<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Female Corner Archives - Majalah Remaja Islam Drise</title>
	<atom:link href="https://majalahdrise.my.id/category/female-corner/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://majalahdrise.my.id</link>
	<description>Majalah Remaja Islam Drise</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Jun 2020 23:04:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.10</generator>
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">142086167</site>	<item>
		<title>Cewek Edgy</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/cewek-edgy/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/cewek-edgy/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2020 23:04:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Female Corner]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=4565</guid>

					<description><![CDATA[<p>Croptop sweater dan jogger pants, dengan detail &#160;zipper, sepatu boots plus Aksesori choker dan bucket hat, emang bikin yang pakai terkesan BERANI. Macan!. Belum lagi warna yang dipakai rada gelap, memberikan kesan gimanaaa gituh bagi yang memakai. Kalau ngakses akun para selebgram, rata-rata style-nya kayak gini nih. Yap Edgy Style, gaya yang identik dengan kebebasan &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/cewek-edgy/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">Cewek Edgy</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/cewek-edgy/">Cewek Edgy</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Croptop sweater dan jogger pants, dengan detail &nbsp;zipper, sepatu boots plus Aksesori choker dan bucket hat, emang bikin yang pakai terkesan BERANI. Macan!. Belum lagi warna yang dipakai rada gelap, memberikan kesan gimanaaa gituh bagi yang memakai. Kalau ngakses akun para selebgram, rata-rata style-nya kayak gini nih.</p>



<p>Yap Edgy Style, gaya yang identik dengan kebebasan berbusana ini sedang menjadi tren dan digemari banyak pecinta fashion khususnya kaum hawa. Maksud edgy style disini adalah berbusana dengan padanan yang tidak biasa, namun terlihat dinamis dan modern dengan berbagai kombinasi warna yang terlihat keren.</p>



<p>Rada boyish, namun tetap ada sedikit kesan chic dan colorfull dengan memakai aksesori yang lebih berwarna. &nbsp;Gaya edgy bila diartikan dalam bahasa Indonesia secara harfiah berarti gaya tidak tenang atau tegang. Aneh bukan? Kebayang mirip orang kecanduan kafein hehe. Tetapi jadi beda bila dimaknai dalam dunia fashion. Edgy style ini hampir mendekati gaya rock star, namun dengan sentuhan classic dan bohemian.</p>



<p>Bila semua gaya itu disatukan, jadilah gaya tidak tenang. Let&#8217;s rock and roll your style Girl! Yeay!:). Cewek bergaya edgy juga rata-rata suka warna hitam, warna tanah dan warna gelap. Warna-warna ber-tone hangat dan cenderung gothic memang sangat mewakili karakter cewek edgy.</p>



<p>Karakter cewek yang menyukai gaya edgy katanya sih dipastikan memiliki kepribadian yang kuat dan berani. Hal ini terlihat dari garis tegas di tiap penampilannya yang memberikan kesan wanita independen dan percaya diri. Tetapi wanita dengan gaya edgy style tentu saja wanita yang keras kepala, sehingga sulit untuk ditaklukan. Meski Edgy mengarah ke boyish dan cool, namun tetap ada sisi femininnya. Biasanya mereka yang tampil dengan gaya ini mengenakan baju yang simpel, tetapi tetap memiliki cutting unik. &nbsp;</p>



<p><strong>Fashion, Penentu Kepribadian?</strong></p>



<p>Berbicara masalah Style fashion &nbsp;emang gak akan pernah abis untuk dikupas, apalagi untuk kalangan cewek. Iya gak sih? Ini emang tergantung kesukaan masing-masing sih yah. Ada yang lebih doyan ke edgy yet effortless, modest and loose, yang dilengkapi ankle boots dan ankle heels, Plus tambahan aksesoris, seperti kalung, cincin, dan jam tangan.</p>



<p>Ada juga yang emang ngadem dengan fashion serba effortless doang. Yang penting mix n match.&nbsp; Pertanyaannya, bener gak sih Style fashion itu bisa memberikan gambaran kepribadian? &nbsp;Driser, style itu hubungannya dengan pakaian, bukan kepribadian. Kepribadian itu dibentuk dari pemikiran (<em>aqliyyah</em>) dan pola sikap (<em>nafsiyyah</em>).</p>



<p>Jadi kepribadian seseorang itu ditentukan oleh kedua hal tersebut. warna pakaian jelas gak ada korelasinya dengan kepribadian. Kalau masalah warna tergantung kesukaan sih ya, jadii gak lantas menggambarkan kepribadian seseorang. Karena Islam sendiri punya penjelasan gamblang tentang kepribadian itu sendiri. Sebagai cewek, hukum syara&#8217; tentu mengharuskanmu lebih berhati-hati dengan penampilan. Islam memerintahkan kepada kaum cewek agar memiliki kesopanan dan mengenakan pakaian yang sempurna di kehidupan umum.</p>



<p>Catet nih, pakaian juga nunjukin kemuliaan kamu lho. Syar&#8217;i-nya Pakaian Muslimah di dalam Islam itu sebenarnya gak pakai ribet. &nbsp;Kita ingetin lagi ya. Penutup aurat (hijab) perempuan itu terdiri dari :</p>



<p><strong><em>pertama</em></strong>, jilbab. Dalam kitab kamus Al Mu&#8217;jamul Wasith, disebutkan jilbab adalah baju yang menutupi seluruh <em>tubuh (al tsaub al musytamil &#8216;ala al jasadi kullihi)</em>. Jilbab juga diartikan apa-apa yang dipakai wanita di atas baju-bajunya seperti <em>milhafah</em> (mantel/baju kurung) <em>(Al Mu&#8217;jamul Wasith, hlm. 126)</em>. &nbsp;</p>



<p><strong><em>Kedua</em></strong>, Kerudung, dalam Al Qur`an disebut dengan istilah “khumur” (plural dari khimaar) bukan dengan istilah ”jilbab” lho yaa. Kata “khumur” terdapat dalam firman Allah SWT (artinya),”<em>Dan hendaklah mereka (para wanita) menutupkan kain kerudung ke dada mereka</em>” (QS An Nuur [24] : 31).</p>



<p>&nbsp;Imam Ibnu Katsir dalam kitabnya Tafsir Ibnu Katsir menjelaskan bahwa yang dimaksud “khimaar” adalah apa-apa yang digunakan untuk menutupi kepala (Tafsir Ibnu Katsir, 4/227). &nbsp;Yang gak boleh ketinggalan tentu aspek <em>tabarruj</em> alias berhias sehingga mengalihkan perhatian khalayak.</p>



<p>Misal pakai kerudung, tapi wajah penuh polesan berkarakter berani ala wanita edgy, memakai wewangian, sampai asesoris pelengkay edgy style yang serba mencolok. Berhijab sih, tapi memakai kalung gede menjuntai, cincin gede yang beda dari biasa, plus asesoris lainnya untuk mengokohkan karakter edgy ini.</p>



<p>&nbsp;Apalagi jika tujuannya untuk menarik perhatian, terlebih sengaja dipamerkan di akun sosmed kamu, widiw&#8230;.! itu mah jelas nyari perhatian. Hati-hati non. &nbsp;Udah deh, Karakter kamu udah ada kok, yakni cewek muslimah. Identitas kokoh, yang ga perlu dilengkapi dengan riasan berkarakter. Cukup Lengkapi dengan pemahaman, hiasi dengan sikap Islami, kokohkan dengan keistiqomahan. Simple, gak pakai ribet. Yipiiii! <strong>[ Juanmartin]</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/cewek-edgy/">Cewek Edgy</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/cewek-edgy/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4565</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hijabers Nonton Konser ?</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/hijabers-nonton-konser/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/hijabers-nonton-konser/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2020 22:46:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Female Corner]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=4511</guid>

					<description><![CDATA[<p>Salah satu komika stand-up comedy beberapa waktu lalu sempat jadi sorotan para hijabers, khususnya &#160;hijabers penggemar boyband korea. Tweet yang di post di akun pribadi si komika inilah asal muasalnya. “Cewek pake hijab, terus dateng ke konser nangis nangis, mungkin keluarganya terlalu over protektif, jadi pelampiasannya disitu” . &#160;Cuitan sang comedian ini emang gak tanggung-tanggung &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/hijabers-nonton-konser/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">Hijabers Nonton Konser ?</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/hijabers-nonton-konser/">Hijabers Nonton Konser ?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Salah satu komika stand-up comedy beberapa waktu lalu sempat jadi sorotan para hijabers, khususnya &nbsp;hijabers penggemar boyband korea. Tweet yang di post di akun pribadi si komika inilah asal muasalnya.</p>



<p><em>“Cewek pake hijab, terus dateng ke konser nangis nangis, mungkin keluarganya terlalu over protektif, jadi pelampiasannya disitu”</em> .</p>



<p>&nbsp;Cuitan sang comedian ini emang gak tanggung-tanggung men, doski nyindir abis para hijabers yang notabene fans fanatic para boyband asal luar negeri. Alhasil, Twitterland sempat heboh dengan hastag yang menyudutkan cuitan komika tersebut. Dalam hitungan menit aja, cuitan doski tersebut sontak kebanjiran cuitan lainnya yang gak kalah riuh.</p>



<p>Yup, emang gak butuh waktu lama si Komika dikeroyok fans K-Pop. Mereka membully abisabisan si komika dengan berbagai komentar&nbsp; yang menyudutkan. Bahkan, ada yang sempat mempopulerkan hastag segala. Pembelaan doski via akun twitter-nya pun di tanggapi miring.</p>



