakin menyebar akibat merajalelanya pelacuran dan penggunaan jarum suntik yang tidak steril di kota yang sedang tumbuh tersebut. Seiring dengan berkembangnya sarana transportasi masuk dan keluar Kinshasa, virus HIV pun menyebar di wilayah Afrika dan akhirnya ke seluruh dunia.</p>
<p>Virus HIV memasuki Amerika di kisaran tahun 1980an, dan menyebar terutama di kalangan homoseksual (<a href="http://majalahdrise.my.id/cowok-maho-jijaynya-kaum-gay/">gay</a>) dan pecandu narkoba yang menggunakan jarum suntik. Sebelumnya di tahun 1960, Amerika mengalami apa yang disebut &#8220;revolusi seksual&#8221; (<em>sexual revolution</em>) atau &#8220;pembebasan seksual&#8221; (<em>sexual liberation</em>), yang menggugat dan menjungkirbalikkan norma-norma sosial dan tata krama seksualitas. Yang semula tertutup menjadi terbuka. Yang semula terbatas menjadi bebas. Yang semula sembunyi-sembunyi, menjadi perayaan. Bahkan film porno pun ditayangkan untuk umum di bioskop. Hororr!</p>
<p>Maka dari itu, nggak heran bila di Amerika virus mematikan ini menyebar lebih cepat dibanding di negara lain. Bahkan karena banyak menjangkiti kaum gay, Pemerintahan Reagan pun menganggap AIDS sebagai &#8220;azab&#8221; dari Tuhan. Di Indonesia, kasus AIDS pertama ditemukan di Bali, yang diderita oleh seorang wisatawan asal Belanda. Dari tahun ke tahun, jumlah ODHA di Indonesia terus meningkat. Data Kemenkes, jumlah kasus HIV/AIDS yang tercatat sejak 1987 hingga Juni 2014 di Indonesia sebanyak 198.584 orang, dimana kasus HIV sebanyak 142.961 orang dan AIDS 55.623 orang. Naudzubillah&#8230;</p>
<p>Penderita AIDS di dunia maupun di Indonesia, mayoritas diakibatkan karena perilaku yang menyimpang, baik homoseksual, biseksual maupun seks bebas dan pelacuran. Dari para pelaku maksiat ini, AIDS bisa menyebar kepada &#8220;orang tak berdosa&#8221; melalui transfusi darah, pernikahan bahkan pada janin yang masih dalam kandungan.</p>
<p>Karena itu, solusi terbaik untuk mengatasi masalah AIDS ini adalah solusi preventif, alias mencegah penyebaran virus HIV sampai ke akar masalah diantaranya yaitu menghilangkan praktek seks bebas dan homoseksual. Islam, sejak 14 abad yang lalu sudah mengharamkan zina dan <em>liwath </em>(homoseksual) dengan tegas dan keras. Bukan cuma itu, celah-celah yang bisa mengantarkan terhadap zina dan <em>liwath </em>pun ditutup sedemikian rupa, misalnya melarang lelaki &amp; perempuan ber<em>khalwat </em>(berduaan), melarang pacaran, melarang untuk tidur dalam satu selimut baik antara laki-laki maupun perempuan, sampai pada larangan untuk melihat aurat.</p>
<p>Inilah salah satu hikmah dari ketatnya aturan Islam dalam urusan seksual, tidak lain untuk melindungi manusia dari kehancuran akibat perbuatan manusia sendiri. Padahal ketika kerusakan itu terjadi, yang kena bukan hanya para pelaku kebejatan itu, tapi termasuk juga orang-orang lain di sekitar mereka. Makanya D’Riser, daripada maksiat, mendingan taat, InsyaAlloh selamat dunia akhirat.[]</p>
<p>di muat di Majalah Remaja Islam Drise Edisi #42</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/virus-paling-ganas/">Virus Paling Ganas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/virus-paling-ganas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1293</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Download Buletin Drise anti Vidi</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/download-buletin-drise-anti-vidi/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/download-buletin-drise-anti-vidi/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2016 03:58:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bukamata]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[ANAK]]></category>
		<category><![CDATA[BACAAN]]></category>
		<category><![CDATA[CERPEN ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[GAUL]]></category>
		<category><![CDATA[HTTP://MajalahDrise.Com]]></category>
		<category><![CDATA[ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[MAJALAH REMAJA]]></category>
		<category><![CDATA[MUDA]]></category>
		<category><![CDATA[Muslim]]></category>
		<category><![CDATA[ONLINE]]></category>
		<category><![CDATA[SMAR]]></category>
		<category><![CDATA[TABLOID]]></category>
		<category><![CDATA[TRENDI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=1226</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/download-buletin-drise-anti-vidi/">Download Buletin Drise anti Vidi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img src="https://i0.wp.com/majalahdrise.my.id/wp-content/uploads/2016/02/Promo-buletin-drise-anti-vidi.jpg?w=600" alt="" px" data-recalc-dims="1" /></p>
<h2 style="text-align: center;">Hadang Vidi, Lindungi Generasi!</h2>
