<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Dunia Islam Archives - Majalah Remaja Islam Drise</title>
	<atom:link href="https://majalahdrise.my.id/category/dunia-islam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://majalahdrise.my.id</link>
	<description>Majalah Remaja Islam Drise</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Oct 2019 22:47:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.10</generator>
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">142086167</site>	<item>
		<title>Remaja Menyongsong Muktamar Khilafah</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/remaja-menyongsong-muktamar-khilafah/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/remaja-menyongsong-muktamar-khilafah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jun 2018 10:26:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Islam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=3643</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rakyat udah jenuh dengan berondongan masalah yang bikin &#160;hidup nelangsa. Pemerintah kita yang sekuler bukannya &#160;Rnggak peduli dengan nasib rakyatnya yang senen kemis. &#160; Tapi kayanya negara keteteran buat nyari jalan keluar. Gimana &#160;nggak, belon kelar satu masalah, eh temen-temennya udah nggak &#160;sabar pengen ikut ngerecokin. Menjelang pilkada, para politisi &#160;berlomba-lomba ngegombalin rakyat kalo mereka &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/remaja-menyongsong-muktamar-khilafah/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">Remaja Menyongsong Muktamar Khilafah</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/remaja-menyongsong-muktamar-khilafah/">Remaja Menyongsong Muktamar Khilafah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Rakyat udah jenuh dengan berondongan masalah yang bikin &nbsp;hidup nelangsa. Pemerintah kita yang sekuler bukannya &nbsp;Rnggak peduli dengan nasib rakyatnya yang senen kemis. &nbsp;</p>
<p>Tapi kayanya negara keteteran buat nyari jalan keluar. Gimana &nbsp;nggak, belon kelar satu masalah, eh temen-temennya udah nggak &nbsp;sabar pengen ikut ngerecokin. Menjelang pilkada, para politisi &nbsp;berlomba-lomba ngegombalin rakyat kalo mereka punya cara jitu &nbsp;buat beresin masalah kemiskinan, pendidikan, atau sembako. &nbsp;Padahal tiap pilkada, menu yang sama juga diobral di depan &nbsp;rakyat. Hasilnya, cuman ganti pemimpin dan ganti kebijakan. &nbsp;Masalahnya? Teuteup! &nbsp;</p>
<p>Bukannya ikut ngegombal kalo Islam punya resep mujarab &nbsp;untuk beresin urusan umat. Syariah Islam siap menjawab masalah &nbsp;yang disodorkan sistem kapitalis sekuler. Karena Islam juga punya &nbsp;aturan politik, sosial, pendidikan, ekonomi, budaya, pertahanan, &nbsp;atau keamanan yang nggak kalah komplitnya dengan aturan &nbsp;shalat, zakat, puasa, atau ibadah haji. Semuanya bisa diterapkan &nbsp;dimana saja dan kapan saja asalkan negaranya, Khilafah Islamiyah. &nbsp;Eits, Khilafah Islamiyah, apaan tuh?!</p>
<p>Runtuhnya Khilafah Terakhir Khilafah adalah bentuk sistem pemerintahan Islam. Kepala &nbsp;negaranya dikenal dengan sebutan khalifah. Khilafah atau khalifah &nbsp;berasal dari kata dasar &#8216;khulafa&#8217; yang artinya pengganti. &nbsp;Maksudnya, pengganti Rasulullah saw dalam memimpin urusan &nbsp;umat. Seperti yang dilakukan Abu Bakar, Umar bin Khattab, &nbsp;Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib yang silih berganti &nbsp;memimpin umat pasca Rasul saw wafat.</p>
<p>Kepemimpinan empat &nbsp;shahabat ini yang populer dengan julukan Khulafaur Rasyidin. &nbsp;Estafet kepemimpinan umat Islam terus bergulir sepanjang &nbsp;tahun selama kurang lebih 14 abad. Setelah masa Khulafaur &nbsp;Rasyidin berakhir, dilanjutkan para khalifah di masa dinasti &nbsp;Umayyah mulai dari Muawiyyah bin Abi Sufyan hingga Marwan &nbsp;bin Muhammad. Kemudian diteruskan para khalifah di masa &nbsp;dinasti Abbasiyah mulai dari Abul Abbas as Safah hingga Al &nbsp;Mutawakkil Alallah.</p>
<p>Dan berakhir di masa dinasti Utsmaniyah dari &nbsp;Sultan Salim I hingga Sultan Abdul Madjid Kan II. &nbsp;Sedih deh kalo kita inget saat-saat terakhir menjelang &nbsp;keruntuhan Khilafah. Awalnya, Inggris berhasil menduduki &nbsp;Istambul, Turki pada perang Dunia I (1914 M).</p>
<p>Lalu seorang agen &nbsp;Inggris keturunan Yahudi Dunamah dari Salonika, Mustafa Kemal &nbsp;Pasha, ditugaskan untuk menjalankan agenda Inggris di Turki &nbsp;sebagaimana tercantum dalam “pernyataan Curzon”, yaitu: &nbsp;penghapusan Khilafah secara total, pengusiran khalifah sampai &nbsp;keluar batas-batas negara, penyitaan kekayaan khalifah, dan &nbsp;pernyataan sekularisasi negara. Pernyatan ini merupakan syarat &nbsp;yang harus dipenuhi Turki untuk mendapatkan kemerdekaannya &nbsp;dari Inggris. &nbsp;</p>
<p>Mayoritas anggota Majelis Nasional Turki yang berpusat di &nbsp;Ankara dengan tegas menentang apa yang tercantum dalam &nbsp;pernyataan Curzon. Tapi mereka diancam Kemal akan dibunuh &nbsp;dan dihukum gantung. Akhirnya Majelis Raya Nasional menggelar &nbsp;sidang pada tanggal 01 Maret 1924 selama tiga hari untuk &nbsp;mensikapi adanya dualisme pemerintahan di Ankara dan Istambul. &nbsp;</p>
<p>Terjadi perdebatan alot dan sengit karena Mustafa Kemal sebagai &nbsp;pimpinan majelis terang-terangan hendak menghapus &nbsp;kekhilafahan Islam yang dipimpin Khalifah Abdul Majid II di &nbsp;Istambul. &nbsp;Dan tepat pada pagi hari tanggal 03 Maret 1924 atau 28 rajab &nbsp;1342 H, Majelis Nasional mengumumkan telah menyetujui &nbsp;penghapusan khilafah dan pemisahan agama dari urusan-urusan &nbsp;negara. Malamnya, Khalifah Abdul Majid II diusir dari rumah &nbsp;kediamannya atas perintah Mustafa Kemal.</p>
<p>Khalifah dipaksa &nbsp;masuk mobil dan dibawa melintasi perbatasan negara menuju &nbsp;Swiss. Kemudian diturunkan dengan dibekali satu kopor berisi &nbsp;beberapa potong pakaian dan sejumlah uang. Dengan demikian, Mustafa Kemal telah berhasil memenuhi &nbsp;persyaratan Curzon, Menteri Luar Negeri Inggris saat itu, untuk &nbsp;mendapatkan pengakuan atas kemerdekaan Turki. Di Gedung Parlemen Inggris, Curzon menyatakan, “&#8230;Turki telah dihancurkan &nbsp;dan tidak akan pernah bangkit lagi, karena kita telah &nbsp;menghancurkan kekuatan spiritual mereka, yaitu Khilafah dan &nbsp;Islam&#8230;” Driser, pasca runtuhnya Khilafah umat Islam bagai anak ayam &nbsp;kehilangan induknya. Mencar-mencar gak karuan.</p>
<p>Tak ada lagi &nbsp;yang melindungi umat Islam dan kaum Muslimin. Akibatnya, &nbsp;negeri-negeri Islam terpecah belah. Kaum Muslimin dizhalimi. &nbsp;Rasulullah saw dihina. Ajaran Islam diinjak-injak. Masihkah kita &nbsp;cuek dengan kondisi ini? Jangan dong! Tiada Kemuliaan Tanpa Khilafah Rahasia kejayaan Islam selama berabad-abad terletak di &nbsp;pundak seorang Khalifah yang menerapkan syariah Islam secara &nbsp;total. Musuh-musuh Islam boleh aja berkoar-koar kalo khilafah &nbsp;Islam itu kuno, bar-bar, diskriminatif, melanggar HAM atau cap &nbsp;negatif lain yang menyudutkan.</p>
<p>Tapi kenyataannya, itu semua &nbsp;omong kosong. Justru yang terjadi, Khilafah konsisten &nbsp;menjalankan fungsinya untuk memelihara dan menjaga kehidupan &nbsp;manusia. Diantaranya: &nbsp;</p>
<p>Pertama, melaksanakan penertiban (law on order). Islam &nbsp;punya aturan lengkap dan tokcer untuk menjaga ketertiban &nbsp;masyarakat. Mulai dari hukuman qishas, jinayat, ta&#8217;zir, dan &nbsp;mukholafat. Semuanya diterapkan tanpa kecuali alias nggak &nbsp;pandang bulu. Suatu saat diajukan seorang pencuri wanita kepada &nbsp;Rasulullah saw untuk diadili dan dijatuhi hukuman had/potong &nbsp;tangan.</p>
<p>Usamah bin Zaid memohon keringanan hukuman kepada &nbsp;Rasulullah. Beliau berkata: ”Apakah kamu mengajukan keringanan &nbsp;terhadap salah satu hukuman dari Allah? Demi Allah, kalau saja &nbsp;Fatimah binti Muhammad mencuri, pasti akan ku potong &nbsp;tangannya”. (HR. Bukhari dan Muslim)</p>