<p>“<em>Karena hijab punya power,&nbsp; makanya apapun yang dilakuin pasti dibandingin dengan kegiatan yang lebih baik” </em>cuit doski lagi<em>. </em>&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Lain kisah Boy band, lain pula kisah Harris J alias Harris Jung. Hoi hoiiii! Denger nama Harris, sontak bakal bikin cewek-cewek jadi mewwek!, wek wek!. Londo asal kota London ini adalah seniman muda Muslim Inggris yang belakangan jadi buah bibir di kalangan remaja putri di Indonesia. Si Harris ini emang gak kalah ngetren dari boyband K-Pop idola remaja.</p>



<p>Lewat single Salam Alaikum, Harris J gak susah payah merebut hati penggemarnya, apalagiii aliran music Harris ini religi. Beberapa stasiun TV Indonesia sendiri sampe bela-belain ngegarap acara khusus buat doski. Alhasil, remaja putri apalagi hijabers yang emang baperan, mudah banget berpaling hati. Jadilah acara yang dikemas khusus buat Harris meledak.</p>



<p>Gak tanggung-tanggung, hijabers yang memadati konser Harris ampe bejibun. Ini konser artis luar negeri, Belum lagi acara music yang siarkan secara live di TV sawasta, hijabers juga gak pernah alpa! Lah, jadi bertanyatanya, hijabers kita kok pada doyan nonton konser ya? Hijabers, Wajib Jaga Iffah</p>



<p>Driser, fenomena hijabers tentu patut &nbsp;kita apresiasi. Namun kudu difahami juga kalo pakai hijab juga butuh ilmu. Bukan cuman ikut-ikutan lantaran lagi ngetrend aja. Hijab itu hukum syara, Dear. So, memakainya pun gak boleh asal nutup aurat biar cocok &nbsp;dengan fashion yang lagi rame. Bukan apa-apa, sayang aja kalo niatnya ibadah tapi caranya gak berkah. Pahalanya nguap deh! &nbsp;</p>



<p>Hijabers gak boleh hanya mencukupkan diri pada pengetahuan tentang “hijab dari sudut pandang fashion” saja. Ini penting. Mengapa? Agar hijabers gak hanya di sibukkan &nbsp;dengan kreasi pemakaian hijab, tutorial memakai hijab, padu padan warna, sampai trend hijab terbaru. Ada yang lebih penting untuk difahami yakni landasan di syari&#8217;atkannya hijab, bagaimana hijab yang syar&#8217;I sesuai dalil syara&#8217;, bagaimana pergaulan yang Islami, yang include didalamnya mengenai gimana Islam mengatur interaksi laki-laki dan perempuan.</p>



<p>Penting banget, agar hijab gak dimaknai sekedar symbol tanpa disertai akhlak yang syar&#8217;i. Emang bener sih kalau dikatakan hijab itu memiliki power. Tuntutan masyarakat terhadap muslimah yang memakai hijab, tentu melebihi tuntutan mereka terhadap &nbsp;muslimah yang gak memakai hijab. Meski hal &nbsp;tersebut gak sepenuhnya benar, namun adalah sesuatu yang penting dilakukan agar para hijabers kian sempurna mengenakan hijab. Apa itu?</p>



<p>Yup, akhlak. Oh ya, selain pakai hijab yang syar&#8217;i, keseharian kita juga mesti dibalut denagn interaksi syar&#8217;I dengan lawan jenis. Biar matching gitu. Gimana agar para muslimah, remaja putri komunitas hijabers bisa memahami ada iffah yang merupakan pendukung pakaian takwa para muslimah. Akan kian sempurna lagi dengan memperhatikan aturan Islam yang lainnya yakni : Islam melarang ikhtilat (campur baur) antara laki-laki dan perempuan, karena sejatinya kehidupan keduanya kudu terpisah. Acara konser-konser itu udah jelas campur baur, melalaikan waktu, apalagi buang-buang energy. Beneran deh, sia-sia! Islam juga telah memerintahkan baik kepada pria dan wanita agar menundukkan pandangannya serta memelihara kemaluannya.</p>



<p>Gimana kalau sampai melototin para boy band atau artis idola sampai ga berkedip? Hati-hati lho, Dear. Hati kamu sedang bahaya! Mending juga melototin buku paket, dijamin bikin merem deh . &nbsp;Allah SWT berfirman :</p>



<p><em>“katakanlah kepada laki-laki yang beriman:”hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya:yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah MahaMengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada perempuan yang beriman: “hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya”</em> (QS. An-Nur : 30-31). &nbsp;</p>



<p>So, sempurnakan hijab kamu, hiasi dengan akhlak yang baik agar kemuliaanmu tetap terpancar lewat pakaian takwamu. Yuk?! <strong>[ Juanmartin]</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a href="https://majalahdrise.my.id/cara-menenangkan-hati/">Cara Menenangkan Hati</a></li>
<li><a href="https://majalahdrise.my.id/plus-minus-generasi-milenial/">Majalah Remaja Islam Drise edisi 61 : Plus Minus Generasi Milenial</a></li>
<li><a href="https://majalahdrise.my.id/tolakpemimpinkafir-dianggap-sara/">#TolakPemimpinKafir dianggap SARA?</a></li>
<li><a href="https://majalahdrise.my.id/pernikahan-dua-negara/">Pernikahan Dua Negara</a></li>
<li><a href="https://majalahdrise.my.id/menjadi-muslimah-negarawan/">Menjadi Muslimah Negarawan</a></li>
</ul><p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/hijabers-nonton-konser/">Hijabers Nonton Konser ?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/hijabers-nonton-konser/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4511</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tetap Berpahala Meski &#8216;Tak Puasa&#8217;</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/tetap-berpahala-meski-tak-puasa/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/tetap-berpahala-meski-tak-puasa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2020 05:39:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Female Corner]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=4451</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ramadhan is coming! &#160;Marhabaan Yaa Romadhoon. Siapa yang gak bahagia ramadhon tiba? Gak ada kan ya?.semua pasti bahagia!. Ada nuansa tersendiri ketika kita memasuki bulan penuh berkah ini. Nuansa ibadahnya kental, bikin hati adem tenan. Btw, buat para cewek, utang puasanya udah lunas bloom? hayooo…:D &#160; Yuk, Berburu Pahala Salah satu fitrah kaum hawa yang &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/tetap-berpahala-meski-tak-puasa/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">Tetap Berpahala Meski &#8216;Tak Puasa&#8217;</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/tetap-berpahala-meski-tak-puasa/">Tetap Berpahala Meski &#8216;Tak Puasa&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Ramadhan is coming! &nbsp;Marhabaan
Yaa Romadhoon. Siapa yang gak bahagia ramadhon tiba? Gak ada kan ya?.semua pasti
bahagia!. Ada nuansa tersendiri ketika kita memasuki bulan penuh berkah ini. Nuansa
ibadahnya kental, bikin hati adem tenan. Btw, buat para cewek, utang puasanya
udah lunas bloom? hayooo…:D &nbsp;</p>



<p><strong>Yuk, Berburu Pahala </strong></p>



<p>Salah satu fitrah kaum hawa yang &nbsp;kadang di anggap menghambat ibadah di bulan
romadhon adalah menstruasi. Ada yang cemberut mikirin bolongnya yang keitung
hutang dan kudu dibayar di hari yang lain. &nbsp;Eits, jangan manyun gitu dong non, menstruasi
bukanlah penghalang untuk kamu berburu pahala. Romadhon adalah bulan yang di
dalamnya penuh dengan bonus pahala. </p>



<p>Kamu tetep bisa mengail pahala dengan aktifitas lain yang tetap
bejibun bonusnya. &nbsp;Lagipula bolong kamu
karena masa mens itu tetep dibayar dan tetep di hitung sebagai amalan puasa
romadhon. Cuman yang mungkin bikin terasa susah karena kamunya jadi shaum
sendiri, di hari saat orang lain gak berpuasa. Sedih sih, tapi kamu gak sendiri
kok. </p>



<p>&nbsp;Ibunda Aisyara RA pun
pernah merasakan seperti yang kalian rasakan. Diceritakan dari Aisyah RA <em>”Kami
keluar (safar) bersama Nabi shallallahu &#8216;alaihi wasallam, dan tujuan kami
hanyalah ibadah haji. Sampai ketika kami tiba di Sarif atau dekat dengannya,
aku mengalami haid. Kemudian Nabi shallallahu &#8216;alaihi wasallam </em>&nbsp;<em>masuk menemuiku sementara aku sedang
menangis. Lalu beliau bertanya:”Apakah engkau mengalami nifas?” maksudnya
adalah haid (menstruasi). &#8216;Aisyah berkata:”</em></p>



<p><em>Aku jawab:&#8217;Iya.&#8217;” Beliau shallallahu &#8216;alaihi wasallam
bersabda:”Sesungguhnya ini adalah sesuatu yang telah Allah tetapkan (takdirkan)
bagi kaum wanita dari anak cucu Adam. Maka lakukanlah amalan-amalan haji, hanya
saja janganlah engkau Thahwaf di Ka&#8217;bah sebelum engkau mandi (setelah suci dari
haidh).” &#8216;Aisyah berkata:”Kemudian Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wasallam berkurban
dengan menyembelih seekor sapi yang diniatkan untuk semua isterinya.” (HR. Muslim
no 2976).&nbsp; </em>&nbsp;</p>