<p>Perayaan Valentine Day alias ViDi paling banyak dinanti di bulan kedua ini. Remaja en remaji sibuk kasak-kusuk cari hadiah untuk sang pujaan hati. Dari sekedar coklat, bunga, boneka cupid, sampe alat kontrasepsi. Hii&#8230;.ngeri!</p>
<p>Kita nggak bisa berdiam diri. Apalagi cuman jadi penonton sambil sibuk mengomentari. Ayo ambil langkah nyata agar perayaan Vidi nggak ada lagi dalam kamus hidup remaja en remaji. Gempur dengan opini yang menginspirasi. Agar generasi terjaga dari pemikiran liberal dan budaya sesat yang dibenci.</p>
<p>Drise, sebagai majalah remaja Islam peduli dengan kondisi anak muda masa kini. Terutama mereka yang terpapar ide-ide hedonis yang salah satunya berwujud perayaan Vidi. Kami sudah siapkan sebuah buletin anti Vidi untuk dikonsumsi remaja en remaji. Sudah siap cetak dalam bentuk setengah halaman F4 bertajuk HEDONISME VALENTINES DAY!</p>
<p>Kami sudah siapkan dua format file bentuk CDR versi X3 jika akan diedit dan format PDF siap cetak. Kami berharap, buletin ini bisa menjadi ladang pahala kita bersama dengan menyebarkannya edisi cetaknya secara langsung atau sekedar membagikan infonya. Mari hadang vidi dan lindungi generasi! [@Hafidz341]</p>
<p>Link Download format CDR &gt;&gt; <br />Link Download format PDF &gt;&gt; </p>
<p>Jika buletin ini bermanfaat, silakan share informasinya.</p>


<figure class="wp-block-image"><img src="https://i0.wp.com/majalahdrise.my.id/wp-content/uploads/2016/02/BULETIN-DRISE-TENTANG-VALENTINE.jpg?w=660" alt="" data-recalc-dims="1"/></figure>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/download-buletin-drise-anti-vidi/">Download Buletin Drise anti Vidi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/download-buletin-drise-anti-vidi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1226</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Majalah Drise Edisi Agustus 2015</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/majalah-drise-edisi-agustus-2015/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/majalah-drise-edisi-agustus-2015/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2015 06:50:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[ANAK]]></category>
		<category><![CDATA[BACAAN]]></category>
		<category><![CDATA[CERPEN ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[GAUL]]></category>
		<category><![CDATA[HTTP://MajalahDrise.Com]]></category>
		<category><![CDATA[ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[MAJALAH REMAJA]]></category>
		<category><![CDATA[MUDA]]></category>
		<category><![CDATA[Muslim]]></category>
		<category><![CDATA[ONLINE]]></category>
		<category><![CDATA[SMAR]]></category>
		<category><![CDATA[TABLOID]]></category>
		<category><![CDATA[TRENDI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=637</guid>

					<description><![CDATA[<p>Udah 5 tahun Drise menemani remaja muslim. Edisi cetak yang terbatas, bikin penasaran pembaca yang sering nggak kebagian. Ada yang jauh dari pengedar, telat pesan, atau lokasinya di luar negeri. Sayang ya&#8230; Nah, seperti kita janjikan diposting sebelumnya, kita mau kasih KEJUTAN untuk driser. Penasaran?! Ini dia kejutannya&#8230; Sebelumnya, kita bocorin dulu ya edisi terbaru &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/majalah-drise-edisi-agustus-2015/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">Majalah Drise Edisi Agustus 2015</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/majalah-drise-edisi-agustus-2015/">Majalah Drise Edisi Agustus 2015</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter" src="https://i0.wp.com/majalahdrise.my.id/wp-content/uploads/2015/08/Cover.jpg?w=600" alt="" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Udah 5 tahun Drise menemani remaja muslim. Edisi cetak yang terbatas, bikin penasaran pembaca yang sering nggak kebagian. Ada yang jauh dari pengedar, telat pesan, atau lokasinya di luar negeri. Sayang ya&#8230;</p>
<p>Nah, seperti kita janjikan diposting sebelumnya, kita mau kasih KEJUTAN untuk driser. Penasaran?! Ini dia kejutannya&#8230;</p>
<p>Sebelumnya, kita bocorin dulu ya edisi terbaru Drise yang nongol Awal Agustus 2015 ini.</p>
<div class="text_exposed_show">
<p>Judulnya, Manisnya Kemenangan yang mengupas kondisi pasca Ramadhan sebagai bahasan utama. Jangan Balik Maksiat Ya..!</p>
<p>Rubrik Kabar dari luar menyajikan pengalaman berpuasa di Hakodate Jepang. Seru!</p>
<p>Male Corner yang bahas penyakit hikikomori yang bikin remaja jepang mati suri juga keren.</p>
<p>Jangan ketinggalan, lanjutan tips menjadi menulis pada rubrik Writepreneur yang slalu ditunggu.</p>