<p>Kedua, mengusahakan kesejahteraan&nbsp; dan kemakmuran &nbsp;rakyat. Kehidupan layak bagi rakyat, jadi harga mati yang mesti &nbsp;diperjuangkan oleh seorang khalifah. Prinsipnya, khalifah yang &nbsp;pertama kali merasakan kelaparan sebelum rakyatnya dan paling &nbsp;buncit merasakan kenyang setelah rakyatnya. Biar kas negara &nbsp;tetep terisi, Islam nggak akan pernah ngasih celah bagi pemilik &nbsp;modal untuk menguasai minyak bumi, gas bumi, atau emas yang &nbsp;jadi milik umum. Semua kekayaan alam itu dikelola negara dan &nbsp;hasilnya untuk kepentingan rakyat. &nbsp;</p>
<p>Ketiga, menegakkan keadilan. Islam nggak pernah memaksa &nbsp;tiap orang untuk masuk Islam. Itu artinya, siapa saja boleh tinggal &nbsp;menetap di dalam negara Khilafah meskipun ia non muslim. &nbsp;Asalkan dia mau ngikutin aturan Islam yang diterapkan negara &nbsp;diluar ritual ibadahnya.</p>
<p>Dan yang pasti, nggak ada diskriminasi &nbsp;terhadap penganut agama lain (kafir dzimmi). Harta dan darah &nbsp;mereka terjaga sama seperti kaum Muslim. Rasulullah saw. &nbsp;bersabda: “Siapa saja yang membunuh kafir mu&#8217;ahad (yang &nbsp;mengadakan perjanjian dengan Daulah Islamiyah, red.), dia tidak &nbsp;akan mencium wangi surga, padahal sesungguhnya wangi surga &nbsp;itu sudah bisa tercium dari jarak perjalanan 40 tahun.” (HR al-Bukhari).</p>
<p>Keempat, menyebarkan Islam. Khilafah jadi ujung tombak penyebaran Islam ke seluruh dunia. Bukan untuk sok jago atau &nbsp;nguras kekayaan alam negeri orang, tapi semata-mata untuk &nbsp;mengajak dengan damai setiap manusia masuk Islam atau hidup &nbsp;dalam aturan Islam. Allah swt berfirman: Dan kami tidak &nbsp;mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya &nbsp;sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi &nbsp;peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada Mengetahui. (QS. &nbsp;Saba&#8217; [34]: 28)</p>
<p>Driser, kalo Khilafah Islam berdiri lagi, pastinya kehidupan &nbsp;masyarakat akan jauh lebih baik dan penuh berkah. Dijamin! &nbsp;Allah Swt yang Jamin Coy! Driser, kerinduan kita akan hadirnya kembali Kekhilafahan &nbsp;dijamin nggak akan bertepuk sebelah tangan. Apalagi sekedar &nbsp;angan-angan yang mengisi dunia khayal kita tentang negeri &nbsp;impian.</p>
<p>Sebab Allah swt ngasih kabar baik dalam firman-Nya: Dan &nbsp;Allah Telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara &nbsp;kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa dia &nbsp;sungguh- sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka &nbsp;bumi, sebagaimana dia Telah menjadikan orang-orang sebelum &nbsp;mereka berkuasa, dan sungguh dia akan meneguhkan bagi &nbsp;mereka agama yang Telah diridhai-Nya untuk mereka, dan dia &nbsp;benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka &nbsp;dalam ketakutan menjadi aman sentausa. mereka tetap &nbsp;menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu &nbsp;apapun dengan Aku. dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah &nbsp;(janji) itu, Maka mereka Itulah orang-orang yang fasik. (QS. An-Nûr [24]: 55)</p>
<p>Lalu Rasulullah saw menegaskan dalam sabdanya: “Di &nbsp;tengah-tengah kalian terdapat zaman kenabian, atas izin Allah ia &nbsp;tetap ada.&nbsp; Lalu&nbsp; Dia akan mengangkatnya jika Dia berkehendak &nbsp;mengangkatnya.&nbsp; Kemudian akan ada Khilafah yang mengikuti &nbsp;manhaj kenabian. Ia ada dan atas izin Allah ia akan tetap ada.&nbsp; &nbsp;Lalu Dia akan mengangkatnya jika Dia berkehendak &nbsp;mengangkatnya.&nbsp; Kemudian akan ada kekuasaan (kerajaan) yang &nbsp;zalim; ia juga ada dan atas izin Allah ia akan tetap ada.&nbsp; Lalu&nbsp; Dia &nbsp;akan mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya.&nbsp; &nbsp;Kemudian akan ada kekuasaan (kerajaan) diktator yang &nbsp;menyengsarakan; ia juga ada dan atas izin Alah akan tetap ada.&nbsp; &nbsp;</p>
<p>Selanjutnya&nbsp; akan ada kembali Khilafah yang mengikuti manhaj &nbsp;kenabian.” Beliau kemudian diam. (HR Ahmad dan al-Bazar). Dua dalil di atas cukup bagi kita untuk menyakinkan kalo &nbsp;Kekhilafahan pasti datang lagi. Orang bule bilang, just a matter of &nbsp;time. Ini bukan ramalan lho. Tapi janji Allah swt dan rasul-Nya &nbsp;yang pasti terjadi walaupun musuh-musuh Islam nggak ridho. &nbsp;</p>
<p>Driser, kini saatnya bagi kita untuk menyambut kabar &nbsp;gembira akan kembalinya kekhilafahan dengan ikut aktif dalam &nbsp;barisan dakwah Islam. Mari kita sama-sama hadir dan &nbsp;meramaikan Muktamar Khilafah 2013/1434 H di berbagai kota di &nbsp;seluruh Nusantara. Dari Ambon hingga Papua. Puncaknya tanggal &nbsp;02 Juni 2013 di Gelora Bung Karno Jakarta. Ayo kita buktikan &nbsp;bahwa remaja juga melek khilafah. Yuk daftar! [341]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/remaja-menyongsong-muktamar-khilafah/">Remaja Menyongsong Muktamar Khilafah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/remaja-menyongsong-muktamar-khilafah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3643</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DERITA MUSLIM ROHINGYA</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/derita-muslim-rohingya/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/derita-muslim-rohingya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jan 2018 22:49:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Islam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=3244</guid>

					<description><![CDATA[<p>dari dulu sampe sekarang, penderitaan kaum muslim nggak pernah &#160;berhenti. Belum berakhir penganiayaan muslim di suatu negeri, dimulai &#160;Dlagi penganiayaan muslim di negeri yang lain. Miris banget deh ngeliatnya. Penganiayaan kaum muslim yang lagi hangat-hangatnya terjadi saat ini &#160;menimpa kaum muslim Rohingya yang tinggal di Myanmar (Burma). Islam mulai &#160;masuk ke wilayah ini sejak abad &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/derita-muslim-rohingya/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">DERITA MUSLIM ROHINGYA</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/derita-muslim-rohingya/">DERITA MUSLIM ROHINGYA</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>dari dulu sampe sekarang, penderitaan kaum muslim nggak pernah &nbsp;berhenti. Belum berakhir penganiayaan muslim di suatu negeri, dimulai &nbsp;Dlagi penganiayaan muslim di negeri yang lain. Miris banget deh ngeliatnya. Penganiayaan kaum muslim yang lagi hangat-hangatnya terjadi saat ini &nbsp;menimpa kaum muslim Rohingya yang tinggal di Myanmar (Burma). Islam mulai &nbsp;masuk ke wilayah ini sejak abad ke-7 M, udah lama banget kan.</p>
<p>Bahkan jauh-jauh &nbsp;hari sebelum negara Myanmar terbentuk. Sialnya, justeru umat Islam sebagai &nbsp;penduduk asli, sekarang malah diusir oleh pemerintahan militer Myanmar. &nbsp;Kebangetan! Presiden Myanmar Thein Sein mengatakan bahwa muslim Rohingya akan &nbsp;disuruh pergi jika ada negara ketiga yang mau menerima mereka, karena etnik &nbsp;Rohingya bukan termasuk etnik Myanmar.</p>
<p>Nestapa muslim Rohingya ini juga &nbsp;memperlihatkan kepada kita bahwa ajaran cinta kasih dalam agama Buddha &nbsp;hanyalah bullshit belaka. Karena ternyata umat Buddha yang didukung oleh &nbsp;pemerintah Myanmar-lah yang tela membantai kaum muslim Rohingya.</p>
<p>The &nbsp;Independent bahkan melaporkan bahwa para bikhu (pendeta dalam agama &nbsp;Buddha) memblokir bantuan kemanusiaan yang akan disampaikan untuk muslim &nbsp;Rohingya. Parah banget kan! Derita muslim Rohingya jadi lebih parah dengan adanya ide nasionalisme. &nbsp;Paham yang mengagung-agungkan kebangsaan ini telah sukses memecah-belah &nbsp;kaum muslim, sekaligus telah sukses memotong negeri-negeri kaum muslim. &nbsp;Ribuan muslim Rohingya mengungsi ke Bangladesh, negara yang berbatasan &nbsp;langsung dengan Myanmar.</p>
<p>Di sana, mereka bukannya ditolong dan dilayani &nbsp;dengan baik, eh malah dianggap sebagai pendatang ilegal dan akan dideportasi &nbsp;kembali ke Myanmar. Ya udah makin ancur aja mereka. Padahal orang Bangladesh &nbsp;kan muslim, pemerintahannya dipegang oleh orang Islam, anehnya Cuma gara-gara nasionalisme, mereka ogah menolong sesama muslim.</p>