<p>Sabaaar, jalanin aja. Utang kan bukan untuk di ratapi, tapi
dibayarin, eh . Gak perlu sedih ketika sedang mendapat siklus bulanan, karena
ini adalah ketetapan Allah SWT. Lagi pula, kita tetep bisa melaksanakan ibadah
yang lainnya kok.</p>



<p>&nbsp;<strong>Amal Keren, Pahala
mentereng </strong></p>



<p>Nah, yang pertama-tama harus &nbsp;difahami bahwa Wajib bagi kaum hawa untuk
meng-<em>qadha`</em> alias &#8216;mengganti&#8217; puasa yang ditinggalkannya di bulan
Ramadhan pada hari-hari yang lain, tetapi tidak perlu meng-<em>qadha`</em>
shalatnya. &nbsp;</p>



<p>Ketika Ummul Mukminin &#8216;Aisyah <em>radhiyallaahu &#8216;anhaa </em>ditanya
oleh seorang wanita yang bernama Ma&#8217;aadzah, “Kenapa wanita yang haidh meng-<em>qadha`</em>
puasanya dan tidak meng-<em>qadha`</em> shalatnya?” Beliau menjawab,<em>“Kami
diperintahkan untuk mengganti puasa dan tidak diperintahkan untuk mengganti
shalat.”</em> (<em>Muttafaqun &#8216;alaihi</em>). </p>



<p>So, tenang aja, kamu-kamu gak bakal ketinggalan kok dengan
berkah romadhon. Nah, biar romadhon kamu tetep asyik, ada begitu banyak
aktifitas, yang didalamnya bisa jadi sarana buat kamu ngumpulin bonus pahala
romadhon seeebanyak-banyaknya!. Apa aja tuh? </p>



<p><strong>1.</strong>_<strong>Memberi makan untuk ifthar </strong>Jika tidak
sedang berpuasa, pahala puasa insya Allah tetap bisa didapat dengan memberi
makanan berbuka pada orang yang berpuasa. Catet lagi nih yaa,<em>“Siapa memberi
makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa
tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.”.
asik!</em> </p>



<p>2._<strong>Menuntut ilmu dan berbagi ilmu </strong>Bagi wanita haid,
gak ada halangan untuk mempelajari ilmu agama ketika Ramadhan. Trusss, Ketika
telah mendapat ilmu yang bermanfaat, hendaknya membagikannya kepada orang lain:
<em>“Barangsiapa mengajak (manusia) kepada petunjuk, maka baginya pahala seperti
pahala orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun” </em>(HR.
Muslim (no.2674). </p>



<p>3._<strong>Memperbanyak sedekah </strong>Sedekah bisa berupa apa saja,
gak mesti mengeluarkan uang ya, Non. Bahkan, perbuatan ringan seperti menuangkan
air ke ember saudara kita pun termasuk sedekah.Banyak-banyakin sedekah deh, meski
hanya dengan tersenyum . &nbsp;</p>



<p>4._<strong>Aktif mengikuti kegiatan romadhon </strong>Kalau yang ini
mah, kudu yah? Moment romadhon emang jadi waktu yang tepat buat aktif di
berbagai kegiatan. Garing banget kalau cewek ngisi romadhon sambil jingkrakan
di konser ngabuburit. Udah Maksiat, bisa-bisa puasanya Cuma keitung laper
doang. Kasihan bingitz dah! </p>



<p>Driser, kita berharap romadhon kali ini benar-benar bisa menjadi titik awal bagi kita untuk lebih baik lagi setelah romadhon. Segala perubahan positif yang kita laksanakan selama sebulan ini, jangan luntur apalagi hilang gak berbekas setelah romadhon.  Apalagi kita sebagai Muslimah, wajib banget untuk membentengi diri dengan ilmu agama, sekaligus belajar meningkatkan iffah kita agar terhindar dari segala bahaya. Jangan yang di inget busana hari lebaran dulu ya! Pikirin bekal selama romadhon dulu, itu yang paling penting, catet! .<strong>[ Juanmartin</strong> </p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a href="https://majalahdrise.my.id/cara-menenangkan-hati/">Cara Menenangkan Hati</a></li>
<li><a href="https://majalahdrise.my.id/plus-minus-generasi-milenial/">Majalah Remaja Islam Drise edisi 61 : Plus Minus Generasi Milenial</a></li>
<li><a href="https://majalahdrise.my.id/tolakpemimpinkafir-dianggap-sara/">#TolakPemimpinKafir dianggap SARA?</a></li>
<li><a href="https://majalahdrise.my.id/pernikahan-dua-negara/">Pernikahan Dua Negara</a></li>
<li><a href="https://majalahdrise.my.id/menjadi-muslimah-negarawan/">Menjadi Muslimah Negarawan</a></li>
</ul><p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/tetap-berpahala-meski-tak-puasa/">Tetap Berpahala Meski &#8216;Tak Puasa&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/tetap-berpahala-meski-tak-puasa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4451</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Digoda Bollywood, Akidah Semaput</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/digoda-bollywood-akidah-semaput/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/digoda-bollywood-akidah-semaput/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Feb 2020 03:20:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Female Corner]]></category>
		<category><![CDATA[majalah drise]]></category>
		<category><![CDATA[majalah islami]]></category>
		<category><![CDATA[MAJALAH REMAJA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=4370</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yup, serial &#160;Bollywood alias film India dan sekitarnya kembali warawiri di layar kaca. Meski adegan muter pohon udah gak ada, tapi durasinya itu lho kaya jalan kaki muterin lapangan senayan tujuh keliling. Gempor-gempor dah melotoin televisi 2,5-4 jam! Benar-benar ngebajak sebagian waktu para penonton, utamanya kaum hawa nihhh. &#160; Sebelumnya, ada serial bertema sejarah yang &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/digoda-bollywood-akidah-semaput/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">Digoda Bollywood, Akidah Semaput</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/digoda-bollywood-akidah-semaput/">Digoda Bollywood, Akidah Semaput</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Yup, serial &nbsp;Bollywood
alias film India dan sekitarnya kembali warawiri di layar kaca. Meski adegan muter
pohon udah gak ada, tapi durasinya itu lho kaya jalan kaki muterin lapangan
senayan tujuh keliling. Gempor-gempor dah melotoin televisi 2,5-4 jam!
Benar-benar ngebajak sebagian waktu para penonton, utamanya kaum hawa nihhh. &nbsp;</p>



<p>Sebelumnya, ada serial bertema sejarah yang beberapa udah di
utak-atik sejarah aslinyasepertiHatim dan Jodha Akba, Mahabaratha, Ramayana,
Sri Khrisnadll. Seolah pengen melengkapi histeria penonton tanah air, kini
hadir beberapa serial baru bertema cinta, dendam danpengorbanan.</p>



<p>Persis kaya telenovela yang sempat booming. Adegan -adegan yang
mengaduk emosi, alur cerita yang berliku,ditambah para pemain yang udah barang
tentu ciamik bikin kaum hawa enggan beranjak dari depan tv.Hati-hati sis! </p>



<p><strong>Bollywood : Pencetak generasi dewa </strong></p>



<p>Driser, namanya hiburan yang &nbsp;berbau indiahe itu, udah jelas kental dengan asesoris
en ritual yang dulunya cuma lekat di agama Hindu. Tapi karena udah pada mabuk
serial Bollywood, ritual yang sebenarnya cuma untuk agama hindu, sekarang kian
dekat di hati pemirsa yang muslim. Meski bukan film bertema agama, tapi
nyatanya banyak didalam film tersebutmengandung unsur-unsur yang bertentangan
dengan akidah Islam. </p>



<p>Lirik aja konsep di beberapa serial yang ada. Dari budayanya,
cara berdo&#8217;anya, pakaiannya, prosesi pernikahannya, hingga dialog yang kerap di
ulang seperti “demi dewa”. &nbsp;Yup,konsep
ketuhanannya sangat kental nyaris disemua serial tersebut. Dewa-dewa yang
mereka anggap Tuhan, digambarkan layaknya manusia dan bisa terlihat. </p>



<p>Misalnya Dewa Krisna yang digambarkan sebagai anak berkulit
hitam. Dewa Wisnu yang menyerupai manusia bertangan empat. Dewa Ganesha disebut
sebagai layaknya manusia berkepala gajah, bertangan empat en berbadan besar. Dewa-dewa
itu beberapa di antaranya menikah dengan manusia. Wah, jangankan orang dewasa,
anak-anak yang rata-rata doyan juga nyantap serial india ini, bisa-bisa dibuat bengkok
akidahnya sejak dini. </p>



<p>Kebayang kan gimana kalo Tuhan digambarkan layaknya manusia?
Menikah dengan manusia pula. Padahal kita, sebagai manusia itu gak akan sanggup
mengindera gimana wujud zat Tuhan. &nbsp;Haram
hukumnya bagi &nbsp;seorang muslim menggambarkan
bahwa Tuhan itu bertangan empat atau banyak karena Ia diketahui Maha Pengatur. </p>



<p>Haram juga menciptakan sosok Tuhan duduk di atas awan
gara-gara dikatakan Ia berada di atas Arsy. Logikanya nih ya, kalau Tuhan itu
menyerupai manusia yang nyata-nyata lemah ini, gimana mungkin Ia bisa mengatur
alam semesta yang sedemikian dahsyatnya. Mustahil kan? Makanya, kasihan banget
ngeliat adik-adik juga remaja seusia kamu yang udah terlanjur doyan dengan
tayangan ini. Berdo&#8217;anya bukan nyebut demi Allaah lagi tapi demi dewa. Harapannyapun
digantungkan kepada dewa, bukan kepada Allaah. Ini pengen jadi generasi Robbani
apa generasi dewa?? Parah! </p>