<p>Oh ya hampir lupa, edisi kali ini ada bahasan spesial komunitas <a class="_58cn" href="https://www.facebook.com/hashtag/yukngaji?source=feed_text&amp;story_id=1152941561386410" data-ft="{&quot;tn&quot;:&quot;*N&quot;,&quot;type&quot;:104}"><span class="_58cl">‪#‎</span><span class="_58cm">YukNgaji‬</span></a> dari Ust. Felix Siauw dkk. Mantabs!</p>
<p>Itu bocorannya, sekarang kejutannya. Yaitu&#8230;.</p>
<p>Mulai edisi ini, bagi pembaca yang diluar negeri, yang jauh dari pengedar drise, yang kehabisan edisi cetak, nggak udah bete bin galau. Kita terbitkan EDISI E-Magz format PDF!</p>
<p>Yup, selain edisi offine Drise juga nongol edisi onlinenya. Bisa dibaca kapan saja, dimana saja dan ditanggung nggak lecek bin kumel meski berulang kali di baca. <i class="_4-k1 img sp_fM-mz8spZ1b sx_0d5374"><span style="text-decoration: underline;">kiki emoticon</span></i></p>
<p>Cara dapetinnya?<br />
Gampang aja. Pesan via inbox, nanti akan kami kirimkan via email. Atau mau tanya-tanya, sila kontak via WA 0858 1477 1511.</p>
<p>Harganya? Terjangkau bingit.<br />
Hanya Rp. 15rb aja!</p>
<p>Kok lebih mahal dari edisi cetak?<br />
Eit, tunggu dulu. Selain edisi TERBARU, kamu dapat BONUS 2 EDISI ONLINE tahun pertama. Lihat previewnya, baca, lalu pilih edisi bonusnya. Klik di sini &gt;&gt; <a href="http://issuu.com/MajalahDrise" target="_blank" rel="nofollow">http://issuu.com/MajalahDrise</a></p>
<p>Dengan Rp. 15rb kamu dapat 3 EDISI ONLINE. Asyik kan?!</p>
<p>Oh ya, sejauh ini majalah Drise yang masih bertahan dan istiqomah menginspirasi remaja muslim agar kenal islam lebih dalam. Itu artinya, dengan membeli EDISI ONLINE, kamu turut menjaga eksistensi Dakwah Islam untuk remaja. Mulia kan?</p>
<p>Yuk, segera pesan DRISE Edisi Online maupun OFFLINE. Inbox aja atau ngobrol via WA 0858 1477 1511</p>
</div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/majalah-drise-edisi-agustus-2015/">Majalah Drise Edisi Agustus 2015</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/majalah-drise-edisi-agustus-2015/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">637</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Emansipasi Pasti Mati</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/emansipasi-pasti-mati/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/emansipasi-pasti-mati/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Apr 2015 14:02:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bukamata]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[ANAK]]></category>
		<category><![CDATA[BACAAN]]></category>
		<category><![CDATA[CERPEN ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[GAUL]]></category>
		<category><![CDATA[HTTP://MajalahDrise.Com]]></category>
		<category><![CDATA[ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[MAJALAH REMAJA]]></category>
		<category><![CDATA[MUDA]]></category>
		<category><![CDATA[Muslim]]></category>
		<category><![CDATA[ONLINE]]></category>
		<category><![CDATA[SMAR]]></category>
		<category><![CDATA[TABLOID]]></category>
		<category><![CDATA[TRENDI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=628</guid>

					<description><![CDATA[<p>“Astaghfirullah, alangkah jauhnya saya menyimpang” (Ditujukan kepada Nyonya Abendanon, 5 maret 1902). Itulah penggalan isi surat RA. Kartini setelah mengenal Islam lebih dalam di bawah bimbingan K.H. Muhammad Sholeh bin Umar, seorang ulama besar dari Darat, Semarang. Perjuangan Kartini yang sering ditempelin stempel emansipasi, kayanya mesti kita kaji lagi. Lantaran ide emansipasi yang banyak dikampanyekan &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/emansipasi-pasti-mati/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">Emansipasi Pasti Mati</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/emansipasi-pasti-mati/">Emansipasi Pasti Mati</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img class="margin: 10px alignleft" src="https://i0.wp.com/majalahdrise.my.id/wp-content/uploads/2015/04/kartini-letter.jpg?resize=300%2C453" alt="" width="300" height="453" data-recalc-dims="1" /> <em>“Astaghfirullah, alangkah jauhnya saya menyimpang” </em>(Ditujukan kepada Nyonya Abendanon, 5 maret 1902). Itulah penggalan isi surat RA. Kartini setelah mengenal Islam lebih dalam di bawah bimbingan K.H. Muhammad Sholeh bin Umar, seorang ulama besar dari Darat, Semarang. Perjuangan Kartini yang sering ditempelin stempel emansipasi, kayanya mesti kita kaji lagi. Lantaran ide emansipasi yang banyak dikampanyekan para feminis, nggak seperti yang dikehendaki Kartini. Makanya biar gak kena tipu, kita kudu pelotoin dan pahami lagi perkara perjuangan kesetaraan cewek-cowok ini. yuk!<span id="more-628"></span></p>
<p><strong>Sejarah Kelam Kaum Hawa</strong></p>