<p>Kalau ada kaum muslim yang dianiaya dengan senjata, Allah mewajibkan &nbsp;kaum muslim untuk mengirimkan angkatan bersenjatanya untuk membela muslim &nbsp;yang ditindas itu. Tapi karena nasionalisme, kaum muslim nggak melaksanakan &nbsp;kewajiban itu. Alasannya, ah mereka kan bukan orang indonesia, ah itu kan urusan &nbsp;luar negeri, ah kita harus fokus dengan kepentingan nasional, ah di dalam negeri &nbsp;aja banyak urusan ngapain mau ngurusin negara lain, kan kacau kalo kaya gini. &nbsp;Karena itulah Allah dan RasulNya melarang keras nasionalisme (ashobiyah), dan &nbsp;mewajibkan kaum muslim bersatu di bawah kepemimpinan negara Khilafah &nbsp;Islamiyah.</p>
<p>Hanya dengan kehadiran seorang khalifah seluruh kaum muslim di &nbsp;dunia akan terlindungi. Seperti yang dilakukan oleh khalifah al-mu&#8217;tashim yang &nbsp;membela seorang muslimah dari tindakan pelecehan oleh penduduk negeri &nbsp;Amuria. Allahu akbar![Isa]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/derita-muslim-rohingya/">DERITA MUSLIM ROHINGYA</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/derita-muslim-rohingya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3244</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Liqo’ Syawal Pelajar Banyuwangi “BE A LEADER OF CHANGE”</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/liqo-syawal-pelajar-banyuwangi-leader-change/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/liqo-syawal-pelajar-banyuwangi-leader-change/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Sep 2016 22:31:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Drise Online]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Majalah Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Reportase]]></category>
		<category><![CDATA[drise online]]></category>
		<category><![CDATA[liqo syawal]]></category>
		<category><![CDATA[majalah drise]]></category>
		<category><![CDATA[majalah online]]></category>
		<category><![CDATA[MAJALAH REMAJA]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar banyuwangi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=1962</guid>

					<description><![CDATA[<p>Majalahdrise.com &#8211; Banyuwangi, dalam rangka Halal bi Halal  bulan Syawal 1436 H pelajar Banyuwangi  Tim Sekolah Muslimah Hizbut Tahrir  Indonesia DPD II Banyuwangi mengadakan Liqo&#8217;  Syawal Pelajar dengan tema “Be a Leader of  Change” pada hari ahad 9 Agustus 2015 di Kobe  Fried Chicken Banyuwangi. Acara ini sukses  diselenggarakan dengan hadirnya sekitar 40  peserta pelajar &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/liqo-syawal-pelajar-banyuwangi-leader-change/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">Liqo’ Syawal Pelajar Banyuwangi “BE A LEADER OF CHANGE”</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/liqo-syawal-pelajar-banyuwangi-leader-change/">Liqo’ Syawal Pelajar Banyuwangi “BE A LEADER OF CHANGE”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Majalahdrise.com &#8211; Banyuwangi, dalam rangka Halal bi Halal  bulan Syawal 1436 H pelajar Banyuwangi  Tim Sekolah Muslimah Hizbut Tahrir  Indonesia DPD II Banyuwangi mengadakan Liqo&#8217;  Syawal Pelajar dengan tema “<a href="http://majalahdrise.my.id/majalah-drise-edisi-44-be-a-great-leader/">Be a Leader of</a>  Change” pada hari ahad 9 Agustus 2015 di Kobe  Fried Chicken Banyuwangi.</p>
<p>Acara ini sukses  diselenggarakan dengan hadirnya sekitar 40  peserta pelajar dari sekolah negeri maupun  swasta di daerah seluruh Banyuwangi seperti  Purwoharjo, Genteng, Srono, Sempu, terlebih  Banyuwangi sendiri. Liqo&#8217; Syawal pelajar berbentuk training ini  diisi oleh trainer tunggal Kak Lilis sebagai  Koordinator Tim Sekolah  MHTI DPD II Banyuwangi  beliau memberikan  penyadaran bahwa kita  adalah seorang pemimpin  sejati, dan layaknya menjadi  pemimpin muslimah sejati,  sehingga harus berubah  dan menyadi pengubah  seperti tema Liqo&#8217; Syawal.</p>
<p class="hide-if-no-js"><a id="set-post-thumbnail" class="thickbox" title="Set featured image" href="http://majalahdrise.my.id/wp-admin/media-upload.php?post_id=1962&amp;type=image&amp;TB_iframe=1"><img class="attachment-266x266 aligncenter" src="https://i0.wp.com/majalahdrise.my.id/wp-content/uploads/2016/09/LIQO-SYAWAL-BANYUWANGI-2-MAJALAH-REMAJA-ISLAM-DRISE-300x178.png?resize=370%2C220" alt="liqo-syawal-banyuwangi-2-majalah-remaja-islam-drise" width="370" height="220" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Pada kesempatan tersebut,  Kak Lilis juga memberikan  Tips untuk menjadi  pemimpin sejati.  Antusiasme peserta  sangat tampak dengan  keaktifan mereka pada  awal acara hingga akhir  acara. Sebagai penutup  yang luar biasa,  dihadirkannya Ketua  MHTI DPD II Banyuwangi  Ustadzah Zakiyah Ida  Rosita yang memberikan  semangat kepada  peserta untuk segera  action dan tidak takut  untuk berubah dan  dalam perubahan  menuju lebih baik.[]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/liqo-syawal-pelajar-banyuwangi-leader-change/">Liqo’ Syawal Pelajar Banyuwangi “BE A LEADER OF CHANGE”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/liqo-syawal-pelajar-banyuwangi-leader-change/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1962</post-id>	</item>
		<item>
		<title>SEJARAH SERU : RAHASIA LOLA MONTEZ 2</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/sejarah-seru-rahasia-lola-montez-2/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/sejarah-seru-rahasia-lola-montez-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Sep 2016 16:59:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Drise Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Drise Online]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Majalah Islam]]></category>
		<category><![CDATA[majalah drise]]></category>
		<category><![CDATA[majalah online]]></category>
		<category><![CDATA[MAJALAH REMAJA]]></category>
		<category><![CDATA[MUDA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=1892</guid>

					<description><![CDATA[<p>Majalahdrise.com &#8211; Dalam keadaan miskin, Lola  mengembara menjelajahi Eropa. Dia tiba di  Warsawa, Polandia, dan berkenalan dengan  seorang kekasih gelap yang kembali  mengorbitkannya menjadi aktris dan penari.  Dia kembali melambung dalam ketenaran,  dan namanya pun dikenal di kalangan para  bangsawan. Pangeran Polandia, Paskieviech,  tergila-gila padanya. Tetapi Lola tidak tertarik  sama sekali kepada Pangeran Polandia itu. &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/sejarah-seru-rahasia-lola-montez-2/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">SEJARAH SERU : RAHASIA LOLA MONTEZ 2</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/sejarah-seru-rahasia-lola-montez-2/">SEJARAH SERU : RAHASIA LOLA MONTEZ 2</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Majalahdrise.com &#8211; Dalam keadaan miskin, Lola  mengembara menjelajahi Eropa. Dia tiba di  Warsawa, Polandia, dan berkenalan dengan  seorang kekasih gelap yang kembali  mengorbitkannya menjadi aktris dan penari.  Dia kembali melambung dalam ketenaran,  dan namanya pun dikenal di kalangan para  bangsawan. Pangeran Polandia, Paskieviech,  tergila-gila padanya. Tetapi Lola tidak tertarik  sama sekali kepada Pangeran Polandia itu.  Sang pangeran kemudian menandatangani  sepucuk surat pengusiran dan Lola pun  harus angkat kaki dari Polandia.</p>
<p>Di Prancis, Lola nggak begitu hoki,  maka dia melanjutkan perjalanan ke Bavaria.  Ketika wanita asing ini tiba di Munich  (ibukota Kerajaan Bavaria), para bangsawan,  pejabat, dan para agamawan di kota itu  langsung menyadari bahwa Lola adalah  sebuah ancaman. Pihak gereja bahkan  menyerukan propaganda anti-Lola ketika  wanita itu ikut audisi di Royal Theatre  Munich. Karena propaganda itu pun Lola  ditolak dari audisi. Namun Lola adalah  wanita yang berkemauan kuat.</p>