<p><strong>Mendulang Rupiah </strong></p>



<p>Selain menggadaikan akidah yang &nbsp;emang kerap gak diperhatikan stasiun TV, Masyarakat
yang saat ini sangat menuhankan fisik, mudah banget kesemsem dengan pemain yang
memerankan tokoh di salah satu serial. Produser yang tahu banget selera pasar milih
pemain-pemain prianya yang gantengganteng en kekar. </p>



<p>Pemain wanita juga dipilih yang cantik en langsing.
Harapannya, selama serial ini tayang, ibu-ibu, bapak-bapak, &nbsp;kakak-kakak, adik-adik, om-om, tantetante betah
melototin &nbsp;televisi. Biar kata &nbsp;waktu sholat tiba, gak akan beranjak kalau gak
mati listrik. Kalo betah nonton, berarti ratingnya naik. Kalo ratingnya naik, &nbsp;iklan yang masuk banyak. &nbsp;Iklan banyak masuk berarti duit produser en
krunya jadi tajir. Kalo duitnya bejibun, serial kayak gini akan gencar
ditayangin dan diperbanyak. Yaa kayak sekarang ini nih. </p>



<p><strong>Kudu Dibenahi </strong></p>



<p>Nah,Ngeliat dampaknya yang &nbsp;nyaris negative semua, kita layak mengajukan
protes nih kepada pengambil kebijakan. Apalagi jika udah urusan akidah. Driser.
Udah selayaknya perangkat kebijakan yang ada di negeri kita dibenahin. Kudu
lebih ketat lagi menyeleksi serial impor. Jangan sampai, serial yang ada, malah
membentuk identitas baru remaja Muslim kita. &nbsp;Udah digempur budaya barat, digempur juga oleh
ajaran dewa. </p>



<p>&nbsp;Alhasil, remaja kita
mengalami krisis identitas sebagai seorang Muslim. Gak bangga dengan Islam, &nbsp;malah bangga dengan budaya kafir dan musyrik,
dan kamu non, gak usah segitunya &nbsp;mend
ewakan fisik para pemainnya. Inget, yang mulia disi Allaah adalah orang bertaqwa,
bukan yang lain. Catet! <strong>[ Juanmartin]</strong> </p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/digoda-bollywood-akidah-semaput/">Digoda Bollywood, Akidah Semaput</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/digoda-bollywood-akidah-semaput/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4370</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Aborsi : Buah cinta Terlarang</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/aborsi-buah-cinta-terlarang/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/aborsi-buah-cinta-terlarang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jan 2020 03:44:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Female Corner]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=4311</guid>

					<description><![CDATA[<p>Miris Itu Satusatunya kata yang bisa terucap &#160;begitu ngeliat data kasus aborsi yang kian meningkat dari tahun ke tahun. Udah ratusan nyawa (Ibu dan janin), melayang akibat aborsi. Mungkin itu hanya data yang terlacak. Bisa jadi data korban aborsi lebih banyak dari yang dilaporkan. Masih untung negara sempat membongkar beberapa tempat aborsi di kota-kota besar. &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/aborsi-buah-cinta-terlarang/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">Aborsi : Buah cinta Terlarang</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/aborsi-buah-cinta-terlarang/">Aborsi : Buah cinta Terlarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Miris Itu Satusatunya kata yang bisa terucap &nbsp;begitu ngeliat data kasus aborsi yang kian
meningkat dari tahun ke tahun. Udah ratusan nyawa (Ibu dan janin), melayang
akibat aborsi. Mungkin itu hanya data yang terlacak. Bisa jadi data korban aborsi
lebih banyak dari yang dilaporkan. Masih untung negara sempat membongkar
beberapa tempat aborsi di kota-kota besar. </p>



<p>Sayangnya, mereka lupa untuk serius mikirin, kenapa aborsi
kian marak? Apa sebab remaja banyak melakukan aborsi? Padahal, kondisi ini nih
yang menyuburkan praktik aborsi. &nbsp;Aborsi
yang kerap dilakukan remaja, jelas karena seks bebas yang membuahkan janin
dalam rahim sang cewek. Gak mau nanggung malu, maka aborsi adalah satusatunya jalan
pintas. Mulai dari nenggak obat-obatan penggugur kandungan yang dijual bebas,
sampai mendatangi klinik aborsi ilegal. </p>



<p>Tindakan nekat ini dijabanin &nbsp;Aborsi: Buah Cinta Terlarang lantaran buah
cinta terlarang. Bahasa kerennya kehamilan yang tak direncanakan, duplikasi
dari istilah Kehamilan yang Tidak Diinginkan (KTD). Weksss…mau enaknya ga mau
anaknya! Jadi sebenarnya nih kita harusnya gak hanya sibuk membongkar tempat
praktik aborsi, tapi kudu juga menghentikan akar masalah mengapa remaja kita
banyak yang ngelakuin aborsi. Apa akar masalahnya? Ya tentu saja seks bebas. </p>



<p>Seks bebas adalah cikal bakal aborsi. Dan aktivitas aborsi sedikit
banyak berujung pada maut!. Para pakar kesehatan sendiri ngomong bahwa sebagian
besar dari remaja yang melakukan aborsi, keluar dari ruang aborsi dalam keadaan
gak bernyawa. Tentu saja, karena risiko tertinggi aborsi itu ya kematian,
apalagi dilakukan bukan oleh tenaga medis. Yang paling ngeri, jika dilakukan
sendiri oleh si cewek. Na&#8217;udzubillaah deh!. &nbsp;</p>



<p>Parahnya, dengan banyaknya jumlah korban akibat aborsi
illegal, justru membuat segelintir orang mikir untuk melegalkan aborsi. Katanya
sih, agar nyawa kaum hawa bisa tertolong. Meminta pertolongan ke klinik illegal
di anggap jadi biang kerok melayangnya nyawa para pasien. </p>



<p>Hello&#8230;! mikirnya pake akal sehat non. Kalo aborsi
dilegalkan, malah akan membuat para pelaku seks bebas merasa mendapat jaminan.
Bukannya menyelesaikan masalah, malah menyuburkan praktik seks bebas dan aborsi.
Wadduh, kian huwancur generasi muda! &nbsp;</p>



<p><strong>Remaja, Butuh Edukasi Seks? </strong></p>



<p>Karena salah identifikasi akar &nbsp;masalah, maka pemerintah juga salah dalam
menetapkan solusi. Pemerintah beranggapan bahwa, seks tak aman yang dilakukan generasi
muda akibat minimnya pendidikan seks di kalangan remaja. Oleh karena itu remaja
kudu mendapatkan pengetahuan seksualitas dan kesehatan reproduksi. </p>



<p>Mulai dari penjelasan tentang perubahan fisik dan psikis remaja;
alat kelamin (organ reproduksi), baik anatomis maupun fungsi fisiologis berikut
bagaimana proses reproduksi terjadi; kehamilan dan cara pencegahan KTD dan
aborsi “aman”; homo dan lesbi harus diakui sebagai suatu identitas seksual;
seks bebas yang “aman”; dan info tentang berbagai penyakit menular seksual serta
cara pencegahannya. </p>



<p>Driser, Sekilas pemaparan itu terkesan ilmiah. Namun bila dicermati,
isi dan ilustrasi yang diberikan gak berbeda dengan tayangan porno yang jauh
dari pantas dan layak dijelaskan kepada remaja SMP-SMA dan seusianya yang belum
menikah. Sebagai remaja yang normal, setelah mendapatkan penjelasan itu, akan
terbentuk pada dirinya persepsi seksual, yang merupakan stimulator munculnya
keinginan seksual (<em>sexual disire</em>). &nbsp;</p>



<p>Apalagi, pemaparan tersebut dilandasi paham kebebasan, yaitu
organ reproduksi harus dikendalikan sesuai keinginan masingmasing individu,
jadi bisa saja digunakan untuk seks bebas. Apalagi dalam keseharian,&nbsp; remaja kerap disodorkan berbagai fakta yang mengotori
benaknya dengan persepsi seksual yang membangkitkan syahwat. Karena dalam
keseharian gak sulit menemukan perempuan yang berpakaian tapi telanjang; adegan
mesum di angkutan umum dan tempat-tempat umum; majalah , koran, buku-buku,
video, game, handphone, acara TV, film, semua dipenuhi syahwat. Melalui internet
remaja mana saja dengan mudah mengakses gambar-gambar panas. Alhasil apa yang
terjadi? Seks bebas kian merajalela. Apalagi kalau udah dapet edukasinya.&nbsp; </p>



<p><strong>Islam, Solusi tuntas! </strong></p>



<p>Nah, karena akar masalah &nbsp;sebenarnya adalah seks bebas, maka harusnya
fokus penyelesaiannya adalah menghapus perilaku seks bebas yang dimulai dengan
mengatur pergaulan. Islam telah menetapkan sejumlah rambu-rambu interaksi pria
dan wanita, antara lain: gak boleh berdua-duaan (khalwat), pacaran otomatis gak
boleh, larangan campur baur cowok cewek (ikhtilat), menjaga pandangan (gadhul
bashar), dan interaksi hanya dibolehkan dalam perkara medis, mu&#8217;amalat dan
pendidikan. &nbsp;</p>