<p>Driser, kalo kita tengok sejarah berbagai bangsa di dunia ini, ternyata kultur bangsa-bangsa saat itu menempatkan wanita di posisi yang tidak terhormat. Bangsa Yunani memperlakukan kaum wanitanya, sebagai sebuah sosok yang tidak memiliki kedudukan sedikitpun di masyarakat. Bahkan muncul suatu keyakinan bahwa sesungguhnya kaum wanita adalah penyebab penderitaan dan musibah bagi seseorang. Kaum lelaki tidak duduk bersama mereka dalam satu meja makan. Kaum wanita hanya sebagai pemuas hasrat seksual tak ubahnya seperti pelacur-pelacur.</p>
<p>Menurut penuturan Prof. Will Durant: Di Roma, hanya kaum lelaki saja yang memiliki hak-hak di depan hukum pada masa-masa awal negara Republik. Kaum lelaki saja yang berhak membeli, memiliki, atau menjual sesuatu, atau membuat perjanjian bisnis. Bahkan mas kawin istrinya—pada masa-masa tersebut—menjadi miliknya pribadi. Proses kelahiran menjadi suatu perkara yang mendebarkan di Roma. Jika anak yang dilahirkan dalam keadaan cacat atau berjenis kelamin perempuan, sang ayah diperbolehkan oleh adat untuk membunuhnya.</p>
<p>Pandangan yang lebih menghinakan lagi dapat kita dapati dalam peradaban Yahudi. Kaum Yahudi ortodoks yang mempelajari ajaran klasik Yahudi akan mendapati, bahwa ada di antara ajaran dan aturan Yahudi yang menindas kaum perempuan. Talmud (kitab suci Yahudi) menyatakan: Mustahil ada sebuah dunia yang tanpa keberadaan kaum lelaki dan perempuan. Namun demikian, berbahagialah orang-orang yang mempunyai anak laki-laki, dan celakalah orang-orang yang mempunyai anak perempuan.</p>
<p>Pandangan yang tak jauh berbeda juga dilontarkan oleh peradaban Hindu. Sebuah buku yang berisi aturan-aturan keagamaan Sansekerta kuno, Draramasastra, memuat satu bab tentang “kedudukan klan kewajiban agama kaum perempuan” atau stridharmapaddhati yang secara umum menempatkan kaum perempuan pada golongan warga negara kelas dua sehingga seorang istri bahkan harus rela untuk dijual apabila suaminya menghendaki.</p>
<p>Bangsa Arab jahiliyah juga menempatkan wanita tidak terhormat. Dalam sejarah yang mashyur, kala itu kalau ada lahir bayi perempuan akan dikubur hidup-hidup!</p>
<p><strong>Bentuk Perlawanan atau Penyesatan?</strong></p>
<p>Berangkat dari fakta sejarah kelam kaum wanita di atas, para pemikir Barat sekularis menggagas ide emansipasi sebagai antitesa, menjawab ketidakseimbangan hak kaum wanita. Secara bahasa, emansipasi berasal dari bahasa latin <em>“emancipatio”</em> yang artinya pembebasan dari tangan kekuasaan. Kekuasaan yang mencengkeram yang membatasi gerak dan kebebasan. Ide emansipasi dari lahirnya &#8211;biasa disebut juga dengan ‘kesetaraan gender’ atau feminisme&#8211;, intinya merupakan sebuah reaksi atas munculnya ketidakadilan yang dialami oleh kaum wanita.  Dimana kondisi saat itu, menempatkan wanita sebagai kaum <em>wingking</em> (dibelakang) dan menjadi terpasung oleh budaya, politik, dan keadaan sosial. Kalo dalam filosofi orang jawa, <em>wong wadhon (kaum perempuan)</em> hanya cukup di kasur, dapur, dan sumur. Tentu saja, fakta model gini bikin sewot sebagian orang terutama kaum hawa, yang akhirnya memperjuangkan ide kesetaraan antara kaum wanita dengan pria.</p>
<p>Dituturkan bahwa 6 Oktober 1789 di Perancis merupakan tonggak awal munculnya aksi-aksi para wanita. Mereka menyuarakan kesetaraan jender. Menuntut perlakuan yang sama dengan kaum pria. Pemberontakan kaum wanita Perancis dilatari perlakuan sewenang-wenang berbagai pihak terhadap para wanita. Mereka diperlakukan tidak adil, dihinakan, bagai seonggok tubuh yang tiada lagi guna. Kemudian bermunculan organisasi-organisasi kewanitaan tak semata di Perancis, tapi menyebar ke Inggris, Jerman, dan belahan Eropa lainnya. Gaung slogan emansipasi pun makin membahana.</p>
<p>Karakter Barat yang sekular, memisahkan urusan agama dengan dunia, membuat garis beda yang jelas dengan Islam. Sehingga dibalik upaya Barat menyerangkan ide feminisme ke tubuh kaum muslimin, sebenernya Barat mengajak umat muslim untuk sekular. Mereka menggugat peran Muslimah yang terkesan hanya pada wilayah domestik. Menurut mereka,  menjadi ibu bagi anak-anak adalah bukan pekerjaan yang mulia. Karena itu mereka pun menuntut agar perempuan setara dalam berbagai hal, di berbagai sektor dan kerja malam. Kaum wanita berlomba-lomba merambah area public dengan label wanita karier. Kaum wanita makin di eksploitasi daya tarik seksualnya dalam ajang kontes kecantikan, SPG, iklan televisi, film, sinetron, hingga model prduk yang gak ada hubungannya sama sekali dengan dunia wanita.</p>