<p>Dia nggak  sudi ditolak. Dia pun mengirimkan surat  resmi kepada Raja Ludwig I, meminta  diberikan kesempatan agar bisa tampil untuk  sang raja. Izin pun diberikan, Ludwig menyaksikan penampilan Lola, dan  saat itulah sang raja mengalami  puber kedua. Ludwig tergila-gila  kepada Lola dan mabuk kepayang. Ludwig memberikan  segalanya kepada Lola, uang, rumah,  harta, dan gelar kebangsawanan.  Walau menghadapi banyak  tentangan, Ludwig mengangkat Lola  sebagai Countess of Lansfeld.  Pandangan politik Lola yang liberal  banyak mempengaruhi Raja Ludwig,  sehingga sang raja yang pada awalnya  amat dicintai oleh rakyatnya ini  menjadi begitu dibenci.</p>
<p>Aliran Calvinis  (Protestan) yang dianut Lola pun  membuatnya tidak disukai oleh kalangan  Katolik. Revolusi dan kerusuhan pecah di  mana-mana. Berbagai propadanda dan  tuduhan beredar, bahkan Lola dikatakan  sebagai penyihir yang memelihara dedemit  berbentuk burung-burung hitam berukuran  besar. Rakyat Bavaria begitu ingin Lola  disingkirkan dari Bavaria. Karena keadaan yang semakin  genting, mau tak mau, Ludwig pun  menandatangani surat pengusiran Lola.  Hanya diberi waktu satu jam, Lola harus  angkat kaki dari Bavaria. Dia tidak sempat  merapikan barang-barangnya, hanya  beberapa perhiasan saja yang dibawanya.  Ketika Lola sudah pergi dengan menaiki  kereta kuda, rumahnya yang mewah,  pemberian Ludwig, langsung diserbu  massa dan dijarah. Ludwig tahu-tahu  nongol dan segera menghentikan  penjarahan itu. dia telah kehilangan  keluarganya, dan negaranya kacau balau  hanya karena godaan wanita.</p>
<p><a href="http://majalahdrise.my.id">Driser</a>, berhati-hatilah dengan  fitnah yang bisa bikin kita sengsara. Seperti  diingatkan Rasullulah sawa dalam sebuah  hadits, “Aku tidak meninggalkan satu fitnah  pun yang lebih membahayakan para lelaki  selain fitnah wanita” (HR. Bukhari no. 5096).  Maksud fitnah disini bukannya kayak  fitnah-fitnah di sinetron-sinetron gitu lho  ya, kita nggak ngerjain perbuatan itu, tetapi  kita dituduh alias difitnah telah ngerjain  perbuatan itu, bukan yang kayak gitu.  Maksud fitnah di sini adalah potensi  bahaya yang sangat besar. Waspadalah![]</p>
<p>dimuat di majalah remaja islam drise edisi 49</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/sejarah-seru-rahasia-lola-montez-2/">SEJARAH SERU : RAHASIA LOLA MONTEZ 2</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/sejarah-seru-rahasia-lola-montez-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1892</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Writer isn&#8217;t Bibliomania</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/writer-isnt-bibliomania/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/writer-isnt-bibliomania/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Aug 2016 13:14:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Drise Online]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Majalah Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Writepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[majalah drise]]></category>
		<category><![CDATA[majalah online]]></category>
		<category><![CDATA[MAJALAH REMAJA]]></category>
		<category><![CDATA[TABLOID]]></category>
		<category><![CDATA[tips menulis]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial menulis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=1854</guid>

					<description><![CDATA[<p>Majalahdrise.com &#8211; d&#8217;Riser, kali ini kita mo nerusin soal hobi  penulis, yaitu suka berkutat dengan  buku, dunia literasi dan penerbitan. Di  edisi sebelumnya, kan kita ngebahas soal  penulis sebagai seorang booklovers alias  pencinta buku. Nah, pada edisi kali ini, kita mo  ngangkat soal penulis yang terjebak jebakan  Betmen! Halah, bukan itu, ding! Maksudnya  adalah booklovers &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/writer-isnt-bibliomania/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">Writer isn&#8217;t Bibliomania</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/writer-isnt-bibliomania/">Writer isn&#8217;t Bibliomania</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Majalahdrise.com &#8211; d&#8217;Riser, kali ini kita mo nerusin soal hobi  penulis, yaitu suka berkutat dengan  buku, dunia literasi dan penerbitan. Di  edisi sebelumnya, kan kita ngebahas soal  penulis sebagai seorang booklovers alias  pencinta buku. Nah, pada edisi kali ini, kita mo  ngangkat soal penulis yang terjebak jebakan  Betmen! Halah, bukan itu, ding! Maksudnya  adalah booklovers yang kejebak jadi seorang  bibliomania! Awas lho, seorang penulis juga  bisa jadi seorang bibliomania. Maksudnya  gimana, neh?</p>
<p>Yok, kita jabanin bareng-bareng… Bibliomania itu sebenarnya apaan, seh?  Bibliomania itu berasal dari dua kata, yaitu  bibliotheque yang artinya perpustakaan dan  maniac yang artinya penggemar berat. Kalo  dua kosa kata itu digabung (bibliotheque  maniac) maka artinya jadi penggemar berat  perpustakaan, ya?! Nah, kalo maknanya kek  gitu, tentu sangat bagus, dunk, jika seorang  penulis itu adalah seorang bibliomania.  Seorang penulis memang kudu jadi seorang  penggemar berat buku, hobi datang ke  perpustakaan, and kegemaran kek gini sangat  berarti bagi karier <a href="http://majalahdrise.my.id/habits-penulis-5-menjalin-komunitas/">kepenulisannya kelak!</a> Namun, benarkah bibliomania itu  maknanya adalah penggemar berat  perpustakaan? Ternyata, bibliomania itu  merupakan istilah bagi para pecandu berat  buku, artinya mereka yang terkategori  bibliomania ini sangat gandrung dengan buku,  mereka tak peduli apakah buku itu mereka  baca ataukah tidak? Mereka masa bodoh,  apakah mereka ngerti isi buku ataukah tidak?  Mereka sama sekali cuek bebek dengan segala  manfaat dari buku. So, kalo gitu bibliomania itu  kek semacam virus, ya? Bisa jadi, jack!</p>
<p>Fakta empirik di dunia literasi, orang-orang yang terjangkit virus bibliomania ini  hanya terobsesi dengan buku, mereka  mendapatkan kepuasan tersendiri saat  mendapatkan buku ataupun mengoleksi  buku. Virus bibliomania ini kerap  menghinggapi para book collector, bahkan  booklovers seperti para penulis. Nah, lho!  Mo buktinya, gak? Saya punya  seorang kawan di komunitas interpreter  sejarah yang gila buku, khususnya buku-buku yang memiliki nilai historis tinggi, kek  buku-buku yang terbit di masa kolonial  Belanda.</p>
<p>di muat di majalalah remaja islam drise edisi 49</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/writer-isnt-bibliomania/">Writer isn&#8217;t Bibliomania</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/writer-isnt-bibliomania/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1854</post-id>	</item>
		<item>
		<title>e magz</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/e-magz/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/e-magz/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Aug 2016 16:09:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Drise Online]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Majalah Islam]]></category>
		<category><![CDATA[drise online]]></category>
		<category><![CDATA[majalah drise]]></category>
		<category><![CDATA[majalah online]]></category>
		<category><![CDATA[MAJALAH REMAJA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=1835</guid>