<p>Selain itu Islam memerintahkan bagi yang cewek untuk nutup
aurat lengkap dengan jilbab dan khimar (kerudung). Cewek juga gak boleh
tabarruj yakni bersolek yang bisa menarik perhatian cowok. Udah gitu, cewek
cowok wajib menjaga kemuliaan diri masing-masing. Nah, dengan system ini,
jangankan aborsi, deketin yang bukan mahrom aja kagak boleh. So, Islam adalah
solusi tuntas maraknya aborsi. Bukan yang lain!<strong>[ Juanmartin]</strong> </p>



<figure class="wp-block-embed-spotify wp-block-embed is-type-rich is-provider-spotify wp-embed-aspect-21-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Spotify Embed: ABORSI : Buah Cinta Terlarang" width="100%" height="152" style="[object Object]" frameborder="0" allowfullscreen allow="autoplay; clipboard-write; encrypted-media; fullscreen; picture-in-picture" src="https://open.spotify.com/embed/episode/6mdlwZiaDRAQom15A9bzkv?si=tp6S9HZITOCf8SypItuUgg&#038;utm_source=oembed"></iframe>
</div></figure>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/aborsi-buah-cinta-terlarang/">Aborsi : Buah cinta Terlarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/aborsi-buah-cinta-terlarang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4311</post-id>	</item>
		<item>
		<title>cewek saatnya katakan putus</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/cewek-saatnya-katakan-putus/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/cewek-saatnya-katakan-putus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Dec 2019 06:46:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Female Corner]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=4242</guid>

					<description><![CDATA[<p>menjadi remaja muslimah yang istiqomah emang gak mudah. Apalagi hari gini banyak banget &#160;godaan-godaan yang bersiliweran. Berat jalaninnya? Bisa jadi. Tapi sebanding kok dengan balasan yang Allah janjikan. Malah lebih. &#160;Salah satu godaan yang amat besar pada usia remaja adalah “rasa ketertarikan terhadap lawan jenis”. Deg!. Hehe, Emang sih, rasa tertarik terhadap lawan jenis adalah &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/cewek-saatnya-katakan-putus/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">cewek saatnya katakan putus</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/cewek-saatnya-katakan-putus/">cewek saatnya katakan putus</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>menjadi remaja muslimah yang istiqomah emang gak mudah. Apalagi
hari gini banyak banget &nbsp;godaan-godaan
yang bersiliweran. Berat jalaninnya? Bisa jadi. Tapi sebanding kok dengan
balasan yang Allah janjikan. Malah lebih. &nbsp;Salah satu godaan yang amat besar pada usia
remaja adalah “rasa ketertarikan terhadap lawan jenis”. </p>



<p>Deg!. Hehe, Emang sih, rasa tertarik terhadap lawan jenis
adalah fitrah manusia, baik cewek ataupun cowok. Masalah perasaan ketertarikan
ini emang gampang-gampang susah menghalaunya. Ibarat virus, kita butuh imunitas
tinggi buat mengatasinya. &nbsp;Kata orang,
yang namanya cewek tuh ya, di anugerahi Allaah sifat halus dan lemah lembut.
Tapi bukan lelembut lho, apalagi makhluk halus. Hiiii&#8230; Kata orang, cewek itu dominan
ngandelin perasaannya dibanding pemikiran untuk menentukan sikap. </p>



<p>Termasuk dalam masalah cinta, ehm. Kalau udah kepincut, biar
tampang si cowok pas-pasan, tetep aja jadian. Ibaratnya, beauty and the beast.
Sementara yang lain, pada mikir, kok mau-maunya nerima si dia? Padahal tampang
cowoknya kagak masuk &nbsp;nominasi, otak juga
kagak encer, isi dompet juga mengenaskan, eh. Ya begini lah kalo perasaan jadi patokan.
Makanya wajar kalo ada yang bilang, kaum hawa lebih enggan ngucapin putus
cinta. &nbsp;Plin-plan plus gak enakan, itulah
cewek. Emang bener? </p>



<p><strong>Putus Cinta, Gampanggampang Susah?</strong> </p>



<p>Driser, sebagian besar remaja menganggap pacaran sebagai
ajang pembuktian kalau dirinya itu normal, eksis, dan laku. &nbsp;Sebaliknya, yang nggak punya pacar dianggap
cupu, nggak laku, dan tersisihkan dari pergaulan. Nah, remaja putri paling bete
tuh kalo dicap gitu. Makanya wajar, jika kaum hawa juga gak pengen kosong dari
yang namanya cowok. &nbsp;Kalo kita tanya
motivasi remaja sampai bela-belain nyari gebetan, tentu jawabannya bisa
beragam. Ada yang emang gak betah dengan status jomblo. </p>



<p>Tipe kayak gini biasanya baru sehari putus udah mulai ngelirik
yang laen –ya ampyuun, sakaw bo! Ada yang merasa haus akan kasih sayang, –kasihan
bingitz-. Ada yang merasa aneh aja ketika harus jalan <em>sorangan</em> alias gak
ada yang nemenin. Atau ada yang motivasinya cuman pengen have fun aja. Kalo
putus, tinggal nyari yang fun lagi. Begitu terus. </p>



<p>Hadeuhh&#8230; sampe kapan, non? Ada baiknya kalian tahu Dampak dari
pacaran, khususnya buat cewek yang ternyata bisa bikin miris. Nakut-nakutin? Sorry,
gak level kita mah. Bicara fakta aja nih ya. Ternyata, punya gebetan itu bisa berdampak
negatif! Khususnya untuk kaum hawa. &nbsp;Tau
gak sih ternyata pacaran bisa membuat seorang remaja Membangkang pada
OrangTua?. </p>



<p>Para cewek yang sudah terlanjur mencintai pacarnya, ternyata
bisa lebih memilih pacarnya daripada orangtuanya. Di nasehatin ortu, dianggapnya
lagi dimarahin. Malah kadang balik ngebentak sampai pake acara mogok makan,
hingga kabur dari rumah bersama &nbsp;pacar. </p>



<p>Gak mikir apa, hidup ini butuh yang laen lebih dari seorang
cowok bermodal cinta. Makan tuh cinta. Kalau hidup berdua baru kerasa susahnya.
Ujung-ujungnya kembali nyusahin ortu juga. Ngenesin gak sih?! &nbsp;Gak hanya itu guys, ternyata pacaran juga
menjadi pemicu meningkatnya jumlah kasus bunuh diri di kalangan remaja, akibat
diputusin pacar. </p>



<p>Kalau untuk cewek mah, bukan hanya bunuh diri, kasus dibunuh
oleh pacar sendiri juga banyak. So, hati-hati deh. Kalau udah tau dampaknya
negatif gini, sebenarnya gak susah kok untuk ngucapin kata : PUTUS! </p>



<p><strong>Katakan : Putus! </strong></p>



<p>Syerem juga ya dampak pacaran &nbsp;itu? Iya dong, fakta laennya silahkan lirik kanan
kiri depan belakang atas bawah. Pasti ada aja fakta mengenaskan tentang pacaran.
Lantas kalau udah kayak gini, kita &nbsp;Kudu
gimana? Mau putusin pacar kayaknya masih sayang. </p>



<p>Gak diputusin juga rasanya gimanaa gitu. Galau! Mantemans
karena perbuatan itu didorong oleh pemahaman, maka pemahaman kamu tentang
cinta, kasih sayang, dan hubungan dengan lawan jenis kudu segera diinstall
ulang. Tentu dengan pemahaman Islam. Ikut pengajian. </p>



<p>Baca buku Islam juga majalah remaja Islam kaya drise. Biar
hati dan pikiran kita terbuka dengan peringatan dari Rasulullah SAW “barangsiapa
yang beriman pada hari akhir, janganlah berdua-duaan dengan wanita yang bukan
mahromnya, karena yang ketiga adalah setan”. Bangga ditemani setan? Ih
amit-amit. &nbsp;Aktivitas pacaran udah jelas mengkondisikan
cowok cewek dua-duaan. &nbsp;</p>



<p>Udah gitu, sebagai cewek, udah selayaknya menjaga iffah (kehormatan).
Sebagai Muslim,kita di anjurkan untuk senantiasa berada di jalur taqwa, menjaga
diri, menjaga pandangan, sopan dalam &nbsp;berinteraksi
hingga gak terjerumus dalam interaksi yang merusak kemuliaan hubungan pria dan
wanita. So, Cewek shalihah yang masih pacaran, saatnya bilang : Putus! <strong>[
Juanmartin].</strong> </p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a href="https://majalahdrise.my.id/cara-menenangkan-hati/">Cara Menenangkan Hati</a></li>
<li><a href="https://majalahdrise.my.id/plus-minus-generasi-milenial/">Majalah Remaja Islam Drise edisi 61 : Plus Minus Generasi Milenial</a></li>
<li><a href="https://majalahdrise.my.id/tolakpemimpinkafir-dianggap-sara/">#TolakPemimpinKafir dianggap SARA?</a></li>
<li><a href="https://majalahdrise.my.id/pernikahan-dua-negara/">Pernikahan Dua Negara</a></li>
<li><a href="https://majalahdrise.my.id/menjadi-muslimah-negarawan/">Menjadi Muslimah Negarawan</a></li>
</ul><p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/cewek-saatnya-katakan-putus/">cewek saatnya katakan putus</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/cewek-saatnya-katakan-putus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4242</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Muslimah politik yes sekularisme no</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/muslimah-politik-yes-sekularisme-no/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/muslimah-politik-yes-sekularisme-no/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Oct 2019 12:39:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Female Corner]]></category>
		<category><![CDATA[majalah islami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=4055</guid>