<p>Padahal kalau kita mau jujur, ketertindasan kaum perempuan itu hanya ekses (akibat) dari penerapan sebuah tatanan yang steril dari aturan Allah (sekularisme-liberalisme). Seperti yang terjadi pada peradaban di luar Islam. Sebaliknya, justeru dalam peradaban Islam kemuliaan wanita terjaga. Secara khusus Allah telah memuliakan wanita dengan penghormatan yang diberikan oleh Allah baik oleh anaknya maupun oleh suaminya.</p>
<p><em>Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.</em><em><strong> (QS. </strong></em><em><strong>Lukman</strong></em><em><strong>:</strong></em> <em><strong>14)</strong></em></p>
<p><em>Sebaik-baik diantara kalian adalah orang yang paling baik terhadap istrinya, dan aku adalah orang yang paling baik diantara kalian terhadap istriku </em><em><strong>[HR. Ibnu Majah]</strong></em></p>
<p>Driser, jelas banget kalo ide emansiapasi maupun feminisme bukan untuk memuliakan wanita, tapi justeru merendahkan. Kampanye para feminis yang berkoar-koar menyuarakan ide emansipasi bukan untuk perlawanan terhadap ketidakadilan tapi bentuk penyesatan dibalik isyu diskriminasi kaum hawa. Nggak ada ceritanya, nasib wanita menjadi lebih baik dengan ide emansipasi binti feminisme. Yang ada, wanita hidup sejahtera di bawah naungan Islam. Yang mesti dibenahi, bukan keadaan para wanitanya, tapi aturan hidup yang mengaturnya. Gitchu!</p>
<p><strong>Emansipasi Pasti Mati</strong></p>
<p>Driser, enyerahkan penyelesaian ‘penindasan’ kaum wanita kepada sekularisme-liberalisme dengan ide emansipasi, hanya akan menambah nestapa nasib kaum wanita. Selain itu, ide emansipasi memang bertentangan dengan fitrah manusia. Fitrah atau kodrati manusia, menempatkan wanita sesuai dengan porsinya, akan tetapi emansipasi menuntut diluar itu, bahkan lebih dari itu, menuntut agar setara dengan laki-laki seperti yang digembor-gemborkan kaum feminis liberal. Jelas tidak mungkin, dan hanya akan menghasilkan kerusakan dan kesia-siaan yang tergambar dalam kehidupan sekuler masyarakat barat.</p>
<p>Sebuah majalah wanita, Genius Beauty, maret 2011 lalu memberitakan bahwa para psikolog dan sosiolog Inggris menemukan bahwa 70% wanita Inggris menginginkan membangun sebuah keluarga yang bahagia bersama dengan pasangan mereka. Mereka memiliki kecendrungan untuk menjadi wanita yang lebih dekat kepada anaknya, ketimbang dengan “bos” nya.</p>
<p>Bahkan Kathy Caprino dalam bukunya“Breakdown, Breakthrough” juga memiliki kesimpulan hampir sama. Ia meneliti banyak wanita yang terjun ke dunia pekerjaan cenderung tidak bahagia. Lima alasan terpopuler mengapa mereka tidak bahagia akan pekerjaan yang disandangnya menurut Caprino adalah: Merasa tidak akan bisa seimbang antara bekerja dan mengatur keluarga; Menderita Masalah Finasial parah;  Tidak sungguh-sungguh menjalani bakat dan keahlian dengan hati; Merasa tidak berharga dan dihormati; dan  Hanya mendapatkan sedikit hal positif dan kesenangan dalam pekerjaan.</p>
<p>Saya kutipkan pernyataan ibu Kartini kepada Nyonya Abendanon, 27 Oktober 1902 : <em>“Sudah lewat masanya, tadinya kami mengira bahwa masyarakat Eropa itu benar-benar satu-satunya yang paling baik, tiada taranya. Maafkan kami, tetapi apakah ibu sendiri menganggap masyarakat Eropa itu sempurna? Dapatkah ibu menyangkal bahwa dibalik hal yang indah dalam masyarakat ibu terdapat banyak hal-hal yang sama sekali tidak patut disebut sebagai peradaban?”</em>. Catet tuh!</p>
<p>Driser, jikalau kita menginginkan wanita mulia, maka justru emansipasi harus dienyahkan dari buminya si bolang ini, sebagai gantinya kita pergunakan Islam sebagai solusinya. Karena Islam telah terbukti baik secara normative (nash) maupun secara praktis (penerapan) mampu mensejahterakan kaum wanita. Akur?![LBR]</p>
<p><strong>BOX:</strong></p>
<p>Karena sudah rusak dari sononya, maka pemikiran emansipasi yang menuntut persamaan hak kaum wanita dengan laki-laki, maka tak ayal jika akhirnya muncul tuntutan nyeleneh seputar emansipasi, diantaranya:</p>
<ul>
<li>Nikah sejenis. Pernikahan sejenis yang pertama kali berlangsung dilakukan di Belanda pada tanggal 1 April 2001. Kemudian diikuti oleh beberapa negara lainnya antara lain; Belgia,Spanyol, Kanada, Afrika Selatan, Norwegia, Swedia, Portugal,Islandia dan Argentina. Di Indonesia, tanggal 1 Maret disebut sebagai hari Solidaritas Gay &amp; Lesbian Nasional.</li>
<li>Wanita jadi imam shalat jum’at. Adalah Aminah Wadud mina Wadud, seorang Profesor studi Islam di Virginia Commonhealth University, mengimami pelaksanaan sholat Jumat yang diselenggarakan di Synod House, gereja Kathedral St. John milik Keuskupan di Manhattan, New York. Pelaksanaan sholat jumat yang diikuti oleh sekitar 100 jemaah ini, bukan hanya diikuti oleh jemaah wanita tapi juga laki-laki.</li>