					<description><![CDATA[<p>Majalahdrise.com &#8211; tahu kan apa itu e-magz? Yang pasti  bukan suaminya bapagz atau ibunya  anagz lho. Ini masih kerabatan dengan  ebook dan sodara dekat dengan email.  Mereka semua itulah salah tiga diantara  sekian banyak penghuni dunia maya yang  setia membantu kerja manusia. Yup, di era digital saat ini kemudahan  yang ditawarkan teknologi bikin manusia  mulai &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/e-magz/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">e magz</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/e-magz/">e magz</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Majalahdrise.com &#8211; tahu kan apa itu e-magz? Yang pasti  bukan suaminya bapagz atau ibunya  anagz lho. Ini masih kerabatan dengan  ebook dan sodara dekat dengan email.  Mereka semua itulah salah tiga diantara  sekian banyak penghuni dunia maya yang  setia membantu kerja manusia. Yup, di era digital saat ini kemudahan  yang ditawarkan teknologi bikin manusia  mulai hidup tanpa kertas alias paperless.  Sedapat mungkin, pekerjaan yang berkaitan  dengan kertas digantikan dengan teknologi.  Selain untuk memangkas penebangan pohon  yang menjadi bahan baku kertas, gaya hidup  paperless juga lebih efektif bin efisien.  Salah satu penampakan gaya hidup  paperless ditunjukkan dengan merebaknya  ebook atau emagz untuk menggantikan  media cetak. Selain lebih irit ongkos produksi,  daya jangkau pembacanya juga lebih luas.  Lantaran distribusinya gak pake ribet mesti  kirim via jasa ekpedisi. Cukup diupload ke  dunia maya, yang mau baca tinggal  download. Abis itu, bisa dengan  mudah dibaca kapan aja, dimana  aja dengan bantuan gadget. Asyik  kan? Nah, untuk menjawab  tantangan pembaca yang kesulitan  mendapatkan majalah drise edisi cetak, kita juga hadirkan drise versi e-magz.  Jadi pembaca yang diluar negeri, yang  kehabisan, yang atau tempat tinggalnya jauh  dari peradaban :D, tetap bisa baca drise  setiap terbitnya.  Apalagi versi e-magz,  tampilannya full colour dan so  pasti anti lecek bin sobek. Lebih  awet meski dibaca berulang  kali. So, buat driser yang  pengen dapet drise terbaru,  selain edisi cetaknya kini bisa  pesan juga versi e-magznya.  Hubungi aja 085814771511  sekarang! [@Hafidz341]</p>
<p>di muat di majalah remaja islam Drise edisi 49</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/e-magz/">e magz</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/e-magz/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1835</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Goodbye ‘MBA’</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/goodbye-mba/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/goodbye-mba/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 May 2016 06:07:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Drise Online]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Majalah Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Share Your Mind]]></category>
		<category><![CDATA[drise online]]></category>
		<category><![CDATA[majalah drise]]></category>
		<category><![CDATA[majalah online]]></category>
		<category><![CDATA[MAJALAH REMAJA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=1604</guid>

					<description><![CDATA[<p>Majalahdris.com &#8211; Guys, tau nggak, makin marak diberitakan di media massa tentang tingginya permintaan dari para pelajar yang udah terlanjur hamil di luar nikah, supaya dikasih keringanan dari pengadilan untuk dinikahkan. Mulai dari anak ingusan setingkat SD, SMP sampai SMA disejumlah Pengadilan Agama (PA). Sebut aja ada PA Ponorogo, PA Malang, PA Purwakarta. Nah, parahnya &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/goodbye-mba/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">Goodbye ‘MBA’</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/goodbye-mba/">Goodbye ‘MBA’</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Majalahdris.com &#8211; Guys, tau nggak, makin marak diberitakan di media massa tentang tingginya permintaan dari para pelajar yang udah terlanjur hamil di luar nikah, supaya dikasih keringanan dari pengadilan untuk dinikahkan. Mulai dari anak ingusan setingkat SD, SMP sampai SMA disejumlah Pengadilan Agama (PA). Sebut aja ada PA Ponorogo, PA Malang, PA Purwakarta. Nah, parahnya angka permohonan tertinggi adalah di PA Indramayu yang mencapai hingga 300-500 orang pertahun. Tinggi banget kan? Dengan nikah, para ABG ini berharap punya status meski dengan MBA (<em>Married by Accident</em>).</p>
<p>Peristiwa ini tuh ya, sebenernya cuman salah satu dari berita-berita sebelumnya. Di antaranya dari hasil riset BKKBN. BKKBN nemuin kalo separuh <a href="http://majalahdrise.my.id/the-power-of-remaja-islam/">remaja</a> putri yang tinggal di kota-kota besar udah kehilangan keperawanan en ngaku pernah melakukan hubungan seks sebelum nikah. So, pas banyak pelajar pengen minta keringanan usia nikah, ya wajar ajalah, wong bibitnya udah keliatan. Ini tuh yang dinamakan lingkaran setan.</p>
<p>Pemohon hampir seluruhnya adalah dari orangtua yang anaknya udah terlanjur hamil di luar nikah en terpaksa berhenti sekolah karena peraturan sekolah melarang pelajar bersekolah dalam kondisi hamil. Usia mereka muda banget, rata-rata di bawah 16 en 19 tahun. Padahal ini bertentangan dengan UU Perkawinan negara yang mensyaratkan bagi perempuan yang pengen nikah kudu berumur minimal 16 tahun dan bagi laki-laki berusia minimal 19 tahun. Masalahnya, pelanggaran terhadap UU ini bisa ditindak pidana. Makanya pihak KUA jadi puyeng en ogah nikahin pasangan yang dirasa umurnya belum cukup supaya pernikahan dini bisa dicegah. Hm, emang bisa ya?</p>
<h2><strong>Solusi Setengah Hati</strong></h2>
<p>Sobat, nggak bisa bisa dipungkiri, fenomena ini hampir bisa dipastikan penyebabnya adalah pergaulan bebas yang udah marak banget di kalangan remaja. Potensi remaja yang serba pengen tahu en selalu pengen mencoba sesuatu yang baru termasuk dalam hal hubungan seksual. Kematangan biologis yang nggak dibarengi dengan kematangan psikologis bikin remaja gampang menirukan apa pun yang mereka lihat en denger. Padahal keseharian mereka dibombardir dengan hal-hal yang berbau pornografi en pornoaksi. Pakaian yang kurang bahan alias ngumbar aurat, tayangan yang ngundang syahwat serta bacaan yang menstimulus pikiran untuk maksiat.</p>
<p>Trus, apa dengan nikah dini masalahnya jadi kelar? Ternyata nggak juga, Sob. Pernikahan dini yang dianggap solusi bagi muda mudi yang terpaksa nikah lantaran hamil duluan, ternyata berdampak buruk di kemudian hari. Pasangan nikah muda ini banyak juga yang akhirnya malah bercerai hanya dalam kurun 2 sampai 3 tahun. Begitulah, pada akhirnya, toh anak-anak merekalah yang jadi korban. So, nolak pernikahan dini itu bukan solusi yang tepat. Gimana mo ngelarang pernikahan dini, <em>lha wong</em> pernikahan Ujang eh maksudnya penyebab pernikahannya (baca: pergaulan bebas) dibiarin bahkan difasilitasi. Negara lebih mentingin para pemilik modal besar yang memproduksi bejibun tayangan-tayangan sampah en media pornografi. Negara yang udah dipasung ama kebebasan individu atas nama HAM ngebiarin night club 24 jam, tempat pelacuran, VCD porno serta TV yang nyajiin materi pornografi. Parah!</p>
<h2><strong>Islam Solusi Ampuh</strong></h2>
<p>Sobat, sebenarnya dalam diri manusia emang udah dianugerahi naluri berupa dorongan seksual terhadap lawan jenis. But, sebagaimana naluri lainnya, naluri ini nggak akan bangkit koq kalau nggak ada rangsangan dari luar. Nah yang memprihatinkan, rangsangan seksual justru terus memborbardir remaja melalui berbagai media. Ratusan situs porno bisa dibuka oleh remaja kapan aja. Tayangan televisi yang ngumbar aurat en mempertontonkan pasangan cowok cewek beradegan mesra. Lagu-lagu bersyair romantis en mengagungkan lawan jenis. So, remajalah yang kena imbasnya. Kondisi ini emang bikin nyesek.</p>
<p>Dalam lingkungan kehidupan, Islam mengaturnya dengan pemisahan antara kehidupan umum en kehidupan khusus. Kehidupan umum adalah suatu tempat dimana nggak perlu ada izin ketika seseorang atau siapapun orangnya ingin memasuki tempat tersebut. Kalo kehidupan khusus, sebaliknya, kudu minta ijin ama yang punya rumah. Contohnya, di rumah. Ini sesuai firman Allah : “<em>Wahai orang-orang yang beriman, kamu jangan memasuki rumah orang lain, sehingga kamu mendapatkan izin dan kamu mengucapkan salam kepada penghuninya</em>.”(TQS An nur :27)</p>
<p>Tapi, pertemuan baik yang ada interaksinya maupun tanpa interaksi tetep diatur oleh Islam. Seperti menutup aurat en nggak berkhalwat (berdua-duaan) misalnya ditempat yang sepi antara cowok en cewek yang bukan mahrom. Ikhtilat pun ada yang boleh dilakukan dengan syarat yang dibicarain bukan hal yang diharamkan serta nggak dilakukan dengan berkhalwat.</p>