					<description><![CDATA[<p>seng-iseng nonton siaran ulang acara bincang-bincang tokoh di sebuah stasiun tv Bintang tamunya, seorang muslimah berkostum putih-hijau, parasnya cantik nan rupawan. Namanya Angel Lelga. Selain artis, ternyata Mbak Angel ini sekarang aktif jadi caleg, menggagas perubahan yang ujungujungnya minta dicoblos pas musim pemilu nanti. Wah, keren ya! Jaman sekarang yang aktif berpolitik bukan Cuma laki-laki, &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/muslimah-politik-yes-sekularisme-no/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">Muslimah politik yes sekularisme no</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/muslimah-politik-yes-sekularisme-no/">Muslimah politik yes sekularisme no</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>seng-iseng nonton siaran ulang acara bincang-bincang tokoh di sebuah stasiun tv Bintang tamunya, seorang muslimah berkostum putih-hijau, parasnya cantik nan rupawan. Namanya Angel Lelga. Selain artis, ternyata Mbak Angel ini sekarang aktif jadi caleg, menggagas perubahan yang ujungujungnya minta dicoblos pas musim pemilu nanti.</p>
<p>Wah, keren ya! Jaman sekarang yang aktif berpolitik bukan Cuma laki-laki, tapi juga perempuan. Jadi suara hati perempuan terwujudkan gitu lho. Mbak Angel selaku penerus suara kaum hawa sedang ditanyatanya oleh si pembawa acara mengenai  wawasan politiknya. Sayangnya, si Mbal Angel jawabnya rada gelagapan, kayak ragu  dan bingung. Wah kenapa ya?! Apa karena  gugup ngeliat kamera atau salting karena  kurang menguasai konsep?</p>
<p>Eits, sebenarnya  Mbak Angel nggak sendirian, masih banyak  caleg lain yang senasib dengan Mbak Angel.Banyak caleg (baik perempuan atau  laki-laki) sering terjun ke dunia politik dengan konsep yang tidak mereka pahami dan terkesan plintat-plintut. Arah  perjuangannya ke mana ya?! Muslimah, Politic Yes! Muslimah berpolitik? Kenapa nggak!</p>
<p>Politik dalam artian mengurusi kepentingan umat dan berbagai macam kaitannya. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang bangun di pagi hari, tidak memikirkan urusan umat, maka dia tidak termasuk  16 golonganku.” Nah, hadis ini bersifat umum (tidak dikhususkan untuk laki-laki doang melainkan perempuan juga). So memikirkan gimana nasib masyarakat ini hukumnya fardhu alias wajib. Kalau tidak dijalankan dosa lho.</p>
<p>Wujud muslimah berpolitik tidak harus maju menjadi caleg seperti Mbak Angel Lelga. Bisa dengan nimbrung mengkaji dan mencaro solusi atas permasalahan yang sedang dialami masyarakat. Misal, memberi masukan ke pemerintah untuk menanggulangi banjir. Itu sudah termasuk bagian dari aksi politik secara tidak langsung. Maka, cuek dengan berita-berita politik bahkan “antipolitik” justru tidak tepat.</p>
<p>Meski obrolan politik terkesan “berat” dan “sok tua”. Buang pikiran ginian jauh-jauh, pikiran ini cuman bikin kita kuper plus jadul. Ayo berpolitik, jangan mau dipolitikin. Islam Yes! Secularism No! Islam mengandung aturan super lengkap. Mulai dari bangun tidur sampai bangun negara. Islam mengatur politik.</p>
<p>Artinya barang siapa yang berpolitik hendaklah menggunakan azas Islam. contohnya, mengambil dan membuat undang-undang negara pakai Alquran dan Assunnah. Perilaku orang-orangnya juga dituntut Islami, tidak korup, antisuap, alias amanah dalam menjalankan tugas. Sayangnya, negara kita masih memakai sistem politik lain yang cenderung sekularis. Sekularisme yaitu paham yang memisahkan nilai agama dari aturan kehiduapan.</p>
<p>Nggak boleh bawa-bawa nilai agama dalam membuat undang-undang. Sekularisme memang tidak tercantum dalam undang-undang tetapi terbukti melahirkan aturan yang tidak islami. Politik islam pun bukan dilihat dari lambang doang. Caleg berkerudung belum tentu lho berpolitik Islam. kerudung adalah salah satu dari sekian banyak kewajiban seorang muslimah, bukan Cuma caleg parpol Islam, orang awam pun mampu berkerudung. Politik Islam terbukti aman, tenteram, dan mensejahterakan. Nggak harus nunggu semua orang Indonesia masuk Islam baru menerapkan sistem Islam.</p>
<p>Mustahil! Fakta berbicara, Rasulullah berpolitik Islam bukan hanya di hadapan pengikutnya, tapi juga bagi orang Nasrani, Yahudi, dan Majusi. So, jika Alquran dan fakta sudah berbicara, masihkan kita berpaling darinya? [Alga Biru]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/muslimah-politik-yes-sekularisme-no/">Muslimah politik yes sekularisme no</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/muslimah-politik-yes-sekularisme-no/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4055</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Muslimah anti Selfish</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/muslimah-anti-selfish/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/muslimah-anti-selfish/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Aug 2019 23:15:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Female Corner]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=3824</guid>

					<description><![CDATA[<p>“Pertanyaan sy yang belum kejawab sampe skarang, kenapa ya kaum alay (dan juga gak sedikit akhwat) klo foto suka narsis, pipi ditembem-tembemin, mulut di moncong-moncongin, dan fotonya dengan kamera hp kurang lebih 45 derajat di atas kepala. Kira2 kenapa ya?” itu tadi salah satu status Mas Luky Rouf (Inspirator #NikahMulia) di akun Facebook. Hemm… sering &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/muslimah-anti-selfish/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">Muslimah anti Selfish</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/muslimah-anti-selfish/">Muslimah anti Selfish</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><em>“Pertanyaan sy yang belum kejawab sampe skarang, kenapa
ya kaum alay (dan juga gak sedikit akhwat) klo foto suka narsis, pipi
ditembem-tembemin, mulut di moncong-moncongin, dan fotonya dengan kamera hp
kurang lebih 45 derajat di atas kepala. Kira2 kenapa ya?”</em></p>



<p>itu tadi salah satu status Mas <strong>Luky Rouf</strong> (<em>Inspirator
#NikahMulia</em>) di akun Facebook. Hemm… sering liat yang kaya &nbsp;gitu kaga? Yup, remaja alay dengan segala pernak
pernik dan gaya. Pajang foto narsis dan <em>update status</em> yang ngga penting.
</p>



<p>Secara langsung emang ngga bikin rugi siapa-siapa. Tapi buat
kita yang udah terlanjur nge-<em>friend</em> sama alay mania, lama-kelamaan bisa terinfeksi
gaya alay juga loh. Capek deh! Selain gaya alay, yang juga mewabah yaitu gaya
hidup &#8216;selfish&#8217; . </p>



<p>Apakah itu ? Selfish adalah perbuatan/pikiran yang mementingkan
kepentingan/keinginan diri sendiri diatas kepentingan yang lain.&nbsp; Aksi selfish itu kaya gimana sih? Ya,
macemmacem. Mulai dari yang sederhana sampai taraf parah. </p>



<p><em>Update status</em> yang isinya gundah gulana sampai nyerobot
jalan <em>busway</em> dengan&nbsp; alasan pengen
nyampe tepat waktu. Ye,,,,&nbsp; emangnya &nbsp;orang lain pengen telat?! Atau pas kita nonton
TV bareng di rumah, tapi <em>channel</em>&nbsp; harus
nurutin kemauan kita, padahal TV ditonton bareng-bareng. Itu namanya egois.&nbsp; Sikap selfish bikin kepekaan hati hilang,&nbsp; kepedulian minim. Sadar atau ngga sadar, &nbsp;bisa jadi kita udah nerapin selfish. </p>



<p>Jangan egois dan merasa masalah hidup kita jadi yang &#8216;Maha
Besar&#8217; sehingga kita tanpa ragu menyerobot jalan pintas demi urusan kita sendiri.<em>Say
no to be selfish!</em> <strong>Selflove</strong> <em>Selflove…</em> apa pula nih? Kalau kita
<em>search</em> di <em>google</em>, singkat cerita, selflove ini definisinya hampir
sama alias mirip dengan selfish, hanya saja selflove itu dalam tataran hal-hal
positif dan yang alamiah tersimpan sebagai potensi manusia. </p>



<p>Selflove yaitu rasa ingin melindungi diri sekaligus
menghormati diri sendiri. Emang benar, sebelum kita paham bagaimana menghargai
orang lain, kita lebih dulu hargai diri sendiri. Kita sukses dan kita berbagi
sukses tersebut kepada orang lain. </p>



<p>Terlepas adanya perbedaan style antara selfish dan selflove,
ternyata Islam punya gagasan yang jauh lebih tokcer. Islam memotivasi umatnya
untuk menghargai diri, menghargai orang lain, bahkan mendahului kepentingan
orang lain semata-mata untuk mengharap balas dari Allah SWT. </p>



<p>Sebab di dalam Islam diajarkan, “Barang siapa yang meringankan
urusan saudaran maka Allah SWT akan meringankan urusannya kelak di akhirat.”
Melalui konsep seperti ini, wajar &nbsp;seorang
muslim sejati berlomba-lomba dalam berbuat baik. </p>



