<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	
	>
<channel>
	<title>
	Comments on: Cara Mengatasi Sifat Pendiam	</title>
	<atom:link href="https://majalahdrise.my.id/cara-mengatasi-sifat-pendiam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://majalahdrise.my.id/cara-mengatasi-sifat-pendiam/</link>
	<description>Majalah Remaja Islam Drise</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Jan 2017 07:03:33 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.10</generator>
	<item>
		<title>
		By: Redaksi		</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/cara-mengatasi-sifat-pendiam/#comment-84</link>

		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jan 2017 07:03:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=821#comment-84</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://majalahdrise.my.id/cara-mengatasi-sifat-pendiam/#comment-83&quot;&gt;Sya&lt;/a&gt;.

waalaikum salam, trimakasih telah mau bercerita, kami mengerti kegundahan saudara. jika pekerjaan memang menuntuk untuk banyak berbicara seperti dosen, guru atau CS dll. maka harus berbicara kalau diam saja justru takut ada kesalah pahaman, sebenarnya mendengarkan lebih power full dengan memperhatikan yang di ajak bicara lebih baik ketimbang dengan yang banyak bicara tapi memotong pembicaraan orang,, sukurilah pada Allah karena Allah ingin anda berlatih untuk berbicara yang berkualitas,, maka dari itu butuh latihan, 
lebih dekatkan pada Allah minta ampun dan pertolonganNya karena Allah yang bisa membantu,,,]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://majalahdrise.my.id/cara-mengatasi-sifat-pendiam/#comment-83">Sya</a>.</p>
<p>waalaikum salam, trimakasih telah mau bercerita, kami mengerti kegundahan saudara. jika pekerjaan memang menuntuk untuk banyak berbicara seperti dosen, guru atau CS dll. maka harus berbicara kalau diam saja justru takut ada kesalah pahaman, sebenarnya mendengarkan lebih power full dengan memperhatikan yang di ajak bicara lebih baik ketimbang dengan yang banyak bicara tapi memotong pembicaraan orang,, sukurilah pada Allah karena Allah ingin anda berlatih untuk berbicara yang berkualitas,, maka dari itu butuh latihan,<br />
lebih dekatkan pada Allah minta ampun dan pertolonganNya karena Allah yang bisa membantu,,,</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Sya		</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/cara-mengatasi-sifat-pendiam/#comment-83</link>

		<dc:creator><![CDATA[Sya]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jan 2017 13:42:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=821#comment-83</guid>

					<description><![CDATA[Assalamualaikum ustaz. Saya berasal Dari Malaysia, ingin mengajukan satu pertanyaan kepada ustaz. Ya, memang tidak boleh dinafikan, diam itu lebih baik Dari berbicara perkara2 yang tidak berfaedah. Namun ustaz, sifat yang berkeyakinan Tinggi Dan petah bercakap amat diperlukan pada masa kini terutamanya Di alam pekerjaan. Kerana di alam pekerjaan perlu Ada sifat bekerja secara berpasukan. Bagaimana kami orang yang pendiam Dan pemalu boleh mengatasi masalah tersebut ? Atau mungkin Allah s.w.t sudah takdir kan hidup kami sebegini ustaz. Terkadang saya terfikir Dan saya telah melakukan pelbagai cara, saya mahu seperti orang lain yang petah bercakap agar ianya tidak terganggu semasa bekerja. Terkadang menangis, mengapa Allah takdirkan kami sebegini. Adakah saya perlu berdoa pada Allah untuk membuang sifat tersebut ? Hanya orang2 seperti kami yang faham masalah ini. Mohon penjelasan ustaz, Maafkan saya jika terkasar bahasa. Terima kasih]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum ustaz. Saya berasal Dari Malaysia, ingin mengajukan satu pertanyaan kepada ustaz. Ya, memang tidak boleh dinafikan, diam itu lebih baik Dari berbicara perkara2 yang tidak berfaedah. Namun ustaz, sifat yang berkeyakinan Tinggi Dan petah bercakap amat diperlukan pada masa kini terutamanya Di alam pekerjaan. Kerana di alam pekerjaan perlu Ada sifat bekerja secara berpasukan. Bagaimana kami orang yang pendiam Dan pemalu boleh mengatasi masalah tersebut ? Atau mungkin Allah s.w.t sudah takdir kan hidup kami sebegini ustaz. Terkadang saya terfikir Dan saya telah melakukan pelbagai cara, saya mahu seperti orang lain yang petah bercakap agar ianya tidak terganggu semasa bekerja. Terkadang menangis, mengapa Allah takdirkan kami sebegini. Adakah saya perlu berdoa pada Allah untuk membuang sifat tersebut ? Hanya orang2 seperti kami yang faham masalah ini. Mohon penjelasan ustaz, Maafkan saya jika terkasar bahasa. Terima kasih</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Redaksi		</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/cara-mengatasi-sifat-pendiam/#comment-82</link>