<p>Sob, Islam itu agama yang sempurna. Islam mampu bikin seks bebas minggat jauh-jauh, juga mencegah munculnya peluang-peluang yang mengarah ke seks bebas. Dalam Islam, seluruh anggota keluarga kudu saling mengingatkan untuk selalu menuntut ilmu agama en melaksanakannya, termasuk ilmu dan hukum Islam menyangkut pergaulan. Selain itu, negara berperan penting ngatasin masalah pergaulan seperti nerapin pemisahan antara tempat ativitas laki-laki perempuan dalam kehidupan umum en tempat-tempat tertentu. Negara juga akan melarang media massa nyetak en membuat gambar porno yang bikin syahwat belingsatan. Kalo masih ada yang melanggar juga, negara bakal jatuhin sanksi yang tegas. Kalo udah ada sistem kayak gini, remaja hamil di luar nikah, nggak akan ada lagi dalam sejarah. <strong>[]</strong></p>
<p><em>By Wita Dahlia</em></p>
<p>di muat di majalah remaja islam drise Edisi 45</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/goodbye-mba/">Goodbye ‘MBA’</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/goodbye-mba/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1604</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Al Fayyum Kota Yang Dibangun Nabi Yusuf As</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/al-fayyum-kota-yang-dibangun-nabi-yusuf-as/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/al-fayyum-kota-yang-dibangun-nabi-yusuf-as/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Jan 2016 06:31:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Drise Online]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar dari Luar Negri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=1145</guid>

					<description><![CDATA[<p>drise-online.com &#8211; Mesiradalah salah satu tempat yang diceritakan dalam Al Quran. Tanah negeri sphinx ini menjadi saksi sejarah betapa banyak leluhur para nabi yang pernah melakukan perjalanan di negeri kinanah. Yusuf AS salah satunya ketika beliau ditunjuk oleh Raja. Tugas Nabi Yusuf sangatlah berat karena Sang Raja meminta Yusuf memikirkan cara menangani tujuh tahun kekeringan &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/al-fayyum-kota-yang-dibangun-nabi-yusuf-as/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">Al Fayyum Kota Yang Dibangun Nabi Yusuf As</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/al-fayyum-kota-yang-dibangun-nabi-yusuf-as/">Al Fayyum Kota Yang Dibangun Nabi Yusuf As</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>drise-online.com</strong> &#8211; Mesiradalah salah satu tempat yang diceritakan dalam Al Quran. Tanah negeri sphinx ini menjadi saksi sejarah betapa banyak leluhur para <a href="http://majalahdrise.my.id/olahraga-nabi-dan-sahabat/">nabi</a> yang pernah melakukan perjalanan di negeri kinanah. Yusuf AS salah satunya ketika beliau ditunjuk oleh Raja. Tugas Nabi Yusuf sangatlah berat karena Sang Raja meminta Yusuf memikirkan cara menangani tujuh tahun kekeringan yang akan melanda <a href="http://majalahdrise.my.id/revolusi-pasti-terjadi/">Mesir</a>.</p>
<p>Nabi Yusuf mulai kebingungan. Namun Allah memerintahkan beliau pergi ke sebuah daerah Jaubah(lobang tempat pembuangan air kotor). Di sana Nabi Yusuf mulai memperhatikan dengan seksama daerah tersebut sekaligus mengukur ketinggian sungai Nil. Allah kemudian memerintahkan nabi Yusuf untuk menggali tiga selat yang meliputi selat bagian barat, timur dan atas. Hulu selat ini dibangun untuk mengalirkan air dari sungai Nil ke dareh Jaubah.</p>
<p>Bahkan dari penggalian selat tersebut beberapa mata air yang sangat besar dan bersih muncul kemudian menjadi sumber kehidupan masyarakat pada saat itu. Untuk melaksanakan proyek ini seharusnya menghabiskan waktu 1000 hari namun dengan cerdas Nabi Yusuf hanya membutuhkan waktu sekitar 70 hari. Dan akhirnya Mesirselamat dari bencana kekeringan selama 7 tahun. Maka dari saat itulah kota ini dikenal dengan nama al Fayyum, berasal dari kata Alf yang berarti seribu hari.</p>
<p>Dengan digalinya tiga selat tersebut, daerah al Fayyum menjadi subur dan hijau karena suplai airsudah masuk, baik dari sungai nil maupun yang keluar dari dalam tanah. Setelah itu, nabi Yusuf kemudian membangun 360 kampung di kota al Fayyum. Jumlah tersebut disesuaikan dengan jumlah hari dalam satu tahun dengan maksud bahwa satu kampungdi kota Fayyum dapat mencukupi seluruh penduduk Mesir.</p>
<p>Keberadaan kota al Fayyum ternyata membawa berkah tersendiri yang bukan hanya dirasakan oleh penduduk Mesir saja tapi juga turut menyelamatkan penduduk negara tetangga seperti Syria, Palestina, Mekkah dan Madinah yang saat itu juga mengalami kekeringan dan kelaparan.</p>
<p>Al Fayyum menjadi kota kedua yang dibangun berdasarkan wahyu Allah setelah Mekkah melalui nabi Ibrahim. Propinsi al Fayyum kurang lebih dari 90 km dari Kairo termasuk propinsi tua di Mesir. Hingga sekarang Al Fayyum menjadi dareah yang memiliki air paling melimpah di seantero Mesir. Bahkan orang Mesir menyebutkan al Fayyum sebagi <em>Makhzan al -Maa</em>(gudangnya air).</p>
<p>Untuk mengenang jasa Nabi Yusuf, di daerah Al Fayyumterdapat sebuah kampung yang bernama kampung Yusuf as-Shiddiq. Sungai yang dibuat oleh nabi Yusuf yang memanjang luas di kota Fayyum yang bernama <em>Bahr Yusuf</em>(sungai Yusuf) saat ini masih bisa disaksikan.</p>
<p>Di kota Fayyum berdiri kincir yang dibangun oleh nabi Yusuf saat menata kota Al Fayyum. Karena proyek briliant ini, menurut ahli sejarah Nabi Yusuf disebut sebagai insiyur pertama dalam catatan sejarah manusia karena mampu melakukan pengukuran tinggi rendahnya air disungai Nil.</p>
<p>Ketika Yunani bercokol menjajahMesir, kota Fayyum diganti dengan nama <em>Crocodilopoli</em>s, atau dalam bahasa Arab <em>Madinah at Timasah</em>yang berarti kota buaya mengingat banyak buaya yang berkeliaran.</p>
<p>Untuk itu dewa yang berkuasa dan menguasai Fayyum menurut kepercayaan Mesir kuno disebut dewa Sobek, yang digambarkan dengan tubuh manusia berkepala buaya. Dewa ini yang disembah oleh Qarun, lelaki miskin yang menyuruh Musa untuk meminta Allah memberikan harta untuknya. Saat kaya Qarun menjadidurhaka, pelit, banyak menyiksa Bani Israil dan menyembah dewa Sobek. Hingga akhirnya Allah mengazab dengan menenggelamkannya ke dalam bumi.</p>
<p>Itulah sekelumit kisah peninggalan peradaban yang tercantum dalam Al-Quran di negeri Cleopatra. Setelah saya telusuri, ternyata amazing. Semoga semakin menguatkan keyakinan kita akan kemulian al-Quran. Subhanallah…! <em>[Caca Anastia, tinggal di Mesir]</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p class="hide-if-no-js"><a id="set-post-thumbnail" class="thickbox" title="Set featured image" href="http://majalahdrise.my.id/wp-admin/media-upload.php?post_id=1145&amp;type=image&amp;TB_iframe=1"><img class="attachment-266x266" src="https://i0.wp.com/majalahdrise.my.id/wp-content/uploads/2016/01/Al-Fayyum-Kota-Yang-Dibangun-Nabi-Yusuf-As-drise-online.com-1-300x225.jpg?resize=266%2C200" alt="Al Fayyum Kota Yang Dibangun Nabi Yusuf As - drise-online.com (1)" width="266" height="200" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Kota Fayyum dari ketinggian istana Qarun</p>
<p class="hide-if-no-js"><a id="set-post-thumbnail" class="thickbox" title="Set featured image" href="http://majalahdrise.my.id/wp-admin/media-upload.php?post_id=1145&amp;type=image&amp;TB_iframe=1"><img class="attachment-266x266" src="https://i0.wp.com/majalahdrise.my.id/wp-content/uploads/2016/01/Al-Fayyum-Kota-Yang-Dibangun-Nabi-Yusuf-As-drise-online.com-3-225x300.jpg?resize=200%2C266" alt="Al Fayyum Kota Yang Dibangun Nabi Yusuf As - drise-online.com (3)" width="200" height="266" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p><em>Kincir nabi Yusuf yang dibelakangnya terlihat rumah penduduk.</em></p>