<p>Tangannya ringan untuk membantu. Simak kisah sahabat
Rasulullah berikut. “<em>Sesungguhnya ada seseorang yang mengunjungi saudaranya
di kota lain. Kemudian Allah memerintahkan malaikat untuk mengikutinya. Ketika
malaikat sampai kepadanya, ia berkata, “Hendak kemana engkau?” Orang itu
berkata, “aku hendak mengunjungi saudaraku di kota ini.” Malaikat berkata,
“Apakah ada hartamu yang dikelola olehnya?” Ia berkata, “Tidak ada, hanya saja aku
mencintainya karena Allah.” Malaikat itu berkata, “Sesungguhnya aku adalah
utusan Allah kepadamu. Aku diperintahkan untuk mengatakan bahwa Allah sungguh
telah mencintaimu sebagaimana engkau telah mencintai saudaramu itu karena Allah.”</em>
</p>



<p>Wow dahsyat!!! Empati tanpa pandang bulu dan materi. Kisah
sahabat tersebut jangan hanya jadi kisah untuk dikagumi, melainkan bisa
diteladani di jaman ini. Mulai dari yang kecil, mulai dari saat ini. Jangan
pakai nanti, jangan pakai tapi. Kerjakan saja, rasakan keberkahannya. Yakin
deh!!!<strong>[Alga Biru] </strong></p>



<p><strong>Human instinct</strong></p>



<p><strong>s</strong>yaikh Taqiyuddin an Nabhani dalam kitab Nidzham
Islam (aturan hidup dalam Islam) membahas seputar naluri/instinct/gharizah yang
ada dalam &nbsp;diri manusia. Salah satunya
adalah N<strong>aluri Mempertahankan Diri (Gharizah Baqa&#8217;)</strong>. Maksudnya naluri
mempertahankan diri. Dengan adanya naluri ini manusia bisa mempertahankan diri
suatu ancaman yang menerpa dirinya. Naluri ini mewujud dalam rasa marah, takut,
kesal, malu, ingin dihormati, ingin dihargai, dan sebagainya. Nah, selfish
boleh dibilang ekspresi dari naluri mempertahankan diri. Pengen eksis dan
diakui. Jadinya selalu ngomongin soal &nbsp;AKU.
Seolah dirinya penting untuk jadi pusar perhatian. Padahal, sejatinya hidup itu
nggak melulu tentang AKU. Karena &nbsp;kita
makhluk sosial yang memerlukan orang lain dan otomatis juga harus perhatian
pada orang lain dan lingkungan sekitar. Inilah yang diajarkan dalam Islam.
Ekspresi naluri &nbsp;mempertahankan diri
dalam islam justru diwujudkan salah satunya dengan eksis dalam kepedulian
dengan kehadiran orang lain dan lingkungan. Terjun dalam aktifitas dakwah sehingga
dikenal penduduk langit dan bumi. Kalo&nbsp;
tetep ngotot bertingkah selfish, itu meniru budaya sekuler Barat.
Muslimah, pastinya anti selfish![] </p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/muslimah-anti-selfish/">Muslimah anti Selfish</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/muslimah-anti-selfish/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3824</post-id>	</item>
		<item>
		<title>CEWEK GLAMOR</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/cewek-glamor/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/cewek-glamor/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Mar 2017 14:42:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Female Corner]]></category>
		<category><![CDATA[majalah drise]]></category>
		<category><![CDATA[majalah online]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=2452</guid>

					<description><![CDATA[<p>Majalahdrise.com &#8211; Menjadi seleb di Tanah Air selalu menjadi mimpi sebagian masyarakat. Terutama kalo ngelihat gaya hidup mewah kaum sosialita yang banyak diwakili oleh kalangan seleb. Masyarakat menganggap bahwa menjadi seleb itu profesi yang menjanjikan dan pasti menghasilkan banyak uang. Makanya ajang pemilihan bakat ramai terus? Antrian pendaftar audisinya kerap mengular ngalahin barisan penerima zakat. &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/cewek-glamor/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">CEWEK GLAMOR</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/cewek-glamor/">CEWEK GLAMOR</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Majalahdrise.com &#8211; Menjadi seleb di Tanah Air selalu menjadi mimpi sebagian masyarakat. Terutama kalo ngelihat gaya hidup mewah kaum sosialita yang banyak diwakili oleh kalangan seleb. Masyarakat menganggap bahwa menjadi seleb itu profesi yang menjanjikan dan pasti menghasilkan banyak uang. Makanya ajang pemilihan bakat ramai terus?</p>
<p>Antrian pendaftar audisinya kerap mengular ngalahin barisan penerima zakat. Wajah-wajah mupeng remaji yang pengen jadi selebriti terlihat saat mata mereka tak lepas dari gencarnya pemberitaan seputar gaya hidup seleb yang serba glamour. Apalagi para seleb perempuan di tanah air kita ini. Berasa gak afdhol kalau dunia nggak tahu kesehariannya. Mulai jalan ke seantero negara dengan jet pribadi, sampai pamerin ternak mobil mewahnya yang limited edition. Belanja juga gak tanggungtanggung, kudu barang branded termahal. Seorang selebriti malah dengan bangga pernah memamerkan barang belanjaannya dari Hongkong yang jumlahnya sampai 9 koper.</p>
<p>Katanya sih duit yang abis sampai 9 M. Gak mau kalah, artis lainnya bahkan ngaku, saat berada di salah satu pusat belanja kelas dunia, Ia sampai merogoh Rp 1 miliar untuk memborong kebutuhan manggungnya. Gila…sementara rumah mewah? Berasa gak cukup kalau hanya satu. Ampun deh. Seorang artis bisa merogoh kocek dalam-dalam untuk bisa tampil sempurna di depan penggemar. Mulai dari suntik botoks sampai sedot lemak, yang bisa ngabisin duit jutaan rupiah. Itu belum seberapa. Keglamoran dan sikap hedonis mereka juga sangat jelas ketika mereka memberi hadiah atau kado untuk menyenangkan orangorang tercintanya, kado mewah yang bisa membuat masyarakat berdecak, antara kagum dan gemas menahan iri.</p>
<p>Gimana dengan artis muda yang bersileweran di layar kaca? Sama aja. Di setiap kesempatan, ada aja media hiburan yang ngulik kehidupannya. Mulai dari urusan asmara, sampai urusan hoby makan biaya. Dari urusan koleksi barang mewah, sampai pola hidup yang serba wah. Ngiri? Sebagian remaja malah ngiler! Nah, Apa yang mencolok dari hal ini? Yap,Yang paling mencolok sudah pasti gaya hidup para seleb yang selalu tampil glamour. Gaya hedonis mereka terlihat jelas lewat bagaimana mereka membelanjakan uang untuk kemewahan, kecantikan, kenyamanan, kenikmatan atau memanjakan diri sendiri, bahkan orang yang mereka cintai. Lantas para penonton ngapain? Penonton Cuma bisa berdecak kagum dan mulai menggantung mimpi setinggi langit, sambil mikir gimana caranya bisa nyicip kehidupan glamour ala selebriti.</p>
<p><strong>Hati-hati dengan Gaya hidup</strong></p>
<p><strong> </strong>Sebagai public figure, para seleb perempuan kita ini gak hanya jadi tontonan, tapi juga udah jadi tuntunan. Gaya hidup yang kerap diberitakan, justru menyedot perhatian sebagian perempuan untuk mati-matian berusaha gimana caranya merasakan kehidupan yang serba mewah. Tak terkecuali anak cewek seusia kamu-kamu, Non. Ada lho yang malah bikin komunitas di sekolahan berdasarkan mewahnya barang yang dipakai, atau sekedar dipamerin di sekolahan.</p>
<p>Bikin geng juga berdasarkan status sosial. Tuntutan untuk hidup mewah, membuat sebagian anak cewek terjebak dalam pola hidup konsumtif. Brand fashion mulai meneror kantong seragam. Label limited edition jadi mantra sakti yang menyihir naluri belanja remaja. Produk kecantikan dengan harga fantastis, menjadikan anak cewek merasa gelisah kalo nggak punya. Sementara, duit dari bonyok masih terbatas.Ya, Biar kata gak ada duit juga, yang penting gaya, bisa nongkrong di tempat-tempat berkelas. Kalau perilaku kamu udah rada-rada kayak gini, hati-hati. Apalagi kalau udah mulai belajar bo&#8217;ong ke bonyok. Minta duit katanya buat kebutuhan sekolah, faktanya dipakai buat beli kebutuhan lain. Kalau gak, dipakai jalan, bareng teman se-geng, hayoo…</p>
<p>Sebagai cewek, kamu kudu hati-hati sama naluri konsumtif. Keinginan untuk memiliki barang mewah, kadang menjadikan sebagian teman seusia kamu rela mengorbankan apapun untuk itu. Harga diri bisa dipertaruhkan, semata untuk memperoleh materi. Bahkan nih, Kehormatan seolah gak ada lagi harganya, ketika kesenangan dunia telah menjadi tujuan. Ada yang sampai klepto bahkan menggadaikan kesucian diri, hadeuhhh. Miris deh. Masih imut gini lageh!</p>
<p><strong>Kudu gimana? </strong></p>
<p>Non, Kamukamu kudu ngeh, bahwa kebahagiaan dunia ini semu bahkan bisa membutakan hati dan pikiran. Kalian juga kudu faham, kalau system saat ini menganggap bahwa seluruh keinginan adalah kebutuhan yang wajib dipenuhi. Gak dipilah, yang mana keinginan, dan yang mana kebutuhan. Kacau gak tuh? Kacau banget. Hasilnya? Manusia bisa sampai keliru menempatkan kebutuhan.</p>
<p>Coba, ada lho anak cewek yang sampai kabur dari rumah Cuma karena gak dibeliin ponsel mewah. Padahal, itu kan cuman keinginan doang, bukan kebutuhan. Gini nih kalau kalau udah terjebak pola hidup konsumtif. Kudu jadi bahan perhatian nih, Ada lho yang lebih mulia dari pada kemewahan dan harta dunia. Apa itu? Ilmu. Yup, ilmu. Kata Sayyidina Ali bin Abi Thalib, ilmu lebih mulia daripada harta benda, karena ilmu bisa memelihara empunya.</p>
<p>Sedangkan harta, empunya yang harus menjaga. Ilmu lebih mulia daripada harta benda, karena ilmu bila disebarkan akan bertambah, Sedangkan harta jika disebarkan atau dibagikan akan berkurang. Nah, lho. Ilmu lebih mulia daripada harta benda, karena ilmu tidak dapat dicuri. Sedangkan harta dapat dicuri dan dapat hilang. Benar kan? So, nona-nona, gak usah terpengaruh lalu ikut-ikutan kebanyakan orang yang sudah gila harta dan lupa iman. Gak usah nyibukin diri mikir, gimana caranya bisa ngedapatin duit sebanyakbanyaknya agar bisa menikmati kehidupan yang serba mewah. Fokus, banyak-banyak nimba ilmu, karena ilmu, lebih berharga dari dunia dan seisinya. Yuuhuu! <strong>[Juanmartin]</strong></p>
<p>Di muat di majalah remaja islam drise edisi 54</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/cewek-glamor/">CEWEK GLAMOR</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/cewek-glamor/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2452</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BENERIN HIJABMU, YUK!</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/benerin-hijabmu-yuk/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/benerin-hijabmu-yuk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2017 07:25:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Drise Online]]></category>
		<category><![CDATA[Female Corner]]></category>
		<category><![CDATA[Majalah Islam]]></category>
		<category><![CDATA[majalah drise]]></category>
		<category><![CDATA[majalah online]]></category>
		<category><![CDATA[MAJALAH REMAJA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=2311</guid>