<li><em>Counter Legal Draft </em>(CLD) Kompilasi Hukum Islam yang digagas Siti Musdah Mulia. Dalam CLD tersebut disebutkan antara lain bahwa pernikahan bukan ibadah, perempuan boleh menikahkan dirinya sendiri, poligami haram, ijab kabul bukan rukun nikah, dan sebagainya.<em> </em></li>
</ul>
<p><em>So, hati-hati dengan ide emansipasi. Nggak perlu capek-capek perjuangkan emansipasi, kesetaraan gender, atau ide-ide feminisme untuk memuliakan wanita. Cukup terapkan Islam oleh Negara, dijamin kehormatan wanita kan terjaga dunia akhirat. Pasti![]</em></p>
<p>Dimuat di Majalah Drise Edisi April 2012.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/emansipasi-pasti-mati/">Emansipasi Pasti Mati</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/emansipasi-pasti-mati/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">628</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ubadah bin Shamit : Penentang Kezaliman</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/ubadah-bin-shamit-penentang-kezaliman/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/ubadah-bin-shamit-penentang-kezaliman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Sep 2014 22:11:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bohlam Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[ANAK]]></category>
		<category><![CDATA[BACAAN]]></category>
		<category><![CDATA[CERPEN ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[GAUL]]></category>
		<category><![CDATA[HTTP://MajalahDrise.Com]]></category>
		<category><![CDATA[ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[MAJALAH REMAJA]]></category>
		<category><![CDATA[MUDA]]></category>
		<category><![CDATA[Muslim]]></category>
		<category><![CDATA[ONLINE]]></category>
		<category><![CDATA[SMAR]]></category>
		<category><![CDATA[TABLOID]]></category>
		<category><![CDATA[TRENDI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=580</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAJALAH REMAJA ISLAM DRISE &#8211; “Kami telah baiat kepada Rasulullah SAW, tidak takut akan ancaman siapa pun dalam menaati Allah!” [Ubadah bin Shamit RA] Perkataan Ubadah ra di atas menunjukkan gimana konsistennya salah satu tokoh Anshar ini  dalam memegang ketaatannya kepada Allah dan Rasul-nya. Sehingga beliau dikenal sebagai penentang kezhaliman yang dilakukan para penguasa dimasanya terhadap rakyatnya. &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/ubadah-bin-shamit-penentang-kezaliman/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">Ubadah bin Shamit : Penentang Kezaliman</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/ubadah-bin-shamit-penentang-kezaliman/">Ubadah bin Shamit : Penentang Kezaliman</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><figure style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><img class="margin: 10" src="https://i0.wp.com/majalahdrise.my.id/wp-content/uploads/2014/09/ubadah-bin-shamit.jpg?w=300" alt="MAJALAH REMAJA | TABLOID | BACAAN | ISLAM | TRENDI | GAUL | MUSLIM | DAKWAH | ONLINE | ANAK | MUDA | CERPEN ISLAM | SMART| HTTP://MajalahDrise.Com" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-caption-text">MAJALAH REMAJA ISLAM</figcaption></figure></p>
<p style="text-align: left;"><a title="MAJALAH REMAJA | TABLOID | BACAAN | ISLAM | TRENDI | GAUL | MUSLIM | DAKWAH | ONLINE | ANAK | MUDA | CERPEN ISLAM | SMART| HTTP://MajalahDrise.Com" href="http://MajalahDrise.com" target="_blank">MAJALAH REMAJA ISLAM DRISE</a> &#8211; <em>“Kami telah baiat kepada Rasulullah SAW, tidak takut akan ancaman siapa pun dalam menaati Allah!”</em> <strong>[Ubadah bin Shamit RA</strong><strong>]</strong></p>
<p>Perkataan Ubadah ra di atas menunjukkan gimana konsistennya salah satu tokoh Anshar ini  dalam memegang ketaatannya kepada Allah dan Rasul-nya. Sehingga beliau dikenal sebagai penentang kezhaliman yang dilakukan para penguasa dimasanya terhadap rakyatnya. Seperti yang terjadi pada Muawiyah.<br />
<span id="more-580"></span>Ketika masa kekuasaan Muawiah, Ubadah ra membandingkan kepemimpinan Muawiyah dengan Umar bin Khathab terdapat jurang pemisah di antara keduanya menganga lebar. Untuk itu, berkata Ubadah bin Shamit RA, “Kami telah baiat kepada Rasulullah SAW, tidak takut akan ancaman siapa pun dalam menaati Allah!” maka Beliaulah yang berani tegak mengawasi Muawiah dalam kepemimpinannya.</p>