<p class="hide-if-no-js"><a id="set-post-thumbnail" class="thickbox" title="Set featured image" href="http://majalahdrise.my.id/wp-admin/media-upload.php?post_id=1145&amp;type=image&amp;TB_iframe=1"><img class="attachment-266x266" src="https://i0.wp.com/majalahdrise.my.id/wp-content/uploads/2016/01/Al-Fayyum-Kota-Yang-Dibangun-Nabi-Yusuf-As-drise-online.com-2-300x225.jpg?resize=266%2C200" alt="Al Fayyum Kota Yang Dibangun Nabi Yusuf As - drise-online.com (2)" width="266" height="200" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Bahr Yusuf yang airnya menyambung dengan danau Qarun semenjak Allah menenggelamkannyasehingga jumlah air di danau tersebut semakin besar.</p>
<p>di muat di Majalah Remaja Islam <a href="https://www.facebook.com/MajalahRemajaIslamDRise">Drise</a> Edisi #40</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/al-fayyum-kota-yang-dibangun-nabi-yusuf-as/">Al Fayyum Kota Yang Dibangun Nabi Yusuf As</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/al-fayyum-kota-yang-dibangun-nabi-yusuf-as/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1145</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ziarah ke Auliya Bahnasa</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/ziarah-ke-auliya-bahnasa/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/ziarah-ke-auliya-bahnasa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2015 16:08:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Drise Online]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar dari Luar Negri]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bahnasa]]></category>
		<category><![CDATA[drise online]]></category>
		<category><![CDATA[majalah online]]></category>
		<category><![CDATA[MAJALAH REMAJA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=945</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah dengan 5000 makam sahabat nabi Oleh: Anastasia, Ibu Rumahtangga tinggal di Mesir &#160; drise-online.com &#8211; Konon ketika pemerintahan Romawi berkuasa, terdapat seorang raja bernama El-Batlimus yang memiliki seorang puteri yang cantik. Kerana kecantikannya, sang puteri dijuluki dalam bahasa Arab sebagai Baha’ An-Nisa’ artinya, Wanita yang amat cantik. Ketika penaklukan Mesir sekitar tahun 22 Hijriyah, gubenur Mesir Amru bin &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/ziarah-ke-auliya-bahnasa/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">Ziarah ke Auliya Bahnasa</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/ziarah-ke-auliya-bahnasa/">Ziarah ke Auliya Bahnasa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>Tanah dengan 5000 makam sahabat nabi</em></p>
<p><em>Oleh: Anastasia, Ibu Rumahtangga tinggal di Mesir</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>drise-online.com</strong> &#8211; Konon ketika pemerintahan Romawi berkuasa, terdapat seorang raja bernama El-Batlimus yang memiliki seorang puteri yang cantik. Kerana kecantikannya, sang puteri dijuluki dalam bahasa Arab sebagai <em>Baha’ An-Nisa’</em> artinya, Wanita yang amat cantik.</p>
<p>Ketika penaklukan Mesir sekitar tahun 22 Hijriyah, gubenur Mesir Amru bin Al-‘As telah mengutuskan tentara Islam ke kawasan Sa’id Mesir yang dipimpin Panglima Qais bin Al-Harith. Ketika tiba di kota tersebut, tentara Islam disambut pedang tentara musuh, rantai besi serta pintu-pintu kota yang kokoh mempertahankan Bahnasa. Namun tak sedikit pun para sahabat getir mundur kebelakang. Mereka gigih berjuang memperebutkan Bahnasa sampai akhirnya Bahnasa jatuh kepangkuan Islam.</p>
<p>Bahnasa merupakan tanah yang penuh keberkahan, terletak di muhafazah al-Minya selatan Mesir. Sayyidina Amru Al-Asr RA, sahabat baginda yang ikut menaklukan Mesir pernah mengatakan “Sesungguhnya Rasulullah SAW telah bersabda “tidak ada tanah yang lebih berkah setelah Mekah, Madinah dan Baitul Maqdis suatu melainkan di bumi Mesir serta lebih banyak keberkahan yang berada di sebelah barat Mesir. Kata Sayyidina Amr : “Mudah-mudahan ia (tempat yang banyak keberkahan itu) ialah Bahnasa”.</p>
<p>Hadist di atas menjadi indikasi penaklukan Islam atas negeri-negeri jajahan. Kala itu Mesir masih di bawah jajahan Romawi, kondisi Mesir tertindas banyak penduduk setempat menjadi budak. Maka dari itulah Rosulullah mengutus Amr bin Ash memerdekan Mesir. Terbukti setelah dikuasai Islam, ekonomi Bahnasa bergerak mereka memproduksi tenun yang disulam dengan emas, sehingga pada zamannya Bahnasa terkenal dengan tenunnya, masyarakat dihilangkan dari belenggu kenistaan, dan hak-hak hidup mereka diberikan.</p>
<p>Di kota Bahnasa begitu berkah dan istimewa karena di tanah inilah terjadi peperangan hebat yang menyebabkan 5000 sahabat Rosul syahid, di antaranya adalah generasi ke tiga sahabat. Bahnasa saksi bisu 5000 sahabat dan tabi&#8217;in gugur syahid berperang dalam Futuh Islam. Di antara para solehin yang dimakamkan di tanah berkah ini ialah:</p>
<ul>
<li>Makam 7 perempuan : Dome of seven girls</li>
<li>Makam Saidi Ali Jummam (Qadi Bahnasa)</li>
<li>Makam Saidi Jaafar dan Ali Bin &#8216;Ukil Bin Abi Talib (Anak saudara Saidina Ali)</li>
<li>Makam Saidi Syarif Mas&#8217;ud ( Satu maqam dengan Saidi Jaafar dan Ali)</li>
<li>Pohon Saidah Maryam (Tempat Maryam, Ibu Nabi Isa alaihissalam beristirahat (ketika melarikan diri)</li>
<li>Makam Saidina Ziad bin Abi Sufian bin al-Harith bin Abdul Muttalib (Ketua perang)</li>
<li>Makam Saidi Hassan bin Soleh bin Ali Zainal &#8216;Abidin bin Hussain bin Ali (Cicit Saidina Hussain)</li>
<li>Makam Ubaidah Bin Ubadah Bin Assomat (Anak Sahabat)\</li>
<li>Saidina Muhammad bin &#8216;Uqbah bin Nafi&#8217; dan Qa’qa Ibn Umar</li>
<li>Saidah Khaulah Al-Azwar</li>
<li>Saidi Hassan Bin Yahya Bin Hassan Al-Basri (Cucu Hasan Al-Basri)</li>
<li>Saidina Muhammad bin Abdul Rahman bin Abu Bakar (Cucu Saidina Abu Bakar As-Siddiq)</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ada yang menyebutkan bahwa Bahnasa merupakan tanah terbanyak yang di isi oleh makam para sahabat, karena secara fisik kompleks pemakaman Bahnasa masih utuh membentang diantara makam tersebut tercatat 70 orang sahabat yang ikut berperang ke medan Badar, di antara ulama&#8217;-ulama&#8217; yang pernah menziarahi Bahnasa ialah Imam Bishrul Hafi, Imam Sirri as-Siqoti, Saidina Malik bin Dinar, Imam Fudoil bin &#8216;iyad, Ibnu Sirin dan masih banyak lagi.</p>
<p>Bahnasa sekarang tumbuh menjadi perkampungan kecil yang terletak 400 Km dari kota Cairo. Kondisi Mesir sekarang telah menjauhkan Islam sebagai sistem negara. Akibatnya wilayah Bahnasa tidaklah termansyur seperti dahulu kala. Masyarakat setempat hanya bertumpu hidup pada ladang. Wajah Mesir sekarang menjadi sebuah ironi antara yang kaya dan yang miskin. Kesenjangan sosial begitu tinggi, diperburuk dengan pemerintah rezim yang dzalim terhadap rakyatnya. Mesir belum stabil, masyarakat hidup dalam ketakutan karena pergantian penguasa yang syarat akan konflik, laju perekonomian kian mundur kebelakang, harga kebutuhan barang melambung di pasaran. Bahnasa sebagai tempat wisata ziarah leluhur sahabat, menunjukkan pada kita bukti nyata ketika Islam diterapkan maka keberkahanlah yang akan dilimpahkan pada masyarakat. Semoga Driser bisa ke Mesir, biar bisa ziarah ke Bahnasa, tanah dengan 5000 makam shahabat. Aamiin.[]</p>
<p>di muat di Majalah Remaja islam drise Edisi #37</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/ziarah-ke-auliya-bahnasa/">Ziarah ke Auliya Bahnasa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/ziarah-ke-auliya-bahnasa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">945</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kisah Khalifah Umar dan Gadis Penjual Susu</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/khalifah-umar-dan-gadis-penjual-susu/</link>
					<comments>https://majalahdrise.my.id/khalifah-umar-dan-gadis-penjual-susu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majalah Drise]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2015 14:28:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Amazing Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Drise Online]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[kisah Khalifah Umar]]></category>