					<description><![CDATA[<p>Majalahdrise.com &#8211; Driser, Fenomena hijab saat ini memang bak jamur dimusim hujan. Komunitas hijabers bermunculan dimana-mana. Hijabers ada juga yang kerap menyebutnya dengan jilbabers atau kerudungers. Jika mau bertanya ke paman Google, mungkin akan dengan mudah kita mendapatkan informasi ketika menulis keyword”hijab”. Jika dulu hijab hanya dipakai oleh anak pesantren, kini di setiap lapisan masyarakat &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/benerin-hijabmu-yuk/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">BENERIN HIJABMU, YUK!</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/benerin-hijabmu-yuk/">BENERIN HIJABMU, YUK!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Majalahdrise.com &#8211; Driser, Fenomena hijab saat ini memang bak jamur dimusim hujan. Komunitas hijabers bermunculan dimana-mana. Hijabers ada juga yang kerap menyebutnya dengan jilbabers atau kerudungers. Jika mau bertanya ke paman Google, mungkin akan dengan mudah kita mendapatkan informasi ketika menulis keyword”hijab”. Jika dulu hijab hanya dipakai oleh anak pesantren, kini di setiap lapisan masyarakat dengan jenjang pendidikan berbeda, karier yang berbeda, kesemuanya menyemut pada satu komunitas”hijabers”.</p>
<p>Fenomena ini bukan tanpa sebab. Fashion adalah kata kuncinya. Hijab jadi fashion. Bisnis busana muslimpun menjadi lahan baru bagi industri fashion. Indonesia sendiri ditunjuk sebagai role model negeri Muslim yang mengusung mode dengan tema Islami. Saking seriusnnya nih, Perancis yang dikenal sebagai kiblat fashion dunia, beberapa waktu yang lalu merasa perlu membuat satu pegelaran fashion muslim dengan mengundang perancang ternama dunia untuk turut terlibat. Di Indonesia sendiri tahun lalu di adakan pameran Hijab fest di kota Bandung. Temanyapun berbeda dengan tema sebelumnya.</p>
<p>Tahun lalu Indonesia mengangkat tema Hijab bridal. Dan seperti acara-acara fashion pada umumnya, acara tersebut menampilkan sekitar 100 brand berbagai produk fashion hijab yang mengisi 86 stan pameran hijab Fest Indonesia. Brand-brand hijab ternama tanah air ada dalam pameran tersebut. Dan untuk melengkapi dunia fashion Muslim ini, program pemilihan semisal putri muslimahpun akhirnya dianggap sebagai sesuatu yang penting untuk menjaga agar brand hijab yang ada itu tetap everlasting. Dalam skala internasional, miss world Muslimah pun gak mau ketinggalan. Seolah ingin menyaingi acara miss world. Bedanya ada embel-embel muslimah.</p>
<p><strong>Hijab itu wajib! </strong></p>
<p>Perkembangan fashion semakin hari semakin berkembang pesat dengan beragam jenis dan model, tak terkecuali hijab. Dengan mudah akan kita jumpai berbagai macam model hijab. Kerudung aja macem-macem. Dari yang panjangnya selutut, sedada, bahkan cuma sampai leher dengan berbagai macam warna, motif, dan model yang bervariasi. Dari hijab trendy, sampai hijab syar&#8217;i. Driser, fenomena hijab ini tentu patut kita apresiasi. Namun kudu difahami juga nih bahwa hijab itu bukan fashion. Maka jadi aneh kalau buku masalah hijab, ditempatkan di rak fashion. Hijab itu hukum syara, Dear. So, memakainya pun gak boleh atas landasan fashion, tapi didasarkan bahwa itu adalah perintah Allah. Tanpa ada pemilihan putri Muslimahpun, hijab emang kudu. Tanpa ada pameran hijabpun, hijab emang wajib. Lantas, gimana hijab syar&#8217;I itu?</p>
<p><strong>Syar&#8217;I itu simpel </strong></p>
<p>Syar&#8217;i-nya Pakaian Muslimah di dalam Islam itu sebenarnya gak pakai ribet. Maka kudu kalian perhatikan juga nih gimana hijab yang syar&#8217;I itu. Kita ingetin lagi ya. Penutup aurat (hijab) perempuan itu terdiri dari :</p>
<p><strong><em>pertama</em></strong>, jilbab. Apa itu jilbab? Dalam kitab kamus Al Mu&#8217;jamul Wasith, disebutkan jilbab adalah baju yang menutupi seluruh tubuh. Jilbab juga diartikan apa-apa yang dipakai wanita di atas baju-bajunya seperti <em>milhafah </em>(mantel/baju kurung). Senada dengan itu, menurut Syekh Rawwas Qal&#8217;ah Jie, jilbab adalah suatu baju yang longgar yang dipakai wanita di atas baju-bajunya (baju kerja/rumah.</p>
<p><strong><em>Kedua</em></strong>, Kerudung, dalam Al Qur`an disebut dengan istilah “khumur” (plural dari khimaar) bukan dengan istilah ”jilbab” lho yaa. Kata “khumur” terdapat dalam firman Allah SWT (artinya),”<em>Dan hendaklah mereka (para wanita) menutupkan kain kerudung ke dada mereka</em>” (QS An Nuur [24] : 31). Imam Ibnu Katsir dalam kitabnya Tafsir Ibnu Katsir menjelaskan bahwa yang dimaksud “khimaar” adalah apa-apa yang digunakan untuk menutupi kepala (Tafsir Ibnu Katsir, 4/227).</p>
<p><strong><em>Ketiga</em></strong>, untuk menyempurnakan hijab syar&#8217;i-mu, kamu kudu memperhatikan beberapa hal yang bisa jadi luput dari perhatian. Inget ya, jilbab adalah pakaian yang dipakai di atas pakaian keseharian kita. Jadi, ketika keluar rumah nih, jilbab yang kita pakai berfungsi menutupi pakaian keseharian kita. Udah gitu, demi keamanan, kamu kudu juga nih nambahin aksesoris lain agar lebih terlindungi, Misalnya, ujung lengan jilbab kamu yang bisa aja melorot dan menampakkan aurat yang lebih dari pergelangan tangan. Siasati dengan lengan jilbab yang lebih aman, atau pakai asesoris tambahan seperti manset. Selain itu, kaos kaki adalah pelengkap hijab syar&#8217;i-mu. Kaki adalah aurat, jangan sepelekan. Lengkapi dengan kaos kaki ya. Kerudungan juga kudu rapih, jangan sampai jambulnya masih nongol. Hati-hati.</p>
<p><strong><em>Ke-empat</em></strong>, perhatikan aspek tabarruj. Tabarruj itu didefinisikan oleh para ulama&#8217; dengan berhias sehingga mengalihkan perhatian khalayak. Misal pakai kerudung, tapi wajah penuh polesan, memakai wewangian, sampai asesoris yang serba mencolok. Kudu hati-hati, jangan sampai jatuhnya ke tabarruj.</p>
<p><strong><em>Kelima</em></strong>, perhatikan syarat dari kain yang kita pakai untuk menutup aurat. Jilbab dan kerudung kudu tebal dan gak transparan. Gak boleh menampakkan warna kulit. Selain itu, kudu longgar, gak ketat. Gak boleh menampakkan lekukan tubuh. Nah, gimana simple banget kan? Gak pake ribet. Syar&#8217;I itu simple. Buat Yang belum berhijab, yuks bersegera. Jangan tunggu nanti, karena mati gak menunggu nanti. <strong>[Juanmartin]</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/benerin-hijabmu-yuk/">BENERIN HIJABMU, YUK!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/benerin-hijabmu-yuk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2311</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