<p>Dalam sebuah Hadist dikatakan : suatu ketika kami mengikuti perperangan dan di dalamnya ada Muawiyah. Lalu kami mendapatkan ghanimah yang banyak diantaranya ada wadah yang terbuat dari perak. Muawiyah kemudian menyuruh seseorang untuk menjual wadah tersebut ketika orang-orang menerima bagian harta ghanimah maka orang-orang ramai menawarnya . Hal itu terdengar oleh Ubadah bin Shamit maka ia berdiri dan berkata “Sesungguhnya saya pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam melarang jual beli emas dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, jewawut dengan jewawut, kurma dengan kurma, garam dengan garam kecuali dengan takaran yang sama dan tunai, barangsiapa melebihkan maka ia telah melakukan riba”. Oleh karena itu orang-orang menolak dan tidak jadi mengambil wadah tersebut. Hal itu sampai ke telinga Muawiyah maka dia berdiri dan berkhutbah, dia berkata: “Kenapa ada beberapa orang menyampaikan hadis dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam padahal kami telah bersama Beliau dan kami tidak pernah mendengar hal itu dari Beliau”. Kemudian Ubadah bin Shamit berdiri dan mengulangi ceritanya dan berkata: “Sungguh kami akan selalu meriwayatkan apa yang kami dengar dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam meskipun Muawiyah membencinya” atau dia berkata “Saya tidak peduli walaupun akan dipecat dari tentaranya di malam hari yang gelap gulita”. Hammad mengatakan: ini atau yang seperti itu ”. (HR. Muslim No. 1587, Al Baihaqi dalam As Sunan Al Kubra No. 10260, Ibnu Abi Syaibah dalam Al Mushannaf, 5/297)</p>
<p>Diriwayatkan juga Qabishah bin Dzuaib bercerita, &#8220;Ubadah bin Shamit (radhiallahu anhu) mengingkari suatu perbuatan Muawiyah (radhiallahu anhu). Ubadah berkata kepada Muawiyah: Saya tidak akan tinggal di negeri ini (Syam).Maka ia pun meninggalkan Syam dan pulang menuju Madinah. Begitu ia sampai di Madinah, Umar bertanya: Apa yang membuatmu pulang? Ubadah menceritakan perbuatan Muawiyah yang diingkarinya.</p>
<p>Umar memerintahkan: &#8221; Kembalilah ke tempatmu semula (Syam). Karena akan buruk sebuah negeri tanpa keberadaanmu atau orang sepertimu. Dia tidak berhak mengaturmu.&#8221; (Siyar a&#8217;lam an-Nubala&#8217;, adz-Dzahabi 2/7)</p>
<p>Driser, apa yang dilakukan oleh Ubadah bin Shamit terhadap muawiyah adalah bagian dari rasa sayangnya sebagai seorang muslim pada penguasa. Agar para penguasa ingat dengan amanah yang diembannya dan tidak berkhianat. Seperti sabda rasul. <em>&#8220;Di hari Kiamat kelak setiap pengkhianat akan membawa bendera yang dikibarkannya tinggi-tinggi sesuai dengan pengkhianatannya. Ketahuilah, tidak ada pengkhianatan yang lebih besar daripada pengkhianatan seorang penguasa terhadap rakyatnya.&#8221;</em> <strong>(H.R Muslim)</strong></p>
<p>Ketika Umar bin Khathab menjadi Amirul Mukminin, Umar tidak bisa mengajak Ubadah bin Shamit untuk duduk di pemerintahan. Karena emang Ubadah sendiri menjauhkan dirinya dari jabatan kekuasaan  dan kemewahan (sesuai janjinya). Ubadah lebih memilih berangkat ke Suriah untuk menyebarkan ilmu, pengertian dan cahaya bimbingan di negeri itu bersama Mu’adz bin Jabal dan Abu Darda.</p>
<p>Driser, seorang Ubadah bin Shamit layak jadi teladan kita dalam menyampaikan kebenaran Islam. Sahabat Anshar yang wafat pada tahun 34 Hijriyah di Ramlah, Palestina. Kita akan selalu meneladaninya sebagai  seorang penegak kebenaran dan pelurus penyelewengan. Nggak pake takut siapa yang dihadapi. kalo ada yang berbuat zhalim, terutama penguasa terhadap rakyatnya, Ubadah ada dibarisan terdepan untuk mengingatkan. Pastinya bukan popularitas atau pujian yang dikehendaki oleh Ubadah. Melaikan ridho Allah dan predikat pimpinan para syuhada. Rasul saw bersabda: <em>“Pemimpin para syuhada adalah Hamzahbin Abdul Muthalib dan seorang laki-laki yg berdiri di hadapan penguasa dzalim,lalu ia memerintahnya( dengan kema’rufan) dan melarangnya (dari kemunkaran),kemudian penguasa itu membunuhnya.</em><em>”</em> <strong>(Al-Hakim dari Jabir)</strong><strong>. </strong>Allahu Akbar! [Ridwan]</p>
<p>Dimuat di edisi September 2012</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/ubadah-bin-shamit-penentang-kezaliman/">Ubadah bin Shamit : Penentang Kezaliman</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/ubadah-bin-shamit-penentang-kezaliman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">580</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Majalah Remaja Islam Drise Edisi September 2014</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/majalah-remaja-islam-drise-edisi-september-2014/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/majalah-remaja-islam-drise-edisi-september-2014/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2014 01:14:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[ANAK]]></category>
		<category><![CDATA[BACAAN]]></category>
		<category><![CDATA[CERPEN ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[GAUL]]></category>
		<category><![CDATA[HTTP://MajalahDrise.Com]]></category>
		<category><![CDATA[ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[MAJALAH REMAJA]]></category>