		<category><![CDATA[majalah drise]]></category>
		<category><![CDATA[majalah online]]></category>
		<category><![CDATA[MAJALAH REMAJA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=936</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kisah Khalifah Umar dan Gadis Penjual Susu Khalifah Umar bin Khattab sering melakukan ronda malam sendirian. Sepanjang malam ia memeriksa keadaan rakyatnya langsung dari dekat. Ketika melewati sebuah gubuk, Khalifah Umar merasa curiga melihat lampu yang masih menyala. Di dalamnya terdengar suara orang berbisik-bisik. Khalifah Umar menghentikan langkahnya. Ia penasaran ingin tahu apa yang sedang mereka &#8230; <a href="https://majalahdrise.my.id/khalifah-umar-dan-gadis-penjual-susu/" class="more-link">Continue reading <span class="screen-reader-text">Kisah Khalifah Umar dan Gadis Penjual Susu</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/khalifah-umar-dan-gadis-penjual-susu/">Kisah Khalifah Umar dan Gadis Penjual Susu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kisah Khalifah Umar dan Gadis Penjual Susu</strong> Khalifah Umar bin Khattab sering melakukan ronda malam sendirian. Sepanjang malam ia memeriksa keadaan rakyatnya langsung dari dekat. Ketika melewati sebuah gubuk, Khalifah Umar merasa curiga melihat lampu yang masih menyala. Di dalamnya terdengar suara orang berbisik-bisik.</p>
<p>Khalifah Umar menghentikan langkahnya. Ia penasaran ingin tahu apa yang sedang mereka bicarakan. Dari balik bilik Kalifah umar mengintipnya. Tampaklah seorang ibu dan anak perempuannya sedang sibuk mewadahi susu.</p>
<p>&#8220;Bu, kita hanya mendapat beberapa kaleng hari ini,&#8221; kata anak perempuan itu.</p>
<p>&#8220;Mungkin karena musim kemarau, air susu kambing kita jadi sedikit.</p>
<p>&#8220;Benar anakku,&#8221; kata ibunya.</p>
<p>&#8220;Tapi jika padang rumput mulai menghijau lagi pasti kambing-kambing kita akan gemuk. Kita bisa memerah susu sangat banyak,&#8221; harap anaknya.</p>
<p>Hmmm&#8230;.., sejak ayahmu meninggal penghasilan kita sangat menurun. Bahkan dari hari ke hari rasanya semakin berat saja. Aku khawatir kita akan kelaparan,&#8221; kata ibunya.</p>
<p>Anak perempuan itu terdiam. Tangannya sibuk membereskan kaleng-kaleng yang sudah terisi susu.</p>
<p>&#8220;Nak,&#8221; bisik ibunya seraya mendekat. &#8220;Kita campur saja susu itu dengan air. Supaya penghasilan kita cepat bertambah.&#8221;</p>
<p>Anak perempuan itu tercengang. Ditatapnya wajah ibu yang keriput. Ah, wajah itu begitu lelah dan letih menghadapi tekanan hidup yang amat berat. Ada rasa sayang yang begitu besar di hatinya. Namun, ia segera menolak keinginan ibunya.</p>
<p>&#8220;Tidak, bu!&#8221; katanya cepat.</p>
<p>&#8220;Khalifah melarang keras semua penjual susu mencampur susu dengan air.&#8221; Ia teringat sanksi yang akan dijatuhkan kepada siapa saja yang berbuat curang kepada pembeli.</p>
<p>&#8220;Ah! Kenapa kau dengarkan Khalifah itu? Setiap hari kita selalu miskin dan tidak akan berubah kalau tidak melakukan sesuatu,&#8221; gerutu ibunya kesal.</p>
<p>Ibu, hanya karena kita ingin mendapat keuntungan yang besar, lalu kita berlaku curang pada pembeli?&#8221;</p>
<p>&#8220;Tapi, tidak akan ada yang tahu kita mencampur susu dengan air! Tengah malam begini tak ada yang berani keluar. Khalifah Umar pun tidak akan tahu perbuatan kita,&#8221; kata ibunya tetap memaksa.</p>
<h2>Kisah Khalifah Umar dan Gadis Penjual Susu</h2>
<p>&#8220;Ayolah, Nak, mumpung tengah malam. Tak ada yang melihat kita!&#8221;</p>
<p>Bu, meskipun tidak ada seorang pun yang melihat dan mengetahui kita mencampur susu dengan air, tapi Allah tetap melihat. Allah pasti mengetahui segala perbuatan kita serapi apa pun kita menyembunyikannya, &#8220;tegas anak itu. Ibunya hanya menarik nafas panjang.</p>
<p>Sungguh kecewa hatinya mendengar anaknya tak mau menuruti suruhannya. Namun, jauh di lubuk hatinya ia begitu kagum akan kejujuran anaknya.</p>
<p>&#8220;Aku tidak mau melakukan ketidak jujuran pada waktu ramai maupun sunyi. Aku yakin Allah tetap selalu mengawasi apa yang kita lakukan setiap saat,&#8221;kata anak itu.</p>
<p>Tanpa berkata apa-apa, ibunya pergi ke kamar. Sedangkan anak perempuannya menyelesaikan pekerjaannya hingga beres.</p>
<p>Di luar bilik, Khalifah Umar tersenyum kagum akan kejujuran anak perempuan itu.</p>
<p>&#8221; Sudah sepantasnya ia mendapatkan hadiah!&#8221; gumam khalifah Umar. Khalifah Umar beranjak meniggalkan gubuk itu.Kemudian ia cepat-cepat pulang ke rumahnya.</p>
<p>Keesokan paginya, khalifah Umar memanggil putranya, Ashim bin Umar. Di ceritakannya tentang gadis jujur penjual susu itu.</p>
<p>&#8221; Anakku, menikahlah dengan gadis itu. Ayah menyukai kejujurannya, &#8221; kata khalifah Umar. &#8221; Di zaman sekarang, jarang sekali kita jumpai gadis jujur seperti dia. Ia bukan takut pada manusia. Tapi takut pada Allah yang Maha Melihat.&#8221;</p>
<p>Ashim bin Umar menyetujuinya.</p>
<p>Beberapa hari kemudian Ashim melamar gadis itu. Betapa terkejut ibu dan anak perempuan itu dengan kedatangan putra khalifah. Mereka mengkhawatirkan akan di tangkap karena suatu kesalahan.</p>
<p>&#8221; Tuan, saya dan anak saya tidak pernah melakukan kecurangan dalam menjual susu. Tuan jangan tangkap kami&#8230;.,&#8221; sahut ibu tua ketakutan.</p>
<p>Putra khalifah hanya tersenyum. Lalu mengutarakan maksud kedatangannya hendak menyunting anak gadisnya.</p>
<p>&#8220;Bagaimana mungkin?</p>
<p>Tuan adalah seorang putra khalifah , tidak selayaknya menikahi gadis miskin seperti anakku?&#8221; tanya seorang ibu dengan perasaan ragu.</p>
<p>&#8221; Khalifah adalah orang yang tidak membedakan manusia. Sebab, hanya ketawakalanlah yang meninggikan derajad seseorang disisi Allah,&#8221; kata Ashim sambil tersenyum.</p>
<p>&#8221; Ya. Aku lihat anakmu sangat jujur,&#8221; kata Khalifah Umar.</p>
<p>Anak gadis itu saling berpandangan dengan ibunya.</p>
<p>Bagaimana khalifah tahu? Bukankah selama ini ia belum pernah mengenal mereka.</p>
<p>&#8221; Setiap malam aku suka berkeliling memeriksa rakyatku. Malam itu aku mendengar pembicaraan kalian&#8230;,&#8221; jelas khalifah Umar.</p>
<p>Hasil pernikahan Ashim dan gadis jujur itu melahirkan anak perempuan yang bernama Laila yang lebih di kenal denga sebutan Ummu Asim. Saat dewasa, Ummu Asim menikah dengan Abdul Aziz bin Marwan yang melahirkan seorang pemimpin yang hebat bernama Umar bin Abdul Aziz.</p>
<p><a href="http://majalahdrise.my.id">Driser</a>, kejujuran dalam Islam tak sebatas penglihatan manusia. Tapi menembus relung hati yang bermuara pada akidah. Seorang muslim bakal taat bukan karena ada manusia yang lihat. Tapi karena lahir dari keyakinan Allah pasti tahu dan malaikat pasti mencatat. Takut pada Allah tak hanya di lisan, tapi terwujud dalam keseharian. Kelak di dunia akhirat berbuah kebahagiaan. Mau?![341]</p>
<p>di muat di Majalah Remaja Islam Drise Edisi #37</p>

<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a href="https://majalahdrise.my.id/cara-menenangkan-hati/">Cara Menenangkan Hati</a></li>
<li><a href="https://majalahdrise.my.id/plus-minus-generasi-milenial/">Majalah Remaja Islam Drise edisi 61 : Plus Minus Generasi Milenial</a></li>
<li><a href="https://majalahdrise.my.id/tolakpemimpinkafir-dianggap-sara/">#TolakPemimpinKafir dianggap SARA?</a></li>
<li><a href="https://majalahdrise.my.id/pernikahan-dua-negara/">Pernikahan Dua Negara</a></li>
<li><a href="https://majalahdrise.my.id/menjadi-muslimah-negarawan/">Menjadi Muslimah Negarawan</a></li>
</ul><p>The post <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id/khalifah-umar-dan-gadis-penjual-susu/">Kisah Khalifah Umar dan Gadis Penjual Susu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://majalahdrise.my.id">Majalah Remaja Islam Drise</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahdrise.my.id/khalifah-umar-dan-gadis-penjual-susu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">936</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