		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Sep 2016 06:15:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=821#comment-82</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://majalahdrise.my.id/cara-mengatasi-sifat-pendiam/#comment-81&quot;&gt;PUTRI DYNESSA&lt;/a&gt;.

waalaikum salam,, adalah Allah yang maha Agung dan berkuasa mencintaihambanya sehingga hambanya di jauhkan dari hal yang sia-sia dan dosa,, salahsatunya gibah (bergosip) walau terlihat berat karena akan di bilang pendiam tapi di hadapan Allah insyaallah lebih mulia]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://majalahdrise.my.id/cara-mengatasi-sifat-pendiam/#comment-81">PUTRI DYNESSA</a>.</p>
<p>waalaikum salam,, adalah Allah yang maha Agung dan berkuasa mencintaihambanya sehingga hambanya di jauhkan dari hal yang sia-sia dan dosa,, salahsatunya gibah (bergosip) walau terlihat berat karena akan di bilang pendiam tapi di hadapan Allah insyaallah lebih mulia</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: PUTRI DYNESSA		</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/cara-mengatasi-sifat-pendiam/#comment-81</link>

		<dc:creator><![CDATA[PUTRI DYNESSA]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Sep 2016 03:27:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=821#comment-81</guid>

					<description><![CDATA[Assalamu&#039;alaikum. Syukran ustadz.
Saya mau bertanya. Wah kalo menyapa sudah, ikut mengemukakan pendapat kalo perlu juga sudah, tapi masih dibilang pendiam cuma karena gaikut bergosip ustadz. Itu bagaimana ya menghadapinya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum. Syukran ustadz.<br />
Saya mau bertanya. Wah kalo menyapa sudah, ikut mengemukakan pendapat kalo perlu juga sudah, tapi masih dibilang pendiam cuma karena gaikut bergosip ustadz. Itu bagaimana ya menghadapinya.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Redaksi		</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/cara-mengatasi-sifat-pendiam/#comment-80</link>

		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Apr 2016 03:03:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=821#comment-80</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://majalahdrise.my.id/cara-mengatasi-sifat-pendiam/#comment-79&quot;&gt;midata niar ramadhani&lt;/a&gt;.

untuk lebih jelas bisa ikut di rubrik knsultasi kami terimakasih]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://majalahdrise.my.id/cara-mengatasi-sifat-pendiam/#comment-79">midata niar ramadhani</a>.</p>
<p>untuk lebih jelas bisa ikut di rubrik knsultasi kami terimakasih</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: midata niar ramadhani		</title>
		<link>https://majalahdrise.my.id/cara-mengatasi-sifat-pendiam/#comment-79</link>

		<dc:creator><![CDATA[midata niar ramadhani]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Apr 2016 14:13:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahdrise.my.id/?p=821#comment-79</guid>

					<description><![CDATA[cara mengatasinya singkat sekali]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>cara mengatasinya singkat sekali</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