		<category><![CDATA[MUDA]]></category>
		<category><![CDATA[Muslim]]></category>
		<category><![CDATA[ONLINE]]></category>
		<category><![CDATA[SMAR]]></category>
		<category><![CDATA[TABLOID]]></category>
		<category><![CDATA[TRENDI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=576</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAJALAH REMAJA ISLAM DRISE Driser&#8230;. udah bulan September nih. Kita tahu, kalian pasti pada ngangenin kehadiran drise ya&#8230; &#60;&#60; geer mode ONMaaf ya bulan Agustus kemaren gak nongol. Insya Allah September ini udah siap menyapa remaja se nusantara. Mau tahu judulnya? Ih kepo deh.. September ini kita ambil tema &#8220;WE ARE THE CHAMPION&#8221;. Contentnya? Cekidot! &#160; Bukamata: &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/majalah-remaja-islam-drise-edisi-september-2014/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">Majalah Remaja Islam Drise Edisi September 2014</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/majalah-remaja-islam-drise-edisi-september-2014/">Majalah Remaja Islam Drise Edisi September 2014</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><a title="MAJALAH REMAJA | TABLOID | BACAAN | ISLAM | TRENDI | GAUL | MUSLIM | DAKWAH | ONLINE | ANAK | MUDA | CERPEN ISLAM | SMART| HTTP://MajalahDrise.Com" href="http://MajalahDrise.com" target="_blank">MAJALAH REMAJA ISLAM DRISE</a></p>
<p><figure style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><img src="https://i0.wp.com/majalahdrise.my.id/wp-content/uploads/2014/09/Majalah-Remaja-Islam-Drise-September-2014.jpg?w=300" alt="Majalah Remaja Islam" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-caption-text">Majalah Remaja Islam</figcaption></figure></p>
<p style="text-align: left;"><span style="color: #141823;">Driser&#8230;. udah bulan September nih. Kita tahu, kalian pasti pada ngangenin kehadiran drise ya&#8230; &lt;&lt; geer mode ON</span><br style="color: #141823;" /><span style="color: #141823;">Maaf ya bulan Agustus kemaren gak nongol. Insya Allah September ini udah siap menyapa remaja se nusantara. Mau tahu judulnya? Ih kepo deh.. </span><br style="color: #141823;" /><span style="color: #141823;">September ini kita ambil tema &#8220;WE ARE THE CHAMPION&#8221;. Contentnya? Cekidot!</span><span class="text_exposed_show"><br />
</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li style="color: #141823;">Bukamata: mengupas tentang pribadi kita yang udah jadi juara sejak lahir. Makanya gak boleh minder bin rendah hati. Tetep pede dan bermartabat.</li>
<li><span style="color: #141823;">The Most : keren banget bahas tentang ketinggian peradaban Islam yang tergambar lewat dekorasi super rumit yang menghiasi bangungan-bangunan Islam. </span></li>
<li><span style="color: #141823;">Amazing Islam : ngasih tahu kita olahraga macam mana yang sering dilakonin Rasulullah saw dan para shahabat. </span></li>
<li><span style="color: #141823;">Writepreneur : Lanjutan mengikis mental block dengan belajar menulis secara sistematis. asyik nih!</span></li>
<li><span style="color: #141823;">Media Watch : kali ini menyoroti fenomena jilb**bs yang lagi jadi opini media. Wajib baca!</span></li>
<li><span style="color: #141823;">Wawancara : Dengan TEUKU WISNU. Asli inspiratif nih. </span></li>
<li><span style="color: #141823;">Rubrik yang lain, jangan lupa lanjutan EPIK derap rantai yang makin seru, bahasan MALE &amp; FEMALE Corner yang gue banget, Jejak peradaban Islam di TURKI dan tentunya rubrik Share Your Mind dan Monogatari. Siapa tahu tulisan kamu dimuat. </span></li>
</ul>
<p style="text-align: left;"><span class="text_exposed_show"><span style="color: #141823;">Udah dulu ya bocorannya. Langsung deh kejar para Pengedar Drise terdekat. Kalo kehabisan, kita nggak nanggung lho!</span><br />
<span style="color: #141823;">Mau jadi Pengedar? Hubungi Keagenan 0858 10 400 774</span></span></p>
<p><span style="color: #141823;">Jangan lupa follow &gt;&gt; </span><a style="color: #3b5998;" href="https://twitter.com/MajalahDrise" target="_blank" rel="nofollow nofollow">https://twitter.com/<wbr />MajalahDrise</a><span style="color: #141823;"> </span></p>
<p><span style="color: #141823;">Boleh Share info ini biar makin banyak remaja en remaji yang tercerahkan&#8230;Yuk Share!!!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/majalah-remaja-islam-drise-edisi-september-2014/">Majalah Remaja Islam Drise Edisi September 2014</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/majalah-remaja-islam-drise-edisi-september-2014/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">576</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
